NovelToon NovelToon
Oplas

Oplas

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:81k
Nilai: 5
Nama Author: Fani Zea

Kehidupan Anette benar-benar berubah setelah melakukan operasi pada wajahnya. Berbekal wajah cantik dan otak cerdasnya, Anette berhasil diterima sebagai asisten pribadi seorang Keanu, CEO muda B&D Group. Memang terdengar tidak masuk akal untuk seukuran gadis yang baru satu tahun lulus dari SMA tersebut.

Anette dan Keanu menjadi sangat dekat. Namun disela kedekatan mereka, Anette kembali dipertemukan dengan Juno, yaitu kakak kelasnya saat ketika SMA. Ternyata laki-laki tersebut adalah adik dari Keanu. Parahnya, Juno mengetahui rahasia kelam Anette bersama wajah lamanya.

Mulai dari situlah perjaalanan cinta Anette dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Zea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Budak Cinta

Sepertinya julukan budak cinta sangat cocok untuk mewakilkan pasangan baru satu ini. Siapa lagi kalau bukan Juno dan Anette.

Saat ini mereka masih berada di kamar Juno. Sepertinya Juno memiliki hoby baru, yaitu mengunci tubuh Anette dalam dekapannya. Anette hanya bisa pasrah karena tenaganya telah habis pasca dikelitiki habis-habisan oleh Juno.

Mereka sedang menonton film berjudul After di laptop milik Juno. Film tersebut cukup bagus, tapi tidak untuk Anette. Ia selalu berkomentar dan menyembunyikan wajahnya di dada Juno saat adegan yang menurutnya menjijikan muncul.

"Apa kau tidak punya film kartun atau drama Korea saja? Film ini terlalu menyeramkan," ucap Anette.

"Hahaha, dari segi mananya yang menyeramkan An? Film ini menyenangkan," ucap Juno dengan penekanan di akhir kalimatnya.

"A-anu," Anette malu untuk mengatakannya.

"Anu apa An?" Tanya Juno menggoda Anette.

"Ishh, pokoknya aku mau ganti filmnya," rengek Anette seraya mendongakan kepalanya menatap wajah Juno.

Juno menggelengkan kepalanya. "Ti-dak, sudah saatnya kau tahu tentang hal seperti ini. Anggap saja ini sex education untukmu." Juno mencubit gemas pipi Anette.

"Bukan berarti dengan menonton film seperti itu bukan?!" balas Anette kesal.

Jujur saja, Anette hanya terbiasa melihat adegan ciuman di drama korea, tidak lebih. Ia selalu menonton film yang telah difilter oleh ibunya terlebih dahulu.

"Baiklah," Juno menutup laptopnya.

Tiba-tiba sebuah pesan singkat masuk di ponsel Juno. Juno segera melihatnya.

"An, bunamu bilang ia sedang mengantar tetanggamu ke Bandung. Buna menitipkanmu padaku," jelas Juno.

"Hufft pasti mengantar bu RT besanan," tebak Anette.

"Kau menginap di sini saja bersamaku," ucap Juno.

Anette menggeleng, "apa kata orang tuamu nanti."

"Mereka pernah muda An. Mereka juga tidak akan ikut campur," jelas Juno.

"Kau tidak akan macam-macam kan?"

Juno menunjuk bibirnya, "kau yang telah macam-macam denganku. Lagian selama kita tidur bersama aman-aman saja kan."

"Tolong jangan mengungkit dare menyebalkan itu!" Ucap Anette tidak terima.

"Sudah mau gelap, mandi sana. Biar aku mandi di kamar mandi sebelah," ucap Juno.

Juno mengecup pipi Anette singkat lalu berlari keluar kamar sebelum mendapatkan omelan dari kekasihnya itu.

..

Saat ini Anette sedang makan malam bersama kedua orang tua Juno, juga Keanu. Sedari tadi Anette berusaha menahan rasa malunya. Pasalnya Anette baru menyadari ada bercak merah di lehernya setelah Demian menegurnta. Ini pasti ulah Juno saat Anette ketiduran sehabis mandi tadi.

"Momy dan papa memang membebaskan kalian. Tapi ingat, kalian harus tahu batasannya," ucap Hara.

"Dan kau An, sebaiknya kau harus waspada dengannya," tambah Demian sambil menunjuk Juno.

"Apasi pa," elak Juno tak terima.

"Jangan kira papa tidak tahu kamu selalu mempengaruhi Anette. Dia masih polos."

"Papa juga kan pernah muda, masa gak paham si pa. Lagi pula kekasihku ini memang butuh pengetahuan lebih di umurnya saat ini," ucap Keanu.

"Kalian sudah resmi berkencan?" Tanya Hara antusias.

"Iya mom, baru tadi," ucap Juno dengan bangga.

