NovelToon NovelToon
Belum Siap Hijrah

Belum Siap Hijrah

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Obsesi / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Chicklit / Tamat
Popularitas:135.4k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

"Jangan paksa Humaira Mi... Aku itu Humaira, Humaira bukan Kak Asyifa yang bisa tahan menutup diri pakai jilbab."

Seluruh keluarganya selalu memaksanya menjadi seperti kakaknya yang muslimah namun Humaira merasa belum siap dan sikapnya tidak pantas untuk di jilbapin.

Dunia Humaira yang damai berubah 180 derajat setelah bertemu Bang Ashraf, lelaki yang membuat semua orang salah paham terhadapnya hingga mengikat keduanya di ikatan pernikahan.

Akankah Humaira menemukan cintanya dan bisa bahagia????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Stable Kuda

Kantin Kampus telah ramai mahasiswa dan mahasiswi yang tengah beristirahat, termasuk Humaira dan teman-temannya. Humaira makan mi ayam favoritnya ditemani es lemon tea di sisinya duduk juga Hany dan Hilda sementara para teman cowok lainnya duduk berhadapan dengan yang perempuan.

"Kamu gimana bisa sih Humay tidur saat pelajaran?" Tanya Hanan si jenius.

"Iya biasanya juga nggak patah-patah gitu... Elo begadang ngapain sih Beb?" Tanya Hilda.

"Iya Parah banget sih kamu..." Kata Hany si kutu buku.

"Ngantuk banget aku tuh, semalam sampai jam 3 buat makalah Pak Adnan, udah di belain lembur sampai ngantuk buat ngerjain tugasnya, masih juga di hukum. Parah tuh Dosen, Ganteng doang, Killer nya parah." Gerutu Humaira.

"Nah Elo ngapain gak dari kemarin-kemarin ngerjainya?" Tanya Hary.

"Kemarin tanding jadi capek ngerjainnya."Jawab Humaira lalu menghabiskan minumannya.

"Alhamdulillah... Kenyang...."Kata Humaira sambil bersendawa, kompak teman-temannya menggelengkan kepalanya.

" Cabut Yuk... Hari ini cuma satu Mapel kan, Ikut Ke Stable Kuda Yuk." Kata Humaira lalu berdiri di susul teman-temannya.

Mereka mau ke J Stable tempat Humaira dan teman-temannya latihan berkuda dan memanah. mereka melajukan motornya menuju ke tempat tujuannya.

***

Humaira Berkeliling lapangan dengan menaiki kuda, sesekali melompati papan untuk di lompati bersama kuda tunggangannya, kemudian memanah di atas kuda dengan lihainya.

Di pinggir lapangan nampak teman-temannya beristirahat setelah latihan, hanya Humaira yang masih semangat terus berlatih.

Tiba-tiba nampak mobil hitam berhenti di pinggir lapangan lalu keluar laki-laki berkacamata hitam dengan topi nampak memperhatikan latihan Humaira.

Laki-laki itu berjalan menghampiri teman-teman Humaira, lalu menyapa mereka semua. "Assalamualaikum? kalian langsung kesini selepas kuliah?" Tanya pemuda itu.

"Wa'alaikumusalam..."Jawab teman-teman Humaira lalu menoleh ke arah orang yang menyapanya, mereka semua pun terkejut.

"Pak Adnannn?" Mereka kompak terkejut.

"Bapak kok bisa di sini??" Tanya Hendy.

"Main aja." Jawab Sang Dosen sambil tersenyum.

"Lumayan juga Humaira naik kudanya? Kalian udah lama latihan di sini? " Tanya Adnan.

"Lumayan Pak, sejak SMA, kalau Humaira udah sejak bayi kali." Jawab Hery becanda.

"Ngawur... Tidak Pak Humaira sejak SMP sudah suka naik kuda." Hany menjelaskan kepada Dosen Mudanya itu.

"Kalau bapak bisa juga naik kuda?" Tanya Hilda ke Dosennya.

"Lumayan lah, dikit-dikit tapi saya baru belajar."Jawab Adnan sambil memperhatikan Humaira yang masih berkeliling dengan kudanya.

Humaira tampak lincah berada di kudanya saat melompat melewati papan lompatan angin tertiup kencang sekali hingga menerbangkan topinya. Rambut panjang Humaira terurai, rambutnya sepinggang hitam legam dan lurus terbang terbawa angin mengenai wajah cantiknya, membuat yang melihat terpana.

Adnan, Hary, Hendy dan Hanan sampai terpesona, rambut hitam itu kontras sekali dengan warna kulit Humaira yang putih dengan pipi merona yang alami hidung mancung kecil yang proposional dan bibir ranum.

Meskipun Humaira tidak berjilbab namun dia selalu menyimpan rambut panjangnya di jaket atau atau di dalam topinya jadi teman-temannya pun baru tahu kalau ternyata Humaira berambut panjang.

Humaira turun dari kudanya, lalu melepas jaketnya hanya menyisakan kaos oblongnya yang basah oleh keringat, menghampiri Hany dan mengambil minum putihnya.

"Wah... Dosen kita nih di mari... Ngapain Pak kesini? Baru lihat Saya." Kata Humaira menyapa Adnan.

"Iya nih, lihat-lihat aja, kamu jago banget naik kudanya, bisa dong ajari" Kata Adnan.

"Gampang tinggal atur, asal semua mata pelajaran saya dapet A." Jawab Humaira sambil tertawa.

1
apajalah
👏🍂🌾🍂🌾🍁🍁🍂🌾🌾🍂🍂🌵
apajalah
🌵🍁🍂🌾👍🍁🍂🌾
tri susanti
lanjut thor
tri susanti
😄😄... lanjut
tri susanti
lanjut
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
parah dosennya
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ngamuk ddk bang
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
pingin di nikah paksa 🤣🤣🤣
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
gatot
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
berantem dah...
dosen kok sumbu pendek..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ketahuan deh
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
😄😄😄😄😄😃😃😃😀
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
udah berani grape grape istri tercinta..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
sat set set...
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
wah .... gercep bang ash
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
paket komplikasi babang aahraf
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
🤣🤣🤣🤣🤣🤗🤗🤗👍👍
menantu kocak...
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
itu suara menantunya abi umi
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
duduh babang panas dingin yee
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
damai, adem, menyegarkan bang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!