NovelToon NovelToon
Gadis Buta Milik Sang Emir

Gadis Buta Milik Sang Emir

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Romantis / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:155.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Spinoff The Lost Emir

Nandara Blair, pembalap MotoGP dari tim Ducati, tanpa sengaja menabrak seorang gadis saat menghindari seekor kuda yang lari. Akibatnya, Wening Harmanto, putri duta besar Indonesia untuk Saudi Arabia yang sedang berlibur di Dubai, mengalami kebutaan. Nandara yang merasa bersalah, bersedia bertanggung jawab bahkan ikhlas menjadi mata bagi Wening. Bagaimana kisah antara Emir Blair dan seorang seniman tembikar yang harus kehilangan penglihatannya?

Generasi Ketujuh Klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Blair ke Rumah Sakit

Pagi harinya, Nandara terbangun seperti biasanya dan menuju kamar mandi untuk melaksanakan ibadah subuh. Wening mendengar suara Nandara, tampak berpikir.

"Kamu mau sholat subuh?" tanya Nandara yang sudah keluar dari kamar mandi.

"Aku ...."

"Aku sholat subuh dulu, baru nanti aku minta suster membantu kamu. Kan aku tidak bisa membantu kamu." Nandara pun melaksanakan ibadah subuhnya dan Wening bisa mendengar pria itu mengaji dengan suara pelan.

Namanya juga Emir Dubai, tidak bisa mengaji, keterlaluan - batin Wening.

Suara ponselnya berbunyi, membuat Wening dan Nandara terkejut. Wening tahu bahwa itu adalah ayahnya. Nandara pun berdiri dan menerima telepon itu.

"Assalamualaikum Duta Besar Harmanto, saya Nandara Blair ...."

Wening bisa mendengar suara ayahnya.

"Iya. Semua salah saya, Duta Besar ... Saya bersedia bertanggung jawab atas kondisi nona Wening ... Anda bisa datang kemari dan kita bicarakan tentang kondisi nona Wening," ucap Nandara dengan bahasa Indonesia fasih.

Wening terkejut pria itu bisa berbahasa Indonesia karena sebelumnya Nandara berbahasa Inggris kepadanya dan bahasa Arab pada dokternya. Berapa bahasa yang kamu bisa, wahai Emir Blair?

"Nona Wening, ayah anda," ucap Nandara sambil memberikan ponselnya ke tangan Wening.

"Halo Bapak .... " Tangis Wening pecah saat mendengar suara ayahnya dan dengan terbata-bata, gadis itu menceritakan kronologisnya. "Iya Pak ... Aku mengalami kebutaan akibat benturan keras ...."

"Ya Allah Wening ...." Duta Besar Harmanto ikut terisak karena putri satu-satunya yang sedang liburan ke Dubai, malah mengalami musibah itu disana. "Bapak berangkat hari ini ke Dubai. Bapak kemarin sedang mengurus Haji dan ada inspeksi dari Mentri Agama. Bapak sampai kaget ditelepon oleh Emir Radhi Blair ... Kamu yang sabar ya. Tunggu bapak dan ibu datang ya."

"Iya pak. Wening tunggu ... Wa'alaikumsalam." Wening menghapus air matanya. "Nandara, kamu tidak akan pergi kan?"

"Tidak Wening. Aku kan sudah janji padamu."

Wening mengangguk dan Nandara memanggil suster wanita untuk membantu gadis itu melaksanakan ibadah subuh. Nandara memilih keluar dan tersenyum ke Farouq yang datang dengan membawakan baju-baju dari lemari Nefa yang masih baru untuk Wening.

"Terima kasih Farouq," senyum Nandara.

"Ibu Suri Nura yang membantu mengambilnya. Tuan putri Charlotte kan masih di Milan."

Nandara mengangguk. Duh, nyokap bisa heboh ini.

"Sudah Emir Blair. Nona Wening sudah melaksanakan ibadah subuh," lapor suster itu.

"Terima kasih. Oh, bisakah aku minta tolong dibantu memandikan? Ini ada baju baru yang bisa dipakai nona Wening," pinta Nandara.

"Tentu saja." Suster itu pun masuk sambil membawa tas berisikan baju baru untuk Wening.

"Bagaimana kondisinya?" tanya Farouq.

"Parah, Farouq. Nona Wening mengalami kebutaan," jawab Nandara.

"Innalilahi ... Permanen?"

"Belum tahu." Nandara melihat ayahnya datang bersama dengan Opa dan Omanya.

Radhi langsung memeluk Nandara. "Kamu baik-baik saja?"

Nandara mengangguk. Alaric dan Nura bergantian memeluk cucunya yang sedang galau.

"Bagaimana Wening?" tanya Nura.

"Buta, Oma."

Semua anggota keluarga Blair terkejut.

"Ya Allah ... Terus gimana? Apa permanen?" tanya Alaric.

"Kalau Wening butuh donor, aku bersedia memberikan mataku untuknya. Opa, aku yang sudah mengambil penglihatannya ... Wening mau pameran tembikar enam bulan lagi di Mekkah ... Aku tidak apa-apa mundur dari MotoGP."

