NovelToon NovelToon
The Last One Standing

The Last One Standing

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Isekai / Dunia Lain / Kebangkitan pecundang / Anime / Pemain Terhebat / Game
Popularitas:68.5k
Nilai: 5
Nama Author: Galih Pratama

Dia adalah orang yang sering dibuli dan dianggap remeh, yaitu seorang pecundang.

Suatu saat dia bermain game, tapi ketika pertama kali login, dia menemukan bahwa dirinya terjebak di sana.

Dia terjebak di dalam game dimana dirinya bisa mati kapan pun di dunia itu.


Aku telah memutuskan. Aku akan bertarung.

"...Dan menjadi orang yang bisa berdiri sampai akhir..."

=======================
Penasaran dengan bagaimana petualangannya di dalam dunia game?

Genre: Aksi, Komedi, Romantis, Petualangan, Sihir, Monster, Bela diri, Kerajaan.

-The Last One Standing-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Galih Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16.

"Chip! Chip!"

Kemarin adalah badai yang hebat, setelah hujan berlalu, pagi ini langit menjadi begitu cerah.

Burung-burung berkicauan dengan merdu di angkasa, dan bau tanah masih tercium sangat khas karena masih basah.

Aku berdiri dengan meregangkan tanganku.

Sekarang usiaku menginjak sepuluh tahun, yang berarti di dunia nyata aku sudah berumur dua puluh tahunan.

Omong-omong soal umur, aku ingat pada waktu itu Elinalise juga berumur tujuh belas tahun.

Kalau begitu sekarang dia telah menjadi dua puluh dan menikah dengan sang karakter utama.

Ah, apakah Maya juga baik-baik saja?

Apakah dia juga terjebak di dalam game sama sepertiku?

Aku penasaran dengan apa yang sedang diperbuat oleh mereka saat ini.

"Eh?!"

Tapi yang lebih penting dari itu.

Porky kelihatan kurang sehat hari ini, dia juga menjadi lebih malas dari yang biasanya. Namun, Porky tetap memaksakan diri untuk bangun.

Sekarang mata kami bertemu.

"Selamat pagi, Porky."

"...Groook."

Dia menjawabnya dengan lesu.

Porky sekarang terlihat lebih tua.

Yah. Lagi pula dia adalah monster sekelas 'Legenda', jadi bukankah itu hal yang lumrah?

Tidak heran jika monster seperti Porky sudah hidup selama lebih dari seratus tahun atau bahkan dekade.

"Tolong tunggu sebentar. Aku akan mulai dengan pemanasan lebih dulu."

Menurut pakta integritas, kami tidak boleh menyerang disaat siang dan malam.

Tapi ada sebuah perjanjian yang tidak tertulis, yaitu 'latihan pagi'.

Latihan pagi adalah suatu rutinitas yang biasa kami lakukan setelah bangun tidur. Sehingga seperti biasa juga, aku akan memulai dengan memanaskan tubuhku dulu.

"Baiklah, silahkan maju."

Aku mengeluarkan senjataku dari balik inventori.

Seolah mengerti dengan kalimat yang baru saja kuucapkan, Porky pun segera berlari ke depan.

"Trang!"

Kedua senjata kami berdua beradu, tanduk Porky melawan pedang Demonic milikku.

Aku pun sempat terseret beberapa langkah ke belakang, namun segera membenarkan posisiku kembali di sini.

"Ada apa denganmu hari ini, Porky? Tenaga yang kau keluarkan hampir tidak ada."

"Grooook."

"Kenapa, huh? Kau baru pemanasan?"

"Groook."

Aku tertawa kecil mendengarnya.

Padahal jujur aku tidak paham sama sekali dengan apa yang dia katakan.

Yah. Tapi kau tahu, seseorang akan merasa bahagia bila didengarkan, kan?

"Grooook!"

Porky mulai menambah tenaganya.

Dia menghentakkan kakinya ke tanah sampai membuat lubang di sana.

"Nah. Begitu lah yang seharusnya."

Baiklah. Sekarang adalah giliran ku.

Aku perlahan melonggarkan tenagaku.

Aku mengalah dan membuat Porky terus mendesakku. Dia menyeret ku beserta dengan pedang yang masih beradu dengan tanduknya.

Sial. Tenaganya masih sangat banyak sekali, namun...

"Sprint."

Aku tersenyum tipis saat mengatakannya.

[Sprint Lv. 10 (Max), telah diaktifkan.]

[05:00]

[Semuanya menjadi super lambat dalam kacamatamu.]

Oh. Kalimatnya menjadi berubah sekarang.

