NovelToon NovelToon
Tentang Aku Dan Kamu

Tentang Aku Dan Kamu

Status: tamat
Genre:Teen / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lavinka

Sedang tahap Revisi:

Liliana—atau Lili—tak bisa diam. Energi dan suaranya seolah tak pernah habis, berpindah dari satu cafe ke cafe lain, menyalurkan hobinya bernyanyi. Hidup baginya sederhana, selama masih bisa menyanyi dan tertawa, dunia baik-baik saja.

Sementara itu, Andra Wijaya lebih suka menyendiri. Cowok pendiam ini punya dunia kecilnya sendiri, mendesain pakaian, menjahit, dan memotret dirinya sebagai model. Semua dilakukan dari rumah, jauh dari hiruk-pikuk orang.

Dua dunia yang sangat berbeda. Namun, siapa sangka satu kejadian kecil membuat keduanya saling bertabrakan. Sejak itu, hidup mereka tak lagi sesunyi atau seceria sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lavinka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 19

Lili dan teman-temannya masih sibuk mencari baju yang akan mereka beli. Ternyata baju yang di jual disini itu lengkap, ada baju cewe dan cowo juga. Pantas saja tokonya langsung di serbu oleh banyak orang, apalagi banyak diskon membuat orang yang suka belanja makin gelap mata.

Lihat saja lili dan teman-temannya sudah menenteng kantong besar untuk membawa belanjaannya. Maklum kalau perempuan kalau udah ada barang yang bagus dan murah pasti bawaannya pengin borong.

"Tan lihat deh..baju ini cocok nggak buat gue?" Tanya lili sambil berputar-putar di depan ruang pas. Fasilitas di toko Andra emang tidak di ragukan lagi, ada 3 ruang pas dan juga toilet di dalam toko nya. Bahkan ada kursi yang di sediakan untuk pengunjung yang berbelanja.

"Bagus Li. Keren. Elo mau make baju sobek-sobek juga cantik Li." Sahut Riri kalem sambil memberikan baju yang akan di coba lili lagi.

"Bener yah bagus? Kalau gitu gue ambil yang ini? ini gue suruh nyobain lagi apa gimana?" Lili menatap Riri dengan kerutan di dahi nya.

"Iya lah dari pada nanti nyampe rumah malah ternyata jelek."

"Ok. tapi yang lain pada kemana?" Lili mengarahkan pandangannya mengitari area toko andra. Tapi saat pandangannya mengarah ke arah kursi yang ada di pojok, netra lili bertemu dengan netra tajam yang sedari tadi menatapnya. Ya dia adalah Andra, sejak lili kabur dari hadapannya Andra selalu melihat kemana lili pergi.

Lili mengalihkan pandangannya dan segera masuk ke ruang pas. Lili mencoba meredakan debaran jantungnya setelah tidak sengaja bertatapan dengan Andra. Lili berusaha mengabaikan perasaannya kepada Andra, karena lili tidak mau waktu bersama temannya terganggu oleh siapapun.

"Nggak usah mikirin cowo yang nggak anggep lo ada Li. Lebih baik Lo fokus buat nyenengin diri Lo sendiri sekarang." Ucap lili pada dirinya sendiri, kemudian lili melanjutkan melepaskan bajunya tadi dan mencoba baju yang diberikan Riri tadi.

(Anggap saja lili sedang di dalam toko.)

Lili keluar dari ruang pas dan ingin memamerkan bajunya , tapi saat mendongakkan kepala nya lili terkejut karena tidak menemukan teman-teman nya tapi malah menemukan Andra yang kini sedang berdiri di depannya.

Andra yang melihat lili memakai baju itu cukup terpesona tapi dengan pandai nya Andra malah menampilkan raut wajah yang bertolak belakang dengan hatinya.

"Kenapa baju yang gue jual malah kelihatan jelek saat di pakai sama Lo.!" Ucap Andra sakartis,,,, lili yang mulai jengah selalu di kritik jelek oleh Andra langsung menahan emosi.

