Rasti Aulia Putri... Cewek zaman now yang di kirim orang tuanya ke sebuah pesantren karna kenakalannya... Dia bertemu dengan seorang ustad tampan bernama Azmi Akmal Firdaus... Dia masih termasuk dari keluarga pesantren "An- nur"...
Awal pertemuan membuat Rasti jatuh hati... Tapi beda dengan ustad tampan... Dia sudah dulu jatuh hati dengan neng Nada Zakiyah putri dari Kiai Subadar...
Namun Allah berkehendak lain...Apa yang akan terjadi dengan Rasti??? Apa mungkin ustad Azmi akan berjodoh dengan Rasti atau malah dengan neng Nada???...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Difa alifiandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 19 DPAC
Di teras rumah memang penuh dengan bunga yang tertata rapi...Banyak bunga mawar Bunga Kamboja...bunga melati....Dan semuanya bermekaran indah dan wangi di teras....
Aku menikmati momen itu sambil memandang ke arah pesantren An-Nur yang senyap karna semua santriwan dan santriwati sudah jam masuk sekolah...
Tak lama ada suara klakson mobil berbunyi...Ku tengok arah suara itu .....Mobil hitam dop Alp*rt berhenti di depan rumah Umi...
"Mama...Papa..."Teriakku sambil berdiri...
Mereka turun dari dalam mobil dan segera menghampiri ku dengan membawa dua kantong penuh buah tangan...
"Assalamualaikum anak Mama.."Ucap Mama yang segera berlari menuju ke arahku
"Waalaikum salam Ma...Mama Rasti kangen..." Ucapku sambil memeluk Mama ku itu ..
"Iya sayang...Mama juga...Kamu sehat sayang.."Ucap Mama
"Alhamdulillah Ma...Mama sendiri???"
"Mama juga sehat sayang .."
"Emmmm anak Papa gak kangen nih sama Papanya???"Ucap Papa yang ada di belakang Mama
"Hehehe assalamualaikum Papa..."Ucapku sambil menyalami tangan Papa ku itu
"waalaikum salam nak...Kamu apa kabar??"
"Baik Pa...Papa sendiri???"
"Alhamdulillah Papa baik nak...Kamu sudah banyak berubah yah.... Bagaimana kamu betah kan di sini??"
"Emmmm Yah mau gimana lagi Pa...di betah- betahin aja lah..."Ucapku...
"Sabar yah nak...Kamu pasti bisa...Papa cuma mau yang terbaik buat kamu ..."
"hemmm..."
"Oh ya Rasti pak Alwi sama Bu Salamah mana?? Kog gak kelihatan.."Ucap Mama
"Mereka sedang ngajar Ma...Ayo masuk dulu..."Ucapku
"Emmmm kalian masuk saja ...Aku mau nyamperin Alwi dulu ke pesantren.."Ucap Papa
"Emmm baiklah.."
Aku masuk dengan pelahan ...Mama dan Papa yang melihat cara berjalanku sontak bertanya...
"Kaki kamu kenapa Rasti???"Ucap Papa
"Ehhhh ini Pa...Rasti keseleo...Tapi gpp kog...kemarin sudah di pijat..."Ucapku
"Yang benar sayang...Sudah di bawa ke dokter kan???"Ucap Mama
"Gak perlu Ma... Nanti juga sembuh sendiri....kemarin Umi sama Abi juga mau membawaku ke dokter tapi aku gak mau Ma..."
"Oh...Beneran sayang...Apa sekarang saja kita ke dokter ...Mumpung ada mobil.."Ucap Mama
"Gak usah Ma...Ayo masuk saja..."Ucapku
Mama terlihat sangat khawatir dengan kaki ku...tapi Papa hanya bisa menenangkan Mama dengan senyuman
"Mereka sudah mengurus Rasti dengan baik sayang...Kamu jangan khawatir..."Bisik Papa
"Hemmmm iya Pa..."Jawab Mama
Aku dan Mama masuk ke dalam rumah Umi...Sedang Papa pergi ke pesantren untuk menyusul Abi ...
