NovelToon NovelToon
Terjebak Keadaan ( Aku Bukan Pelakor )

Terjebak Keadaan ( Aku Bukan Pelakor )

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Tidak wanita yang ingin menjadi perusak rumah tangga wanita lain, begitu pun dengan Rachma yang terjebak dalam pernikahan kakak tirinya sendiri di malam pertama pernikahan kakaknya.

" kak, ini tidak seperti yang kakak lihat, Rachma di jebak dan Rachma ngga tau kenapa mas Dewa bisa berada di kamar Rachma " ucap Rachma pada Airin kakaknya.

" ternyata kamu sama saja dengan ibu mu yang hanya bisa menjadi perusak rumah tangga orang lain " ucap Bu Cika.

Sebenarnya apa yang terjadi pada Rachma dan suami dari Airin kakak tirinya Rachma, dan bagaimana nasib Rachma setelah malam itu ??

Pantengin terus ya cerita Rachma, Airin dan laki laki yang masih bersembunyi di pikirkan author tentunya.

Jadikan cerita ini sebagai bagian favorit kalian agar bisa tau update terbaru cerita ini

Happy Reading 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekhawatiran Bu Laras

Rachma yang baru saja selesai membersihkan rumah almarhumah ibunya pun kini sedang terduduk di sofa ruang keluarga dimana di sana banyak sekali kenangan dirinya dan juga ibunya yang harus menjadi single mother untuknya selama ini.

" bantu Rachma Bu dan doakan Rachma agar bisa sekuat ibu dulu " ucap Rachma yang malah tertidur di atas sofa ruang keluarga.

Mentari pagi ini terasa berbeda bagi Rachma dimana kini Rachma harus berjuang seorang diri di dunia yang kejam ini, meski Rachma sejatinya masih memiliki seorang ayah tapi baginya ada dan tidak adanya ayahnya tidak lah berpengaruh besar bagi Rachma.

" semangat Rachma kamu pasti bisa !!" ucap Rachma menyemangati dirinya sendiri saat dirinya baru saja bangun dari tidurnya.

" aku harus memulai semuanya lagi, bunda saja bisa hidup mandiri tanpa ayah kenapa aku tidak bisa hidup tanpa mas Dewa, aku pasti bisa !!" ucap Rachma sambil mengusap setitik air mata yang mengalir di sudut matanya.

Sama halnya dengan Rachma, dewa merasa pagi ini terasa hampa meski Airin ada di sampingnya tapi bagi Dewa kepergian Rachma sudah membawa separuh hidupnya.

" mas kita jadi pindah hari ini ?" tanya Airin yang baru saja selesai sarapan bersama dengan Dewa dan kedua orang tuanya.

" hemm ... " ucap Dewa tanpa melihat ke arah Airin tapi tak lama Dewa langsung melihat ke arah Airin dan tersenyum lebar saat tersadar dimana kedua orang tua Airin masih ada di sana.

" iya sayang, bahkan mas sudah menyuruh seseorang untuk membersihkan rumah yang akan kita tinggalin siang nanti " ucap Dewa berubah hangat.

Pak Harto yang baru saja tau jika anak perempuan nya akan di bawa oleh suaminya pun melihat ke arah istrinya yang terlihat sedih karena tidak pernah jauh dari Airin.

" apa kalian tidak leluasa tinggal di rumah ini ?" tanya pak Harto yang tak tega melihat kesedihan istrinya.

" kami akan sering berkunjung kesini atau mungkin ibu bisa sesekali datang ke rumah " ucap Dewa sambil menggenggam tangan Airin.

" baiklah jika seperti itu, semoga kalian selalu bersama dalam keadaan apapun " doa pak Harto, tapi hatinya memikirkan anak perempuan nya yang lain yang hingga saat ini masih belum ada kabarnya sama sekali.

" andai Rachma ada di sini, saat Airin pergi rumah ini pasti tidak akan terasa sepi " ucap pak Harto yang masih terdengar oleh Dewa.

" apa bapak masih mengharapkan Rachma untuk kembali ke rumah ini ? Sedangkan disini Rachma tidak di anggap " ucap Dewa yang tak tahan tak membela Rachma.

" sudah mas, yang harus kita fokuskan adalah rumah tangga kita " ucap Airin sambil mengusap punggung tangan Dewa, melihat apa yang di lakukan Airin membuat Dewa tidak bisa berbuat banyak selain mengangguk karena Dewa tidak mau semua usahanya gagal karena dirinya yang tak bisa mengendalikan emosinya.

" bersiaplah, saat ini juga kita akan ke rumah baru kita " ucap dewa yang sudah tidak sabar keluar dari rumah orang tua Airin.

" kenapa harus buru buru " Bu Cika masih berusaha menghentikan ajakan Dewa pada Airin tapi karena tak ingin Dewa kembali mengacuhkannya.

" biarkan saja Bu, ini akan memberikan kedewasaan pada Airin dan juga Dewa " ucap pak Harto.

Bu Laras yang terus memikirkan Rachma setelah kepergian Rachma kemarin membuatnya tidak bisa memejamkan mata semalaman penuh dan itu tak luput dari perhatian pak firma.

" kenapa Bu ? Apa kamu sekarang merasa kasihan pada Rachma ?" tanya pak firma memastikan apa yang ada dalam pikirannya.

" padahal ibu meminta Rachma untuk memberi kabar pada ibu, tapi hingga saat ini Rachma tak menghubungi ibu " ucap Bu Laras.

" apa jangan jangan Rachma dalam bahaya yah ?" tanya Bu Laras yang tiba tiba berpikiran buruk.

" kita doakan saja Rachma baik baik saja dan bisa menjaga dirinya sendiri " ucap pak firma.