"Sebenarnya ada masalah apa sih kamu sama saya ? Selama ini saya selalu Bersabar ngadepin mulut bang Andra yang selalu menghinaku. Saya selalu menghormati bang Andra,,, tapi sepertinya emang selama ini saya yang salah. Tak seharusnya saya tertarik dengan orang kejam seperti anda."

"Hahh..!! Lagian siapa yang nyuruh Elo buat tertarik sama gue..? Gue juga nggak suka kalau elo deketin gue. " Lili mendengus sebal menatap wajah Andra, dengan menahan geram lili memalingkan wajahnya sambil menggigit bibir bagian dalamnya untuk menahan emosi yang bercokol di dalam hatinya. Lili mencari keberadaan teman-temannya dan lili melihat Radit dan juga anggun yang kini sedang berjalan mendekat padanya. Dia langsung tersenyum melambaikan tangannya ke arah mereka.

Saat temannya sudah dekat dengan nya, lili mencoba mengabaikan Andra yang kini sedang menatap lili datar. Ada emosi yang tersirat dari tatapan mata Andra pada lili, tapi lili mengabaikannya.

"Lo udah selesai Li?" Tanya anggun sambil melirik Andra yang ada di sebelah lili. Anggun menatap lili dan meminta penjelasan siapa lelaki di sebelahnya. Lili yang melihat anggun yang terpesona dengan Andra langsung mendelik pada anggun.

"Gue udah selesai. Kuy kita ke kasir. yang lain pada kemana?" Lili mencoba mengalihkan pandangan anggun pada nya tapi sepertinya tidak berhasil. Lili menghela nafas dan berniat untuk masuk kedalam ruang pas untuk mengganti bajunya kembali , tapi saat dia berbalik tangannya di tarik oleh Andra.

"Mau kemana Lo? Kita belum selesai bicara.!!" Radit yang melihat gelagat tidak nyaman pada teman nya memilih berdiri di sebelah lili dan melepaskan genggaman Andra pada tangan lili.

"Maaf bung sepertinya lili tidak nyaman di dekati oleh anda. Jadi tolong menyingkirlah dari hadapannya." Tegas Radit pada Andra, tapi seakan tidak mendengar ucapan Radit, Andra tetap menggenggam erat tangan lili dan membuat lili meringis sakit.

"Sepertinya anda yang salah paham, wanita yang anda bela ini sudah menggoda saya tapi saya tidak tanggapi. Karena saya tau orang macam apa dia." Radit menoleh ke arah lili dan bertanya dengan isyarat mata. lili mencoba melepaskan tangan Andra yang mencengkeram tangannya. Saat sudah terlepas lili langsung menyilangkan tangannya di depan dada.

"Hahaha anggap saja kemaren mata gue rabun karena sudah menganggap lelaki di depan gue ini adalah pangeran berkuda putih yang akan membawa gue ke pelaminan. Tapi setelah beberapa saat gue mengejarnya ternyata dia bukan lah orang yang pantas untuk di kejar oleh ku." Andra menggeram marah kepada lili yang kini seakan menantangnya, Andra mendekati lili tapi saat jaraknya sudah dekat tiba-tiba Radit menarik lili ke belakang punggungnya dan sekarang Radit yang jadi berhadapan dengan Andra.

"Maaf kalau begitu bung. Sepertinya teman saya ini emang lagi nggak waras waktu nggodain situ. Maklum dia itu jomblo jadi suka jelalatan kalau nglihat cowok ganteng."

"Sialan Lo dit." Lili menarik tangannya dari Radit dan memilih berbalik arah dan masuk kedalam ruang pas. Saat di dalam anggun ikut menyusul lili yang sudah masuk duluan.

"Untung gue belum buka baju, coba kalau tadi gue udah buka baju alamat tubuh gue entar kelihatan orang yang di depan dong."

"Bodo amat. Hehh emang benar apa kata cowok tadi,,,kalau kemaren Lo deketin dia duluan..?" Kepo anggun sambil membantu lili melepaskan baju lili.

"Yap bener banget. Tapi dia tuh jutek banget mana pedes lagi kalau ngomong. Ganteng sih ganteng tapi mulutnya kaca cabe, sakit hati Mulu gue di hina Mulu sama dia." Curhat lili sambil mengenakan bajunya kembali. setelah selesai lili merapihkan rambutnya dengan sisir yang ada di tas nya.

