NovelToon NovelToon
SISTEM PANGERAN AUTO PILOT

SISTEM PANGERAN AUTO PILOT

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Sistem
Popularitas:481
Nilai: 5
Nama Author: Khusus Game

"Saat pedang musuh hampir mencabut nyawaku, sebuah suara mekanis mengambil alih kendali tubuhku dan mengubahku menjadi mesin pembunuh yang sempurna."

​​Jacob adalah pangeran kedua kerajaan Helios yang selalu berlindung di balik punggung kakaknya, George. Namun, sebuah pengkhianatan di medan perang membuat George lumpuh dan pasukan mereka terbantai. Di tengah keputusasaan, sebuah Sistem Auto Pilot aktif di dalam kesadaran Jacob. Sistem ini tidak memberikan misi atau hadiah cuma-cuma, melainkan mengambil alih kendali saraf otot Jacob untuk melakukan gerakan bertarung yang mustahil dilakukan manusia biasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusus Game, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Rencana Pasukan Tak Terkalahkan

​Pedang kayu di tangan Jacob terus berayun membelah udara dengan kecepatan yang sangat mengerikan.

​Keringat tidak lagi menjadi pertanda kelelahan baginya, melainkan bukti bahwa batas fisiknya terus dipaksa hancur dan dibangun kembali dalam hitungan detik.

​{Sistem pemulihan ini benar-benar gila. Tubuhku terasa seperti mesin yang tidak pernah kehabisan bahan bakar meskipun ototku terus bekerja keras.}

​Natali menatap pergerakan Jacob dari pinggir lapangan dengan mata yang tidak berkedip sedikit pun.

​"Cukup untuk hari ini, Natali," ucap Jacob sambil menghentikan ayunan pedangnya secara mendadak.

​Natali segera mendekat dan memberikan handuk kering kepada rajanya.

​"Kecepatan Anda meningkat dua kali lipat dibandingkan sesi pertama tadi pagi, Baginda. Ini benar-benar tidak bisa dipercaya," puji Natali dengan nada suara penuh kekaguman.

​Jacob menyeka wajahnya sambil tersenyum tipis merespons pujian tersebut.

​"Panggil Veldora untuk menemuiku di ruang kerja sekarang juga. Aku memiliki rencana besar untuk pasukan kita," perintah Jacob dengan ekspresi wajah yang berubah serius.

​"Sesuai perintahmu, Tuanku," jawab Natali sambil membungkuk hormat dan segera bergegas pergi.

​||||||||||||||

​Jacob duduk di kursi kebesarannya sambil menyalin beberapa detail informasi yang muncul di pandangan birunya ke atas sebuah perkamen tebal.

​Pikirannya sangat fokus memindahkan data kalkulasi nutrisi dan rasio istirahat mikro yang diberikan oleh sistem auto pilot ke dalam bahasa yang mudah dipahami manusia.

​{Aku tidak bisa membagikan sistem ini kepada pasukanku, tapi aku bisa meniru metode pemulihan dan latihan yang baru saja kualami untuk mereka semua.}

​Pintu ruang kerja terbuka perlahan, menampilkan sosok Veldora yang masuk dengan langkah tegap.

​"Anda memanggil saya, Baginda Raja?" tanya Veldora sambil meletakkan tangan kanannya di dada.

​"Mendekatlah, Veldora. Baca perkamen di atas mejaku ini dengan teliti," perintah Jacob tanpa mengalihkan pandangannya dari tumpukan dokumen lain.

​Veldora mengambil perkamen tersebut dan mulai membaca deretan instruksi yang tertulis di sana.

​Dahi jenderal bertubuh besar itu mulai berkerut hebat, menunjukkan kebingungan sekaligus rasa tidak percaya.

​"Baginda, dengan segala hormat, metode latihan ini sangat brutal. Kau menyuruh para prajurit untuk memecah serat otot mereka hingga titik kerusakan maksimal setiap hari?" protes Veldora dengan nada suara yang sedikit meninggi.

​Jacob menyandarkan punggungnya dan menatap Veldora dengan tatapan yang sangat tajam.

​"Baca bagian bawahnya, Veldora. Sistem... maksudku, aku telah menyusun rasio konsumsi daging murni dan metode pernapasan mikro yang harus mereka lakukan di sela-sela siksaan itu," jelas Jacob dengan wibawa yang menekan.

​Veldora kembali menekuri tulisan tersebut dan matanya perlahan membelalak karena takjub.

​"Jika pola pernapasan dan nutrisi ini benar-benar diterapkan, masa pemulihan otot mereka akan terjadi tiga kali lebih cepat dari manusia normal," gumam Veldora seolah baru saja menemukan harta karun militer.

