NovelToon NovelToon
Bayang Yang Runtuh

Bayang Yang Runtuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Shanti_San

Kiara, putri tunggal keluarga terkaya, memilih menikah dengan pria biasa karena cinta yang ia pikir sangat kuat dan abadi. Selama sepuluh tahun pernikahan, Kiara hidup dengan rasa bersalah yang besar—ia tidak pernah bisa mengandung dan melahirkan anak, selalu menyalahkan dirinya sendiri, dan terus meminum obat yang dikatakan suaminya sebagai vitamin penyehat tubuh.

Semua kepercayaan dan kebahagiaannya runtuh dalam sekejap mata. Kiara mengetahui kenyataan pahit, suaminya telah berselingkuh dengan sahabat terdekatnya sendiri.
Lebih menyakitkan lagi, obat yang ia minum setiap hari ternyata adalah pil penunda kehamilan. Sepuluh tahun ia pikir dia kurang subur, padahal dialah yang menjadi korban, dan suaminya sendirilah penyebab ia tidak pernah bisa memiliki keturunan. Puncak kehancuran tiba saat Kiara tahu sahabatnya kini sedang mengandung anak hasil perselingkuhan mereka.

Kiara pun memilih pura-pura tidak tahu, untuk membalaskan rasa sakitnya karena telah di tipu oleh mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 - Bayang Masa lalu

Di ruang kerja pribadinya yang luas, mewah, dan tertata rapi di lantai puncak gedung perusahaan miliknya, Baskara duduk bersandar di kursi besar berbalut kulit halus. Cahaya matahari pagi masuk lewat kaca jendela besar yang memandang ke arah seluruh kota, namun pandangan Baskara tidak tertuju pada pemandangan indah itu. Tangannya perlahan membuka laci meja kerja bagian dalam, laci yang selalu ia kunci rapat dan tidak pernah diizinkan disentuh oleh orang lain, bahkan oleh asisten terpercayanya sekalipun.

Di dalam sana, tersimpan sebuah bingkai foto kecil berwarna perak yang sudah agak kusam dimakan usia. Dengan hati-hati, Baskara mengangkat bingkai itu, lalu menatap lekat-lekat wajah wanita muda yang tersenyum cerah di dalamnya. Itu adalah foto Kiara, diambil saat mereka masih berusia delapan belas tahun, tepat sehari sebelum ia berangkat pergi ke luar negeri untuk mengejar pendidikan dan karirnya. Di foto itu, mata Kiara berbinar-binar penuh semangat dan kebahagiaan, wajahnya polos tanpa beban, sama sekali belum menyentuh kepahitan hidup seperti sekarang.

Jari jari Baskara mengusap perlahan permukaan kaca yang menutupi wajah Kiara di foto itu, rasa hangat bercampur rasa sakit dan penyesalan langsung menyeruak memenuhi dadanya. Selama bertahun-tahun, sejak masa remaja, ia sudah mencintai Kiara dengan sepenuh hatinya, namun semuanya selalu ia simpan rapat di dalam diam. Ia merasa dirinya belum pantas, merasa dirinya masih belum memiliki apa-apa, merasa belum mampu memberikan kehidupan terbaik bagi wanita yang paling ia cintai itu. Ia berniat akan mengungkapkan perasaannya nanti, saat ia sudah sukses, saat ia sudah menjadi orang yang mapan dan dihormati. Namun, penantian itu ternyata terlalu lama. Sebelum sempat ia membuka suara, kabar yang datang justru menghancurkan seluruh harapannya: Kiara menerima cinta Ferdi, pacar masa sekolahnya, dan beberapa tahun kemudian mereka resmi melangsungkan pernikahan.

Rasa penyesalan itu menjadi luka terbesar yang tak pernah sembuh di hati Baskara. Jika saja dulu ia berani bicara, jika saja dulu ia tidak menunda-nunda, mungkin nasib Kiara akan berbeda. Wanita itu tidak akan pernah merasakan sakit hati, pengkhianatan, serta perlakuan kejam seperti yang terjadi sekarang. Kiara tidak akan jatuh ke tangan pria yang tidak tahu menghargainya, pria yang hanya memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi semata. Selama sepuluh tahun di luar negeri, foto kecil ini selalu ia bawa dan simpan di dekatnya, menjadi pengingat sekaligus penyemangat baginya, namun juga menjadi sumber rasa sakit yang tak kunjung hilang.