Dalam hitungan sepersekian detik, aku segera menghilang dan berpindah tempat.

Aku meluncur dengan pedang yang menusuk pada tubuh bagian bawah Porky, dan berlari melewati sela-sela kakinya.

Setelah itu aku segera berdiri. Tubuhku secara reflek memutari kaki Porky, dan memberikan dua tebasan di sana. Porky yang menerimanya mulai merintih kesakitan.

Namun tidak berhenti di sana begitu saja, aku menebas berulang kali dan terus menyerang area bawahnya tanpa ampun.

Darah berceceran di tanah dan di mana-mana bahkan sampai terciprat mengenai tubuhku.

Jika dilihat dari luar, mungkin aku terlalu brutal melakukannya. Tapi kami berdua sudah terbiasa melakukan yang seperti ini berkali-kali. Jadi kurasa akan baik-baik saja, Porky toh juga mempunyai kemampuan penyembuh yang luar biasa.

"Hiyaaaaah!"

"Slash!"

Satu tebasan terakhir itu membuatnya terjatuh ke tanah.

Kemenangan hari ini berada padaku, dengan total sudah 1.536 kemenangan dari 3.072 ronde.

Tanah tiba-tiba bergetar, dan aku secepatnya berbalik untuk melihat apa yang sedang terjadi. Lalu kusadari jika Porky telah kembali berdiri.

Dia menatap kedua mataku dengan sangat tajam.

Ada apa dengannya hari ini?

Apakah dia segitu sukanya dengan bertarung sampai seperti itu?

Astaga. Dasar maniak bertarung ini...

Baiklah, aku akan menerima tantanganmu, dan sekali lagi menjatuhkanmu.

Aku tersenyum dan memberikan isyarat untuknya maju.

Sayangnya Porky tidak bergerak dari tempatnya sampai beberapa saat. Dan beberapa detik kemudian dia baru mulai melangkah. Lalu...

"Bruaaak!"

Mataku melebar saat menyaksikannya.

"Porky, kau... Barusan saja terjatuh?"

Ini adalah sebuah kesempatan yang bagus-- Tidak. Tidak. Apa yang baru saja tadi kupikirkan. Porky tidak pernah terjatuh setelah bangun, kenapa dia melakukannya, sebuah jebakan?

Ada apa? Kenapa dia melakukannya?

Saat aku mendekat dan menyentuh tubuhnya.

"...Dingin?"

Aku terkejut karena tidak merasakan sedikitpun kehangatan pada tubuhnya, malahan aku merasakan kulit yang sedingin batu.

Porky berada dalam keadaan yang sekarat. Benar juga darahnya... Entah kenapa terus mengalir dan tidak pernah berhenti.

Tidak... Porky...

Kenapa aku baru menyadarinya sekarang!

1
Ftm
tolol bgt sihh sok sok an ngasih tauu dah tau lemah masih sok kuat lagi seharus pura phra gtu sampai kuat kn enak biar mantap ini malah di kasih tauu begoooo njinkk
Ghost#0107
kehilangan sahabat lebih menyedihkan daripada kehilangan seorang kekasih
Ftm
uplahhh sobatt
pembacasetia
tragis
Aslan
Dari berbagai dunia? Ini multiverse kah?

Mungkin maksud author ni berbagai negara ya?
Azekkin Ajah: iya dari berbagai dunia bener. author pas lagi mabok tugas keknya waktu nulis itu hmm. maklumin aja yah, nanti direvisi kok
total 1 replies
~RuMURU~
hmm...
Arockz
dia tidak sadar kah?
pembacasetia: wkwkwk.... si maya kemana
total 2 replies
LORD?!
cusss
LORD?!
ntaps
Arockz
semngat
Azekkin Ajah
oh iya bener gan, nanti gue coba rubah, makasi lo..
Kitty Bloom Untuk Pemilik Lolz Gods
sumpah!! thorr ceritanya seruu banget
RedZoneeee
upp
B_A
di awal setiap MC lvl up bukannya +5 stat poin ya? kalo gitu buknnya stat MC sekitar 250 an?
B_A
emang gak mati kalo "ditusuk" di leher? dipukul aja bisa bikin pingsan lo, apalagi ini ditusuk
monsoonblooms
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
floufrouu
Author terbaik huhu author tau caranya bahagiain hati para pembaca! Sukses selalu ya dear author! WYATB 笶、ク
JellyCuddles
Aku terhibur baca ceritanya kak, monggo dilanjuuut‾
adalahdarling
Love love dong buat author yang udah buat cerita ini
and.ochre
selalu mendukung,majuuuuuu trus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!