NovelToon NovelToon
Arsyila {Princess Of My High School}

Arsyila {Princess Of My High School}

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Ketos / Romansa / Tamat
Popularitas:121.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: yana syahputriy

Dikurung dalam gelap sejak kecil, Arsyila tumbuh dengan trauma yang tak pernah sembuh. Dunia baginya bukan tempat untuk pulih, tapi tempat untuk bertahan.

Saat cahaya cinta pertama muncul lewat sosok Aydan, semesta kembali menguji. Cinta itu tak berpihak. Ia malah dijodohkan dengan Razan, seseorang yang tak pernah ia duga bisa menjadi penenang... dan juga akhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yana syahputriy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bag 20 : Topeng

...Jangan lupa Vote,Like And Komen Guys biar Author semangat Update nya & gk pindah lapak😉👌🏻...

...Jangan lupa List bab Favorit kalian sertakan Komentar positif juga okey😘...

...Happy Reading💓...

...*****...

Arsyila turun dari rootof menyusuri tangga yang sepi karna para siswa/i sudah masuk kelas.

Untung saja tadi pak Mamat, Guru dijam ke tiga menginformasikan sedang ada urusan jadi Arsyila santai walaupun bel masuk sudah berbunyi sejak tadi.

Dan kini Arsyila sudah tiba dikelasnya walaupun matanya masih sedikit bengkak namun Ia tak perduli..

Ia mendudukkan dirinya dikursi sembari mengeluarkan novel favoritenya dari dalam tas untuk mengalihkan pikirannya.

Nia datang dari arah pintu bersama Arlina entah darimana. Dengan wajah tak berdosa ia malah duduk santai didekat Arsyila.

"Arsyila kok mata lo bengkak gitu?".

Pancing Nia dengan volume suara yang sengaja dibesarkan agar para siswa/i yang lain mendengarnya.

Cih udah gue tebak dari awal muka2 kayak lo gk ada tulus-tulusnya sok-sokan mau rebut Aydan.

Dumel Arsyila dalam hati namun tatapannya hanya terfokus pada novelnya tak menghiraukan Nia seolah-olah Nia tidak ada.

"Arsyila masak lo cemburu sih? kan lo gk suka sama Aydan".

Nia terus berbicara mendesak Arsyila untuk menjawab.

"Apa iya Aydan nitip salam buat gue? gue dengar dari temen-temen katanya gitu..Apa bener?"

Nia semakin ngelunjak.

Braaak !

"BISA DIEM GK!!!".

Arsyila sudah tidak bisa lagi menahan emosinya. Semua orang dikelas itu dibuat terkejut dengan gebrakan meja Arsyila.

Siapapun pasti juga akan melakukan hal yang sama jika diposisi Arsyila melihat tingkah kurang didikan Nia.

Bahkan kalau Arsyila berfikir pendek bisa saja ia menjambak rambut Nia dan membenturkannya ke tembok saking geramnya.

"Ars-syila kok kamu kasar gituu".

Ujar Nia terbata-bata memandang Arsyila dengan wajah yang dibuat takut untuk menarik simpati orang sekitarnya.

Arsyila beristighfar dalam hati dibuatnya.

"Kalau lo cemburu bilang aja syil..gk usah ngebentak juga".

Nia mendongak Arsyila yang sudah berdiri dengan tangan yang terkepal dimeja.

Ia ikut berdiri.

"Cemburuu?? lo itu cuma bahan taruhan Truth Or Dare..Gk usah baperan!".

Arsyila kelepasan.. Ia bahkan tanpa sadar mengatakan itu.

"Arsyila.. Lo kok bisa ngomong gitu? gue tau lo cemburu tapi gk usah fitnah Aydan juga".

Nia beransut mundur mennggeleng tak percaya seolah dirinya adalah orang yang paling terdzholimi.

"Fitnah?".. Beo Arsyila.

