NovelToon NovelToon
Suci Tak Lagi Suci

Suci Tak Lagi Suci

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:343.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rini Antika

Sebuah tragedi memilukan membuat gadis bernama Suci harus kehilangan kesuciannya pada malam sebelum pernikahan.

Suci harus menanggung aib yang disebabkan oleh lelaki yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan kehidupan Suci hancur.

Akankah Suci berhasil melewati cobaan dalam hidupnya? baca kisah selengkapnya dalam Karya ke-16 saya yang berjudul Suci tak lagi suci.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 ( Usaha mendapatkan cinta Suci )

Rasanya Arya ingin sekali mendekap erat tubuh Suci, tapi dirinya tidak mungkin melakukan semua itu, apalagi Suci pasti membencinya apabila mengetahui jika Arya adalah lelaki bejat yang telah menghancurkan hidupnya.

"Suci, kamu tidak kenapa-napa kan?" tanya Hesti dengan membantu Suci untuk berdiri.

"Maaf Tuan, saya tidak sengaja menabrak Anda," ucap Suci, tapi Arya hanya diam mematung dengan terus menatap lekat wajah cantik Suci yang selalu ia rindukan.

"Bos tidak kenapa-napa kan?" ujar Farel dengan membantu Arya berdiri juga, dan Arya hanya menjawab pertanyaan Farel dengan anggukkan kepalanya saja.

"Tuan, atas nama Teman saya, saya minta maaf yang sebesar-besarnya," ujar Hesti yang merasa takut apabila Arya sampai memarahi Suci.

"Iya, tidak apa-apa. Apa Nona ini yang memasak untuk makan siang kita?" tanya Arya yang tidak melepas pandangannya dari wajah Suci.

"Iya Tuan, kebetulan Suci baru berjualan masakan hari ini, jadi saya pesan catering untuk meeting kepada Suci," jawab Hesti.

Arya yang tadinya ingin makan di luar, tiba-tiba duduk dan membuka kotak makan yang dibawa Suci, sehingga membuat Farel merasa heran, karena biasanya Arya tidak pernah makan sembarangan, bahkan Arya selalu makan di Restoran mewah.

"Suci, apa bisa setiap hari kamu mengantar makanan untuk saya ke sini? karena saya merasa cocok dengan masakan buatan kamu, tapi saya ingin kamu sendiri yang mengantarkannya secara langsung," ujar Arya yang terlihat lahap memakan masakan Suci.

"Baik Tuan, terimakasih atas kepercayaannya, kalau begitu saya permisi dulu," ucap Suci kemudian melangkahkan kaki ke luar dari tempat meeting.

Arya menatap sendu kepergian Suci, dan rasanya Arya ingin sekali menahan Suci supaya tidak pergi, tapi lagi-lagi semua itu tidak mungkin bisa Arya lakukan.

Setelah Suci pergi, Arya mengajak Farel ke ruang kerjanya, karena Farel tidak ingat dengan wajah Suci, sehingga Farel masih terlihat kebingungan.

"Rel, kamu ikut aku."

Farel dan Arya berjalan beriringan menuju ruang kerja Arya, dan sepanjang perjalanan, Arya terus saja melamunkan Suci.

"Ya, kamu kenapa sih sampai segitunya menatap perempuan yang mengantar makanan barusan?" tanya Farel setelah sampai di dalam ruang kerja Arya.

Arya menghela nafas panjang sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Farel.

"Apa kamu lupa dengan wajah perempuan yang telah kita rusak kehidupannya?" tanya Arya.

Degg

Jantung Farel rasanya berhenti berdetak, dan Farel merasa ketakutan ketika mengetahui siapa Suci sebenarnya.

"Ya, kita harus bagaimana? aku tidak mau kalau sampai Suci melaporkan kita kepada Polisi," ujar Farel yang terlihat gelisah, sehingga Farel terus saja mondar mandir.

"Rel, kamu tenang dulu, Suci sepertinya tidak mengingat kita, dan aku sudah punya rencana untuk mempertanggung jawabkan perbuatanku," ujar Arya.

