NovelToon NovelToon
Gadis Mr. Elan

Gadis Mr. Elan

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:700.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rati Tiwi

Gadis Bellova yang terjebak di rumah mewah milik pria yang baru dikenalnya, Elan Ferdiand Bocelli. Tempat di mana membawanya terjerumus ke dalam masalah besar hingga akhirnya Gadis Bellova menjadi tahanan oleh pria tersebut. Namun tidak disangka ada sesuatu yang tersembunyi diantara mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rati Tiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepergian Elan

Gadis sedang menyusun pakaian dan keperluan lainnya untuk dia tinggal di Italia bersama Elan. Dari dulu Gadis memang bermimpi ingin pergi ke Eropa dengan situsi yang benar-benar dia inginkan, tetapi saat impiannya akan terpenuhi, Gadis tidak merasa bahagia untuk berangkat ke Eropa. Apa karena Elan? Entahlah, Gadis saja masih mempertanyakan hal itu dalam hatinya sejak kejadian malam itu membuatnya untuk selalu menuruti perintah Elan, suaminya.

"El, apa ini tidak terlalu cepat untuk kita berangkat ke Italy?" tanya Gadis ragu.

"Ya nggak lah, Aku orang Italy, apalagi banyak pekerjaan yang menumpuk di sana selama aku di Jakarta," jawab Elan yang fokus dengan ponselnya.

"Kenapa kamu bawa aku ke sana? Bisakah jika aku di sini saja?" pinta Gadis.

"Hei, kamu itu istri aku, jadi kamu harus mengikuti perintah dariku. Gimana sih kamu!" Elan menggelengkan kepalanya heran dan kesal.

"Aku harus menemui kak Dev, dia harus tahu kalau aku akan pergi besok ke Italy," ujar Gadis menatap Elan yang duduk di sofa kamar.

"Beritahu kakakmu itu besok saja!"

"Loh, kok gitu sih?"

"Nggak usah membantah, nggak usah banyak bicara kamu, turuti apa yang suami kamu katakan, mengerti?" perintah Elan tak bisa dibantah.

"Hemm ... maunya menang sendiri," batin Gadis kesal.

Gadis masih sibuk menyusun pakaiannya sedangkan Elan terlihat panik saat berbicara dengan seseorang lewat ponselnya.

"Apa? Bukankah saya sudah memberitahukan bahwa saya berangkat besok dari Jakarta? Kenapa mereka datang secepat ini? Sialan...!" umpat Elan marah.

Tiba-tiba John datang memasuki kamar Elan tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.

"Maaf Tuan, saya lancang masuk. Ini mendesak Tuan. Di rumah ini sudah dikepung oleh Kelompok Black Eagle, Tuan. Tuan harus berangkat sekarang juga ke Italy bersama mereka, kalau tidak mereka akan menghancurkan rumah ini dan semua yang ada di sini, Tuan. Mereka banyak membawa pasukan, Tuan," ucap John panik dan cemas.

"Parasit sialannn!" Elan mengeram marah.

"Ada apa, El? Siapa Black Eagle, kenapa kalian begitu panik?" tanya Gadis terlihat takut.

Dorrr

"Aaaa!" teriak Gadis dan langsung memegang kedua telinga dengan tangannya.

Bunyi tembakan mengenai guci pajangan yang ada di ruang tamu begitu nyaring dan memekikkan telinga. Kelompok Black Eagle tidak sabar menanti Elan sehingga mereka menerobos masuk ke dalam rumah mewah Elan. Elan melihat Gadis ketakutan lalu mendekat ke arah Gadis berada.

"Gadis dengarkan aku, kamu harus keluar dari sini sekarang juga. Tempat ini sudah tidak aman bagi kamu," ucap Elan memegang kedua bahu Gadis dengan getir.

"Elannn! keluar kau, jika dalam hitungan ketiga kau tidak muncul juga maka tempat ini akan hancur tak bersisa," ancam salah satu kelompok Black Eagle yang sudah berdiri di tengah-tengah kediaman Elan di lantai bawah.

"Bagaimana dengan kamu, El? Aku takut," Gadis begitu ketakutan.

"Jangan cemaskan aku, keselamatan kamu lebih penting, mengerti?" Elan berjalan keluar kamar meninggalkan Gadis.

"Satu ... dua ... ti...," salah satu kelompok Black Eagle itu menghentikan ucapannya saat melihat Elan keluar dari kamarnya di lantai atas.

"Santai, Bro. Jangan terburu-buru, saya akan turun tapi tolong beri waktu 10 menit untuk saya mengemasi barang-barang yang akan saya bawa nanti, ok?" tawar Elan memperlambat.

Elan melangkah masuk ke dalam kamarnya kembali dan mencoba membuat Gadis mengerti dengan keadaannya saat ini.

"Gadis, untuk sementara kamu tinggal dulu bersama kakakmu itu, aku janji akan menjemputmu di sana setelah masalah ini selesai," Elan meyakinkan.

"Katakan padaku, ada apa sebenarnya?" tanya Gadis penasaran.

"Akan aku beritahu nanti, sekarang aku harus pergi. Dan ingat, setelah kau sampai di rumah kakakmu, kau harus tetap berada di dalam, jangan keluar rumah. Nanti aku akan menyuruh anak buahku untuk mengawasimu jika terjadi sesuatu, mengerti?" ucap Elan peduli sembari mengecup kening Gadis lembut.

