NovelToon NovelToon
Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Ahli Bela Diri Kuno / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: syila hasna

Wu Sheng adalah Ahli Bela Diri yang sangat berbakat di dalam bidang pengobatan, formasi dan menjinakkan Hewan Buas yang meninggal karena serangan mendadak dari musuhnya.

Wu Sheng yang tau jika hidupnya tak akan lama lagi berharap bisa kembali ke masa lalu untuk bisa menyelamatkan Keluarga dan juga wanita tulus padanya dari musuh yang bersembunyi tiba-tiba menemukan keajaiban.

Pedang Misterius yang menjadi Pusaka Keluarganya yang menjadi Harta Berharga baginya tiba-tiba bersinar terang dan membawanya ke masa sebelum semua mimpi buruk terjadi.

Apakah Wu Sheng berhasil menyelamatkan Keluarganya dari musuhnya? Apakah Wu Sheng bisa hidup bahagia bersama wanita yang tulus padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syila hasna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20. Tangga ke Seratus

Wu Sheng yang memaksa tubuhnya untuk terus bertahan dari semua tekanan pada setiap langkahnya menaiki tangga dengan niat dan keinginan yang kuat untuk menjadi kuat membuat Wu Sheng mendapatkan keberuntungan.

Tubuh yang lemah berubah menjadi kuat, kekuatan yang menghilang secara mendadak kembali pulih dan tingkat kultivasi yang awalnya di tahap Pertama berubah menjadi tahap Kedua dalam waktu singkat.

"Aaaarrggghhh! Hah! Hah! Hah!" ucap Wu Sheng dengan suara yang lantang dan nafas yang tak beraturan serta keringat yang mengalir sangat banyak tanpa hentinya.

"Tubuh ini telah berubah menjadi sekuat Baja. Aku bahkan tak merasakan tekanan kuat yang aku rasakan sebelumnya!" ucap Wu Sheng dengan wajah yang gembira.

"Sekarang adalah saatnya bagiku untuk menaklukan anak tangga ini satu persatu!" ucap Wu Sheng dengan percaya diri dan tekad yang kuat.

Wu Sheng yang terus naik ke atas terus membuat dirinya bergerak melewati batasan yang ada hingga akhirnya Wu Sheng berhasil mencapai puncak tangga.

Tepat setelah Wu Sheng berhasil berdiri di tangga ke seratus, sebuah angin yang sangat kuat muncul berhembus yang membuat Wu Sheng terpaksa melindungi dirinya.

"Sial! Angin apa ini? Kenapa terasa sangat aneh dan mengeluarkan hawa yang sangat dingin?" tanya Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang curiga dan tatapan mata yang menyipit.

Kecurigaan itu pun akhirnya benar, jiwa yang membuatnya menaiki anak tangga secara tak terduga berdiri di depannya dengan tingkat kultivasi yang sama dengannya.

"Aku adalah orang yang akan mengujimu dalam tea di tangga ke seratus ini. Jika kau berhasil menang dariku maka kau akan mendapatkan Pelahap Api yang merupakan Api Bumi nomor satu di Daratan ini!" ucap Jiwa itu dengan wajah yang serius.

"Aku tak hanya akan memberimu Pelahap Api tapi aku juga akan memberimu Gulungan ini yang merupakan informasi mengenai bahan dan langkah membuat Pil Luan atau Pil Tubuh Emas!" ucap Jiwa itu dengan senyum yang licik.

Wu Sheng yang menyadari bahwa akan banyak sekali keuntungan yang akan didapatnya jika berhasil menang tapi Wu Sheng juga sadar pada jarak perbedaan yang besar meski Jiwa itu telah menurunkan kekuatannya.

"Meskipun Senior mengatakan hal yang sangat manis seperti itu tapi itu sangat tidak sebanding dengan usahaku karena aku pasti tak akan bisa menang melawan Senior yang memiliki pengalaman pertarungan yang hebat!" ucap Wu Sheng yang menolak dengan sangat keras keinginan itu.

Jiwa yang mendengar perkataan wu sheng pun tertawa dengan sangat keras hingga membuat Wu sheng menjadi bingung dibuatnya.

"Hmmm, bagaimana jika kemenangan dalam pertandingan ini ditentukan dengan dirimu!" ucap Roh itu sambil tersenyum licik dan menunjuk ke arah wu sheng berada.

Wu Sheng yang merasakan firasat yang buruk tapi tak bisa melakukan apapun hanya bisa diam sambil menatap tajam.

"Jika seperti itu maka aku hanya akan berdiri di sini dan membiarkanmu menyerang tiga kali di awal. Lalu jika kau berhasil membuatku bergerak dari tempatku ini maka kau bisa dinyatakan menang!" ucap Roh itu dengan wajah yang percaya diri.

"Aku setuju dan aku yakin bahwa aku pasti akan menang!" ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat dan rasa ingin menang yang tinggi.

#Bersambung#

Apakah Wu sheng berhasil membuat Roh tersebut bergeser dari tempatnya meski sangat sebentar? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..

1
dewa pedang
wkwkwk judul ya bingung di awal 🤣🤣
Alana kalista
"Meskipun banyak rintangan, mereka tidak pernah menyerah pada cinta. Salut! 👏"
Dadang Supriatna
rersenyum licik .. tersenyum licik .. kaya gimana coba praktekan .. dasaaaar beleguuug siaaah ...
Rusdi Dunggio
mantaaaap
Alfa Kristanti
/Heart//Heart//Heart//Heart/
Hilmiya Kasinji
Luar biasa
orang gabut
ohhh macam tu
Hilmiya Kasinji
ijin baca kak
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
Iwa Kakap
atithor setan.. anjing .. tolol goblok..
lo klo begok jgan nulis dulu.. tunggu pintar dulu.. cerita udah lumayan kpk jadi rusak begini.. dah lah bintang 1 buat lo.
gw un like
Agunk Putra
ya bagus orang sepeti itu memang pantas mendapakan nya
Agunk Putra
kenapa pil teribosan kan tinggal satu , kenapa ga di minum dan juga bikin lagi , lupa ya thor
Agunk Putra
serangan dari siapa
Agunk Putra
di kurus dulu tenaganya
Agunk Putra
siapa
Agunk Putra
siasat jitu
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ SENJA
trik jahatnya apasih? aku kok baca ulang ga nemu triknya 😓😂
Aura Ayu: iya bro, tapi masih bagus lah yaa baca terus aja dulu😅
total 1 replies
Abeey Hisyam
alurnya sudah bagus, konsentrasi terus di tata bahasanya agar pembaca tetap konsen, gunakan metode deduksi n induksi, serta munculkan Dauk et cinema
𝙕𝙯𝙯: Mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Abeey Hisyam
/Hammer//Gosh/
Sunar To
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!