NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Pernikahan Kontrak

Cinta Dalam Pernikahan Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: umi whiby

ini menceritakan tentang kisah radiska dan Arvin yang terjerat oleh pernikahan kontrak.

namun siapa sangka cinta itu tumbuh dalam pernikahan kontrak mereka.😊😊

warning!!
cerita ini mengandung adegan dewasa!! mohon bijak dalam membaca ya guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umi whiby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 18. pria tidak punya perasaan

Sudah jam delapan malam, tubuh Adis sudah tidak sanggup lagi menahan ngantuk dan capek yang ia rasakan.  Bayangkan saja, dari pagi hingga sekarang ia harus melayani pembicaraan para orangtuanya yang tak masuk akal. Mereka meminta banyak cucu dari pernikahan aneh yang ia jalani. Belum lagi pembicaraan konyol lainnya yang membuat nya benar-benar lelah.

“kamu istirahat saja dulu nak! Suami kamu pasti sudah menunggu didalam.” Ujar mommy melihat wajah Adis yang kelelahan.

“Tidak perlu mom, Adis tidur dikamar yang tadi saja sama Bunda.”

“Kamu ini aneh ya kak, kamu sudah punya suami! Jadi tidur dengan suamimu sana.” Bunda mengibas kan tangannya mengusir Adis.

Gadis itu antara ragu dan juga lelah, ia takut pria itu akan menerkam nya hingga habis malam ini. Bukan urusan ranjang, lebih tepatnya membunuh nya hingga tak bersisa tulang belulang nya.

“baiklah Bun, Adis tinggal dulu..”

Adis menaiki tangga menuju kamar nya dan Arvin, lebih tepatnya suami kontrak nya. Gadis itu melihat nama pintu yang bertuliskan nama “arvin.” Ini pasti kamar suaminya batin Adis.

Tok tok.. Adis mengetuk pintu kamar sampai pintu itu terbuka.

Saat pintu terbuka Adis Sontak membuang pandangannya ke arah lain, ia tak mau mata sucinya melihat pemandangan yang sangat tidak sopan dimatanya. Pria itu tengah memakai handuk sepinggang tanpa menggunakan baju.

“Apa yang kau tunggu? Apa kau ingin semua orang tau kalau kita hanya menikah kontrak?” desis Arvin masih nyaman dengan wajah tanpa senyuman.

Adis masuk kedalam kamar suami sultan nya, menakjubkan! Kamar itu sangat luas. Jika dibandingkan dengan kamar nya tentu bisa sampai berkali-kali lipat lebih luas.

“Arvin menutup pintunya, “bruk.” Pintu tertutup sempurna. Adis merasa tengkuk nya terkena semburan angin yang membuat bulu kuduknya merinding.

“Tuan! Apa yang kau lakukan dibelakang ku..” pekik Adis saat membalikkan badannya.

“Memang apa yang ku lakukan? Kau pikir aku sedang apa?”

Tiba-tiba saja Adis gugup bukan main, apalagi melihat tubuh seksi suaminya, “aku bisa mati setiap hari melihat roti sobeknya..” batin Adis masih menatap tubuh Arvin yang atletis.

“sepertinya tuan berolahraga dengan baik, lihatlah tubuhmu seperti artis Korea yang aku tonton setiap hari.”

Ucapn konyol itu keluar begitu saja dari bibir tipis milik Adis, ia tak melihat wajah Arvin yang sejak tadi memperhatikan nya.

“sepertibya kau suka! Mau mencobanya?” ucap Arvin maju selangkah.

“Apa yang ingin kau lakukan tuan? Me, mencoba apa?” tanya Adis mundur selangkah kebelakang. Ia takut dan gugup sekali dengan wajah Arvin yang aneh itu.

“memang apa yang kulakukan?” bentak Arvin dengan mengerutkan keningnya, “apa kau sedang memikirkan sesuatu yang konyol? Kau memang cabul.” Cela Arvin dengan wajah anehnya.

Adis kesal dibilang cabul, ia memukul lengan Arvin dengan sekuat tenaga nya. Namun bukan nya puas malah ia kesakitan. “Kau saja yang mesum tuan! Kau lihat?” tunjuk Adis pas kearah benda sakral milik Arvin, “kau memakai pakaian seperti ini didepan mataku yang suci. Dasar tidak tau malu.”

Arvin yang kesal langsung meninggalkan Adis masuk ke kamar mandinya.

“Pria itu aneh sekali! Berapa usianya? 29 bukan! Tapi sepertinya dia belum dewasa.” Gumam Adis menggeleng kan kepalanya.

Adis sebenarnya sudah sangat mengantuk, tapi ia bingung harus tidur dimana. Mana mungkin ia tidur satu ranjang dengan orang semesum suaminya itu.

Arvin duduk diatas ranjang dengan pakaian yang sudah lengkap untuk tidur. Ia sekilas melihat kearah Adis yang melihat tajam kearah nya.

“Mengapa?” tanya Arvin membalas tatapan Adis.

“Aku ngantuk..”

“Lalu..? Aku tidak melarang mu tidur.”