"El ... aku ...," ucap Gadis tertahan.

"Nanti kau akan diantar John. Jaga dirimu baik-baik, Gadis," Elan berlalu meninggalkan Gadis yang menatap kepergiannya dengan deraian air mata.

"Kenapa begitu cepat Ya Allah, aku sudah menyerahkan sesuatu yang berharga pada Elan, kenapa harus berakhir seperti ini. Aku begitu bodoh, kenapa aku harus bertemu dan mengenalnya," Gadis menangis menyesali semua yang terjadi padanya apalagi saat dia menyerahkan apa yang selama ini dia jaga sejak dulu.

*******

Kediaman Mahendra

"Kakak ... Kak Dev...!" teriak Gadis menggema.

Devan berlari menuruni anak tangga saat mendengar suara perempuan yang dirindukannya berada di rumahnya kembali setelah lama pergi beberapa waktu lalu.

"Gadis, kau di sini? Kenapa kau bisa ke sini? Apa kau lari dari rumah pria gila itu?" tanya Devan tak memberi jeda sembari memegang kedua bahu Gadis.

Gadis hanya menggelengkan kepalanya pelan sambil menatap Devan datar.

"Kau sendiri? Dengan siapa ke sini?" tanya Devan lagi.

"John mengantarku, Kak," jawabnya pelan.

"Mana suamimu itu, hah? Apa dia tidak berani kemari?" ujar Elan percaya diri.

Tiba-tiba Gadis menangis dihadapan Devan begitu saja, Gadis bingung dan bagaimana dia akan berkata dengan kakaknya ini. Hatinya sakit saat Elan pergi meninggalkannya, padahal beberapa jam lalu Gadis serasa tidak ingin mengikuti Elan ke Italy. Apakah permintaannya ini dikabulkan? Gadis menyesali dirinya sendiri.

"Kenapa menangis? Ada apa sebenarnya? Apa Elan melukaimu? Bilang pada Kakak!" seru Devan cemas.

Gadis tetap menangis dan tak lama kemudian Gadis membuka suaranya lalu menceritakan apa yang telah dialaminya dengan Elan tetapi tentang masalah pribadinya dengan Elan, Gadis menutup rapat kejadian itu. Gadis tak ingin terlihat bodoh dimata Devan.

"Kakak sudah bilang, bahwa Elan itu orang yang jahat. Dia itu orang Italy, mungkin saja dia itu seorang mafia. Apalagi dia selalu menggunakan pistolnya saat mengancam sesuatu. Tapi aku bersyukur kau pulang dengan selamat, Gadis," Elan menatap Gadis dari ujung kepala hingga kaki.

"Kak, mungkin nanti akan ada anak buah Elan memantauku di sini, Gadis harap Kakak tidak berbuat macam-macam ya! Gadis takut akan berakibat buruk pada Kakak," ucap Gadis memperingatkan.

"Baiklah, kita lihat saja nanti, apakah Elan akan menjemputmu atau membiarkanmu dan melupakanmu begitu saja. Jika Elan berbohong, Kakak akan beri perhitungan padanya!" ancam Devan beralasan.

Sebulan berlalu, Gadis menantikan seseorang yang telah berjanji akan menjemputnya dari kediaman Devan tapi sampai sekarang belum juga ada kabar dan kedatangan pria yang telah menjadi suaminya itu, Elan.

Berhari-hari Gadis terkurung di rumah Devan atas perintah dari Elan yang Gadis turuti. Hasilnya sangat mengecewakan bagi Gadis. Entah kenapa Gadis begitu percaya pada Elan saat pria itu berjanji, ada rasa ketulusan yang terpancar dari sorot mata Elan kala itu.

"El, kapan kau datang? Kapan kau menjemputku? Sungguh aku malu dan bosan menunggu tanpa kepastian seperti ini. Kau sudah berjanji padaku, aku harap kau menepatinya. Aku takut jika apa yang aku khawatirkan akan terjadi. Bagaimana jika aku...." ucap Gadis dengan dirinya sendiri dan tidak melanjutkan kalimatnya diakhir.

1
Rhmad Flash
tor jangan buat psh gds d ela.ng doong
Rati Tiwi: thanks dah mampir di novelku🤗
total 1 replies
Awan Sky
pasti ada maksudnya nih si paman
Pink Ky
bagus thor ceritanya
Matic Metallica
no Queen
Suwita Cheers
kerennya ceritanya ini
Tea Tea
seru si elan yang misterius kyk mafia
Deni Wong Jowo
mantul ceritanya😍
lanjutkan cerita cinta king dan jelita
Jordan Gue
keren, lanjutkan kak
Sajak Indah
keren ceritanya
Sajak Indah
aduh duh duh king mah the best 🥹👍
Mak Aqil
siapa bunga APA adik atau kekasih nya
Ori Orion
happy ending. seru ceritanya apalagi si king Ama jelita
Andara Zean
keren banget ceritanya
Enji Boring
keren cerita seru
Kikan Tuners
akhirnya happy ending. si king JD penyelamat keluarga Devan dan elan
Dewi Anjani
ceritanya si king Ama jelita bagus banget nih GK nyangka bisa nikah 😁
Lucky Lucifer
kirain mau beli bunga🤣🤣
Lucky Lucifer
nangis aku jadinya
Agatha Doank
😍😍😍😍😍😍😍
Pentol Goreng
seru bget asik ceritanya
suka deh Ama king
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!