" dan jika memang kita di takdirkan bertemu pasti kita akan bertemu lagi dengan Rachma, percaya lah " ucap pak firma.

" ayah benar, kita hanya bisa mendoakan Rachma dari jauh karena menurut cerita dewa jika Rachma kini hanya punya ayahnya yang bahkan tak bisa berbuat apapun jika istrinya sudah berbicara apalagi menyangkut Rachma " ucap Bu Laras.

Dewa dan Airin kini benar benar pindah ke rumah yang sebenarnya belum di bersihkan dewa, bahkan rumah itu terlihat kotor dan tak terawat.

" mas, katanya mas sudah menyuruh seseorang untuk merapihkan rumah yang akan kita tempati " tanya Airin yang memang tidak terbiasa mengurusi pekerjaan rumah.

" entahlah, mungkin orang itu tidak sempat membersihkan " ucap Dewa cuek sambil menyimpan koper mereka berdua di ruang tamu rumah nya.

Dewa membuka kain yang menutupi segala furniture yang ada di rumah yang menurut Airin tidak seperti rumah orang tuanya yang besar dan megah.

" sebaiknya kamu mulai membersihkan rumah ini, karena mas harus pergi ada yang harus mas urus di kantor " ucap Dewa cuek.

" apa Airin harus membersihkan rumah ini seorang diri ?" tanya Airin yang membayangkannya saja sudah membuat badannya gatal gatal.

" lalu apa harus mas yang membersihkannya ?"

" Apa kamu pikir mas akan menggunakan jasa pembantu untuk membantu kamu membereskan rumah ini ? Maaf mas tidak mau sampai kita memiliki anak " ucap Dewa mencari alasan.

" tapi Airin tidak terbiasa melakukan hal ini ?"ucap Airin yang masih mencoba bernegosiasi dengan Dewa.

" tapi Rachma seperti nya terbiasa mengerjakan pekerjaan yang seperti nya sangat kamu hindari "

Mendengar nama Rachma membuat Airin langsung mengambil sapu untuk mulai membersihkan rumah ini, bahkan ini kali pertama Airin melakukan hal ini seumur hidupnya.

Dewa langsung pergi tak memperdulikan Airin yang akan bisa atau tidak mengerjakan pekerjaan rumah, Dewa yang sudah memiliki janji dengan seorang teman yang akan membantunya mencari Rachma yang hingga saat ini masih belum bisa Dewa temukan.

" maaf aku terlambat datang " ucap dewa sambil menyalami temannya yang sudah datang lebih dulu.

" santai, aku sangat memaklumi bagaimana perasaan pengantin baru yang selalu ingin bersama dengan belahan hatinya " ucap teman Dewa yang bernama Aditya.

Dewa hanya tersenyum masam mendengar semua ucapan temannya yang memang sudah lama tak pernah bertemu.

" tolong carikan wanita yang ada dalam foto ini " ucap Dewa sambil menyerahkan foto Rachma yang baru saja iya cetak.

" siapa dia ?" tanya Aditya yang merasa pernah melihat wanita yang sedang Dewa cari.

" dia istriku " ucap Dewa enteng.

" istri ? " Aditya yang juga datang ke pernikahan Dewa dan Airin jadi heran kenapa wanita itu yang Dewa akui sebagai istrinya.

" ceritanya panjang, tapi yang pasti dia istriku yang sangat aku cintai dan kerena suatu hal membuatnya memutuskan untuk pergi dariku " ucap Dewa menceritakan garis besarnya saja.

" jika dia memutuskan untuk pergi mungkin ada sesuatu yang membuatnya yakin jika memang ini keputusan yang terbaik, jadi menurut ku "

Belum selesai Aditya menyelesaikan ucapannya Dewa sudah memotong ucapan Aditya.

" aku tau, tapi aku tak bisa membiarkannya pergi tanpa aku tau bagaimana keadaan nya ?

✍️✍️✍️ apa Aditya mau membantu Dewa menemukan Rachma, ataukah Aditya sebenarnya sudah mengenal dan tau dimana Rachma berada ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘😘😘

1
Puji Rahayu
mending pergi dr semua nya dr kluarga toxic drpd sllu di fitnah n di hina.
cari kehidupan yg tenang.
aku pun mengalami nya.
kl rachma kluarga tiri
pdhl aku kluarga kandung.
hanya menjaga kewarasan diri😊
Puji Rahayu
permisiii...numpang lewatt...😄
salam kenal thor..😊
singgah achhh...😉
moga syukak karya2 mu thor...
smngattt dlm berkaryaa...✊✊✊
R-kha: terimakasih sudah mampir semoga suka dengan cerita nya dan support balik buat kakak ☺️☺️
total 1 replies
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
hafir
Nurlaila Hasan
suka dgn ceritanya,, partnya jga ga panjang,,/Heart/
R-kha: terima kasih sudah mampir dan support nya
total 1 replies
Nurlaila Hasan
suka
MFay
Kok ending nya gini butuh extra part klo gini thor
Eva Nietha✌🏻
Gantung thor😔
Eva Nietha✌🏻
Rumit
Eva Nietha✌🏻
Seru
Eva Nietha✌🏻
Gumussss sm bu cika
Eva Nietha✌🏻
Lanjut
Eva Nietha✌🏻
Apa boleh sesakit itu 😢
Eva Nietha✌🏻
Rachmat hamil
Eva Nietha✌🏻
Ketika cinta harus memilih
Eva Nietha✌🏻
Ttp aja ga enak jd madu pahit
Eva Nietha✌🏻
Lanjut
Eva Nietha✌🏻
Msh setia
Eva Nietha✌🏻
Lanjutkan
Eva Nietha✌🏻
Lanjut
Eva Nietha✌🏻
Semoga Rahma bisa lebih strong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!