"Lo kira Aydan cowok macam apa ha? Aydan suka mainin cewek gitu? padahal Aydan tulus sama lo.. Dan lo malah fitnah dia ketika dia udah berpindah hati sama gue? nyesel kan lo nolak dia??!".

Nia berucap mengalihkan permasalahannya pada Aydan dan membuat seolah-olah Arsyila yang salah dan menyakiti Aydan agar semua orang percaya.

Dan benar saja mereka mulai berghosip yang tidak-tidak. namun ada juga yang tidak percaya termasuk Rifki dan beberapa orang penggemar setia Arsyila.

"Gk nyangka bidadarinya cowok SMA Cakranegara kek gitu wkwk".

Ujar Rehan yang sedang duduk anteng dikursinya bersama genk-genkannya menonton perdebetan seru dihadapan mereka.

Jarang-jarang kan Arsyila kelepasan gitu.

"Cih Si Nia PD bener njirr..Tapi gk pp deh kalau yang jadi lawan gue Nia It's jadi lebih gampang deketin Aydan" Ujar Sania.

"Iyalah dibanding Nia lo lebih cantik kalik"

Sahut Rani ikut-ikutan.

"Iyaa dddong".

"Gue juga mihak Nia ah wkwk bisa mudah gebet Devan". Intan menimpali.

"makanya neng jangan terlalu milih". Sindir Daniel.

"Udah Niel! jangan ikut-ikutan".. Tegur Rifki.

Belum lagi bisik-bisik dari siswi lain yang baru terlihat kalau mereka tidak menyukai Arsyila.

Oh make topeng ternyata

Batin Arsyila melihat seisi kelasnya yang dengan mudah percaya dengan tuduhan Nia dan menampakkan raut tidak suka pada Arsyila yang semulanya selalu menampakkan senyuman manis.

Arsyila kembali duduk dikursinya mengacuhkan Nia yang mengambil kasar tasnya untuk kembali duduk ditempatnya semula dikursi ke tiga.

"Pantes gk punya temen".

Sindir siswi yang duduk didepannya.

"Sampe temenannya sama yg beda gender wkwk".

Sahut teman sebelahnya padahal dia mengatakan itu karna iri.

Siapa sih yang tidak mau punya teman beda gender? walaupun ada sebagian hal yang harus kita tutupi namun bersahabat dengan mereka sangat seru..Bisa saling menghargai, dijadikan Ratu tanpa terlibat perasaan.

Karna Devan dan Alzam sangat menghargai Aydan yang juga notabennya sebagai sahabat mereka, mana mungkin mereka tega menikung.

Gue gk minta buat ditemenin..Lebih baik gue sendiri daripada ditemenin sama orang Munafik - Batin Arsyila kesal.

Seorang Intovert seperti Arsyila bukan berarti ia sendiri karna tidak ada yang mau berteman dengannya ataupun ia yang tak ingin berintetaksi dengan orang lain.

Namun hal yang perlu diketahui adalah seorang Introvert bisa jadi sebenarnya dia adalah orang yang pandai bergaul pada awalnya namun trauma dengan kisah pertemanannya sehingga ia harus lebih berhati-hati memilih teman yang tepat atau bahkan ia hanya menjadikan dirinya teman karna hanya dirinya yang tulus dan bisa menghargai dirinya sendiri.

Tak lama acara gosip-gosip tersebut berlangsung Guru mata pelajaran Qurdis memasuki kelas hingga membuat kelas tersebut kembali hening.

Merekapun memulai pelajaran.

*****

Bel pulang sudah berbunyi.

Arsyila berjalan gontai menyusuri koridor dengan menundukkan kepalanya tak mau melihat wajah-wajah orang yang akan ia lewati.

hingga ia sampai diparkiran hendak menuju ke luar gerbang, namun panggilan Reno menghentikannya.

"Arsyila".

Reno berlari kecil ke arah Arsyila.

Arsyila menukik sebelah alisnya pertanda bingung.

