ini lanjutan season pertama jadi baca juga season pertamanya ya ,,,
keysa anak biasa saja, tidak pintar, dan juga tidak diharapkan keluarganya.
Hingga tiba saat dia dipertemukan dengan sahabat Papanya yang memberinya banyak cinta seperti cinta pada anak kandungnya, bukan hanya cinta dari sahabat Papanya tapi juga cinta dari anak-anaknya, tapi penderitaannya belum berakhir.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Karyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
"Ngapain ya mama dan papa ke Sukabumi, " Kata Reza bingung
Raysa juga bingung
Di jalan Reno melihat ke arah Keysa
Wajahnya memar seperti itu pasti sangat sakit,di tubuhnya pasti juga seperti itu batin Reno
Reno kembali melihat ke depan
"Keysa ini cemilan makanlah " ucap Renata
Keysa mengambil nya dan memakannya "kakak mau ? " tanya nya
Reno memberi kode tidak tapi Keysa langsung menyuapi Reno ,Reno terpaksa memakannya.
Reno tidak suka ngemil seperti papanya tapi saat di suapi dia jadi mau,mungkin apa yang di rasakannya pada Keysa sama seperti yang dulu Vino rasakan pada ku batin Renata
Vino juga melihat ke arah Reno yang dengan santai memakan yang di berikan Keysa
Sesampainya di Sukabumi mereka langsung ke pemakaman.
Vino dan Reno membuka payung ,mereka berjalan mendekati makam Yuda.
"Ini makam papa,gak ter urus karna aku sudah beberapa bulan gak ke sini " ucap Keysa sedih
Renata tidak bicara dan hanya menatap makam di depannya yang penuh dengan rerumputan.
*Ma*afkan kami karna tidak tau apa yang kalian alami batin Renata
kami akan menjaga Keysa untuk mu dan memberikannya kehidupan yang layak batin Vino
*W*alau aku hanya ingat sedikit tentang om tapi aku ingat kebaikan om saat mengurusku dulu batin Reno
*P*a dulu papa ingin mempertemukanku dengan mereka, sekarang aku sudah bertemu mereka,papa bahagia kan aku membawa mereka ke sini menemui papa batin Keysa
Renata menitikkan air mata hingga jatuh ke rerumputan.
Reno mencabut rumput bersama Vino,
Vino menelpon Tio dan menyuruhnya memindahkan makam ke Jakarta.
"Kami akan memindahkan makam papa mu ke Jakarta dan memberikan rumah makam yang bagus " ucap Renata
"Terima kasih " kata Keysa
Mereka pergi makan
"Makan yang banyak " ucap Renata
Keysa mengangguk menatap Renata,Renata memegang kepala Keysa dan mengusapnya lembut.
Vino tersenyum melihatnya
*Ak*u sangat beruntung mempunyai istri seperti ini batinnyq
Reno menatap Keysa yang lagi makan,
Keysa melihat ke arahnya
"Apa aku makan belepotan? "
"Tidak,cepat habiskan " ucap Reno
Keysa tersenyum
Di mobil
Akhir -akhir ini banyak hal yang serba kebetulan ,mungkin ini memang takdir batin Reno
"Kita ke hotel terdekat dulu, besok baru pulang setelah mengurus perpindahan makam" kata Vino
Di hotel
"Pesan 2 kamar saja mama sama Keysa saja ,Papa sama Reno" ucap Renata
"Gak bisa " kata Vino tidak setuju
"Pa cuma semalam lo "
"Pesan 1 kamar saja ambil yang dua tempat tidur." pinta Vino
"2 kamar "
"Kalau gak mau 1 pesan 3,Reno dan Keysa sendiri -sendiri "
Reno hanya geleng -geleng kepala
" ma, pa jangan berdebat lagi ,ayo pesan sekarang "
"Ya sudah pesan 1 saja " kata Renata mengalah
"Aku cari baju ganti dulu sama Keysa " kata Reno
Reno pergi ke toko bersama Keysa,Keysa hanya mengikuti dari belakang.
"Kau pilih untuk mama juga di sana "
Keysa mengangguk.
Reno memilih pakaian biasa sambil sesekali melihat ke arah Keysa yang sibuk memilih.
Setelah membayar mereka langsung pergi
"Oh ya kak waktu itu terima kasih sudah mengajariku ,aku jadinya gak di tangguhkan ,terima kasih banyak "
"Ya,baguslah kau lulus jadinya usaha kita gak sia- sia"
Keysa tersenyum
Reno memegang wajah keysa " ini pasti sakit kan ?"
Keysa mengangguk
"Kalau kau di pukul lagi ,kau harus lari jangan hanya diam saja " kata Reno
"Ini sudah biasa "
"Apa kau mau tinggal bersama kami? " tanya Reno
Keysa menggeleng
"Kenapa? "
"Karena kalian orang baik,aku tidak boleh membuat kalian dalam masalah "
"Di rumah kami kau akan aman, "
"Aku lebih suka di kontrakan "
"Tapi mama pasti akan berusaha supaya kau tinggal di rumah "
Benar kata orang kita senang, bahagia atau sedih kita sendiri yang ciptakan, apa gunanya perjuanganmu selama ini?
apakah keisya akan terjebak dengan cinta kakak beradik?
selalu menanti ni