NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Palsu

Terjebak Pernikahan Palsu

Status: tamat
Genre:Poligami / Obsesi / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:30.3k
Nilai: 5
Nama Author: niya_23

Dinda Amelia seorang wanita mandiri yang sukses dalam karir nya tapi ia harus rela melepaskan karirnya itu karena harus menuruti perintah suaminya Arya baskara yang baru ia nikahi selama satu tahun atas perjodohan orang tuanya, pada awalnya pernikahan mereka berjalan lancar Dinda merasa bahagia menjadi istri Arya yang sabar dan penyayang, tetapi ternyata semua sikap dan kasih sayang nya hanya sebuah kepalsuan belaka, selama ini Arya telah berbohong karena di belakang Dinda ia telah menyembunyikan wanita lain yang ternyata adalah istri simpanannya, apa sebenarnya motif Arya untuk menikahi Dinda dan bagaimana Dinda melepas kan diri dari jebakan pria pembohongan itu??

simak kisah selengkapnya hanya di noveltoon...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon niya_23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Setelah mengetahui keberadaan Alvin di belakang mereka keduanya tiba-tiba terdiam dan seketika hening. Kemudian lift berhenti di lantai 7 tempat dimana ruangan kerja Karin berada. 

"Din gue duluan yah,mari Pak Alvin," ucap Karin malu. 

Dinda menjawab dengan anggukan kecil Kepala nya. 

"Selamat pagi Pak Alvin, " sapa Dinda ragu, entah kenapa hatinya jadi tak karuan ketika di dekat bosnya  itu mungkin karena aura intimidasi yang dimiliki Alvin sehingga banyak orang di dekat nya menjadi takut kepada nya. 

"Dinda! jadwal hari sepertinya akan padat tidak apa kan kalau hari ini kamu lembur lagi?" Pertanyaan Alvin membuat Dinda agak terkejut nada bicara sinis nya lagi-lagi keluar. 

"B-baik Pak, " jawab Dinda ia mengetahui suasana hati Alvin yang tidak begitu baik pagi ini jadi ia enggan untuk membantahnya. . 

Pintu lift terbuka Alvin dengan langkah cepatnya  langsung menuju ke ruangan nya tanpa menengok ke arah Dinda sedikit pun. 

"Ada apa lagi dengan nya seperti nya mood sedang jelek hari ini, ekspresi wajah nya sangat menakutkan. Ditambah lagi aku lembur lagi hari ini dengan mood nya yang seperti itu, Mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu yang buruk denganku hari ini," gerutu Dinda

Ia  menyalakan komputer yang berada di meja kerjanya seperti biasa, Ia kemudian mengatur jadwal kerja Alvin membalas email para kolega dan merapikan beberapa dokumen untuk ditandatangani Pak Alvin. 

***

Alvin duduk di kursi nya Ada perasaan kesal yang berkecamuk di dalam hatinya setelah mendengarkan Percakapan tadi diantar Dinda dan temannya di depan lift yang mengajak Dinda untuk ikut kencan buta bersamanya. 

"Apa kata dia bilang kencan buta?" Apa gak salah dia mengajak Dinda kencan buta? bukanya dia tahu kalau Dinda baru saja bercerai! gerutu nya kepada diri sendiri. 

"Bagaimana kalau Dinda mau diajak kencan bersama temannya itu?" Hatinya menjadi gelisah dan kacau tanpa sadar rasa cemburu itu telah hadir di hati dan perasaan nya. 

"Dinda!! Tolong kamu kirim email balasan dari PT angkasa terbuka mengenai produk yang mereka tawar kepada kita, " pinta Alvin masih dengan nada ketusnya. 

"B-baik Pak segera saya akan mengirim balasannya, " jawab Dinda santun. 

"Jadwal saya habis makan siang ini apa saja?" tanyanya tegas. 

"Jadwal Bapak pada siang hari ini ada rapat bersama staff marketing dan dan staf pengadaan barang di ruang rapat setelah makan siang setelah itu penandatanganan perjanjian bisnis bersama PT citra kencana pada jam 16.00 setelah itu kosong Pak, " ucap Dinda sambil membaca buku jurnalnya. 

"Mungkin ada jadwal tambahan dari bapak," sambung Dinda. 

"Seperti nya tidak ada," jawabannya lugas. 

