NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: ulfatun khasanah

Perjalanan Cinta 3 Saudara, yang kompak walau sering berdebat, mereka mempunya kemistri yang sama, tempat ghibah tempat curhat dan tempat berbagi kasih sayang.

Ya Al El dan Il, biasa di kenal Zula, karena dia merasa beda karena perempuan sendiri dan enggan di urutkan dengan kedua abangnya yang nama panggilannya cukup singkat dengan 2 Huruf saja

Mereka kompak bergelar S2 dan S3, kompak pula menemukan jodohnya dengan PERJALANAN CINTA 3 SAUDARA , dengan berbagai karakter dan juga kisah cinta yang akan membawa mereka sama sama kedalam bahtera tumah tangga

Gimana kelanjutan kisahnya saksikan dan setia membaca di novel kami 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PECAT

" Enak aja... enggak bakalan amit amit jabang bayi punya pacar kayak tuh Ryan, " jawab Zula cepat karena saking sebal dan kesalnya dengan Ryan

" Jangan gitu ya La, biasanya" ucap al terhenti

" Diam, amit amit jabang bayi pokoknya" kesal Zula gak terima dengan ucapan Al

Al justru tertawa ngakak mendengar ucapan Al yang terkesan meledeknya terus

" Alah alah, udah pulang yuk, udah sore nih" ajak Al merasa tugasnya udah siap

" Biasanya pulang jam berapa?" tanya Zula kurang faham jam kerjanya

" Jam 4 setengah 5 sih, " jawab Al sambil melihat arloginya

" Ini masih setengah 4, gak mau gaji buta ah" jawab Zula sambil nyengir

" Sok sok an lho La la.." ucap Al sambil nonyor Zula

" Udah ah Ula mau kebawah aja, kasian kak Nadia nungguin sendirian " ucap Zula pamit

" Ya udah ayo bareng abang" ucap Al sembari menggandeng Zula

Zula kumat pikunnya dan asal ngikut aja, apa lagi di gandeng oleh abang kesayangannya

Mereka naik lift masih sepi, dan tiba di kantai 5 lift terbuka Zula langsung gelagapan tanpa gandengan tangan pada abangnya

Untung yang melihat gak curiga dan gak melihat Zula dan Al bergandengan

Di bawah Zain bersama dengan Ryan dan Irfan berjalan dan akan kembali ke ruangan masing masing, berpapasan dengan Al dan Zula

Zain kembali bangga melihat kehebatan putri kesayangannya yang bisa berpresentasi secara sempurna

Zula kemudian pamit kembali ke mejanya karena gak enak dengan Nadia yang sudah di tinggal lama

Zain pun mengangguk sambil tersenyum bangga pada buah hati kesayangannya itu

Seperginya Zula Ryan terus menatapnyaz dan masih penasaran dengan Zula yang sebagai penyelamatnya kali ini

" Bah langsung pulang yuk" ucap Al ngajak pulang Zain

" Bentar Abah mau ambil tas dan laptop dulu, apa mau kamu ambilkan?" ucap Zain

" Ya udah Al Ambilkan, Abah tunggu di mobil aja dulu" jawab Al menyetujui

" Enggak lah, ada yang perlu abah kerjakan juga di atas, ayo ke atas dulu" ujar Zain kembali berjalan

Zain Irfan dan Al kemudian kembali ke lantai atas, yang mana Al sudah ngedumel karena sia sia sampe lantai bawah

" Udah lah Al, itung itung nganter adekmu turun " jawab Zain yang mendengar semua dumelan Al

Di bangku resepsionis Nadia sangat khawatir pada Zula yang cukup lama meninggalkannya

" Kamu tadi kemana? gak nyasar kan?" tanya Nadia panik

" Ah kakak.. kan pake google maps" jawab Zula sambil tertawa

" Kamu bisa aja," ucap Nadia tersenyum

" Kemana aja tadi?" tanya Zula lagi

" Oh.. Tadi mendampingi pak Ryan selesaikan tugasnya, dia ganteng ganteng ternyata goblok" ucap Zula lantang dan tentunya di dengar oleh Ryan yang akan menghampiri Zula

" Suut... Gak boleh, jangan keras keras tuh masih ada orangnya" ucap Nadia berbisik

Nadia pun heran dengan Zula anak baru tapi ngomongnya suka ceplas ceplos, dia bahkan ketakutan sendiri mendengarnya

" Coba kamu ulang lagi" ucap Ryan menghampirinya

" Hehe.. Sore pak," ucap Mereka kikuk

" Gimana anak kecil, kamu tadi bilang saya kenapa? coba bisa di ulang lagi?" tanya Ryan makin mendekat

" Komisi mana pak" jawab Zula gak nyambung dan mengalihkan pembicaraan

" Komisi komisi, Kamu bahkan merubah hampir semua persentasi yang saya buat" jawab Ryan sadar karena banyak banget pekerjaan Ryan yang sudah di ubah olehnya

" Kamu tadi gangguin beliau, terus gimana kerjaannya tadi?" kaget Nadia makin khawatir

" Yang penting tetap lolos donk, tetap dapat kerja sama dengan baik, gitu pun yang dapat nama baik juga bapak kan di hadapan pak Bos besar, " jawab Zula tanpa rasa takut sama sekali

Bahkan saat ini ucapan Zula yang cukup nyolot menjadi pusat perhatian banyak karyawan, apa lagi nyolotnya sama atasannya yang sangat di segani seluruh karyawan

" Gitupun gak mau di salahkan, dasar pekok" ucap Zula melirihkan kata terakhirnya

" Apa?" tanya Ryan gak kalah nyolot

" Gak apa apa, bencong" ucap Zula lirih dan mendekatkan mukanya pada Ryan

" Apa kamu bilang? " kesal Ryan makin di remehkan oleh Zula

" Pengecut" ucap Zula makin sadis dengan nada lirih

Melihat pertempuran sengit Zula dan Ryan makin membuat Nadia ketakutan, mau melerai bingung sendiri harus pilih yang mana, akhirnya cari aman dan pergi meninggalkan mereka berdua

" Heh" tujuk Ryan makin kesal

" IYA ELO PENGECUT, " tambah Zula makin menantang

" Buktinya elo gak pernah mau mengakui keberhasilan orang lain, dan justru mencari kesalahan orang lain untuk menutupi kesalahan dan kelemahanmu" tambah Zula makin membuat Ryan mengepalkan tangannya dan

Brank.....

