NovelToon NovelToon
Tak Perlu Kau Balas Cintaku

Tak Perlu Kau Balas Cintaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:159.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dr. xiah

Kau begitu Rupawan, Kau begitu menawan, Kau yang pertama ku cinta dalam diamku, namun takkan pernah kusebut namamu dalam setiap doa di setiap sujudku.

Jangan Cintai aku
Biar aku yang mencintaimu
Jangan melihat kearahku
Biar aku yang melihat kearahmu

Aku begitu takut terluka...
Apalagi jika luka itu ku dapat darimu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dr. xiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi sederhana Adrika

Seminggu kemudian.

Cynthia berkunjung ke apartemen Adrika, Adrika senang-senang saja menerima kehadiran Cynthia, hanya saja Jagadta terkejut saat ia masuk ke Apartemen Adrika, ia justru menemukan Cynthia disana.

Cynthia... gumam Jagadta

Halo mas... aku datang mau liat ponakanku...ucapnya.

Oh...mmm... selamat datang...sahut Jagadta yang tampak canggung. Sedang Adrika yang baru selesai mencuci baju hanya memperhatikan mereka, tak mau berharap banyak dan menyaksikan pertemuan mantan kekasih itu, Adrika memilih menuju kamar mandi dan menunggu disana.

HHH... gak bisa ya itu tatapan dikondisikan... gumam Adrika seraya terus mencuci tangannya.

Merasa mungkin mereka sudah saatnya, Adrika pun keluar dari toilet.

Lama banget di toilet dri.... tanya Cynthia yang sedang menemani Chandika dan Chandrama bermain..

mm?? ah...hmmm..Adrika hanya tersenyum simpul, ia bahkan tak mau menatap Jagadta, sedang jagadta tampak terus memperhatikan ekspresi Adrika.

Jagadta sadar, ia melihat saat Adrika berlalu menghindar membiarkan dirinya dan Cynthia berdua. Jagadta berfikir apakah istrinya itu lagi-lagi salah paham. Ia takut Adrika semakin menutup hati untuknya.

Adrika pun memasakan makan siang untuk mereka bertiga, mungkin ini pertama kalinya bagi Jagadta merasakan masakan Adrika.

mmm...enak... banget dri... asli, kapan sih aku bisa masak kayak kamu... ucap Cynthia.

Adrika hanya tersenyum simpul.

Jagadta hanya mengangguk.

Udah deh makan aja gak usah rewel... ucap Adrika risih dibicarakan.

Adrika kini sedang menemani Chandrama yang baru bangun, bermain. Sedang sekarang giliran Chandika yang tertidur.

Jagadta memperhatikan Adrika dari meja makan. Cynthia yang baru selesai mencuci piring mendekati Jagadta yang ia pergoki sedang menatap sahabatnya itu

Mas jagadta tahu gak, Adrika itu mimpi utamanya bukan jadi PD acara TV atau pun designer... Mimpinya Adrika itu sederhana, dia cuma ingin jadi istri dan ibu yang baik untuk anak dan suaminya...makanya dulu itu Adrika sampai ambil kelas masak, kelas jahit, kelas hair dreser, semua biar bisa dia terapkan ke anak dan suaminya nanti.. Manis bangetkan Adrika... Mas tuh beruntung banget dapetin Adrika... ujar Cynthia yang kini berdiri disamping jagadta.

Jagadta terdiam... ia tak pernah tahu Adrika seorang gadis yang seperti itu. Gadis dingin dan acuh itu memiliki mimpi seperti gadis pada umumnya. Tapi sayang keadaan membuatnya harus membuang semua mimpi itu... Jagadta merasa bersalah karna mungkin ia juga menjadi salah satu dari alasan Adrika mengubur mimpinya. Ia ingin Adrika bisa mewujudkan mimpinya. Namun bagaimana caranya jika Adrika saja segera menutup hatinya rapat begitu ia melihat Jagadta mendekat.

Tepat pukul 3 sore atarav menjemput cynthia.

Yaudah...kami pulang ya... ucap Cynthia pamit.

bye bye aunty, bye bye uncle, bye bye kakak... ucap Adrika menirukan suara balita sambil menggendong Chandrama, bayi itu bukan menangis tapi justru tertawa geli mengundang senyum dari yang melihatnya.

Sepulangnya Cynthia, Adrika pun memandikan Chandrama, chandrama begitu tenang saat dimandikan, Jagadta hanya memperhatikan dari samping saja. Ia menunggu Adrika mengeluarkan unek-uneknya, tapi lihat lah adrika tak mengeluarkan racunnya sedikit pun, hingga membuat jagadta was was.

Maaf, bisa tolong susui Chandrama?? aku mau mandi dulu... ucap Adrika. Jagadta mengangguk, adrika pun menghilang dibalik pintu kamarnya.

Mamamu bikin papa takut bang...bisik Jagadta pada Chandrama.

20 menit kemudian Adrika kembali setelah membersihkan diri. Jagadta pun pamit untuk membersihkan diri di apartemennya.

Nanti aku balik lagi... ucap Jagadta tanpa mau mendengar izin dari Adrika. Adrika hanya menatap punggung Jagadta lalu menggelengkan kepalanya.

1
Junaidah Edah
Biasa
Forta Wahyuni
keren, karya sep ini yg slalu kutunggu n pemeran wanitanya tdk lemah, buta dan bodoh krn cinta. bnyk karya novel yg kubaca di noveltoon, baru ini terkeren n lbh nya memuakkan. crita sampah smua, menjatuhkan harga diri wanita n mgenakin sampah dan tong sampah.
Forta Wahyuni
aq suka karyanya, pemeran wanitanta tangguh tdk lemah. tdk mewek2 krn diselingkuhi, membuang sampah pada tempatnya.
Iges Satria
👍👍💐❤️
Iges Satria
campur aduk semua rasa Thor, mulai dari tawa, kesal, sedih ( skrg gi mewek nih, 😭😭😭 ) mantap karyanya Thor " ga bikin bosan " 👍👍
Nanik Puspitosari
ceritanya mengalir
Cahaya Fransisca
ok
adera14
luar biasa
Uneh Wee
ytah kok tamat sih
Uneh Wee
ahir nya ardika kmu baik bnget selalu mengalh
Uneh Wee
cintiya kou mau apa
Uneh Wee
di kasih keprcayaan eh di hinati
Uneh Wee
kok jdi gini sih
Uneh Wee
bgus ardika jngn biar kn pelakor datng
Uneh Wee
mudah" n andrika cepat luluh
Uneh Wee
sabar yh bng
Uneh Wee
sebagitu sakir nya ardika di kecewakn sama papa mu ...
Uneh Wee
bnyak bawang nya sedih yah ...semoga dngn hadir nya candra rama ardika bhgia ...semoga gayatri tenang disisi allah ..
Uneh Wee
lajer nya bngub bng
Uneh Wee
hmmm mn mungkin ardika mau buka hati buat jagadta klau dia masih suka samasang mntan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!