NovelToon NovelToon
Hasrat Tetangga Kamar

Hasrat Tetangga Kamar

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Tamat
Popularitas:627.7k
Nilai: 5
Nama Author: AdindaRa

Tiga tahun tidak berjumpa dan saling menyapa, membuat Nachya sangat canggung bertemu dengan Abangnya sendiri, Boy. Pesona Boy yang sangat tampan membuat jantung Nachya bertalu-talu setiap berdekatan dengan Abangnya.

Ternyata Boy juga sudah mencintai Nachya sejak masih kecil. Bahkan ia memutuskan bersekolah di luar negeri agar bisa melupakan Nachya. Sayangnya saat kembali dan bertemu kembali dengan Nachya, rasa cintanya justru semakin dalam.

Keduanya sama-sama tersiksa dengan perasaan cinta mereka, padahal keduanya bukanlah saudara kandung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AdindaRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dimana Soal Math Aku?

Pagi harinya, Nachya mulai mengerjapkan matanya saat alarm di ponselnya terus berdering. Tangannya pun mulai bergerak mencari dimana ponselnya saat ini dengan mata yang masih terpejam.

Setelah mematikan alamnya, Nachya pun mulai mengulet dan meregangkan otot tubuhnya sambil duduk bersandar di headboard.

Matanya pun menyapu sekeliling kamarnya yang tampak sangat rapi. mulai dari tatanan tas sekolahnya, tumpukan buku Nachya, dan bahkan meja belajar Nachya pun juga rapi.

Seketika ingatan Nachya kembali jika semalam ia sedang mengerjakan soal dari Boy.

"Loh, kok aku bisa tidur di sini sih?" gumam Nachya sambil menyibakkan selimutnya.

Nachya pun langsung turun dari tempat tidur dan mencari soal math yang semalam sudah selesai ia kerjakan.

"Kemana ya soal math dari Boy semalem?" gumam Nachya sambil mengingat-ingat. "Perasaan semalem ada di sini deh!"

Nachya terus saja mencari kertas soal dari Boy di setiap selipkan bukunya dan juga laci meja belajarnya.

☘️☘️☘️

Semalam tanpa Nachya sadari, Boy masuk ke kamar Nachya dari pintu balkon kamar Nachya dan memindahkan Nachya pelan-pelan ke atas ranjang.

Kemudian Boy pun langsung menyelimuti Nachya yang sudah terbuai dalam mimpinya. Boy sadar diri tidak ingin memandangi Nachya terlalu lama.

Ia takut justru tidak sanggup menahan hasr4t nya yang selama ini ia pendam setiap di dekat Nachya.

"Ck, cantik-cantik kok kamarnya kayak kapal pecah!" gumam Boy mengamati sekeliling kamar Nachya.

Ia pun beranjak untuk membereskan beberapa barang Nachya yang tidak pada tempatnya. Namun, saat Boy sampai di meja belajar Nachya. Ia sedikit terkejut saat melihat 30 soal yang ia berikan kepada Nachya ternyata sudah hampir selesai.

"Diam-diam Nachya jago juga ya ngerjain soal math ini!" gumam Boy sambil meneliti hasil pekerjaan Nachya yang nyaris sempurna.

"Padahal ini soal sulit loh yang sengaja aku kasih ke dia!"

Boy terus saja mengecek satu persatu pekerjaan Nachya kali ini sambil terus berdecak kagum. Dari 30 soal yang Boy beri, hanya 3 soal saja yang belum sempat Nachya kerjakan.

"Jika Nachya secerdas ini, buat apa dia les dengan bang Adit?" gumam Boy pelan.

Tiba-tiba ponsel Nachya pun bergetar dan tampak ada pesan masuk dari guru barunya. Karena dipenuhi dengan rasa penasaran, Boy pun meraih ponsel Nachya untuk membuka pesan dari abang tirinya itu.

"Ck, pake pasword lagi!" gerutu Boy yang langsung mendekat ke tepi ranjang Nachya dan meraih telunjuk Nachya untuk membuka pasword ponselnya dengan sidik jari.

