NovelToon NovelToon
Om Duda, Nikah Yuk?

Om Duda, Nikah Yuk?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Usianya baru menginjak 20 tahun, dia masih kuliah semester empat. Kania Gabriela, gadis yang ceria dan manja itu bersahabat dengan Bella Anastasya yang memiliki seorang paman bernama Axel Niel Pradita Winata.

Laki-laki blesteran Jerman Jawa itu adalah seorang duda beranak satu. Kania mengenal Axel dari sahabatnya Bella yang juga blesteran Jerman Jawa dari mamanya.

Karena iseng sering mengobrol dengan Axel om dari sahabatnya, Kania justru mengajak laki-laki itu menikah.

"Om, nikah yuk?"

"Eh, bocah. Kuliah yang benar, jangan mikir nikah."

Begitulah ketengilan Kania pada

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03. Sorry, Sukanya Om Axel

"39?!"

"Iya. Mau Lo mau sama om-om yang udah tua begitu?" tanya Bella.

"Waah, selisihnya jauh ya. Sembilan belas tahun, tapi ngga masalah sih. selama om Axel ganteng dan baik hati juga tidak sombong. Akan gue jalani, heheh," jawab Kania tertawa kecil.

Bella membolak menandakan dia tidak percaya akan ucapan sahabatnya, kini dia harus mengabaikan ucapan Kania itu dan beralih pada tugas kuliahnya.

"Gimana tugas dari pak Roni? Lo udah selesai?" tanya Bella.

"Udah dong, gue kan rajin," jawab Kania.

"Hmm, tumben. Biasanya Lo nyontek dari gue, Lo kesambet apa sih?" tanya Bella.

"Ish, kan gue mau jadi tente Lo."

"Jangan ngaco deh, Lo kejar sana di Kevin. Dia kan suka sama Lo," kata Bella kembali mengalihkan pembicaraan dengan Kania, agar tidak lagi membahas omnya Axel.

"Dih, si Kevin culun gitu. Ogah banget," ucap Kania.

"Emm, si Roby deh. Dia kan ganteng tuh. Cewek di kampus juga suka sama dia," kata Bella.

"Sorry, gue sukanya sama om Axel."

"Haish, om Axel masih punya bini. Lo mau jadi pelakor? Najis banget kalau iya jadi pelakor," ucap bela menatap Kania dengan sinis.

Kania diam, dia berpikir kenapa juga harus jadi pelakor kalau memang om Bella itu masih punya istri.

"Ogah jadi pelakor, nanti nama gue jelek.'

"Ya makanya, gue juga ogah jadi teman pelakor," kata Bella, Kania cemberut.

Bella tersenyum senang Kania sepertinya menyerah dengan ucapannya itu, tapi kemudian.

"Eh, tapi gue boleh dong kenalan sama om Axel?"

"Mana mau dia kenalan sama anak kecil kayak Lo."

"Ih, gue udah sembilan belas tahun ya. Bukan akan kecil lagi, lagian Lo juga sama kan umurnya sama gue. Jangan asal deh kalau ngomong," kilah Kania.

"Iya, tapi menurut om Axel usia segitu masih kecil. Jangan harap deh dia mau kenal sama Lo."

Lagi, Kania diam. Tapi dia tidak mau menyerah, mungkin kali ini sahabatnya tidak mau mengenalkannya pada omnya Axel.

"Tapi gue ngga mau nyerah, gue harus kenalan sama om Axel."

"Hadeeh."

_

Setiap hari mau ke kampus, Kania selalu menghampiri Bella. Dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu om Axel meski memang laki-laki itu tidak ada di rumah Bella.

Bella bilang Axel punya rumah sendiri dan tentu saja Axel tinggal di rumahnya, itu membuat Kania hampir menyerah. Tapi ketika lagi ini, dia seperti biasa menghampiri Bella untuk pergi ke kampus sama-sama.

Motornya terparkir di halaman rumah Bella, dia sudah menghubungi sahabatnya untuk berangkat sama-sama konvoi kendaraan motor.

Kania melangkah menuju pintu hendak mengetuk pintu, baru saja tangannya di angkat pintu terbuka. Tampak sosok laki-laki tampan dan juga tubuh atletis berdiri di depan pintu, membuat Kania terpaku menatap Axel.

"Kamu? Cari Bella?" tanya Axel.

Kania masih terdiam di tempatnya dengan tangan masih di angkat, pandangannya tetap pada Axel. Axel mengerutkan dahinya lalu menggeleng kepala, tanpa bicara apa pun Axel melangkah pergi.

Kania pun tersadar, dia berbalik melihat Axel pergi menuju mobilnya.

"Om Axel!" teriak Kania.

Axel menoleh pada Kania, menatapnya heran.

"Bella masih mandi," kata Axel menarik gagang pintu mobil.