“Tapi dimana aku tidur? Kamar ini dingin sekali.”

“Tempat tidurku masih muat untuk menampung tiga orang seperti mu! Lagipula aku tidak tertarik dengan tubuh jelekmu, jadi jangan berpikir yang tidak-tidak.” ucap Arvin cuek.

“Kita Cuma nikah kontrak, aku tidak mau satu ranjang denganmu.” Tolak Adis merengut, ia kesal sekali ketika melihat wajah cuek Arvin yang selalu bicara sesuka hatinya.

“Kalau kau tidak mau, kau bisa tidur dilantai atau disofa. Tapi jangan salahkan aku kalau besok pagi kau sudah siap untuk dikafani karena kedinginan.”

“Dasar suami tidak punya akhlak! Bisa-bisa nya aku setuju menikah dengan orang tidak punya akal seperti nya..” batin Adis kesal bukan main. Ia ingin sekali keluar dari kamar ini tidur bersama bunda dan adiknya dakamar tamu. Tapi itu tidak mungkin, pasti nanti semua orang curiga. “Lagian apa salahnya tidur seranjang dengan beruang kutub ini, toh dia tidak tertarik dengan bentuk tubuhku..” batin Adis lagi percaya diri.

Adisoun berjalan kearah ranjang dimana Arvin tengah duduk memainkan ponselnya. Ia menarik bantal dan membuat dinding pemisah bagi mereka berdua.

“ini. Atasan, jangan melewati batas yang aku buat..”  ancam Adis lalu menghempaskan tubuhnya keatas kasur empuknya. Arvin yang diatas ikut bergoyang karena ulah wanita itu.

“Dasar wanita bar-bar, aku rasa kau butuh obat penenang agar kau bisa tenang.”

“Betul sekali tuan, akhir-akhir ini hidup ku tidak tenang, dan tuan yang tampan lah penyebabnya.” Kata Adis tanpa takut sedikitpun pada Arvin, padahal pria itu sudah kesal setengah mati dengannya.

Setelah perdebatan panjang akhirnya mereka berdua berhenti berdebat dan memilih tidur mengistirahatkan tubuhnya. Hingga malam hari Arvin merasa ada seseorang yang mendekat dibelakang tubuhnya, kebetulan Arvin tidur membelakangi Adis.

Arvin merasa ada suara deru nafas yang sangat keras dari belakang tubuh nya, karena merasa terganggu akhirnya Arvin berusaha membalikan badannya melihat kebelakang. Betapa terkejutnya pria dingin itu saat melihat siapa yang berada dibelakang nya, ternyata wanita yang baru sah menjadi istrinya sedang menggigil ketakutan.

“kauvkenapa?” Arvin bangkit memeriksa tubuh Adis yang sudah basah dengan keringat.

“Aku takut gelap tuan! Dadaku sesak..” lirih Adis dengan tubuh yang menggigil.

Arvin bangkit menghiraukan lampu utama kamar mereka, baru semalam tidur bersama tapi wanita itu sudah membuat nya susah.

Arvin memberikan segelas air putih pada Adis, ia melihat wajah Adis yang pucat dengan badan yang menggigil. “Apa yang terjadi? Kau mimpi buruk?” tanya Arvin membantu Adis bangkit.

“Aku takut gelap tuan, hampir saja aku mati.” Ara mengusap dadanya yang masih sesak rasanya.

“menyusahkan saja! Dasar penakut.” Cela Arvin meletakkan kembali gelasnya diatas meja. “Sekarang sudah terang, jadi kau bisa tidur dan jangan menggangguku lagi.”

Arvin bergegas ketempat tidur kembali melanjutkan mimpi indahnya, “jangan mengganggu ku lagi.” Ucap Arvin menutup matanya.

“Dasar pria tidak punya perasaan! Bisa-bisa nya dia tidur meninggalkan ku sendiri, dasar suami gila.” Batin Adis melemparkan bantal nikah Arvin.

 

 

*****

 

jangan lupa tinggalkan komentarnya ya kak..! biar aku makin semangat lanjutin ceritanya..!! 😍😍😘

 

1
Sumar Sutinah
haadeuh alvin apa msh punya muka istri dn mertuanya sengsata sedangkan dia mengurus wanita lain, heran sm mertua adis knp diem" aja g ngebantu menantu katanya sayang, kno kelakuan anaknya yg aneh g d selidiki sm ayah c alvin
Sumar Sutinah
bagus thor aku aka karyamu 👍❤️💪
November
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
Yati Yati
kpn yp nya thor
si ciprut
angel sama bpaknya bersekutu... pura2 doang memanfaatkn
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
betul2 parah sakit jiwa itu nenek
Nuraini Ibrahim
hummm
seruh deh
Nuraini Ibrahim
makin seruh deh
Nuraini Ibrahim
huummmm
Nuraini Ibrahim
yeee udah mulai jatuh cinta rupanya
Nuraini Ibrahim
sekurangnya claudia nga sombong jadi adis jadi punya teman
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
dasar nene pikun
Nuraini Ibrahim
malu2 tapi mau dia
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
dasar tidak peka dia
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
huummmm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!