***
1000 tahun yang lalu di sebuah kerajaan harimau dengan ratu bernama Alice harus terbunuh oleh kekasihnya sendri yang sudah berpacaran dengannya tiga tahun, dia di tusuk oleh kekasihnya bernama jaiden yang menyukai adik tiri dari Alice yaitu Bianca Jlleebbb
" Akkhh,,,,!
" hahaha,,, akhirnya aku akan menjadi raja harimau dan Bianca yang akan mengganti kan mu, wanita sialan,,,!
Degg,,,!
" t-tunggu pembalasan ku,!
Akhirnya Alice menutup mata dan meninggal dunia, disamping orang kepercayaannya yaitu Brayen
" tunggu ratu 1000 tahun lagi, kau akan kembali dengan reinkarnasi dari keluarga Anderson " bisik Brayen di telinga ratunya Tunggu kisahnya,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viie27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
jebakan liona
_______________
Esok harinya liona sudah membawa obat perangsang itu ke kantor milik bima, disana langit yang sedang memeriksa beberapa berkas di kejutkan oleh kedatangan liona yang membawa dua minuman di sana, liona sebelum masuk sudah memangil Aluna di ruangannya
Ceklekk
" kak lun,,!sini duduk, temani aku minum ini " ucap liona
Mereka tidak menyadari bila minuman itu ada obat perangsang yang dosis tinggi
Glek
Glek
Mereka meminum minuman itu dengan sekali tegukan, liona pun pamit untuk membuang sampah dulu
" aku keluar sebentar ya Lang, nanti kakak balik lagi " ucap liona
" iya kak,,!
Tidak lama efek obat itu mulai bekerja, apalagi Aluna sudah merasa kepanasan di sana apalagi AC sudah dingin.
" sshhh,, tuan apa ruangan ini tidak pakai AC ya ko panas sekali " ucap Aluna
" ahh,,, lun! Tolong aku ahh,,, aku butuh sentuhan ahh,,,!
Tidak lama langit pun menarik tangan Aluna memasuki kamar pribadinya dan langit langsung merobek baju milik Aluna dengan kasar
Srekkkk
" ahh,, ahh,,,!
Tanpa aba aba langit membobol keperawanan milik Aluna, langit tadinya susah untuk masuk tetapi dengan kerasnya pusaka milik langit sudah masuk di dalam goa milik Aluna
Blleesss
" Akkhh,,,.s-sakit! Hentikan ahh!
Aluna terus saja berteriak dalam genjotan senjata milik langit, dalam tempo pelan hingga cepat
" ahh,,,.ahh,, ahh!
" punya mu sempit sekali lun ahh,,,!
Langit pun langsung mempercepat tempo nya hingga menyemburkan benihnya di dalam rahim milik Aluna
" Ahhh,,,!!!
Di luar ruangan liona dan Gisel hanya cekikikan melihat kedua nya adu kelamin itu, Gisel memang tidak masalah dengan masa lalu Aluna, Gisel malah setuju langit bersama Aluna tidak dengan Ulfa itu yang terbilang murahan.
" ayo kak masuk " ucap liona
" ayok Li ,,,!
Brakkk
Mata mereka berdua pun membola saat liona dan Gisel masuk ke kamar pribadi nya itu, langit dan Aluna sedang beradu kelamin itu
" m-mama !!
" nyonya,,,!
" kalian,,,! Pokok nya mama ngga mau tahu kalian menikah, mama akan bicara sama papa kalau kamu menodai anak orang dan memperkosa nya tidak mau tanggung jawab hiks,, hikss,,! Anakku sangat jahat " ucap Gisel berakting
Liona yang mendengar ucapan Gisel rasanya ingin ketawa lepas, karna ini hanya akting dia hanya diam sambil menunjukkan muka datar nya itu
" mama,,! Jangan gitu dong, oke aku akan tanggung jawab ke Aluna ! Aku juga yang sudah merampas perawan Aluna " ucap langit
Mata Gisel pun membinar kala langit mengatakan kalau dia akan tanggung jawab ke Aluna, dan sebentar lagi dia akan mempunyai menantu.
" terimakasih sayang " ucap Gisel
Gisel dan Aluna melangkah pergi karna Gisel ingin mengajaknya ke mall dan membahagiakan dirinya, sedangkan liona masih menatap tajam langit dengan mata yang tajam
" apa kau terpaksa bertanggung jawab ke Luna " ucap liona
" k-kenapa kakak menanyakan itu " ucap langit gugup
" karna aku tidak suka ada kebohongan disini, bila kau tidak ingin tanggung jawab maka aku akan buat kau menderita langit " ucap liona
Glek
Tatapan liona itu ngga main main sangat mengerikan, langit saja sampai merinding melihat nya
" aku akan tanggung jawab tidak ada paksaan apa pun kak " ucap langit
Wajah liona yang tadinya tajam sekarang bisa tersenyum manis, liona suka berubah berubah wajahnya
" kakak sungguh aneh!