"Iya?".

"Lo harus pulang sama gue".

"Hah?" Arsyila cengo.

"Tadi Bunda lo nelpon gue buat anterin lo pulang soalnya beliau gk bisa jemput".

Alibi Reno. Padahal dia sendiri yang meminta izin pada Hera untuk membawa Arsyila pulang bersamanya niatnya ingin membawa Arsyila menjernihkan pikiran.

Reno sudah tau ghosip yang sedang tenar tentang Arsyila dan Aydan walaupun tadi ia tidak menyaksikannya langsung dilapangan basket tapi Informasi bisa mudah saja didapatkan dari mulut ke mulut bahkan lebih cepat menyebarnya daripada Virus Corona.

"Kok bunda bisa kontakan sama kk Reno?"

"Masih aja nanya..Yg deketin gue sama lo kan tante Hera" Jelas Reno.

"Oh iya.." Arsyila teringat.

"Tapi aku gk bisa kk, mending naik taksi aja".

Arsyila jadi ingat perkataan Angel tadi, dia tidak mau sampe terlibat masalah..Sudah cukup untuk hari ini.

"Gk syil lo harus pulang sama gue titik!" Tegas Reno tak ada bantahan.

"Aku gk mau dapet masalah lagi kk".

"Lo takut sama genk-genkannya Angel? itu biar jadi urusan gue ayok!".

"Tap-

"Gk ada Tapi-Tapian!".

Potong Reno kemudian menarik paksa pergelangan Arsyila menuju motor metiknya.

"Aishh".

Arsyila akhirnya menurut tak mau memperpanjang masalah. Entahlah untuk urusan Angel dia tidak mau ambil pusing lagipula kenapa dia harus takut?.

_________

Arsyila sudah sampai dirumahnya setelah tadi berjalan-jalan sebentar ditaman. Ia sama sekali tidak menikmati momen bersama Reno tadi.

Jiwanya memang disana tapi pikirannya entah kemana.

"Assalamualaikum".

Hening..Seperti biasa.

"Bunda mana?" Gumam Arsyila.

Dia kemudian mengambil handphone yang terselip ditasnya untuk melihat roomchatnya dengan Hera.

Dan benar saja Hera sudah mengirimkannya pesan untuk memberitahu Arsyila kalau ia akan pulang agak maghrib sehabis mengajar Private.

Tentang Adhira..Tidak perlu ditanyakan lagi ia biasa pulang les jam 5 Sore.

"Huh sendiri lagi.."

Arsyila menghembuskan nafas lelah.

Ada perasaan haru dalam hatinya mengenang moment saat ia selalu bersama Hera ketika Hera masih hanya menjadi Ibu rumah tangga sebelum dirinya disibukkan menjadi Guru.

Karna dari kecil Radit ayahnya sudah meninggalkannya bekerja ke luar negri dari umur 2 tahun dan jarang sakali pulang ke tanah Air. Kalaupun ia sempat paling lama ia akan menetap selama satu bulan.

Arsyila kadang berfikir bagaimana dengan anak yang kedua orang tuanya selalu sibuk berbisnis bolak balik ke luar negri bahkan menetap disana.

Apa mereka tidak kesepian? Arsyila saja yang masih ada Hera dengan pekerjaan yang separuh waktu masih merasa kesepian apalagi mereka?.

Walaupun hidup serba ada tapi jikalau merasa jauh dari orang tua apa gunanya? lebih baik Arsyila hidup sederhana walaupun profesi Hera hanya sebagai Ibu rumah tangga..

Arsyila akan merasa lebih bahagia karna ia akan selalu bersama bundanya dan tidak selalu memendam masalahnya sendiri seperti sekarang..

Arsyila bukannya mau tertutup hanya saja ia sudah mulai berfikir dewasa jika dulu ia selalu mengadu pada Hera mengenai hal-hal kecil namun sekarang dia harus memendam bebannya sendiri agar tidak menjadi beban bagi Hera yang juga sibuk menjalani tugasnya.

