NovelToon NovelToon
Love And Possessive

Love And Possessive

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan
Popularitas:271.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Saki_chan

Menikahlah denganku......!!

Ayra Raiia, terpaksa menerima perjodohan karena keinginan orang tuanya...

Ayra perempuan cantik berumur 22 tahun harus mengakhiri kehidupan bebasnya demi menuruti permintaan orang tuanya untuk menikah dengan seorang pria anak dari sahabat sang mama.

Akankah pernikahannya berjalan dengan bahagia......?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saki_chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh..

Baikal mendudukan dirinya di atas ranjang . Dia masih memikirkan tentang kejadian tadi . Apa alasan Ayra meminum pil KB , apa Ayra benar-benar tidak ingin menjadi ibu dari anak-anaknya .

Terus kenapa dia menyerahkan dirinya pada Baikal , kalau dia tidak mau mengandung anaknya . Apakah selama ini Ayra melakukannya dengan terpaksa . Apakah karena Mama Leylin yang memaksanya . Berbagai pikiran-pikiran buruk terus saja berkelebat di otak Baikal .

Baikal sangat tau kalau Ayra tidak mencintainya . Tapi mereka sudah menikah sekarang . Segala keputusan harus mereka ambil berdua bukan secara sepihak seperti ini . Mungkin Baikal masih bisa terima Ayra mengkonsumsi obat pencegah kehamilan asalkan dia membicarakan hal ini terlebih dahulu padanya .Tapi sekarang apa yang Ayra lakukan , benar-benar membuat Baikal harus berpikiran buruk saja dengannya .

Apa karena Ayra mencintai laki-laki lain dan berencana cerai darinya makanya dia sampai meminum pil KB karena dia tak mau sampai hamil anak Baikal. Apakah memang seperti itu alsannya . Memikirkannya saja sudah membuat Baikal sakit hati. Baikal tidak akan bisa terima kalau alasannya seperti itu . Ayra sudah janji padanya untuk mencintainya dan Baikal benar-benar tidak akan bisa terima kalau sampai Ayra menghianatinya .

Baikal sudah sangat frustrasi sekarang . Dia kecewa , hatinya benar-benar sakit . Dia tidak akan bisa menerima kenyataan kalau sampai benar alasan Ayra mengkonsumsi obat pencegah kehamilan adalah karena ada laki-laki lain yang ia cinta .

Baikal merebahkan dirinya di atas ranjang sambil menutup matanya dengan tangan kirinya .

"Kenapa mencintai orang harus sampai sesakit ini tuhan . Aku belum pernah mencintai orang sebelumnya , dan sekalinya aku mencintai kenapa dia tidak mencintaiku juga . Buatlah dia juga mencintaiku , aku benar-benar tidak akan sanggup kalau sampai dia meninggalkanku . Dia hidupku sekarang," keluh Baikal dalam hati . Baikal berharap tuhan mendengarnya dan mengabulkan permintaannya.

________________

Ayra masuk ke dalam apartemennya . Baikal sepertinya memang benar-benar marah padanya . Padahal tadi masih baik-baik saja . Bahkan Baikal sampai menempel lengket sekali padanya . Tapi setelah Ayra membeli pil KB itu Baikal berubah menjadi sangat marah . Kenapa reaksi Baikal berlebihan seperti itu . Merekakan baru saja menikah , wajar kalau Ayra belum ingin hamil . Apalagi Ayra menikah dengan Baikal bukan karena cinta , Ayra juga tidak kenal sama sekali dengan Baikal sebelumnya . Ayra butuh untuk mengenalnya lebih dalam lagi . Ayra juga butuh untuk membiasakan hatinya menerima Baikal. Apakah selama ini yang Ayra lakukan masih belum cukup untuk Baikal . Ayra sudah menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dengan sangat baik. Jadi tidak bisakah Baikal membiarkan Ayra untuk tidak hamil terlebih dahulu . Ayra butuh waktu untuk itu .

Ayra masuk ke dalam kamarnya , Baikal tidak ada disana . Mungkin dia sedang di kamar mandi karena terdengar suara gemericik air dari dalam sana . Ayra berjalan ke arah almari , dia akan menyiapkan baju untuk Baikal . Meskipun Baikal marah padanya tapi Ayra tidak boleh lupa dengan kewajibannya .

Beberapa saat kemudian Baikal sudah selesai dengan mandinya . Dia berjalan keluar kamar mandi dengan handuk melilit di tubuhnya serta satu tangannya memegang handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya .

"Bai ...ini baju kamu ."

Baikal diam saja menerimanya . Ayra merasa tidak kaget kalau Baikal akan mendiamkannya .

Baikal memakai bajunya di depan Ayra . Dia masih saja sibuk mengeringkan rambutnya yang masih basah .

"Bai biar aku yang keringkan , sini duduk ."

Baikal menurut saja , tapi dia masih diam tidak mau berbicara . Ayra sudah mulai mengeringkan rambut Baikal . Tidak ada pelukan yang biasanya Ayra dapat ketika mengeringkan rambut Baikal . Tidak ada sifat manja yang biasanya Baikal tunjukan juga . Tapi Ayra masih saja memberikan usapan-usapan lembut pada rambut Baikal . Hening , cuma itu yang bisa menggambarkan keadaan sekarang.

Ayra sudah selesai mengeringkan rambut Baikal . Baikal kembali ke ranjang , merebahkan dirinya sambil memainkan ponselnya . Sedangkan Ayra , dia bersiap-siap untuk mandi . Dia ingin menghilangkan lelahnya setelah beraktifitas seharian ini.

Jam sudah menunjukan pukul tujuh malam . Ayra merapikan kembali alat-alat gambarnya . Dia akan membuat makan malam sekarang . Didiamkan Baikal seperti ini membuat Ayra bingung harus berbuat apa . Jadi dia memilih untuk mendisain saja .