"Tapi Lo suka kan sama dia..? jujur aja sama gue..?"

"jujur gue emang suka sama dia. Ohya asal Lo tau waktu kemarin motor gue ilang, dia yang nolongin gue saat gue lagi mengendap-endap untuk mencari pertolongan."

"terus Lo mau nyerah segampang ini hanya karena cara bicara dia. Mungkin saja maksud dia nggak seperti itu Li. Coba kamu pikirin itu lagi, gue sahabat Lo pasti akan mendukung lo. Tapi kalau emang Lo udah nggak tahan ya Lo bisa mundur dan cari cowok yang lain. Gimana?"

"Lihat nanti deh. Gue lagi ngga mood buat mendekati cowok. Kuy kita keluar mereka pasti udah nungguin kita."

"Kajja." Lili dan anggun keluar dari ruang pas dan berjalan ke arah Andra dan juga Radit. Sepertinya Andra belum menyerah untuk berbicara kepada lili, tapi lili sedang tidak mood untuk meladeni Andra. Lili menggandeng tangan Radit dan menyeret nya untuk pergi ke kasir.

Lili dan para sahabatnya kini sedang berada di depan kasir saat mereka akan membayar belanjaannya Andra datang dan berdiri di sebelah lili. Lili yang merasakan keberadaan Andra dia hanya merotasikan matanya malas, saat tangan lili akan membayar tiba-tiba Andra menahannya.

"nggak usah bayar, anngap saja ini ucapan terima kasih gue karena Lo udah mau Dateng kesini." lili menyeringai tanpa mau mendengarkan ucapan Andra dia malah tetap memberikan uang kepada kasir yang sedang bingung menatap bos nya yang menyuruhnya untuk tidak menerima uang lili.

Doni dan bumi yang terganggu dengan kehadiran lelaki lain yang mencoba mendekati lili langsung menghampiri lili, bahkan Doni dengan sengaja langsung merangkul bahu lili mesra dan membuat Andra yang melihatnya menjadi emosi karena ada yang berani menyentuh tubuh lili.

"Kenapa beb? Apa dia mengganggumu..?" Tanya Doni sambil menatap Andra tidak suka. Lili yang menyadari kedatangan Doni dan bumi langsung tersenyum manis.

"Nggak ada apa-apa kok. lebih baik kita cabut dari sini Karena nanti sore gue juga ada kerjaan."

Tbc

1
Indah Sari
smangat kak, aku datang lagi...🥰
mampir juga di novelku yah🥰🙏
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩
Aq salfok sama Andra., karna idolaq, Yang2..🤭😊
less22
pendeknya kak
AiniyaFazmi
aku ketinggalan jauh nie ehehhe
Miya Armi
like
Shidqi
Up
Dewi Masitoh
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Dewi Masitoh: siap kak
total 2 replies
Dewi Masitoh
nanti aku lanjut bacanya♥️
Tita Dewahasta
sukaaa
kimtae
Alhamdulillah Sah juga. Slmt yh lili dan Andra.
kimtae
cie-cie Andra lili udh mau kwn nih. dtunggu undangan nya yah
kimtae
ikut senyum senyum sndri nglht ke uwuan Andra sama lili.

Dtunggu yg kak up nya. Semangat juga bt nls nya
Lavinka
malah Kaka.

syiap lah. ditunggu next chap nya yah.
PanggilsajaKanjengRatu
First..
semangat dan sehat selalu Thor

di tunggu up selanjutnya 🥰
Quora_youtixs🖋️
sukses selalu buat karyamu 👍
Lavinka
ya nh. tinggal Andra yang berjuang buat dapetin lili.. mksh yh atas support nya.
kimtae
restu dari si camer udh di kantongi. gaskeun lah
PanggilsajaKanjengRatu
Yang yang kau kah itu😍..

semangat Thor..jangan lupa mampir juga😁
Lavinka: heem...yang yang.
mksh. baik kak nanti aku mampir.
total 1 replies
Quora_youtixs🖋️
semangat kak 👍
Quora_youtixs🖋️
suka 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!