Apa jadinya jika bertemu dengan sosok pria dingin tapi tampan dan pria itu menjadi pacar bohongan kita?
Nasib percintaan seorang Alexa Stefani selalu gagal dimana dirinya yang selalu dikihanati cinta pertama nya hingga dikhianati sahabatnya sendiri. Hingga suatu hari dirinya bertemu dengan sosok pria dingin yang akhirnya menjadi pacar nya meskipun bohongan.
*
Mahendra Alan Angkasa, sosok pria dingin dan tampan membuat semua wanita selalu mendekatinya dengan takut takut. Hingga suatu hari dimana iya harus berpacaran bohongan dengan seorang gadis yang memiliki paras cantik namun ceroboh.
Akankah mereka selalu bersama selamanya?
#SEQUEL MY LITTLE WIFE
( ANAKNYA ALITA DAN IVAN)
#WAJIB BACA MY LITTLE WIFE YAHH GAESSS
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wdy_k26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sakitnya Alan
Sepanjang perjalanan hanya keheningan yang ada diantara Alexa dan Alan. Alexa tidak tau mau berbicara apa lagi, yang dia pikirkan saat ini adalah menetralkan detak jantungnya
"Kenapa tiba tiba jadi dingin begini" batin Alexa sambil mengeratkan kedua tangannya .
Alan menatap Alexa dengan heran, "apa gadis ini kedinginan?" Batin Alan yang melihat Alexa semakin merapatkan kedua tangannya.
Dengan segera Alan membuka mantel tebalnya dan menyampirkan mantel itu ke tubuh Alexa.
Alexa yang saat ini sedang merapatkan kedua tangannya tiba tiba terkejut saat Alan menyampirkan mantelnya ke tubuhnya.
"Kau?" Ucap Alexa yang terkejut.
"Pakailah, ini sudah malam... aku tidak mau repot karena kau sakit" ucap Alan dengan datar.
Alexa tersenyum manis, ia tau pria itu mengkhawatirkan nya hanya saja egonya yang membuat pria itu tidak mau mengaku.
"Makasih" ucap Alexa dengan wajah tersenyum manis.
Apartemen
Alan membaringkan tubuhnya dengan pelan, ia sungguh bingung dengan pikirannya, kenapa harus ia melakukan hal hal yang bodoh seperti mengelap sudut bibir Alexa, memberikkannya mantel. Oh ayolah, apakah otaknya sedang rusak?
Alan memutuskan untuk tidur, ia sudah lelah. Lelah karena capek berjalan dan lelah dengan otaknya sendiri yang selalu memikirkan Alexa tanpa sebab.
Dilain sisi, Alexa tidak henti tersenyum, ia tidak mengerti dengan pikiran pria itu. Sebentar pria itu bersikap dingin dan sebentar pria itu bersikap romantis. Ayolah, Alexa seorang perempuan dan itu membuat dirinya baper dengan sikap Alan yang begitu romantis.
"Alexa stop... Ingat Alan tidak mau repot jika kau sakit" ucap Alexa sebelum kantuk menghampirinya.
*****
Pagi hari
Alexa mematikan jam wekernya dengan malas, sungguh ia sangat malas untuk pergi ke sekolah padahal ia adalah anak terpintar di sekolahnya.
"Aku hanya ingin tidur" gumam Alexa sambil memejam kan matanya.
Meong...
Alexa membuka matanya dengan malas dan ia melihat ada Alan, kucing kesayangan nya yang menghampiri nya.
"Oh Alan aku hanya ingin tidur" ucap Alexa sambil menutup wajahnya dengan bantal
Meong...
"Iya iya aku bangun" ucap Alexa dengan kesal dan bangkit dari kasurnya. Ia mengucek matanya sebentar dan merenggangkan otot otok badannya sebentar lalu membuka gorden jendelanya.
"Aku malas ke sekolah" adu Alexa kepada kucing kesayangan nya
Meong...
"Iya iya" ucap Alexa dengan kesal dan berjalan keluar.
Alexa keluar dari kamarnya, ia tidak melihat ada tanda tanda adanya Alan
"Apa Alan sudah pergi?" gumamnya yang langsung menuju ke arah dapur dan menuangkan segelas air
Uhuk..uhuk..
Alexa menghentikan kegiatannya, ternyata dugaannya salah.. pria itu masih ada disini dan belom pergi kuliah.
Alexa memutuskan berjalan ke arah kamar Alan dan mengetuk pintu kamar Alan.
Tok..
Tok...
"Alan kau tidak pergi kuliah?" Tanya Alexa dari balik pintu namun tidak ada jawaban.
"Alan?" Ucap Alexa sekali lagi namun tetap tidak ada jawaban.
Alexa membuka kamar Alan dengan pelan, persetan dengan malunya yang ia butuhkan hanyalah melihat keadaan pria yang membuatnya khawatir saat ini.
"Alan" ucap Alexa sembari masuk dengan pelan dan melihat Alan yang terbaring dengan selimut di tubuhnya.
Alexa mendekat ke arah Alan
"Alan kau tidak apa apa?" Tanya Alexa yang melihat pria itu menggigil kedinginan padahal jelas jelas AC dikamar ini tidak dihidupkan.
"Kenapa kau belom pergi sekolah? uhuk.. uhuk"
Alexa mendekat ke arah Alan dan dengan berani ia memegang kening Alan dengan telapak tanganya.
"Panas sekali" ucap Alexa dengan khawatir.
"Sudahlah aku tidak apa apa, aku hanya butuh istirahat.. pergilah kau ke sekolah" ucap Alan yang langsung dibalas gelengan Alexa.
"Kau sakit karena aku, biarkan aku mengurusmu" ucap Alexa
"Tidak usah aku hanya butuh istirahat" ucap Alan dengan datar.
"Tidak, aku akan mengurusmu sampai sembuh" ucap Alexa dengan tegas yang membuat Alan menatap Alexa dengan datar.
Ia sudah tau gadis ini sangat keras kepala, percuma saja dirinya menolak dengan keras.
"Aku akan membuatkan mu bubur" ucap Alexa yang langsung pergi.
******
Apa yang terjadi selanjutnya???? Vote ,like dan komennn biarr aku semangatt