NovelToon NovelToon
Kutukan Santau

Kutukan Santau

Status: tamat
Genre:Kutukan / Misteri / Iblis / Tamat
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: glaze dark

kisah ini menceritakan seseorang yang menggunakan santet untuk guna-guna orang lain dengan menggunakan santau.
Siap. Ini narasi yang bisa kamu pake buat sinopsis/blurb Noveltoon _Kutukan Santau_:

---

*NARASI*
Santau. Racun yang dikirim lewat angin, menumpang di makanan, menyelip di tatapan mata.
Katanya tak berbekas, tapi membusukkan tubuh dari dalam dan pada akhirnya orang tu lah yang akan tersakiti

pesan:
*"Santau itu perjanjian. Sekali kau lepas, dia akan pulang menagih nyawa. Kalau bukan nyawa musuhmu... ya nyawamu sendiri."*

_Siapa yang menggunakan santau, pada akhirnya dia yang akan mendapatkan balasannya._

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon glaze dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 3

Pada keesokan harinya, subuh-subuh warung Pak Samsul sudah buka dan Anehnya padahal biasanya jam 8 baru membuka pintu.

Jam 6 pagi pembeli sudah ngantri dan Ibu-ibu yang biasanya ke warung Pak Safri, tiba-tiba belok ke warung Pak Samsul semua.

Katanya, "tidak tau kenapa, kaki rasanya pengen ke sini." Gula, beras, kopi, minyak ludes dalam 3 jam dan Sitoh senyum-senyum sendiri sambil menghitung duit.

Sementara di seberang jalan, warung Pak Safri beda 180 derajat. Biasanya jam segitu Pak Safri udah sibuk ngelayanin tukang sayur sama anak sekolah. Tapi pagi itu sepi dan Benar-benar sepi seperti kuburan....? Lalat aja males hinggap.

Ada 1-2 orang mampir, tapi baru pegang pintu, mukanya langsung pucat terus balik kanan. Katanya."angin di dalam warung dingin banget dan bikin merinding."

Siang dikit, Pak Safri mulai merasakan badanya meriang dan juga Badannya panas, tapi telapak kakinya dingin, Di punggungnya ada lebam biru bentuk 3 garis sejajar seperti dicakar.

Bu Safri langsung ingat, Kemarin sore ada anak kecil beli garam di warungnya, bayarnya pake uang lecek 2 ribuan Anak itu tidak pernah kelihatan di kampung. Matanya merah dan setelah itu anaknya langsung pergi, toples kerupuk di etalase tiba-tiba pecah sendiri.

Pak Safri cuma bisa istighfar, setelah itu Dia melihat ke seberang Warung Pak Samsul rame bukan main, Plastik kresek terbang-terbang. Tapi dia juga melihat di atas genteng warung Pak Samsul ada burung gagak hitam nongkrong dari pagi tidak terbang-terbang dan Matanya menatap lurus ke warung Pak Safri.

Setelah warungnya sepi 40 hari, badan Pak Safri semakin menyusut, Bukan karena sakit medis tapi karena ulah orang lain dan anehnya saat di bawa ke dokter."Maaf pak.... Secara medis bapak tidak mengalami penyakit apa-apa dan anehnya badan kurus seperti paru-paru".

Minggu pertama, setiap malam dia bermimpi di ikat di pohon karet tua belakang rumah Pak Samsul, Ada nenek-nenek ketawa cekikikan sambil menyucuk perutnya pake bambu runcing.

Paginya, pusarnya merembes darah tapi tidak ada luka dan inggu kedua, Pak Samsul tidak bisa makan nasi, pada saat nasi di masukin ke mulut langsung di muntahin jadi pasir sama belatung dan anehnya dia laper terus dan tidak merasa kenyang, Matanya cekung, bibirnya pecah-pecah. Bu Safri sudah bawa ke 3 orang pinter. Jawabannya sama: "Telat buk Ini santau bungkus dan sudah masuk tulang."

Istrinya Safri hanya bisa menangis melihat kondisi suaminya yang begitu mengkhawatirkan dan anak-anaknya pun sudah berusaha membawa ayah berobat kesana kemari dan tidak ada hasilnya.

