NovelToon NovelToon
Cintai Aku

Cintai Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Duda / Tamat
Popularitas:272.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: ranimut

Ini kisah cinta yang rumit. Antara seorang duda labil bernama Arfan Rahardian dan gadis mini bernama Rea Kusuma.

Di tahun sebelumnya, sepasang kekasih ini pernah batal menikah. Dan dua tahun setelahnya mereka kembali dipersatukan dalam ikatan pernikahan.

Ego, salah faham, dan tinggi hati, mewarnai hari-hari dalam pernikahan Rea dan Arfan. Sikap dingin dan keras kepala dalam diri Arfan sangat bertolak belakang dengan Rea yang super hangat serta perhatian.

Bagaimanakah kisah mereka? Baca saja di episodnya:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ranimut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Terima

Kaki Arfan berhenti tepat dihadapan Rea. Sejenak ia menatap mata Rea. Hatinya berdegub. Hati kecilnya terus berdemo untuk segera menyatakan perasaan itu.

"Kak?"

"Em ... ma maaf."

Tak lama Arfan kembali diam. Gadis dihadapan Arfan itu masih memamerkan senyum manisnya. Lidah Arfan kelu, ia kehabisan kata-kata. Senyum manis itu membuyarkan semua kalimat yang ada dihati Arfan.

"Maaf untuk apa kak?"

Kali ini Rea angkat bicara, saat melihat Arfan yang masih diam tak bergeming.

Lelaki itu menarik nafas kemudian membuangnya kembali. Bagaimanapun, malam ini harus ada yang ia utarakan.

"Maaf, karena aku sudah bersikap buruk padamu."

Senyum manis diwajah gadis mini itu perlahan memudar. Rea sadar, perlakuan suaminya ini memang menyakitkan hati. Maka dari itu ia mencoba untuk melupakan setiap perilaku buruk yang diberikan Arfan, dengan tidak mengungkitnya. Namun malam ini, pelakunya sendiri yang mengungkit itu.

Wanita itu menahan perih didalam hatinya. Ibarat membuka luka yang baru saja kering, pria itu menyakitinya malam ini.

"Kenapa kakak mengungkit itu?"

Rea menunduk, takut air matanya tumpah tak terkendali. Begitulah Rea, dia mempunyai pribadi melankolis. Pribadi yang mudah baperan atau mudah tersinggung. Hatinya itu lembut dan rapuh.

"Aku hanya ingin meminta maaf, karena aku sadar itu salah."

Lelaki itu terlihat menyesali perbuatannya. Nampak ia ikut menundukan wajahnya.

"Aku sudah memaafkanmu sebelum kau memintanya, jadi jangan mengungkitnya lagi. Sungguh ini menyakitiku."

Air mata sudah tak terbendung. Rea mengucapkan kalimatnya dengan sedikit sesenggukan.

Arfan yang mendengar istrinya itu sesenggukan seperti manahan tangis, segera menatap Rea.

Ia ingat sekali bagaimana perlakuannya dimalam pertamanya waktu itu. Bagaimana ia membiarkan wanita mini dihadapannya ini menahan dinginnya pendingin ruangan tanpa selimut.

Belum lagi penolakan lainnya, dari tidur sekamar, memakan masakannya dan banyak lagi. Arfan juga belum lupa bagaimana ia bersikap kasar pada Rea saat ia kesal pada Faruk. Menarik paksa tanganya, menyentaknya, bersikap dingin. Sungguh jika ia diposisi Rea mungkin menyumpah serapah itulah yang akan ia lakukan.

Hati Arfan bergetar, baru kali ini ia sadar dengan apa yang sudah dilakukannya.

Tangannya dengan sedikit bergetar menyentuh kedua lengan Rea. Wanita itu kembali tersentak oleh sentuhan tangan Arfan. Seketika Rea mendangakkan wajahnya untuk menatap wajah Arfan.

Arfan sejenak diam untuk menimbang. Jika ia mengatakan cinta pada Rea saat ini, apakah tidak terlalu cepat?

Namun ia juga berfikir, jika ia tidak segera membicarakan hal ini, ia takut Rea akan jatuh dalam pelukan Faruk.

"Lalu aku harus apa?" Lelaki itu membatin dengan tatapan fokus pada mata Rea.

"Aku mohon, jangan diam-diaman seperti ini. Ini sudah malam, sampaikan saja apa yang ingin disampaikan."

Rea menunduk sembari memejamkan matanya. Ia tak kuasa menatap mata suaminya itu.

Sungguh malam ini bagaikan mimpi bagi Rea. Rasa bahagia berbaur dengan rasa lainnya, ada sakit, haru, tidak percaya semua menjadi satu.

