NovelToon NovelToon
Dark Overload

Dark Overload

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Supernatural / Contest / Reinkarnasi / Sci-Fi
Popularitas:76.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: diqa alisyah

Hanah Rawlee yang tidak sengaja bertemu dengan sosok laki-laki misterius di dalam bus tiba-tiba mengalami hal aneh yang tak masuk akal.

Setelah selamat dari kecelakaan maut 3 tahun lalu, hal janggal dan juga mengerikan terjadi di dalam hidupnya, Hanah bertemu dengan sesosok mahluk mengerikan yang ingin membunuhnya saat di dalam perjalanan. Saat itulah dia bertemu dengan Adia Hiro seorang pemuda pemberani dari pasukan khusus bernama DAF.

Lewat Hiro, sedikit demi sedikit Hanah mengetahui jati dirinya yang tak pernah ia bayangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diqa alisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

"Jadi Anuagra Sagr sang iblis ke-9 telah lenyap!" Ucap Nuara dengan pandangan sejurus.

"Benar!" Balas Hiro.

"Dan yang melenyapkannya adalah sesuatu yang bahkan tak bisa kita bayangkan!"

Hiro diam saja, tanpa berkomentar.

"Dan pasukanmu banyak menghilang karena melawan mahluk itu tanpa perhitungan?"

Hiro menghela napas dan menutup wajahnya sendiri mendapati pertanyaan Nuara, karena dia sendiripun hampir terbunuh.

"Aku tak tahu apa yang membuatnya keluar dari tempat persembunyian dan menampakan diri sejelas itu, bukannya selama ini para iblis selalu bersembunyi seperti kutu dan mengandalkan para Kronsf untuk menyerang manusia!" Balas Hiro.

Tapi Nuara diam saja dan menatapku dengan pandangan tajam seolah melihat sesuatu yang aneh.

"Apa kau juga bawahannya anak ini?" Tanya Nuara padaku. Maksudnya adalah Hiro.

"Tidak, aku.."

"Dia bukan bawahanku, juga bukan bagian dari klan Adia." Jawab Hiro.

Nuara masih memandangiku dengan tatapan yang sama.

"Tapi anehnya, dia sama sekali tak terpengaruh oleh kekuatan Inggres, dan mengingat semua yang terjadi saat aku bertarung bersama Kronsf!" Jelas Hiro.

"Apa Anuagra Sagr keluar saat kau sedang bersamanya?" Tanya Nuara.

Hiro terkesiap dan memandangiku.

"Yah lebih tepatnya, Mahluk itu keluar saat ingin menyerangnya!" Balas Hiro.

Nuara menatap Hiro dengan ekspresi terkejut, meskipun sukar di artikan namun terlihat jelas di wajahnya kalau dia gemetar.

"Haa, sepertinya aku benar-benar tak salah lihat!" Ucapnya sambil berdiri dan mengusap wajahnya sendiri.

Nuara berjalan ke arahku dan memungut senjata api milik Hiro.

"Apa yang sedang kau la..."

Dooorrr.....

Sebelum pertanyaanku selesai, Nuara melepaskan tembakannya ke arahku tanpa menimbang alasan saat dia melakukannya.

Hiro menjerit histeris tanpa mampu berbuat apa-apa karena tindakan Nuara benar-benar di luar dugaan.

Saat aku membuka mata setelah tembakan itu di lepaskan. Sesuatu terjadi, anehnya peluru itu terhenti tepat di hadapanku, benda itu melayang seperti mengenai sesuatu yang tak terlihat, kemudian hancur dan berubah menjadi debu.

"Perisai Dargos!" Gumam Nuara dengan wajah terkejut.

"Apa yang kau lakukan." Pekik Hiro, "dasar sinting!" Dia mengambil senjata yang ada di tangan Nuara dan melemparkannya ke sembarang arah.

"Aku hanya ingin memastikan apa yang ada di kepalaku!" Jawab Nuara.

Hiro terdiam dan menatapnya.

"Dan dugaanku benar, kalau mataku memang tak salah lihat!" Ucapnya.

"Apa yang ingin kau pastikan?" Tanya Hiro.

"Entahlah!" Jawab Nuara, "kau juga mungkin sudah tahu sejak lama, tapi kau berusaha menyangkalnya karena ini adalah pertanda jika reinkarnasinya selesai kalau dia telah di temukan!"

Hiro diam saja.

"Kau tahu maksudku kan!" Ucap Nuara.

Hiro tak menjawab.