Ayra berjalan ke arah Baikal . Ia hendak bertanya pada Baikal , ia ingin makan apa sekarang . Semoga saja Baikal sudah mau berbicara dengannya .

"Bai ...aku mau memasak kamu mau makan apa sekarang? "

Ternyata masih saja sama Baikal masih belum mau berbicara dengan Ayra . Ayra tidak mau menyerah dia mencoba memegang tangan Baikal dan bertanya lagi . Tapi Baikal malah menyingkirkan tangan Ayra . Ayra hanya bisa menghembuskan napasnya kasar .

"Terserah kamu saja lah Bai ...." ucapnya dalam hati.

"Ya udah Bai ....aku tunggu kamu di meja makan ya ..."

Ayra berdiri kemudian berjalan ke arah dapur . Dia sudah seperti bicara dengan orang mati saja . Tidak ada jawaban sama sekali .

Ayra mulai berkutat di dapur , membuka lemari pendingin dan melihat ada apa saja di dalam sana . Dia melihat ada udang disana tiba-tiba saja jadi teringat ucapan Mami Diana kalau Baikal sangat menyukai makanan yang ada udangnya .

Ayra berinisiatif akan memasak beberapa jenis makanan yang terbuat dari udang . Ayra mulai memotong-motong , mengelupas cangkang udang dan mencucinya . Beberapa saat kemudian masakan Ayra sudah matang semua . Ia menaruhnya di atas piring dan menatanya di meja makan.

Ayra sudah menduganya kalau Baikal tidak akan menyusulnya ke dapur . Ayra tidak mau menunggu Baikal lagi . Dia akan langsung memanggilnya ke kamar .

"Bai makanannya sudah siap ....." belum sempat Ayra melanjutkan kalimatnya dia sudah melihat Baikal yang sedang tertidur .

Bukan benar-benar tertidur Baikal hanya pura-pura tidur saja . Dia ingin menghindari Ayra . Dia tidak mau dekat-dekat dengan Ayra seperti tadi ketika mengeringkan rambutnya . Hampir saja saat itu ia ingin memeluk Ayra , ia tidak bisa mendiamkan Ayra lama-lama . Tapi hatinya masih saja kecewa . Baikal belum siap menanyakan alasannya kepada Ayra karena dia takut jawaban Ayra seperti yang ia duga .

Ayra kembali menghembuskan napasnya lagi . Baikal malah sudah tidur sekarang padahal ini masih jam tujuh . Ayra tadi sudah sangat susah-susah menyiapkan makanan kesukaannya Baikal . Bahkan dia tadi sudah berusaha sangat keras untuk mengupas cangkan udang .

Ayra kemudian mendekat ke arah Baikal dan berbicara di sampingnya .

"Bai ..aku masakin udang buat kamu , aku sudah menyiapkannya di meja makan . Yakin kamu gak mau bangun dulu , mumpung masih hangat lo .."

Baikal menelan ludahnya ketika mendengar Ayra memasak masakan kesukaannya . Tapi dia tidak mau tergoda dengan udang , hatinya masih sakit.

"Yakin masih gak mau bangun , ya udah aku habisin kalau gitu ."

Ayra kembali lagi ke dapur , dia jadi tidak nafsu makan . Ayra kembali menyimpan masakannya tadi . Dia berharap Baikal akan bangun dan memakannya nanti .

Ayra duduk termenung di meja dapur cukup lama sampai akhirnya kantuk pun datang . Ayra kemudian kembali ke kamarnya .Dia akan tidur saja sekarang . Dia ke kamar mandi sebentar , mengganti bajunya dan memakai produk kecantikannya kemudian ikut merebahkan dirinya di samping Baikal . Tidak ada pelukan seperti malam-malam biasanya . Baikal malah memunggunginya .

_________________

Jangan lupa vote dan tinggalkan jejak juga ya.....

1
Apa Aja
novel ini emng GK adaklnjutannya
Yocky Zulkarnaen Nizar
kok gk diterusin critannya kak pdhal bagus lho...
Artati Sukreni
apa segampang itu ngancurin perusahaan punya baikal...nggaklah harusnya....
Artati Sukreni
kayaknya theo deh, soalnya felix dah pernah bilang sm baikal hati2 sm theo....
Artati Sukreni
rasain luu bai..emang enak ngegantung..
Artati Sukreni
ayra sdh tau apa yg bakal diomongin theo malah mau aja ...ga menghargai suaminya blas..
Artati Sukreni
ayra..ayra...ga ada ra sa syukurnya kamu punyai suami kaya baikal....
Artati Sukreni
ayra goblog....sebel aq bacanya....
Artati Sukreni
ayra bener2 deh ga inget suamiya posesif nih...
Artati Sukreni
ayra cari penyakit deh....
Artati Sukreni
ni kayaknya nanti ayra hamil tp suaminya meragukan deh...gara2 pergi sm theo dan bau parfumnya....
Artati Sukreni
ingat lo ayra..kamu tuh seorang istri.... jaga martabat sbg seorang istri...
Artati Sukreni
kenapa sih ayra ga terus terang sm suaminya....bs perang dunia ke 3 tuh kalau ketahuan...
Artati Sukreni
wah..bakal ada yg ngamuk.nih...sisuami posesif....
Artati Sukreni
hadeuuh....kasian sijomblo...
Artati Sukreni
bucinnyaaa....
Artati Sukreni
suami posesif bucin akut..hadeuuh...
Artati Sukreni
lo..katanya baikal blm pernah pacaran...kok ada mantan pacar2nya..gmn sih...
Artati Sukreni
gercep...
Artati Sukreni
baikal..gaspoolll....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!