Jika ini memang mimpi, maka jangan bangunkan Rea. Namun jika ini kenyataan, bantulah Rea untuk menjaganya supaya tidak hilang lagi darinya.

"Rea?" Suara lelaki itu sedikit berat.

"Bisakah kita memulainya lagi dari awal?"

Deg ...

Pria itu sungguh lembut mengucapkan kalimatnya. Menambah rasa bahagia, haru, dan tidak percaya dalam hati Rea.

"Aku tahu, mungkin ini terlalu cepat. Jadi, mau kah kau menjadi temanku?"

Lelaki itu melepas genggamannya pada lengan Rea kemudian mengulurkan tangannya.

Rea mengerutkan dahinya, kenapa harus teman? Itulah yang ia fikirkan. Kini butiran kecewa kembali mengisi rongga hatinya.

"Aku tidak tahu Rey, bagaimana perasaanmu padaku saat ini. Aku juga ingin memantapkan hatiku lagi. Aku hanya ingin saat ini kita berteman dahulu." Lelaki itu masih mengulurkan tangannya, berharap Rea menerima ulurannya.

Rea nampak berfikir sejenak."Kapan teman jadi pasangan hidup, tidak ada yang tahu. Aku harap ini awal dari kebahagianku." Batinnya. Kemudian menerima uluran tangan Arfan dengan tersenyum.

"Aku terima."

Arfan tersenyum saat Rea menyambut uluran tangannya dan menerima ajakannya. Kini keduanya akan memulai semuanya dari awal. Rea benar, kapan teman akan menjadi pasangan hidup, tidak ada yang tahu.

Begitulah takdir hidup. Kita tidak bisa menolak ataupun memilih. Kita hanya bisa menjalaninya. Karena hidup adalah sebuah perjalan.

Hidup juga sebuah tantangan. Maka dari itu harus ada perjuangan didalamnya. Semoga ini awal kisah bahagia mereka berdua. Semoga saja!

Bersambung ...

Maaf gak bisa update banyak lagi, mengingat sebentar lagi ujian. Jadi cuman sedikit dulu ya☺. Jangan lupa like dan komennya ya. Percayalah jejak kalian membuat aku makin semangat🙂. Sayonara🌷

1
文华亮
ikut baca di karya baruku yok, 'i found you' makasih
Siti Maryam
mulai ada nyium bawang Bombay thor
Alimvia
Hallo kk aku udh mampir
ceritanya bagus bangettt,,,semangat ya kk😁
Hafista
emang arfan egois, tp hrsnya rea jg jg sikap dong udh tau jd istri orang msh sering ketemuan sm temen cowox apalagi cowok itu pernah suka sm dia, hrsnya kan dia jaga perasaan suaminya, siapa orangnya enggak cemburu klo pasangan kita sering ketemu sm cowok lain atau cewek lain,
Titin Sumarni
kalau mini berarti kaya bang Ucok. Karena mini dan oendek beda lho kak...
Larti Astuti
suka ma cerita nya thor
文华亮: Alhamdulillah kalo suka
total 1 replies
Syifaa N
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
hai teman teman ayo mampir di novel ku yang berjudul "ANA UHIBBUKA FILLAH USTADZ" ayo vote dan like yaa kakak kakak adik adik supaya saya bisa semangat up ceritanyaa
Adelia
tamat
Windi Lestari Windiati
si Adit aya2 wae 🤣🤣🤣
文华亮: aaa terimakasih atas votenya, tapi jangan repot repot kak. kakak baca, like dan komen aku udh seneng kok
total 1 replies
Asmanu Khair
Kyknya seru...
Mulya Dewi
mantep wewejang nya sangat baik
Siti Mudrikah
nah..beginikan aku ikut seneng,thor😘
Siti Mudrikah
kamu jahaat thoor.
mataku samoek bengkak 😭😭😭
Siti Mudrikah
hwuuuaaaaa😭😭😭😭😭😭😭😭
Siti Mudrikah
tisuuu...mana tisuuu...😭😭😭
Siti Mudrikah
thor..kenapa kamu nyebarin bawang disini..bikin mataku pediih😭😭😭
Siti Mudrikah
semangat thor👍😘
Lizye Zahier
aq suka visualnya,,, bollywood
文华亮: terimakasih kak, mungkin bisa mampir juga di karyaku yang lain "Pangeran Senja"
total 1 replies
RiinjsdhwdmaX
Nice
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
Ceritamu bagus thor 👍👍👍 semangat terus dalam berkarya 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!