"Kau mungkin sudah tahu banyak tentang suku Irfa dari ayahmu, dan aku juga tahu banyak tentang klan Adia prajurit DAF dari keluargaku!" Ucap Nuara, "dan salah satu kemampuan yang suku Irfa miliki adalah mata Aro yang di turunkan secara turun-temurun oleh leluhur kami untuk melihat api jingga pada tubuh sang raja."

Hiro terkesiap dan memandangiku kemudian.

"Aku melihatnya." Ucap Nuara.

Mereka saling bertatapan.

"Api jingga sang raja, berkobar-kobar di dalam tubuhnya!" Nuara menunjukku.

"Hah!" Aku tercengang.

Orang gila mana lagi yang sekarang ku temui.

***************

Nuara mendekat ke arahku, mata sayu nya yang lembut memberikan kesan emosional yang dapat langsung tersampaikan dalam setiap tatapannya.

Benar-benar mengingatkanku dengan seseorang.

"Siapa namamu?" Tanya nya.

"Hanah Rawlee!" Jawab ku.

"Ahhh.." ucapnya sambil berjalan berlahan mengitariku. "Indah sekali, mungkin selama beratus tahun lamanya. Aku adalah orang pertama yang menyaksikannya dengan mata ini!"

"Hei. Kau terlihat seperti orang mesum jika orang lain tak paham situasinya!" Hiro mencemohnya dengan ekspresi jijik.

"Apa kau mengingat sesuatu yang berhubungan dengan, hal semacam dirimu di masa lalu atau kau tahu kalau kau adalah reinkarnasi dari seorang raja?" Tanya Nuara.

"Apa?" Aku mengernyitkan dahi.

Nuara menatap Hiro, dan mereka saling melempar pandang.

"Yah maksudku, apa kau tahu sesuatu tentang dirimu?" Nuara bersikeras.

Aku menggeleng.

"Ahh..dimana terakhir kali kau menemukan Hanah?" Dia bertanya pada Hiro.

"Sudah ku katakan sebelumnya kalau dia melihatku bertarung bersama Kronsf. Aku terus berjaga-jaga di dekatnya karena takut sesuatu yang buruk akan terjadi!" Jawab Hiro mengurut pelipis.

"Apa kau tau asal usul keluargamu?" Tanya Nuara lagi.

"Aku tak ingat apapun," jawabku. "karena dari kecil, aku sudah berada di panti asuhan!"

"Panti asuhan, maksudmu kau benar-benar tak punya kerabat atau semacamnya?" Nuara terus mengorek ku.

Aku menggeleng. "Yang ku punya hanyalah seorang ayah angkat yang sekarang menghilang entah kemana!" Balasku menunduk.

Hiro menatapku dengan iba sedangkan Nuara memandangiku dengan gelagat penasaran.

"Kau pasti bingung dan kesulitan akhir-akhir ini karena banyak hal aneh bermunculan di sekitarmu setelah melihat kejadian itu!" Ucap Nuara berlutut di hadapanku, "tapi percayalah, hal itu tak terjadi tanpa alasan jika kau bukan bagian dari semua ini!"

Aku menatap mereka berdua secara bergantian. Lalu kembali lagi menatap Nuara, dan entah kenapa, tapi sepertinya dia tahu apa yang ada di kepalaku.

"Apa..maksudmu?"

"Seperti yang di katakan anak ini barusan, kau adalah reinkarnasi, dari seseorang yang paling kuat di muka bumi. Reinkarnasi seorang Raja!" Jawab Hiro.

"Raja?"

"Iya, Raja. Seorang Raja terkuat di jagat raya. Raja dari segala Raja!" Ujar Hiro.

Aku menatapnya dalam diam.

"Meskipun aku tak ingin percaya, tapi siapa di dunia ini yang bisa menggunakan perisai Dargos, dan memanggil mahluk itu dalam keadaan terdesak." Hiro berjalan mendekatiku, "lagi pula, selama ini hanya kau satu-satunya manusia biasa, yang bisa mengingat kejadian saat aku bertarung bersama Kronsf!" Timpal Hiro.

"Hah!" Aku menatap mereka berdua secara bergantian.

Aku pasti sudah gila, Raja katanya, siapa yang akan percaya dengan omong kosong seperti ini.

"Aku tahu ini memang terdengar omong kosong, tapi menyangkal sama saja seperti pecundang yang melarikan diri!" Jawab Nuara.

Aku tercengang.

Dia tahu apa yang sedang ku pikirkan.

