lia gadis cantik yang berusaha mempertahankan cinta namun harus menerima kenyataan tentang perbedaan..
ketika kau mencintai seseorang maka jangan pernah menyerah untuk berjuang. meski lelah tetaplah tegar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhurul Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
Syarif memperkenalkan lia...
"jangan bilang kalau dia adalah Amelia Meisya Saputra, anakmu dengan Meisya...
ucapnya terburu-buru...
"iya dia memang lia anak kami dan itu berarti dia lia keponakanmu...
Syarif kemudian berbalik kepada Lia untuk memperkenalkan laki-laki yang ada di hadapan mereka..
"perkenalkan dia Surya Adhyaksa kakak kandung ibu mu...
ucapnya pada lia...
lia segera menyalami pamannya dan di jawab dengan anggukan dari pria itu..
"ayo silahkan duduk,, ucap Syarif
mereka segera duduk dan memesan makanan..
lia hanya memesan milk tea dengan sepotong kue coklat. sedangkan Syarif memilih kopi hitam.,
mereka hanyut dalam situasi yang hangat...
bercerita satu sama lain..
"kamu tidak memesan makanan sayang..
ucap Syarif pada lia...
"tidak ayah lia masih kenyang...
"baiklah....
ucap Syarif dan kembali meminum kopinya...
"apa kamu mau menemui kakek...??
ujar Adhy pada lia.
berharap lia ingin ikut dengannya...
"kalau ayah mengizinkan lia pasti ikut dengan paman, ucap kia sambil melihat kearah ayahnya..
"baiklah tapi tidak sekarang...
jawab Syarif dan berbalik memandang kearah lia..
"trus kapan dong, aku juga ingin mengenalkannya pada ayah..
ketus Adhy pada Syarif...
"nanti saat aku sudah ada waktu, aku sendiri yang akan memperkenalkan lia pada ayah...
jawabnya tegas...
"baiklah tapi kamu harus janji, jika tidak aku akan mencuri keponakanku dari tanganmu...
ucap Adhy mengancam...
"iya baiklah...
Syarif tau sifat Adhy yang akan melakukan apa saja jika itu menyangkut Meisya adiknya..
"kamu mirip sekali dengannya...
ucap Adhy pada lia yang membuat Syarif memandang tajam pada Adhy..
"mirip dengan siapa paman...??
ucap lia sedikit penasaran...
"mirip ibumu lah...
jawabannya santai...
"memangnya sekarang ibu ada di mana...
sekarang lia penasaran soal ibu kandungnya dan berharap pamannya akan memberitahu akan keberadaan ibu yang tak pernah sekalipun di temuinya atau di bicarakan oleh ayahnya selama ia berada di rumah ayahnya...
para pembantunya juga ikut diam seakan tidak tau apa yang lia pertanyakan...
sama halnya dengan yang lain pamannya juga tidak menjawab pertanyaannya yang lia ucapkan,, dia hanya menunduk sedih
entah apa yang terjadi lia tak mengerti...
"sudahlah sayang nanti kau juga akan tau...
jawab Syarif pada lia..
"baiklah...
mungkin aku akan menyerah kali ini tapi tidak nanti, aku akan tetap mencari tau tentang ibu dan keberadaannya..
gumam lia dalam hati...
setelah selesai lia dan ayahnya berpamitan untuk kembali ke kantor..
kemudian pergi meninggalkan Adhy yang masih menatap lia...
"Mey apa kau melihat anakmu sudah besar dan cantik seperti mu... aku akan menjaganya seperti aku menjagamu... aku tidak ingin kehilangan dia seperti aku kehilanganmu....
ucap Adhy dalam hati seraya melihat kepergian lia dan ayahnya....
di dalam mobil lia masih asik dengan fikirnya tentang bagaimana wajah ibunya..
"apa ibu cantik..
gumamnya yang sedikit di dengar oleh Syarif
"apa yang kamu ucapkan sayang, apa ada hal yang mengganggu mu hingga sejak tadi kau hanya asik melamun....??
"ngak kok ayah, lia hanya berfikir apakah ibu secantik lia..,
ucap lia yang mampu membuat Syarif menganggukkan kepalanya..
"baiklah... ayah turunkan lia di depan, seraya menunjuk jalan dekat kantor...
"apa tidak apa-apa sayang, nanti kamu kesasar lagi gimana....???
ayah tidak mau kejadian kemarin terulang...
tegasnya pada lia...
"ngak kok ayah. kantor nya ajah udah keliatan....
setelah itu Syarif meminggirkan mobilnya dan Lia turun dari mobil yang di kendarai ayahnya...
"hati-hati sayang..
ucap Syarif seraya meninggalkan lia yang berjalan ke arah kantor....
.
.
.
.
Semangat dan lanjut berkarya
Semangat Author sayang ♥️♥️♥️♥️♥️
👍👍👍👍👍