"Tapi Bapak bilang tadi ada lembur kalau boleh tau untuk pekerjaan apa yah pak? Jika tidak ada pekerjaan mendesak saya akan pulang tepat waktu karena saya ada urusan Pak sore ini, " 

"Saya tau urusan yang kamu maksud,Kencan buta kan?" Jawab Alvin ketus dengan wajah dinginnya. 

Mata Dinda terbelalak Ia seakan tidak percaya dengan apa yang didengarnya. "Kenapa dia jadi seperti anak kecil begini? Mencampuri urusan ku," ucapnya dalam hati. 

"Ini bukan urusan Bapak saya tidak akan menjawab jika tidak ada urusan nya dengan pekerjaan, " balas Dinda. 

"Maaf Dinda bukan maksud saya mencampuri urusan kamu saya hanya sedang kalut dan banyak pekerjaan yang harus saya lakukan, " Alvin memberi alasan aneh yang tidak berkaitan sama sekali. "Baik kamu boleh kembali ke ruangan mu jika ada tambahan saya akan memberitahu kamu segera, " sambung Alvin. 

"Baik Pak, kalau begitu saya akan kembali ke ruangan saya, " sahut Dinda yang kemudian ia berjalan keluar dan pergi meninggalkan ruangan Alvin. 

Alvin tertegun atas tindakan nya sendiri Ia merasa malu sekaligus kesal pada dirinya sendiri yang kurang mampu menahan diri  untuk menunjukkan perasaan lebihnya kepada Dinda. 

"Sabar Alvin ini bukan waktu yang tepat untuk menunjuk perasaanmu, " gumamnya. 

sebenarnya Alvin sudah tidak tahan ingin mengungkapkan isi hatinya kepda Dinda tapi ia berusaha bersabar agar mendapatkan waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaan yang ia pendam selama ini terhadap Dinda.

***

Sementara itu di rumah tangga Arya dan Hessa setiap harinya selalu diwarnai oleh pertengkaran terlebih lagi sekarang Hessa yang tengah hamil muda dan membuat moodnya tidak stabil dan malas bergerak. 

"Sayang aku pulang," teriak Arya yang baru saja pulang bekerja dari kantor. 

"Iya Mas aku lagi dikamar," jawab Hessa dari kamar tidur nya. Dilihat nya oleh Arya istri nya itu yang sedang berada di kamar ternyata Ia sedang asyik bermain ponsel dengan kamar yang berantakan penuh dengan tas belanja yang belum dibereskan. 

"Kamu lagi Apa?" tanya Arya yang berada di depan pintu kamar dan melihat isi kamar yang kacau balau. 

"Mas aku capek banget tadi habis belanja ke mall jadi aku istirahat dulu," ucapnya santai tanpa melihat suaminya karena terus asik memainkan ponselnya. 

"Ko berantakan gini? Semenjak kamu gak kerja sekarang kamu jadi sering belanja yang gak jelas gini Hes, " tegur Arya 

"Iya maaf habisnya aku bete di ruang gak ada temen jadi aku pergi ke mall biar gak bete lagi," jawab Hessa yang masih asik memainkan ponselnya kali ini sampai cengengesan sendiri entah apa yang ia lihat di layar HP nya sampai Ia menghiraukan Arya yang sedang berbicara. 

"Hessa lihat aku, aku ini sedang bicara kepadamu kamu malah asik bermain ponsel dan lagi mana makan malam buat ku?" Kamu seharian di rumah tidak masak makanan untuk suamimu ini malah sibuk Mengahabiskan uang untuk hal yang tidak penting kamu kan tahu aku ini sedang merintis perusahaan baru bisa tidak kamu sedikit saja berhemat dan berhenti membeli barang-barang tidak berguna itu!" bentak Arya yang sedang kesal kepada istrinya itu. 

"Mas kamu gak usah ribet deh kalau  kamu mau makan kan bisa beli di luar atau order makanan di online kenapa jadi marah-marah gini gak jelas banget semenjak kamu miskin kamu jadi gampang emosi gini tau gak? padahal itu kan bukan salah aku," balas  Hessa balik marah kepada Arya. 

"Kamu tahu kan tugas istri itu melayani suami setidaknya kamu harus menyiapkan aku makan. Ini suami pulang kerja capek, lapar istrinya malah leha-leha gak jelas main HP terus, " bentaknya. 

"Mas aku ini lagi hamil aku gak mood buat masak nyium bau masakan aja aku eneg mau muntah, sekarang kamu ngerti kan" Hessa memberi alasan. 