Lama bernostalgia Arsyila akhirnya menaiki tangga menuju kamarnya melepas lelah dengan merebahkan badannnya ke Kasur empuk miliknya.

"Hmm ngapain ya sekarang..Magrib lama banget?". Gumam Arsyila melihat suasana luar kamarnya dari balik jendela yang masih cerah.

"Masak buat buka puasa aja kalik ya" Pikir Arsyila kemudian segera mengganti seragamnya dengan baju santai dan turun ke bawah menjalankan rencananya.

"Hm masak tumis kangkung kayaknya enak". Ujar Arsyila ketika menemukan ada macam-macam sayur dikulkasnya.

Hera sengaja menyiapkan Arsyila sayuran mentah untuk dia masak karna selain cantik Arsyila juga menuruni bakat bundanya yang pandai memasak dan mempunyai cita rasa yang khas.

Lama berkutat didapur Arsyila akhirnya memilih menonton televisi di ruang tamu sembari menunggu sayurnya matang dan Azan yang sebentar lagi akan berkumandang.

"Kok gk ada Drama Korea, China,Thailand apa kek di TV.. Ini pintu berkah bukannya tiap pagi ya? kok tayangnya jam segini".

Arsyila ngoceh sendiri mengomentari sinetron-sinetron didepannya.

"Coba aja ya perfilman Indonesia kayak dulu.. Ada Tutur tinular, Buaya putih, Ikan kuning. Huaaa kangen masa kecil apalagi Nek lampir".

Ujarnya menyebut serial Drama yang ia biasa tonton dulu ketika masih sering berkumpul bersama keluarga besarnya.

Arsyila terus menskip channel-channel di Televisinya dengan gabut.

"Nah ini nih bagus Tahfidz Indonesia".

Ujar Arsyila ketika menemukan channel yang bagus.

"Huh jadi pengen kayak gitu juga..Semoga aja adek-adek itu ntar pas besar bisa ngamalin apa yang mereka hafal..Karna banyak tuh pondok-pondok yang khususin Tahfidz aja tanpa mengkaji kitab cuma ngafal yang penting hafal tapi isi Al-Qur'annya gk diamalin".

Arsyila terus mengoceh sendiri mengingat perkembangan yang terjadi di masa modern ini sesekali berkomentar, dan menceramahi hal-hal yang bertentangan dengan argumennya.

Maklumlah guys Arsyila kalau lagi sendiri memang begitu..😌 Seakan-akan lupa dengan masalahnya.

"Assalamualaikum".

Salam Adhira yang baru pulang les.

"Wa'alaikumussaalam".

Jawab Arsyila sangat kecil bahkan tak terdengar.

Adhira kemudian menghampiri Arsyila menyalami tangannya lalu beranjak hendak kekamarnya tanpa ada sapaan lagi.

Arsyila hanya menatap televisi tak menghiraukan Adhira seperti biasa.

"Mm kok kayak bau masakan..Bunda udah pulang ya?".

Adhira menghentikan langkahnya mengendus-endus masakan yang beraroma manis menyengat hidungnya.

"Astagaaa lupa! aduh pasti kangkungnya lebur nih". Panik Arsyila menepuk jidatnya kemudian berlari kecil menuju dapur.

"Haa? emang ada kangkung lebur?".

Cengo Adhira lalu kembali melanjutkan langkahnya menuju kamarnya.

__________

Malam Ini sehabis solat Isya Arsyila langsung mengerjakan tugas matematikanya yang akan dikumpulkan besok pagi.

"Duh nomer 4 kok sulit banget..Beda sama yang dicontoh".

Komentar Arsyila melihat contoh soal yang diberikan guru mata pelajarannya berbeda dengan soal tugas yang diberikan.

"Eh ini nih ada dibuku paket".

Arsyila mulai mencoba-coba mencocokan jawabannya.