"Ya, jangan bilang kalau kamu mau melakukan pengakuan dosa terhadap Suci?"

"Mungkin suatu saat nanti aku akan mengakui semua kesalahanku terhadapnya, tapi semua itu akan aku lakukan setelah Suci jatuh cinta kepadaku."

"Jadi kamu sengaja menyuruh Suci setiap hari membawakan makan siang untuk kamu supaya kamu bisa mendekatinya?"

"Iya, kamu benar, dan aku akan berusaha mendapatkan cinta Suci. Sebaiknya sekarang kamu cari informasi tentang Suci kepada Cleaning service yang tadi bersamanya, sepertinya dia adalah teman Suci," ujar Arya dengan bersemangat, dan Farel terpaksa mengikuti perintah Arya untuk mencari informasi dari Hesti.

......................

Hesti saat ini mengantar Suci ke luar dari dalam kantor, dan Hesti yang merasa aneh dengan tatapan Arya terhadap Suci, akhirnya mengutarakan pendapatnya.

"Suci, sepertinya Tuan Arya suka deh sama kamu."

Degg

Jantung Suci rasanya berhenti berdetak ketika mendengar nama Arya, karena Suci kembali teringat dengan lelaki bejat yang telah menghancurkan hidupnya, apalagi wajah Arya mirip dengan lelaki bejat tersebut.

Tidak mungkin kan Bos nya Hesti adalah orang yang sama dengan lelaki bejat yang telah menghancurkan hidupku? mungkin hanya namanya saja yang sama, meski pun sekilas wajahnya memang mirip dengan lelaki bejat itu, batin Suci.

"Suci, kamu baik-baik saja kan?" tanya Hesti karena saat ini Suci terlihat melamun.

"Aku baik-baik saja, hanya saja aku merasa omongan kamu itu tidak masuk akal. Tuan Arya adalah seorang Bos besar, mana mungkin dia naksir sama perempuan seperti aku, apalagi jika dia sampai mengetahui kalau aku sudah memiliki Anak yang tidak jelas asal usulnya," ujar Suci dengan tertunduk sedih ketika mengingat nasib Rizky.

"Suci, jika memang Tuan Arya tulus mencintai kamu, dia pasti akan menerima kamu apa adanya."

"Perkataan kamu semakin ngelantur, sebaiknya kamu makan siang dulu gih."

"Suci, aku serius."

"Aku juga serius Hesti. Oh iya, makasih banyak ya, karena kamu sudah memesan makanan buatanku, jadi sekarang aku punya pelanggan tetap. Kalau begitu aku pulang dulu ya, kasihan Rizky kalau aku tinggal terlalu lama. Kamu kerja yang semangat ya," ujar Suci dengan memeluk Hesti, kemudian mengucapkan Salam dan melangkahkan kaki untuk pulang dengan perasaan gembira, karena hari pertama Suci berjualan, Suci mendapatkan keuntungan yang cukup besar.

......................

Kepala OB memanggil Hesti untuk datang ke ruangan Farel, karena Farel ingin mencari informasi mengenai Hesti.

"Hesti, Tuan Farel memanggil kamu ke ruangannya, pasti kamu sudah melakukan kesalahan kan," ujar Rina dengan angkuh, apalagi selama ini Rina tidak suka terhadap Hesti.

Hesti sudah merasa ketakutan jika sampai Farel memecatnya karena kesalahan yang telah tadi Suci lakukan, sehingga sepanjang perjalanan menuju ruangan Farel, Hesti terus saja menerka-nerka apa yang akan dilakukan oleh Farel terhadapnya.

"Semoga saja Tuan Farel bukan disuruh Tuan Arya untuk memecat ku, tapi tadi Tuan Arya kan sudah memaafkan kesalahan Suci, bahkan Tuan Arya menjadi pelanggan tetap Suci," gumam Hesti.

Setelah Hesti mengetuk pintu ruang kerja Farel, Farel menyuruh Hesti untuk masuk.

"Silahkan duduk," ucap Farel.