"Aku seorang penyihir, kemampuanku bisa membaca pikiran orang lain. Dan tentu saja, aku tahu apa yang sedang kau pikirkan!" Jawabnya.

Sial.

Dia tersenyum mendengarkan umpatan yang ada di kepalaku.

"Ada satu cara untuk membuktikan omong kosong ini agar kau percaya dengan apa yang kami katakan!" Ujar Nuara.

Kemudian dia mengambil tanganku dan menempelkannya sendiri pada ubun-ubun kepalanya.

"Apa yang kau.."

"Nona!" Potongnya, "lihatlah sendiri!"

Nuara memejamkan kedua matanya, tangannya mencengkram kuat pergelangan tanganku,tubuhnya gemetar hebat, keringat menetes di sela-sela rambutnya. Entah kenapa dia mirip seperti seseorang yang ingin di eksekusi mati.

Debu hitam bermunculan entah dari mana, berterbangan di sekitar tubuhku dan mengeluarkan suara gemerisik seperti tumpahan pasir yang di tebarkan.

Kemudian muncul lah ingatan-ingatan aneh di kepalaku. Ingatan asing, yang entah siapa pemiliknya.

Aku melihat kumpulan orang-orang memakai baju zirah berwarna hitam mengacungkan tombak setinggi tiang, berbondong-bondong mengikuti langkahku ke arah bukit.

Kumpulan wanita tua dan anak-anak yang memberikan ku bunga dan juga buah-buahan segar ke dalam saku bajuku.

Dua orang pria berjalan beriringan di sampingku, mereka terlihat mirip dengan Nuara dan Hiro secara sekilas.

Darah, aku melihat orang-orang mati bergelimpangan dengan tragis tanpa membawa nama mereka di atas nyawanya.

Aku bertarung dengan seseorang, namun wajahnya tak nampak jelas, dia berdiri di antara kumpulan mahluk aneh yang bahkan sukar ku deskripsikan.

Lalu, semuanya menjadi putih, dan muncul lah seberkas sinar terang yang menampakan seseorang laki-laki memakai jubah hitam berdiri di hadapanku dengan kondisi melemah, seluruh tubuhnya seakan hampir menghilang tersapu angin bersama debu hitam yang sebentar lagi lenyap. Saat melihat kehadiranku, dia menatapku seakan menyuruhku mendekat.

Namun hanya berjarak kurang dari 2 meter, tubuh laki-laki itu lenyap menjadi sekumpulan debu hitam lalu masuk ke dalam tubuhku seperti sekumpulan rayap yang sedang menggerogoti kayu. Tubuhku merasakan sakit yang luar biasa, nyawaku tinggal sejengkal, namun di ujung tarikan hembusan napasku yang terakhir, aku merasakan kehangatan dengan aroma mentari di sore hari.

Begitu menenangkan, seoalah sedang menghadapi kematian yang paling indah.

1
ieru
keren
KOwKen
hallo. maaf kalau up ny ngaret setaun!
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
hahahaha....
ini kebenarannya tapi kenapa kedengerannya jadi kek omong kosong 🤣
Nur Kediri
kok lama kak
Nur Kediri
lama kali kak up nya
KOwKen: authornya lg di tempt yang susah sinyal, jd up ny ngaret cyuu
total 1 replies
Nur Kediri
semangat update kak
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Waktu itu gua komen apa ya di mari 🤔
Tapi perasaan gak ada yang berubah. Ngapain lu hapus bab lama, padahal komentar sama like-nya udah bejibun
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: bukan maen emang kalo urusan memperbaiki itu hawanya males aja
total 4 replies
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Ampe balik lagi gua kemari... 🙄
Baca bab baru kaga idep
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Di mana sih tombol double like-nya 🤣
total 2 replies
Nur Kediri
kehilangan orang yang penting itu menyakitkan
Yana Haifa
ada at
Nur Kediri
mulai menerima
Nur Kediri
sedikit curiga musuh menyusun strategi
Nur Kediri
ngeri
Nur Kediri
belum bisa mengendalikan kekuatan
Nur Kediri
pasti hanah shock berat
Nur Kediri
menegangkan
Nur Kediri
nanggung banget kak
KOwKen: mentok zeyeng!
total 1 replies
Nur Kediri
semangat kak
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐
Woy belubah 🙄
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Kaga kok 🙄
total 2 replies
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐
woeee!!!

mana Ujan Meteong?!
KOwKen: jdul doang gua ubeh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!