Setelah ponsel Nachya terbuka cepat-cepat Boy membuka pesan dari Pak Adit.

✉️ Pak Adit Math

Nachya, ini jawaban nomor 27 - 30 yaa. Habis mengerjakan soal, jangan lupa langsung istirahat. Have your Nice dream.

Setelah membaca chat dari abang tiri nya barusan, Boy langsung menghela nafasnya panjang. Dengan geram tangannya pun langsung menscroll isi chat antara Nachya dengan guru barunya itu.

✉️ Nachya

Malam Pak Adit... Boleh ganggu sebentar gak?

✉️ Pak Adit Math

Lama juga boleh 😊 Ada apa Nachya?

✉️ Nachya

Saya lagi kesusahan mengerjakan soal math, apa bapak bisa bantu untuk belajar saya malam ini? Cuma 30 soal kok pak 🥺

✉️ Pak Adit Math

Dengan senang hati Nachya 😍 Kirim saja soalnya kemari

"Oooh, jadi ini yang bikin Nachya cepet banget nyelesaikan soal math dari aku!"

"Pinter banget yaa nih anak cari jalan menuju ke Roma!"

"Pake chat sama gurunya lagi!"

Boy terus saja menggerutu di depan Nachya yang sedang tertidur pulas. Akhirnya dengan kesal Boy membawa kembali soal math yang tadi diberikan kepada Nachya dan berniat untuk mengganti yang baru.

☘️☘️☘️

"Dimana yaa? Kok gak ada sih?"

"Apa mungkin tadi pagi udah di beresin sama Bik Surti ya?" gumam Nachya yang langsung keluar kamarnya dan mencari keberadaan Bik Surti.

"Bik Suuuuuur!" panggil Nachya dengan nada khasnya.

Bik Surt yang sedang di pantry pun langsung datang memenuhi panggilan Nachya.

"Iya cantik, ada apa?" tanya Bik Surti.

"Tapi sempat beresin kamar Nachya gak bik?" tanya Nachya dan Bik Surti langsung menggelengkan kepalanya.

"Gak Non. Saya belum masuk ke kamar Non Nachya!"

"Tapi kamar aku udah rapi loh bik. Trus siapa dong yang ngerapihin kamar aku?" tanya Nachya dan kali ini Bik Surti hanya mengedikkan bahunya.

"Bagus dong Non, kalo udah rapi!" balas Bik Surti.

"Bukan itu masalahnya bik, Nachya jadi kehilangan lembar soal matematika Nachya nih!" gerutu Nachya. Tiba-tiba dari arah belakang Nachya terdengar suara Boy.

"Kamu nyari ini?!" tanya Boy sambil mengipas-ngipaskan soal math yang kini ada di tangannya.

"Nah iya! Itu dia!" pekik Nachya yang langsung berbalik dan mendekati Boy untuk merebut soal miliknya yang 3 soal lagi selesai.

Sedangkan Bik Surti pun langsung kembali ke pantry.

"Sini Boy kertasnya biar aku seleaikan dulu!" pinta Nachya.

Bukannya diserahkan kepada Nachya, Boy justru merobeknya tepat di depan mata Nachya.

"Jawaban yang ada di soal ini gak aku terima!" tukas Boy membuat Nachya sedikit terhenyak.

"Why?!" tanya Nachya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

"Kamu gak ngehargain usaha aku, Boy!"

"Usaha kamu yang mana?" tanya Boy sambil mendekat ke arah Nachya.

"Usaha kamu chat Pak Adit dan minta tolong sama guru baru kamu itu buat ngerjain 30 soal dari aku?" tanya Boy dengan berbisik di telinga Nachya.

"Itu yang kamu bilang usaha?" tanya Boy lagi sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

Deg!

Wajah Nachya langsung berubah pias.

'Duh, kok Boy bisa tauk sih kalo aku minta tolong sama Pak Adit?' gerutu Nachya dalam hati.

'Apa jangan-jangan Pak Adit cerita ya sama dia?!'

"Ck, namanya juga usaha. Usaha yang kayak gini tuh bagus tauk Boy. Selain otak aku gak keriting, aku juga tetep ngerti kan cara ngerjainnya!" kilah Nachya membela diri.

