Aluna Deandra yang memilih jalan bunuh diri karena tidak sanggup untuk melihat kedua orang tuanya menanggung malu. Dia sudah membulatkan tekadnya untuk bunuh diri dan melompat dari atas jembatan yang katanya sangat angker.
Tapi saat dia sudah memutuskan untuk bunuh diri, Tiba-tiba saja dia di selamatkan oleh sosok pria tampan yang memiliki mata merah yang sangat menyeramkan.
Axel Lucio Sosok pria tampan yang memiliki mata merah saat hari berganti malam pun tiba-tiba saja menyelamatkan sosok wanita yang ingin mengakhiri hidupnya di jembatan yang menjadi saksi bisu bagaimana tragisnya masa lalu yang di alaminya ratusan tahun yang lalu.
Namun saat dia melihat wanita itu, Dia langsung meninggalkannya begitu saja karena wajah wanita itu sangat mirip dengan wanita yang berada di masa lalunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pilihan Sulit
Axel terus meyakinkan Aluna untuk merelakan bayi mereka setelah memberitahu wanita itu bahwa dia tengah mengandung calon anak vampir yang jika di teruskan maka nyawanya berada dalam bahaya.
Axel berusaha untuk terus membujuk Alina, namun wanita itu ternyata sangat keras kepala karena dia menolak untuk menguburkan anaknya.
Dia tidak akan mau melakukan hal itu walau Axel terus membujuknya. Bagaimana pun caranya Aluna tidak bisa meneruskan anak itu untuk tetap hidup karena nyawanya akan menjadi taruhan utamanya.
" Aluna..."
" Aku mohon biarkan aku tetap mengandung anak ini. Terlepas dia anak vampir atau anak iblis sekali pun biarkan aku mengandungnya sampai dia melahirkan. Biarkan aku mengandung anak ku. " Aluna tetap pada pendiriannya.
Dia tidak ingin mengugurkan anak ini. Karena hanya ini lah yang di milikinya saat ini. Aluna akan melakukan hal apa pun demi keselamatan anaknya ini.
Bahkan dia juga terus berusaha untuk meyakinkan Axel yang kini tengah berlutut di hadapannya. Dia berharap Axel bisa menerima keputusannya untuk terus bisa mempertahankan kandungannya saat ini karena dia memang sangat mencintai anak yang tengah dia kandung. Walau itu anak vampir sekalipun.
" Tolong pikirkan lagi Aluna, Pikirkan lagi semuanya. " Ucap Axel lagi yang masih berusaha agar Aluna mau mengerti dirinya dan bisa merelakan anak itu.
Tapi sekeras apa pun Axel berusaha untuk meyakinkan Aluna, Dia tetap pad pendiriannya untuk terus menyakinkan Axel bahwa dia akan baik-baik saja.
" Axel, Berikan tangan mu pada ku. "
" Tapi Aluna--" Aluna mengambil tangan Axel dan membawanya ke perut Aluna yang selama ini tidak bisa di sentuh olehnya.
Seberapa kuat Axel mencoba merasakan anaknya, Dia tetap tidak akan bisa. Tapi saat Aluna yang membawa tangannya, Axel bisa menyentuh anaknya.
Dan apa yang di lakukan Aluna membuat Axel merasakan kebahagiaan yang luar biasa saat dia bisa menyentuh dan merasakan anak yang kini tengah berkembang di dalam diri Aluna.
" Apa anak vampir akan tumbuh secepat ini ? Kenapa rasanya baru berapa hari aku mengandung tapi perut ku sudah sebesar ini. "
" Tidak ada yang bisa tahu kapan mereka akan lahir Aluna. Pada umumnya anak seorang vampir sangat membahayakan bagi ibunya. Dia bahkan bisa menghisap darah ibu saat masih berada di dalam kandungan. Maka aku meminta mu untuk menguburkan anak kita Aluna. Anak kita bukan anak vampir biasa. Dia keturunan pengaduan kegelapan dan raja iblis Aluna. Ayah dan ibu mu saja sampai melebur dengan api karena kelahiran ku. Tapi kau Aluna, Kau bisa saja terjadi seperti itu karena anak kita. " Ucap Axel yang memberikan pengertian terhadap Aluna.
Axel masih berharap bahwa Aluna bisa mengerti tentang dirinya dan mengerti bahwa dia tidak akan bisa mengandung dan melahirkan anak mereka.
" Ayah dan Ibu kamu memilih untuk melebur dengan api demi kamu, Begitu juga dengan aku Axel. Aku rela mati demi anak ku. "
" Tapi mereka mati bersama Aluna, Sementara aku ? Apa aku bisa melewati hari tanpa mu ? Aku tidak bisa Aluna. " Ucap Axel yang terlihat begitu frustasi dengan Aluna yang masih bersikeras untuk mempertahankan anaknya.
Dia tidak akan goyah dengan siapa pun. Termasuk Axel sekali pun.
" Maka temani aku untuk mempertahankan semua ini Axel. Anak kita tidak bersalah. Kamu sudah merasakannya dan aku berharap pada Tuhan agar memberikan ku kehidupan yang lebih panjang bersama mu. Walau aku harus kehilangan nyawa ku demi anak ini, Tapi aku akan tetap selalu ada bersama mu. Aku akan berada di dalam hati mu Axel. "
...🧛🏼🧛🏼🧛🏼...
hrs nya kan hy axel yg bs jagain kok rumit ceritanya 🙈