"Tunggu, anak lanang!" potong Radhi berusaha menghilangkan rasa terkejutnya. "Bagaimana bisa kamu bersedia memberikan matamu ke Wening? Bagaimana dengan kamu sendiri?"

"Kan ada dokter jagal ...."

"Tidak gitu juga Nanda! Kamu jangan terburu-buru mengambil keputusan! Kamu masih ada lima balapan lagi di MotoGP! Daddy tahu kamu mau pensiun tiga musim lagi tapi jangan seperti ini Nanda!" Radhi benar-benar marah dengan keputusan Nandara, putra bungsunya karena lahir lima menit setelah Nefa.

"Dad ...."

"Tunggu sampai Mommy kamu dan Nefa datang! Ini tidak benar Nanda! Daddy menentang kamu memberikan mata kamu ke Wening!"

Nandara hanya bisa diam.

"Biar Oma melihat Wening dulu," ucap Nura karena tahu tiga pria tiga generasi ini sedang emosi tinggi.

***

Wening merasa mendengar pintu terbuka dan harum parfum lembut tercium di hidungnya. Dia memang kurang 24 jam menjadi buta tapi sebagai seniman, Wening terbiasa mengerahkan semua inderanya dan sekarang, penglihatannya hilang, indera yang lain menjadi lebih tajam.

"Apakah ada seseorang disini?" tanya Wening.

"Dokter Nura Blair," sapa suster itu.

"Siapa sus?" tanya Wening. Apakah ibunya Nandara.

"Bukan. Aku Omanya Nandara. Salam kenal, Wening," ucap Nura lembut.

Oh, ini Omanya yang dibilang dokter oleh Nandara.

"Salam kenal Oma. Maaf kita bertemu di situasi tidak nyaman seperti ini," ucap Wening pelan.

"Bagaimana prognosis nya, Sus ?" tanya Nura.

"Masih belum bisa dipastikan buta permanen atau tidak, Dokter Nura," jawab Suster tersebut.

"Wening ... Yang sabar ya," ucap Nura sambil memegang tangan Wening. "Bajunya Nefa cukup juga di kamu."

"Nefa?"

"Saudara kembar Nandara. Dia dalam perjalanan dari New York kemari bersama suami dan dua anaknya."

Oh ya ampun.

**"

Yuhuuuu up malam Yaaaaa gaeeesss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
beybi T.Halim
tetap yang terbaik.,sehat2 terus buat penulisnya ,kita tunggu yang terbaik lainnya dilain kisah🥰
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
beybi T.Halim
aku kesini lah..,kesana msh ongoing,nungguin bab nya loncing..aku kan gabut🤭
Ani Rustanti
Terima kasih
Doa yang terbaik
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ibrahim Efendi
karya yg bagus. aku senang bacanya.
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ibrahim Efendi
sayang.. adegan surprise buat Nandara kurang epic. aku membayangkan Nandara masuk paddock, ada kerumunan orang menyambutnya, satu persatu menyalami atau memeluknya, hingga satu persatu menyingkir, tampaklah wening berdiri paling belakang. berdiri dengan senyum manisnya. Nanda tersenyum dan mendekat. ketika dekat, wening berkata "ternyata kamu ganteng ya!". nanda shock. ia terdiam menatap wening. "kamu... udah bisa melihat????" wening mengangguk dengan senyum manisnya yang makin melebar. Nandara spontan memeluk dan mengangkat wening berputar hingga hampir menyenggol beberapa orang yg ad d situ. "hei! santai bro!" tegur seorang sambil tertawa.
Ibrahim Efendi
pasti tukang jagal 😄
Ani
Luar Biasa

👍👍👍👍👍
Ani
kalau kata anak wedokku "jangan memberi peta pada orang buta" karena percuma saja wong dia sudah buta secara fisik dan hati nuraninya.
Ani
kok jadi pengen yo.
Ani
duasar wong tuo edian. membuang yang intan demi ..... berbahagialah kamu wening dengan keluarga barumu
Atiek Endang Mintarti
ceritamu selalu seru thor...
ada ketawanya
ada tegangnya
ada keselnya
menghibur
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Atiek Endang Mintarti
cantik² porselene...
aku mung iso beli gerabah tanah liat biasa...
Atiek Endang Mintarti
👍 selamat Nandara
Cici Mamatoni
MPV... apa mungk8n Multy Purpose Vehicle ya kepanjangannya?
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
bagus ceritanya
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Sulis Tyawati
jgn2 Wening hamil
Sulis Tyawati
lha belum tau duo kodok siapa Nandara
Sulis Tyawati
blm tau saja mereka berdua,, kalian lho g d anggap😁😆
Ninik Rochaini
lhoo...kok wes end sih
Sulis Tyawati
othor Hana, aq suka karya2 mu
semangat selalu buat karya baru dan bgs ya thor
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻. insyaallah tetap Membagongkan karya2 aku
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!