Keanu yang sedari tadi hanya diam memakan makanannya tiba-tiba tersedak. Dengan sigap Hara menuangkan segelas air putih untuk anak sulungnya itu.

"Hati-hati Kee," ucap Hara.

"Kee duluan ke kamar ya mom," ucap Keanu sebelum meninggalkan meja makan.

Suasana di meja makan menjadi hening.

"Ayo dilanjut makannya. An ayo tambah lauknya. Jarang-jarang kita bisa makan bersama seperti ini," ucap Hara memecah keheningan.

"Terimakasih mom, ini saja belum habis hehe," ucap Anette.

...

Di kamar dengan pencahayaan yang hanya berasal dari lampu tidur. Juno dan Anette berbaring bersisian dengan sebuah bantal guling di tengah sebagai pembatasnya. Itu merupakan ide dari Anette. Seperti yang diucapkan oleh Demian, ia harus lebih waspada.

"Sayang, masa kita harus berjauhan seperti ini. Peluk saja ya," rengek Juno yang tak hentinya mengajukan protes.

"No! Papa kamu sendiri yang menyuruhku waspada terhadanpmu," tolak Anette mentah-mentah. Ia mengubah posisinya menjadi membelakangi Juno

Juno menendang-nendang selimutnya dengan kesal.

"An ayolah.. aku janji tidak akan macam-macam padamu."

Juno belum menyerah merayu Anette agar mau dipeluk.

"Ah! Kau pasti belum tahu ya. Di kamarku ini, tepatnya di jendela yang berada di hadapanmu sekarang. Di sana biasanya ada mahluk besar hitam bertaring panjang," bisik Juno dengan nada menakut-nakuti.

"Bohong," timpal Anette.

"Ya sudah jika kau tidak percaya. Jangan dekati aku jika-,"

Entah benar atau tidak yang Juno katakan. Miniatur rumah yang tersusun di rak dekat jendela tiba-tiba saja terjatuh.

'BRAKK'

"Huaaaa!" Teriak Anette yang langsung menubruk tubuh Juno, memeluknya erat.

Juno dengan isengnya Juno berusaha menjauhkan tubuh Anette dari tubuhnya. Anette semakin mengeratkan pelukannya.

"Sana, jangan peluk-peluk!" Ucap juno pura-pura marah.

Anette menggelengkan kepalanya. Juno tertawa, ia menggoyang tubuh Anette ke kanan dan ke kiri dalam pelukannya.

"Huuu tadi saja jual mahal," cibir Juno membuat Anette yang tidak terima mencubit pinggangnya.

"Pokoknya aku nggak mau tidur di sini lagi..," rengek Anette ketakutan.

...

Anak kecil minggir husshh..

1
desi
ceritanya bagus thor gak berbelit belit
Fania kurnia Dewi
mampir
Malia Susanti
❤️
Fitri Nur'aini
Bahasanya enak dibaca... cerita tidak berbelit-belit...happy ending tapi perlu adanya sedikit tantangan dalam cerita supaya tidak terlalu bosan ... semangat terus Thor dalam berkarya 👍👍💪
_arjunnainun__
siapa yaa....orang suruhan keanuu apa orangtua wilonaa🤔
_arjunnainun__
jagan2 beneran ada penghuni ga keliataann😄😁😁
_arjunnainun__
😄😄😄beneran anak sma yg luguuu🤭
_arjunnainun__
wooww...kayane annet bakalan viral dikampusnya junooo😁
_arjunnainun__
bener..lambaikan tangan pada mantaaaannn😄😄
_arjunnainun__
padahal juno cemburuu... tp kasian Annet
_arjunnainun__
waaduuhh bisa peraang niihh😄
_arjunnainun__
buna Rachel nomer satuuu.... kira kira siapa yg di restui buna yaa..kaka apa adek nyaa😁😁
_arjunnainun__
waahh...saingan niih adek kaka😁
Dede Suryani
mengejutkan akhir ceritanya,tp suka bgt
Jero
Jangan2 juno punya istri lain
Jero
Tmenya kasih pengaruh buruk
Kini Wulandari
Lumayan bagus tapi sayang peminatnya sangat sedikit padahal kosakatanya bagus tidak berantakan sehingga enak dibaca.semoga kedepannya karya author ini dipromosikan agar lebih banyak peminatnya.
Kini Wulandari
novelnya bagus ..kosakatanya jg bagus enak dibacanya.sayang masih sedikit yg nge-like"semangat ya Thor"
Ners Ida. Skep
ceritanya bagus gak berbelit
tq thoorrr
Ade _ Lagi off 🍇 🌪
woww akhirnya sangat tidak terduga beda banget sama cerita yang sudah aku baca,sukaaa banget dech 😄 semangat terus ya bikin cerita lain yang lebih seru
Fani Zea: Terimakasih banyak💙💙
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!