Jika dibidang Agama mungkin Arsyila bisa dengan mudah mencari dan menemukan jawabannya.

Namun dalam hal menghitung memang sejak dulu Arsyila selalu mengeluh dengan otaknya yang sering beku ketika dihadapkan dengan pelajaran Matika tapi kalo Fisika sih masih bisa lah..Tidak terlalu sulit bagi Arsyila.

"Tinggal satu! yes".

"Eh eh kok ini soalnya nyimpang sih huwaa ngawur mah nih soal. Masak iya disuruh ngukur tinggi pohon! kalo menurut penggaris aku nih ya tingginya 1 cm digambar, tapi masak iya pohon sependek itu".

Gerutu Arsyila melihat soal nomer lima dengan Instingnya.

"Eh pakek brainly aja deh atau google kek terserah!".

Ujarnya kemudian segera kekasur meraih handphone nya yang tak berdaya.

Arsyila menonaktifkan mode pesawat dan menyalakan data seluler. Banyak Notifikasi masuk dihandponnya menyebabkan ia harus sabar menunggu karna lag.

78 Call From Aydan Rabbaniy

20 Massage 💬

"Allohuakbar".

Kaget Arsyila menatap layar ponselnya belum lagi spam dari Devan, Alzam dan chat dari Reno dan nomer tak dikenal lainnya yang ingin melakukan PDKT sejak rumor Arsyila & Aydan beredar.

Arsyila membuka group Persahabatannya terlebih dahulu seperti biasa, sudah beribu chat yang tenggelam.

...Persahabatan Bagay Kedondong🐛...

...---...

...Devan has removed Aydan from the group...

Notifikasi itu yang pertama muncul dari chat group mereka ketika Arsyila baru membukanya.

"Kok Aydan dikeluarin?" Gumam Arsyila.

Devan:Arsyila Aydan udah kita musnahin mau gue bantu bunuh gk?

Alzam:gk usah dengerin kata Aydan tadi dia cuma ngetes gk serius

Devan:Maafin kita juga..Terutama gue,gue yang kasih Aydan tantangan😔🙏🏻

Alzam:Dibandingkan Nia Arsyila jauh lebih cantik lah ya kan Van?

Devan:Yo'i kan bidadari kita udah kayak princess Leneor disekolah

Dan masih banyak lagi chat dari mereka, Arsyila kewalahan membacanya ia kemudian mengetikkan satu pesan digroupnya itu agar mereka berdua tidak lagi merasa bersalah.

^^^Aku gk papa☺..aku udah maafin kalian kok^^^

Setelah menekan ikon pesawat disamping pesannya, Arsyila kemudian keluar dari room chatnnya dan melihat layar branda Wa..

Banyak sepam chat dari Aydan yg sedang Online.

Untuk Aydan, Arsyila masih belum bisa memaafkannya dengan mudah.

Tanpa pikir panjang Arsyila memblokir kontak Aydan yang mengganggu lalu kembali pada tujuan awalnya yaitu tugas Matikanya.

"Udahlah gk usah kerjain pake google, pake Insting aja".

Ujarnya pasrah kemudian menjawab asal soal terakhirnya mengikuti hati nuranninya dan segera bersiap tidur setelah selesai.

...*****...

~Bersambung

1
Mukmini Salasiyanti
Assalamu'alaikum
ap kbr kk yana??
aqu mampir nih..
baca ulang kisah mereka
kangen... Razan-syila...