Namun, sejak ia kembali ke tanah air dan bertemu kembali dengan Kiara, terutama setelah kejadian di kolam renang itu, ada rasa yang berbeda tumbuh di hatinya. Ia melihat betapa buruknya perlakuan Ferdi, ia melihat betapa hancurnya hati Kiara, dan rasa ingin melindungi wanita itu semakin kuat melebihi apa pun. Kesempatan itu mungkin datang kembali padanya, bukan untuk merebut secara paksa, tapi untuk berada di sisi Kiara, menjaganya, dan memastikan bahwa wanita itu tidak lagi disakiti oleh siapa pun. Di sudut bibir Baskara, perlahan terukir sebuah senyum tipis, senyum yang sudah sangat lama tidak pernah menghiasi wajah tegas dan dinginnya itu.

Tepat saat itu, pintu ruang kerja terbuka pelan, dan masuklah Aldo, sekretaris pribadi yang sudah bekerja bersamanya selama lebih dari tujuh tahun. Aldo membawa setumpuk berkas penting yang perlu ditandatangani, namun langkahnya seketika melambat saat melihat pemandangan di depannya. Ia tertegun sejenak, matanya membelalak kaget. Sudah bertahun-tahun ia bekerja bersama Baskara, ia tahu betul betapa dingin, serius, dan jarang sekali pria itu tersenyum, bahkan di saat kesuksesan besar pun wajahnya tetap datar. Namun hari ini, ia melihat bos besarnya itu sedang tersenyum manis sambil menatap sebuah foto lama dengan pandangan yang sangat lembut.

Aldo yang pandai membaca suasana dan isi hati orang, langsung mengerti apa yang sedang terjadi. Ia pun berjalan mendekat dengan langkah ringan, lalu meletakkan berkas-berkas itu di atas meja sambil menatap Atasannya.

"Tuan, akhir-akhir ini seperti nya Nona Kiara membuat suasana hati anda sangat baik." Goda Aldo.

"Berhenti lah bicara, kau sudah mulai berani, sepertinya kau sudah bosan dengan gaji besar. " balas Baskara. Aldo pun hanya bisa menahan senyum nya.

Bertahun-tahun bekerja dengan Baskara, Aldo sangat setia dan sudah menganggap Baskara sebagai teman nya. Begitu pun sebaliknya, godaan Aldo tidak membuat Baskara tersinggung.

"Tolong Carikan aku informasi lengkap tentang suami Kiara, aku ingin informasi yang akurat."ucap Baskara.

"Apa ada masalah dengan suaminya Tuan? Seperti ya hubungan mereka terlihat baik-baik saja.." Tanya Aldo dengan heran. Karena tidak terlihat sedikit pun kalau Kiara dan Fendi retak dalam hubungan mereka.

"Mungkin perasaan ku saja, aku hanya ingin memastikan."Balas nya.

"Baik Tuan, saya akan segera memberitahukan anda secepatnya."Ucap Aldo sembari pamit dan berjalan keluar dari ruangan itu.

Harapan Baskara hubungan Kiara dan Fendi baik-baik saja, tapi semua info yang ia minta akan membuat ia lebih tenang kalau memang benar hubungan mereka baik-baik saja.

1
Ma Em
Ferdi saja yg tdk tau diri sdh diangkat derajat nya karena menikah dgn Kiara pewaris tunggal perusahaan tuan Edwar malah Ferdi sia siakan dan selingkuh dgn teman Kiara , semoga perceraian Kiara dgn Ferdi cepat selesai biar Ferdi dan selingkuhan nya jadi gembel , Ferdi manusia tdk punya otak ingin menguasai perusahaan orang setelah itu dia akan menceraikan Kiara dan akan hdp bersama selingkuhan nya si Emely .
Asyura
lanjut tor
Yeni Astriani
yuuukk lanjut Author
Yeni Astriani
good job Kiara kamu kuat, kamu punya banyak bukti perceraian pasti bakalan terjadi.
ferdi mengancam karna tahu dia bakalan hidup miskin lagi
Yeni Astriani
lanjut Author
Asyura
lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!