​{Tentu saja. Sistem sudah memperhitungkan efisiensi tubuh manusia pada tingkat seluler yang tidak mungkin dipikirkan oleh tabib istana mana pun.}

​||||||||||||||

​"Aku ingin pasukan yang jauh lebih kuat, Veldora. Kemenangan kita atas Scolar baru permulaan, kerajaan lain pasti sedang mengawasi Helios saat ini," ucap Jacob dengan nada suara yang sangat dingin.

​Veldora mengangguk paham dan menggulung perkamen itu dengan tangan yang gemetar karena antusiasme yang mulai membara.

​"Saya mengerti maksud Anda, Baginda. Kelemahan terbesar kita selama ini adalah stamina yang mudah terkuras di medan pertempuran yang panjang," respons Veldora dengan penuh keyakinan.

​"Tepat. Karena itu, aku perintahkan kau untuk menyuruh seluruh prajurit elit berlatih menggunakan metode ini mulai besok sebelum fajar menyingsing," tegas Jacob.

​"Apakah mereka akan sanggup bertahan di minggu pertama, Baginda?" tanya Veldora yang masih memiliki sedikit keraguan.

​Jacob berdiri dari kursinya dan berjalan perlahan menuju jendela besar di belakang meja kerjanya.

​"Tugasmu adalah memastikan mereka tidak punya pilihan selain sanggup. Siksa fisik mereka di lapangan, dan pastikan mereka mengikuti aturan nutrisi itu tanpa celah sedikit pun," perintah Jacob dengan suara yang menggelegar.

​Veldora tersenyum lebar, insting jenderalnya merasa sangat tertantang dengan tugas baru yang ekstrem ini.

​"Saya tidak akan mengecewakan Anda, Baginda. Saya sendiri yang akan melatih mereka dan memastikan mereka berubah menjadi monster yang tidak kenal lelah," janji Veldora dengan suara lantang.

​"Bagus. Beritahu mereka bahwa raja mereka tidak membutuhkan prajurit biasa. Aku hanya butuh pasukan penakluk yang siap menghancurkan dunia jika ada yang berani mengganggu kedamaian Helios," pungkas Jacob dengan seringai penuh kepuasan.

​Veldora membungkuk hormat sekali lagi sebelum berbalik dan keluar dari ruangan dengan semangat tempur yang menyala-nyala.

​{Terapkan metode itu dengan baik, Veldora. Segera kita akan menunjukkan pada seluruh benua ini apa artinya kekuatan absolut yang sesungguhnya.}

​||||||||||||||

​Pintu ruang kerja tertutup rapat kembali, menyisakan Jacob yang duduk sendirian di dalam kesunyian.

​Mata biru sang raja muda itu kembali memancarkan kilatan data mekanis yang sangat rumit.

​{Siksaan fisik saja tidak akan cukup untuk mencetak pasukan terkuat. Otot manusia memiliki batas pemulihan alami yang tidak bisa dipaksa terus-menerus tanpa asupan khusus.}

​Jacob mengetukkan jarinya ke atas meja kayu dengan ritme yang sangat teratur.

​"Sistem, aku tahu kau memiliki seluruh data medis dan botani di benua ini," ucap Jacob dengan suara yang pelan.

​Sebuah jendela notifikasi berwarna biru transparan langsung muncul tepat di depan wajahnya.

​[Fungsi Analisa Diaktifkan. Apakah Pengguna membutuhkan rekomendasi taktis tambahan?]

​"Aku membutuhkan resep ramuan pemulihan otot tingkat tinggi," perintah Jacob tanpa ragu.

​Jacob menatap lurus ke arah jendela notifikasi itu dengan pandangan yang sangat serius.

​"Ramuan yang bisa dibuat dari bahan-bahan lokal di sekitar wilayah Helios. Pastikan efeknya tidak menimbulkan kecanduan atau merusak saraf pasukanku dalam jangka panjang," tambah Jacob sebagai syarat mutlak.

​Deretan angka dan simbol kimia mulai berkedip dengan kecepatan tinggi di layar pandangan Jacob.

​[Memproses permintaan. Mencari kombinasi tanaman herbal dan mineral dengan tingkat kecocokan sembilan puluh delapan persen.]

​Sebuah daftar panjang bahan-bahan aneh yang belum pernah didengar oleh tabib biasa mulai tercetak jelas di pandangan Jacob.

​{Sempurna. Dengan resep ini, pasukan Black Knight tidak akan terkalahkan sama sekali.}

​Senyum misterius kembali menghiasi wajah Jacob saat ia mulai menyalin resep tersebut ke atas perkamen kosong yang baru.

1
Dania
semangat tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!