Tidak ingin melanjutkan pertengahan ini akhirnya Arya mengalah dan lebih memilih pergi untuk membeli makanan si sebuah warung pinggir jalan. 

Di saat Arya sedang menikmati makanan nya Ia jadi teringat kepada mantan istri nya Dinda yang selalu menyambutnya hangat ketika pulang bekerja dan menyiapkan makanan terlebih lagi masakan Dinda sangat sesuai dengan selera Arya. 

Kepribadian Hessa yang sebenarnya mulai terlihat ketika mereka setiap hari berada di rumah yang sama terutama sifat malas dan boros ya. Waktu dulu Arya tidak mengetahui sifat Hessa yang seperti ini karena mereka jarang bertemu paling hanya seminggu sekali karena selebihnya Ia berada di rumah Dinda tapi kini setelah Arya bercerai dengan Dinda barulah Arya mengetahui sifat asli istri nya itu. 

"Tapi hal ini mungkin saja terjadi karena faktor kehamilan yang dialami Hessa," pikir Arya maka dari itu Arya lebih memilih untuk menghindari pertengkaran dengan Hessa untuk menjaga janin buah hati yang ada di perut istri saat ini. 

1
Nur Adam
lnjjt
Sunaryati
Dalam kehidupan di dunia halu ini kok banyak wanita yang merendahkan diri jadi pelakor, apa di dunia nyata banyak?
Sunaryati
Cepat dibuat hamil Thoor Dinda, dan Arin calon pelakor malu
Niya: /Determined/
total 1 replies
Niya
/Smile/
Bunda Anieta
biarkan mereka bahagia thor...dan siap2 ada ulet bulu yg bakal di labrak cantik ama Dinda nih...Alvin mana mau sm ulet bulu
Niya: /Smile/
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
Bunda Anieta
gimana si ortu nya Shela blm apa2 udh gmg anak nya di hina org lah kalo bukan mereka yg gmg kan org jg ga bakal tau... perut jg blm keliatan...pengen getok pake centong jd nya 🤣
Niya: /Facepalm/
total 1 replies
Nur Adam
lnjht
Niya: terima kasih atas komentar nya jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ditunggu yah/Smile/
total 1 replies
Bunda Anieta
kasian jg ke Arya udh mw niat bener ada aja hambatan nya
Sunaryati
Aku sedikit kecewa Thoor kecelakaan mengakibatkan kegugupan, beri pelajaran pada pelakunya.
Jangan lama- lama upnya
Bunda Anieta
mdh2n Arya udh tobat
Niya: /Determined/
total 1 replies
Bunda Anieta
hmmm kirain Alvin punya anak buah kaya mafia2 gt biar seru thor.krn ranah nya udh masuk pembunuhan..kan pengusaha terkenal...ayah nya Dinda jg pengusaha...🤭🤭🤭...jd makin penasaran...lanjut thor
Bunda Anieta
usut tuntas vin jgn di biarin nanti nya kebiasaan ky sinetron ikan terbang...😂
Niya: /Determined/
total 1 replies
Sunaryati
Selamat semoga cepat tumbuh Alvin yunior
Bunda Anieta
mdh2n cpt d kasih momongan...halau semua ulet bulu yg nanti bakal nemplok y din...
yuni ati
Menarik/Good/
Niya: hallo ka yuni Terimakasih atas komentar nya author sangat senang nantikan bab berikut nya yah/Smile/
total 1 replies
Bunda Anieta
sampe sini suka ama cerita nya...ga ber tele2 dan tegas karakter dinda sm alvin...
Niya: hallo bunda anieta terimakasih komentar nya author sangat senang... di tunggu bab2 berikut nya/Smile/
total 1 replies
Sunaryati
cerita makin oke, lanjut..
Niya: terimakasih atas dukungan nya author sangat terharu.... jangan lupa kasih like dan selalu nantikan setiap bab ny /Smile/
total 1 replies
Sunaryati
percepat nikahnya Alvin sama Dinda, keburu puasa. dan lagi dan lagi ip nya, Thoor
Niya: hallo bun terimakasih komentar nya.. di tunggu yahh bntar lgi mereka nikah /Determined/
total 1 replies
Rahma Putri
cerita yg bagus
Niya: terimakasih ka Rahma sudah komentar author sangat senang /Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!