Tangan Ryan memukul keras meja resepsionis, dan mengagetkan semuanga

" Elo mua gue pecat?" ancam Ryan saki g kesalnya

" Oh beneran mau pecat gue? pikir pikir aja dulu" ucap Zula santai

" Kalau loe mecat gue, 1. ini perusahaan bukan milik loe, loe tidak bisa sewenangnya, dan yang ke 2. loe bakalan susah dapaten karyawan seperti gue lagi, yang cantik kece, dan pastinya terdas gak kaleng kaleng" songong Zula sambil menaik turunkan alisnya

Pertarungan sengit keduanya seketika menjadi oleng di saat wajah imut dan menggemaskan Zula keluarkan

Bahkan Ryan sendiri sempat terkesima dengan kecantikan Zula, tapi rasa gengsi dan kesal kembali muncul

" Sok cantik loe" kesal Ryan

" Emang gue cantik, dari pada El ganteng ganteng OON" cetus Zula makin sengit

" Pak Ryan yang terhormat, anda itu udah saya bantu, dengan senang hati dan iklas lillahi taala, ucapan terimakasihpun tidak anda ucapkan kepada saya, jangan cari perhatian lewat keributan deh, bikn capek aja" ucap Zula lagi makin santai

Ryan sudah kalang kabut, memang ucapan pedas Zula ini tidak bisa di jawab lagi, dia sendiri bingung kok ada karyawan baru yang bisa bisanya seenaknya kepadanya

" Anda gak malu jadi pusat perhatian para karyawan anda? Kalau saya hanya karayawan bawahan, nama gak penting, lha anda, seorang wakil presiden direktur yang terhormat dan terpandang, masak iya mau cari rusuh sama karyawan bawahan, karyawan baru lagi, " ucap Zula makin membuat panas dada Ryan

BRANK......

Ryan sudah emosi dan kembali mengebrak meja resepsionis dan langsung pergi,

Al sebenarnya melihat kedua orang itu berantem, dan adu mulut, tapi sengaja Al membiarkan sampai mana pertahanan dan keberanian adeknya, serta sampai mana Ryan bisa menjawab ucapan pedas adeknya itu

Mereka para laki laki aja semua kalah kalau udah adu mulut dengan para wanita di rumahnya, apa lagi Ryan yang notabenya tidak banyak omong, sudah pasti dongkol dan habis dia di buatnya

" Ini Umi 2 ini, gak ada tandingannya" ucap Al sambil mengirim video ke grub keluarga, karena dia sempet ngerekam juga tadi

Kini Ryan berpapasan dengan Al, dengan muka kesalnya

" Lho kenapa Brow, kesel banget kayaknya" ucap Al pura pura gak tau

" Loe tau siapa anak baru itu, loe pemilik perusahaan PECAT aja dia, bikin rusuh" ucap Ryan makin kesal

1
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
baca ber ulang ulang tetap aja naca'a sambil😭😭😭
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
setiap baca yg ini pzt 🤣🤣🤣. baca dah ke 10x lbh tp ttp 🤣🤣
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
meleleh hati aqyu bah🤣🤣🤣
Siti Rukanah
Saya masih berjuang garis 2 sampai sekarang,,, masih saja ke guguran sampai 7 x tp tetap optimis hiraukan omongan orang,,, semangat untuk kita pejuang garis 2
Eity setyowati
kok alur ceritanya begini padahal berharap zula sm maul bisa dirubah ndk sih
sesek rasanya baca kalau begini
Eity setyowati
katanya anak pondok kok mau ya dipegang² orang lain ,lha sama tunangannya aja ndk mau
Mynovel
wow keren 19tahun udah S2,halunya kebangetan thor
Bunda Murniati
zula terlalu bar bar menurutku Thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
Rostika Ali
Bagus ceritanya. Senang ma sosok zula, yg kocak.jahil.dan lucu
Sumaniah
subhanallah Alhamdulillah akhirnya cerita cinta yg amat panjang,penuh dgn deraian air mata.dn berakhir amat penuh kebahagiaan
Sumaniah
subhanallah.. mereka di beri hadiah yg tak terdug..dgn baby kembar
Sumaniah
Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kepercayaan pada Heny juga el.dr sekian tahun
Sumaniah
waduh Mbah Kakung,udh tuue msh keliatan muda bangett🤗
Sumaniah
ya Allah,jd ikut nangis aqu😭😭
Sumaniah
🤣🤣🤣aqu nangis sambil ketawa liur..tuh anak blm tau siapa umi Jihan 😀😀
Sumaniah
Luar biasa
Sumaniah
🤣🤣🤣🤣
Sumaniah
lanjut ke ailza dong,biar ceept ke bongkar
Sumaniah
gmna nasib bang El yyyaa??
Sumaniah
mudah"am sblm akad,udh k bongkar tuh si ailza.
kasian bang El.
udh sma Heny aj😬😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!