Minggu ketiga, Pak Safri mulai ngomong sendiri. Katanya ada Sitoh duduk di pojokan kamar, menyisir rambut sambil nyanyi lirih. "Tidur Safri, tidur?. warungmu sudah aku tutupin..." Padahal di kamar itu cuma ada dia sama Bu Safri.

Puncaknya malem Jumat Kliwon.

Hujan sangat deras Jam 1 malem, Pak Safri kejang-kejang dan Dari mulutnya keluar paku karatan, rambut, sama kapas kebakar, Badannya panas kayak kebakar, tapi keringatnya dingin.

Bu Safri dan anaknya menangis sambil membaca Al-Qur'an disamping pak Safri dan anak-anaknya tiba-tiba lampu mati. Di kegelapan, kedengaran suara dari atas genteng: "sudah cukup... utangmu lunas..." Itu suara perempuan Berat, parau, Mirip suara Sitoh.

Pas lampu menyala lagi, Pak Safri sudah tidak bernapas, Matanya melotot ke arah pintu. Di telapak tangannya tergenggam uang 2 ribuan yang lecek dan bau anyir dan itu adalah Uang yang dikasih anak kecil misterius sebulan yang lalu.

keesokan harinya, pada saat dimandikan Pak doni menemukan 3 lebam biru yang berbentuk telapak tangan di punggung Pak Safri, Kata Pak doni, "Ini tapak kiriman dan Yang ngirim kidal, ilmunya mateng."

Setelah dimandikan Jenazah Pak Safri sudah bersih, dikafanin, Tapi ada yang ganjil pada saat baru mulai mau disholatkan

Empat orang yang mengangkat keranda pak safri ke masjid mengeluh beratnya bukan main. Padahal Pak Safri saat sakit badannya tinggal tulang. "seperti mengangkat mayat 3 orang," bisik Pak RT.

Kerandanya juga bunyi "_krek... krek..._" seperti ada yang nyakar dari dalam.

Pada saat disholatkan, lampu masjid yang baru ganti langsung _pet..._ mati satu. Imam sampe mengulang takbir 2 kali karena suaranya hilang ketelan angin, Padahal semua jendela ketutup rapat dan Di shap paling belakang ada anak kecil nunduk. Bajunya kumal dan tidak ada yang kenal.

saat imam salam, anak itu sudah tidak ada.

Yang paling bikin bulu kuduk berdiri saat di kuburan. saat tanah lagi digali, cangkulnya Pak Modin kena sesuatu yang keras. _Ting!.Dikira batu....Pas diangkat, ternyata paku karatan panjang sejengkal, bungkusannya kain kafan kecil dan Isinya rambut, kuku, sama foto Pak Safri yang matanya dicoblos jarum.

"Sudah, cepetan ke bumi," kata Pak Doni yang wajahnya sudah pucat. "Ini barang kiriman?. Kalo kelamaan di atas, yang gali bisa ketempelan."

Pada saat jenazah mau diturunin tali kafan di bagian kepala Pak Safri terlepas sendiri, Ikatan yang sudah kencang tiba-tiba, " slluuur." terbuka dan Dari dalam kain terlihat bibir Pak Safri membiru, tapi sudutnya nyengir. Bukan nyengir biasa, tapi nyengir yang dipaksa, Kata yang melihat seperti ada yang menarik pipinya dari dalam.

Pak Ustad Kamil langsung cepat-cepat azanin di kuping jenazah, terus tali kafannya diikat ulang sambil baca ayat kursi dan setelah itu Baru jenazahnya bisa anteng.

1
Yulia Lia
kata2 nya banyak di ulang2 ,,knapa ya kk
glaze dark: maaf ya kak, mkash dan di ingetin. nanti brusaha lebih baik leg ya kak🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Mega Arum
ky bkn novel tp cerita...
glaze dark: iya kak Mega, makasih ya kak Mega udah mampir diceritaku, soalnya ne novel pertamaku kak dan bahasaku Melayu, jadi logatnya kebawa kak🙏🙏🙏
total 1 replies
Mega Arum
mampirr.. sy suka membaca novel yg sdh tamat, smga menarik
glaze dark: terimakasih kak dan semoga suka
total 1 replies
Sarah Bagan
sungguh keji, orang yg mlkukan sgala hal demi harta dan ne biasa banyak trjadi di dunia nyata
Sarah Bagan
ceritanya keren, sukses selalu kak
glaze dark: terimakasih🙂🙂🙂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!