Nayla seorang gadis kota cantik dan periang telah jatuh cinta pada seorang lelaki desa yang tampan.
Namun cinta yang pertama kali di rasakan Nayla harus di lepaskannya karena status sosial diantara mereka.
"Aku akan selalu mencintaimu" lirih Nayla saat dia harus pergi meninggalkan Hamdi.
"Terima kasih atas cintamu, kamu akan selalu ada di hatiku" bisik Hamdi sebelum melepaskan pelukannya.
Kesetiaan cinta tak sanggup membuat cinta mereka bersatu. Cinta yang mereka pertahankan kandas di tengah jalan. Bagaimanakah perjalanan cinta yang mereka jalani. Yuk simak di novel perdanaku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lokasi Tugas
Bis reot yang sudah penuh mulai berangkat, perlahan meninggalkan posisi parkir melintasi aspal yang semakin lama semakin jelek hingga mulailah bis melewati jalan tanah yang berkerikil. Sepamjang perjalanan Nayla menatapi setiap lekuk jalan mendaki dan menurun yang mana melintasi jurang-jurang terjal, menjadikan perjalanan ini semakin mengerikan. Sesekali bis melewati perkampungan kemudian kembali melintasi hutan belantara, 2 jam sudah perjalanan ini di tempuh namun belum ada tanda-tanda Nayla akan turun. Ahmad yang ikut duduk di atas atap bis tidak bisa menjadi tempat bertanya bagi Nayla hingga akhirnya Naylapun angkat suara beryanya pada sopir bis "Masih jauh ya mas???" Nayla celingukkan penasaran.
"Bentar lagi sampai kak, kakak nanti akan turun di SMP IMPRESS. Disana jelas terlihat gedung sekolah dan lapangan yang luas kak" jawab sang sopir. Nayla manggut-manggut paham sambil menatap jauh ke depan.
"itu lho kak sekolahnya, ini sekolah bagus di kampung ini kak, tapi sayang masih kurang fasilitas dan guru" si sopir memberitahu Nayla setelah bangunan sekolah yang sangat memprihatinkan itu mulai tampak.
Nayla mulai tersenyum, walaupun dihatinya masih terbesit kata ragu dan takut.
***
Akhirnya Nayla sampai di lokasi tugasnya. Sekolahnya luas namun bangunannya masih terlihat memprihatinkan. Ahmad mengajak Nayla menuju rumah pimpinan yang tak jau dari area sekolah. Dalam kebingungan Nayla tetap mengikuti langkah Ahmad.
Ahmad memasuki rumah yang pintunya terbuka begitu saja sedangkan penghuninya entah dimana. Ahmad mempersilahkan Nayla dusuk di ruang tamu kemudian pergi entah kemana, tak berapa lama datanglah seorang wanita paruh baya mendekati Nayla.
"Udah sampai ya kak? pasti capek" wanita itu menyapa Nayla.
Nayla merasa canggung dengan panggilan kakak, begitulah tutur bicara di tanah batak mandailing. Mau tua atau Muda yang belum di kenal dekat akan di panggil dengan sebutan kakak, seperti kata Mbak di bahasa jawa.
"i..iya...lumayan jauh juga" Nayla terlihat canggung.
"saya ummi Tifa istri dari pimpinan sekolah ini. guru-guru dan murid-murid biasa memanggil saya ummi... kakak juga boleh panggil ummi" istri pengasuh terlihat ramah. Nayla mulai menyesuaikan diri
"Saya Nayla mi...ummi boleh panggil nama saya" Nayla mengulurkan tangannya bersalaman dengan istri pimpinan.
"oh Nayla...jangan sungkan ya nak...ummi disini akan membantu segala sesuatu yang Nayla bituhkan" ummi tersenyum "eh...iya...
yuk mari ikuti ummi" ajak ummi memasuki rumah besar namun terlihat sangat-sangat sederhana. Ummi mempersilahkan Nayla memasuki kamar tamu agar Nayla beristirahat dari perjalanan panjangnya.
***
Beristirahat sebentar, Nayla mulai penasaran dengan sekolah. Nayla minta izin untuk bisa berkeliling. Ummi menyuruh seorang siswi yang tinggal di asrama untuk menemani Nayla melihat-lihat area sekolah.
Karena sekolah ini sangat jauh dari keramaian, maka dari itu hampir semua siswa dan siswi di asramakan, hanya siswa-siswa yang tinggal di perkampungan dekat sekolah yang tidak diasramakan. Tak jauh dari sekolah memang ada beberapa tumpuk perkampungan yang agak padat yang bisa di tempuh dengan berjalan kaki. Disekitar sekolah terdapat beberapa rumah. Area sekolah memang sangat luas bangunan sekolah dan bangunan asrama terpisah oleh lapangan yang luas. Di pojok bangunan asrama terdapat sebuah mushala kecil yang berlantai kasar dan tak berdinding. Di depan asrama tampak beberapa siswa dan siswi bercengkrama menghabiskan hari libur mereka karena hari ini minggu.
salam dari ke dinginan
done like komen fav dan rate 5 ya
Saling dukung ya..🙏😍
Salam dari
GADIS TIGA KARAKTER