Ctak!

Boy langsung menyentil kening Nachya.

"Udah salah, masih ngebela diri ya! Siapa yang ngajarin kamu kayak gini, hah?!"

"Aku laporin ke mama sama papa nih!" ancam Boy yang langsung berbalik dan menuju ke pintu kamar papa mamanya.

"Jangan Boy! Jangan laporin ke papa sama mama!" Nachya langsung menarik tangan Boy dengan kencang.

"Iya iya. Aku ngaku salah dan gak diulangi lagi deh!" ucap Nachya sambil mengedip-ngedipkan matanya ke arah Boy.

Sikap mengemaskan Nachya kali ini membuat Boy menelan ludahnya kasar. Cepat-cepat Boy melepaskan tangan Nachya yang mencengkeram lengannya dan langsung menuju ke pintu kamarnya.

"Buruan mandi, hari ini aku harus ke kampus untuk tes kesehatan!" titah Boy sambil menjauh dari Nachya.

Sesampainya di dalam kamar, Boy langsung mengusap wajahnya kasar.

"Huuuh!" Boy membuang nafasnya kasar.

"Makin hari makin susah buat ngelupain perasaan cinta ini ke kamu, Nach!"

"Ck, Aku bener-bener dilema!"

"Aku gak mau bikin papa sama mama kecewa sama aku!"

☘️☘️☘️

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
boy nachya
Rahmawati
Luar biasa
Rahmawati
😆🤣🤣rasain tuh
Qaisaa Nazarudin
Gak juga,Ada tuh ceweknya masih klas 2 SMA sudah nikah,apalagi kalo soal perjodohan,Dan juga cowoknya masih SMA..Langeng2 aja tuh..
Qaisaa Nazarudin
Waahh Satria lebih hebat menurut ku,Aku suka baca kisah,Murid sama guru,CEO sama anak SMA,Suka aja aku baca ceweknya yg umuran SMA dawasa,Dan cowoknya yg lebih dewasa gitu..
Qaisaa Nazarudin
Woooww adek pengganti Nach itu Twins..👍👍👍👏👏👏
Qaisaa Nazarudin
Visualnya Boy dan Nach dewasa banget,gak cocok dgn umur..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan doa uty udah di kabulkan,👏👏👍👍😄😄
Qaisaa Nazarudin
👏👏👏👏👏👏 KARMA IS REAL,LEBIH PERCAYA ORANG LUAR DARI KELUARGA SENDIRI,RASAIN TUH...💃💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
Setia juga ada tempatnya,Dan sabar juga ada batasnya, Sekarang kamu sudah melampaui batas kewarasan kamu,Jadi terima aja apa yg akan terjadi oada mu nantinya..
Qaisaa Nazarudin
Yeeezzz akhirnya..💪💪💪 karena itulah yg terbaik..👍👍
Qaisaa Nazarudin
Heh orang tua..Makanya jangan Gila kamu udah tua juga,Nach itu cucu kamu,bukan anak kamu yg bisa kamu atur2 seenak udeg mu,,😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Bagus Nach karena kamu udah memilih jujur je ortu kamu..Biar tau Rasa akung kamu, Gila tuh kakek..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Boy yg menolongnya,Bukan Dean,,Dean aja yg sok ngaku2..🙄🙄Akungnya juga bodoh..
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat papa Belva dan mama Ecca..Itu aku setuju Nach..👏👏👏👍👍👍😜😜🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Yeeezzz bagus Nach,,Secara tak langsung kamu sudah menolak Adit,Aku gak mau Boy kecewa kalo tau kamu sama Adit..
Qaisaa Nazarudin
Waahh pak adit Gercep,Gimana nasib Boy..Boy sih lelet..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Caper ya boy..Mending ungkapin aja,ntar keduluan cowok lain,kamu yg akan berputih mata..😄
Qaisaa Nazarudin
Ban nya,bukan roda nya..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ketahuan kalian gak sedarah, Harusnya kamu seneng dong Boy..😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!