"Te_terimakasih Tuan," ucap Hesti dengan gugup.

"Kamu tidak perlu takut seperti itu, aku tidak akan melakukan sesuatu yang buruk terhadapmu," ujar Farel karena melihat Hesti ketakutan.

"Tuan, saya mohon jangan pecat saya, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini," ujar Hesti, sehingga membuat Farel merasa bingung.

"Memangnya siapa yang bilang aku akan memecat mu?" tanya Farel dengan mengerutkan dahinya.

"Jadi Tuan memanggil saya bukan untuk memecat saya?" tanya Hesti dengan mata yang berbinar.

"Bukan, tapi saya ingin bertanya tentang perempuan bernama Suci," jawab Farel, dan sekarang Hesti yang terlihat bingung.

"Memangnya kenapa dengan Suci?"

"Tuan Arya sudah memesan makanan dari Suci, jadi saya harus memastikan latar belakang Suci, saya tidak mau kalau sampai makanan yang dibuat Suci tidak higienis, karena Suci memasak untuk orang paling penting di perusahaan kita," ujar Farel mencoba mencari alasan yang tepat supaya Hesti tidak merasa curiga.

"Saya bisa jamin Tuan, kalau masakan Suci sangat higienis, karena Suci kebetulan tinggal satu kontrakan dengan saya."

"Kenapa kamu tidak mengajak Suci untuk bekerja di sini saja?"

"Saya sudah mengajak Suci untuk menjadi cleaning service di kantor ini, tapi Suci baru satu minggu melahirkan, jadi Suci belum bisa bekerja," jawab Hesti, sehingga membuat Farel sangat terkejut.

"Apa?"

*

*

Bersambung

1
Tri Andy
ceritanya bagus👍 🙏
Rini Antika: terimakasih banyak dukungannya Kakak..🙏 aku tunggu di karya ku yang lain 🙏
total 1 replies
Mbak Win
mungkin author lupa, baby baru seminggu kan masih nifas.. kok bisa melakukan malam pertama /Right Bah!/
Rini Antika: sepertinya begitu, 🤭
total 1 replies
Rswt Slv
Biasa
Rini Antika: tolong hargai Karya orang lain, karena membuat sebuah Karya itu tidak mudah, 🙏
total 2 replies
Kunil
Keren bgt ka novelnya
Rini Antika: makasih banyak Kak sudah berkenan baca Karya receh saya, 🙏
total 1 replies
Patrick Khan
.susi malu malu mau
Patrick Khan: hehehe
total 2 replies
Patrick Khan
.kasian bu rita..
Patrick Khan
.arya sering bgt pingsang..😂😂.
Patrick Khan
.rian aku padamu 🤗
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya Kak 🙏
total 1 replies
Indah MB
masih terngiang-ngiang syedihnya
Rini Antika: makasih banyak selalu nyempetin Baca karya recehku Kak Indah 🙏
total 1 replies
Indah Dewi irawati
##
Rini Antika: apa tuh pagar? 🤭
total 1 replies
himawatidewi satyawira
othor jaahat ih..masak irwan ma hesti dipisahin
Rini Antika: mereka gak pisah kok, baca lanjutannya ya, 🤭
total 1 replies
himawatidewi satyawira
yng pentingkan nama suamimu hurupnya A🤣
Rini Antika: 🤣🤣🤣 iya
total 1 replies
himawatidewi satyawira
kucing garong teh
himawatidewi satyawira
pindahin ke papua ajaaaa..sekalian jaauh biar ndak balik"
himawatidewi satyawira
tulang dengkul ma kl pelakor
himawatidewi satyawira
duuh othor ini lho demen bngt bikin cerita sedih bgini
Rini Antika: setiap kehidupan pasti ada sedih dan bahagia, 😢
total 1 replies
himawatidewi satyawira
biar rian jd donornya..mau ya yan
himawatidewi satyawira
pengen tak lakban trs tak setrum lanang iki
himawatidewi satyawira
rian sana gih balik ke pasar dulu yng jaauhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!