"Om Axel, tunggu," ucap Kania lagi.

Kali ini gadis itu pun berlari menuju Axel, dia sangat senang akhirnya bisa bicara dengan Axel.

"Om, kenalan dong. Namaku ..."

"Kania. Aku sudah tahu," kata Axel.

"Oh, om Axel udah tahu namaku? Waah, senangnya." Kania sangat senang.

Axel menggeleng kepala, tapi kemudian dia masuk ke dalam mobilnya. Kania masih berdiri di tempatnya, mobil Axel perlahan mundur lalu berbalik segera pergi. Kania melambaikan tangan sambil tersenyum kemudian berteriak.

"Hati-hati di jalan om Axel. Daah!"

Axel kaget tapi kemudian mobilnya keluar dari rumah besar milik kakaknya itu, Kania masih tersenyum senang kemudian berbalik dan melangkah menuju pintu rumah Bella. Dia hendak masuk namun Bella muncul di depannya menatapnya aneh, lalu melihat ke arah di mana mobil Axel sudah tidak ada.

"Kenapa Lo? Seneng ketemu om gue?" tanya Bella sinis.

"Jelas dong, dia ganteng banget ya. Heheh," jawab Kania.

Bella berdecak kesal, dia masuk ke dalam rumah lagi. Kania mengikuti di belakang.

"Ma, aku ke kampus dulu ya sama Kania," teriak Bella.

"Ngga kesiangan berangkatnya? Ini sudah jam setengah sembilan lho," kata mama Bella.

"Ngga Tante, masuknya jam sembilan lebih. Tadi aja om Axel baru berangkat kerja," Kania menjawab, Bella menoleh pada sahabatnya.

"Oh, Axel tadi mau ke bandara. Mau ke jerman," ucap mama Bella lagi.

"Mama apaan sih, ngga usah cerita tentang om Axel deh. Dia tambah senang aja kalau cerita om Axel," kata Bella lagi-lagi melirik pada Kania sahabatnya.

"Memang kenapa? Om kamu kan memang mau ke Jerman, urusannya di sana belum selesai."

"Emang urusan apa di Jerman itu Tante?"

"Kania! Udah ayo berangkat," Bella menarik tangan Kania.

Gadis itu pun kaget dan segera pergi juga dengan Bella, mamanya tentu saja hanya menggeleng kepala saja melihat tingkah kedua gadis tersebut.

"Ada-ada saja, memangnya Kania suka sama Axel?"

_

_

*****

1
Aditya hp/ bunda Lia
nah om Axel ajah suka kenapa kalian yang pada repot ...
Aditya hp/ bunda Lia
Thor bisa gak kalo Kania dibuat ngilang dulu gitu biar si bela ngerasa bersalah nyesel dan klimpungan nyari sama karyawan kafe juga yang gak suka sama Kania biar di marahin sama om Axel ... gemes aku emang Kania centil, genit kesannya gak tau malu tapi ya wajarlah yah yang dia kejar juga bukan suami orang. .
Aditya hp/ bunda Lia: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
magang ikut magang kalo sampe Kania berjodoh sama Axel terus nikah kamu mau ikut nikah juga bela?
💗 AR Althafunisa 💗
Lanjut ka 🥰
Aditya hp/ bunda Lia
yang satu kekeh mau jadi Tante nya bela si bela kekeh gak mau ... terus gimana denganom Axel nya....
Aditya hp/ bunda Lia
ditilang pak pol .... lagian si bela emang gak suka banget yah kalo Kania suka sama Axel ke apa yah ... ? 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
kepikiran omongan om nya tuh si bela makanya ngajak Kania
Aditya hp/ bunda Lia
ini si bela mati2an banget yang gak suka kalo Kania Deket sama om nya itu kenapa? cemburu atau apa?
Aditya hp/ bunda Lia
masih terus berjuang untuk dapet restu dari mamah mu yah .... mohon dulu sama othor ntar si mamah dibikin luluh 😁
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa juga bela Kania Deket sam.om mu udah duda juga ....jangan sensi gitu
Yanti Gunawan
nyebelin amat sie km bell sumpah ...
Aditya hp/ bunda Lia
👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
eleeh .. eleeeh ternyata cuma mimpi 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
Hayo .. debat terus 😂
Yanti Gunawan
jgn lebay deh mah...yg seumuran jg blm tentu baik
Aditya hp/ bunda Lia
ya elah ... ganggu ajah siapa sih ... jangan bilang itu si bela 😂
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa dia jodoh mu ...
Aditya hp/ bunda Lia
dan aku berharap si Danish pria berengsek yang cuma mau harta emely ...
Aditya hp/ bunda Lia
Kaniaaaa ... duda is coming 😂😂
mama yogi
salah juga sih si kania ini,,,atau si bella naksir om nya juga,mungkin bukan om kandung 🤠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!