" apa kau bilang hah, mau kau bikin sosis mu ku potong kecil kecil hah,,!
Ucapan liona pun membuat langit menutupi asetnya itu, bagaimana Bila liona beneran memotong sosisnya itu
" kau jangan macam macam kak, ini masa depan ku tidak ada lagi " ucap langit
" hahahaha,,, mangkanya kau jangan macam macam denganku " ucap liona
" ya kak !
" ya sudah kakak pamit dulu mau menemui Leon ke kantor " ucap liona
Setelah kepergian liona pun langit mendesah pelan disana karna dia harus bertanggung jawab ke Aluna.
****
Dikantor Leon, liona langsung merebahkan tubuhnya di sofa dan tertidur, Leon yang tidak ada diruangannya sedang meting bersama clien.
Leon yang baru saja kembali dari meting di kejutkan oleh liona yang sedang tertidur di sofa
Ceklekk
" kenapa dia tidur di sofa sih, dasar bumil " ucap Leon yang sudah mengendong liona di kamar pribadi nya
Brakk
Leon pun membuka pintu itu dengan pelan, dan merebahkan tubuh liona di ranjang miliknya, setelah menidurkan liona, Leon pun mengambil selimut untuk menutupi tubuh liona
Cup
" istirahat lah sayang, aku didepan ya " ucap Leon
Cup
Leon pun meninggalkan kamar pribadi nya dan langsung menuju kursi kebesarannya disana
Krekkkk
" sungguh melelahkan " guman Leon
Tok
Tok
Tok
" masuk,!
Ceklekk
" tuan,! Ini berkas yang harus di tandatangani " ucap seketaris nya yang sudah membungkuk memperlihat kan dua buah dada nya
Leon sama sekali tidak tertarik dengan wanita murahan seperti dia, tandatangan dan langsung melempar berkas itu ke depan seketaris nya
Wusss
" ambil !! Jangan pernah berpakaian seperti jalang di hadapan ku, " ucap Leon dingin
" janga sok jual mahal tuan, kau akan menikmati nya bila kita berhubungan bukan, malah minta nambah " ucap Irene
Liona yang dari tadi sudah bangun, melihat perdebatan Leon dengan seketaris nya pun langsung keluar dari kamar pribadinya
Prok prok prok
" sayang, kau sudah bangun " ucap Leon menarik pinggang liona
Grebbb
" begini ya caranya seketaris mengoda atasannya dengan tubuh mu itu hah,! Apa kau tidak laku menggoda pria yang sudah punya istri hah,,! " ucap liona yang sudah duduk di pangkuan Leon
" istri,,,!
" ya aku istrinya, dan aku sedang mengandung buah cinta kita,! Lebih baik kau bersikap selayaknya seketaris, bila aku melihatmu bertingkah lagi, akan ku potong kedua tanganmu itu hah " ucap liona
Irene pun tidak takut dengan ancaman liona itu, dia pun membalas tatapan tajam nya ke arah liona
" kau berani menantang ku hah,,!
Liona pun memainkan jari, dengan hitungan detik tubuh Irene kedorong oleh kekuatan liona hingga menabrak pintu milik Leon hingga tidak berbentuk
Bruuakkkk
Semua karyawan pun menatap Irene tidak suka karena sering menggoda tuan Leon dengan pakaiannya.
" tunggu disini sayang " ucap liona
Leon pun mengangguk dia akan menunggunya di ruangannya, Raka dan Rafael yang melihat pun terkejut, Arkana sedang di suruh keluar jadi tidak tahu kejadian ini
" siapa yang sering masuk ke ruangan suamiku " bentak liona
" dia nyonya,,! " ucap Vivi sang karyawan Leon
Yang menunjuk Irene
Liona pun maju melangkah ke arah Irene pun dengan menatap nya dengan tajam, seakan dia tidak takut sama sekali dengan liona.
" kau ingin mati sia sia apa mau pelan pelan hah " ucap liona
" jangan pernah bermimpi untuk membunuhku sialan, Leon milikku " ucap Irene
KrKkkkkk,,,
Liona pun mencekik leher Irene, banyak yang menyaksikan liona mencekik leher Irene disana
Grebb
" sayang sudah, nanti biar Rafael yang mengurusnya " ucap Leon yang sudah memeluknya
Bersambung
saya sukaaa..lanjutkan