ap blm rilis novel baru kk yana???
Rosaline Amour✨: wa'alaikumussaalam..
hallo sayang maaf ya baru aktif lagi soalnya sbuk bgt kemarin:), sekarang aku lagi susun alur cerita baru ditunggu yah💓
total 1 replies
kavena ayunda
masih meraba alurrnya
Rosaline Amour✨: Jangan lupa cuci tangan😅
total 1 replies
Rosaline Amour✨
Ending yang sulit di tebak
abdan syakura
Blm minat pindah ke Alena,kak..
msh GaMon sih Aq dr Novel Arsyila &Razan.. menyiapkan diri tuk kondangan di 2 Bab terakhir,namun bukan kondangan tp ziyarah...😭😭😭😭Tega kak Yanaa...
Rosaline Amour✨: Allohu akbar malah ngakak baca komen kamu😭😅
total 1 replies
Месяц™
msih sedih aku tuhh sma cerita'a, tdk sesuai ekspektasi 🥲tpi gpp, smoga karya yg kedua harus hppy end sihhh😁 yty(ya thor ya)😅
Rosaline Amour✨: Lagi berbaik hati, karya keduanya aku kasih happy end✌🏻😍
total 1 replies
abdan syakura
Alhamdulillaah..
namany jg Novel yaa
mau kita mencak2 gk terima dgn Endingnya,yaa ttp Kak Author yg pegang kendali....
Ya sudahlah...
whatever, Trm kasih atas Novelnya kak Yana...
Semangat tetap&Tetap Semangat!
Miss u all, Arsyila&Razan...🥰🥰
Rosaline Amour✨: Abdan Syakura paling the best😭💓
total 1 replies
Месяц™
kenapa jadi sad ending 😭😭😭
Rosaline Amour✨: Happy kok☺
total 1 replies
abdan syakura
Astaghfirullaah, Thor...
Dugaanku...
Ntahlah speechless..
Gemes Aq ma Arsyila..
Jk selesai check up kmrin ia ngomong lgsg ke Razan, setidaknya Razan bs cr solusi...
Kak Yana, serius nih,Tlg jgn buat Razan merasa sgt bersalah,mgkn solusiny bs berobat ke luar negeri?
Aq ttp ingin A
abdan syakura
aisshh babang Razannnn
jd bapeerrr kan...
Gaskeun, Halalkan Syila!
kak Thor, Jgn pisahkan Razan dr Arsyila yaaa ampe Syila sembuh & pny baby Razan junior.. wkwkkkw
Sgt suka ceritany & seruuuu...🤭🥰
Rosaline Amour✨
💓💓💓
Puput❤
yuk kak semangat up nyaaa
abdan syakura
Jgn gitu dong, Syil..
Jgn sll memendam masalah&berlagak kuat..
bicarakanlah mslh kesehatanmu kpd ortu,ato..setidakny pada Razan..
abdan syakura
seru koq tanpa bosan!
isshhh jd sedih...
Smg Syila lekas sembuh ya..
Tp...Aq rada2 khawatir nih..
jgn buat sedih ya, kak...
kasihan Razan...
abdan syakura
Ehmmmmm
babang Razan....
mulai nakal yaa??🙃
Месяц™
nikahlah kk, udh serasi soal'a😁
trus boncap nya arsyila pnya anak, uhhhh jdi gak sabar nunggu ending'a🤗
Rosaline Amour✨: Ya ampun udah mikir ke anak😭😅
total 1 replies
abdan syakura
Ayo dong Kak...
Berdamailah kita yak..
Nikah kan la si Razan dg Arsyila..
Biar kondangan kita..
Semangat, Razan!!!
🥰🥰💪
Rosaline Amour✨: 😭 kondangan gk tuh
total 1 replies
abdan syakura
innaa lillaahi wa Innaa ilaihi raaji'uun
Sawing Majidi
Lanjut thor
abdan syakura
hadeeeehhhh....
kok Aq yg baper yaa?
dulu keuwuan Aydan..
skrg gantian si Razan..
Nanya aj lgsg ke Razan, Syil..
jgn kebanyakan mikir..
Rosaline Amour✨: kan lemot😂
total 1 replies
abdan syakura
kak yanaaa...
tlg dong si Arsyila ni..
Daya tangkapnya di Upgrade!
greget lhtnya..
🤭
Rosaline Amour✨: juga 😭😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!