"Silahkan duduk Ma..Aku buatkan minuman dulu yah buat Mama..."
"Gak usah sayang...Kamu duduk saja...Kaki kamu kan masih sakit sayang..."
"Hehehe...Biar Rasti minta tolong sama santriwati yang bertugas dulu saja yah Ma...pasti Mama haus kan.. sebentar yah Ma..."
Aku berjalan ke dapur.. Kulihat 4 Santriwati sedang melakukan tugasnya masing- masing...
"Emmmm Mbak....Saya boleh minta tolong kan ???"
"Oh iya mbak Rasti butuh apa???"Ucap salah satu santriwati
"Ini mbak...di depan ada ke dua orang tua saya...Emmm saya minta tolong di buatkan minuman yah...teh hangat dan kopi... "
"Ohhh baik mbak..."
"Terimakasih kasih yah mbak...Maaf merepotkan..."
"Iya mbak...Gpp kog ..mbak silahkan tunggu di depan saja.."
"Iya.."
Aku kembali ke ruang tamu menemani Mama...
"Ma..."
"Ehh sayang...sini duduk ...Mama kangen banget lho sama kamu...Mama bawain oleh- oleh buat kamu dan keluarga di sini...Ini ada brownies coklat keju kesukaan kamu...Ada cemilan...Ada buah... pokonya ini semua kesukaan kamu...Yang satu ini buat Pak Alwi dan istrinya ..."Ucapnya menunjukkan isi sekantong penuh oleh- oleh yang di belikan khusus untukku..
"Wahhhh terima kasih yah Ma...Mama tahu saja kesukaan ku...."
Tak lama seorang santriwati datang membawa minuman untuk Mama dan Papaku...
"Permisi Bu...Ini minuman untuk ibu dan bapak.."Ucapnya sambil meletakkan dua gelas minuman di atas meja...
"Oh iya terimakasih..."Ucapku dan Mama secara bersamaan
Selesai meletakkan minuman dia menyalami tangan Mama ku...
"Ya sudah Bu..Saya permisi dulu.."Ucapnya...
"Sebentar mbak...Ini buat mbak dan yang lain...Semoga kalian suka yah.."Ucapku sambil menyodorkan sekotak brownis coklat keju yang di bawa Mama...
"Ohh iya mbak...terima kasih yah.."
"Iya mbak sama- sama.."
Dia pun berlalu membawa sekotak brownis itu...
"Hemmm seperti nya Rasti memang sudah banyak berubah sekarang"Batin Mama...
Tak lama...Umi dan Abi datang bersama Papa...
"Assalamualaikum.."Ucap mereka bersamaan
"Waalaikum salam.."Ucap kami
"Ehhh ada ibu...Apa kabar bu???"Ucap Umi segera menghampiri Mama dan menyalami nya...
"Iya Bu... Alhamdulillah baik...Ibu sendiri apa kabar???"
"Alhamdulillah baik...ayo duduk Bu..."
"Iya Bu...Ini saya bawakan oleh- oleh buat ibu dan bapak sekeluarga.."
"Ohhh apa ini Bu...banyak sekali...Jadi merepotkan ibu dan bapak saja..."
"Tidak kog Bu...Kami justru berterima kasih ibu sudah menjaga Rasti dengan sangat baik.."
"Itu sudah tugas kami Bu...Rasti juga cepat beradaptasi di sini....Saya juga sangat senang ada Rasti...maklum dari dulu saya ingin punya anak perempuan...baru kesampaian sekarang..."
"Hehehe... syukurlah kalau Rasti tidak merepotkan di sini.."
"Tidak Bu...tidak sama sekali...Saya ke tinggal ke belakang dulu Bu...biar saya ambilkan cemilan biar tambah enak bincang- bincangnya.."
"Gak usah Bu..."
"Sudah ibu duduk di sini saja... sebentar yah.."
"Emmm baiklah .."
Umi pun ke belakang Kami pun melanjutkan perbincangan kami dengan Abi Alwi..
supaya dia merasakn kehilangan