Sambungan kisah cinta segitiga antara Sila, Andre dan Andra di Perfect Husband, buat kalian yang belum baca season satu silahkan baca dulu yang Perfect Husband
Pertemuan dramatis antara Andra dan Sila setelah 3 tahun berpisah membuat suasana hati mereka berdua yang telah tandus kembali berbunga
Andre tetap saja terpenjara dalam perasaan cinta tak berujungnya pada Sila. Meskipun wanita itu selalu menolaknya dan takdir yang selalu menghalangi mereka bersama, ia tetap bertahan.
Siapakah dalang dari penculikan Andra? Berhasilkah Sila mengembalikan ingatan Andra?
Bagaimana akhir kisah cinta mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratu Asmara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19
Andra dan Sila terbangun saat
sinar matahari menyilaukan mata mereka. Rupanya mereka berdua tertidur di taman
belakang semalaman. Sila masih mendekap
Andra. Mereka berdua saling tersenyum dan memandang satu sama lain. Mereka
merasa konyol karena sampai tidur sepanjang malam di tengah taman seperti itu.
“Apa malammu terlewati dengan
indah dan romantis sayangku?” Andra kembali membenarkan letak rambut wanita yang
masih ada di dalam dekapannya itu.
“Tentu saja sangat indah dan
romantis karena aku lalui bersama dengan orang yang sangat aku cintai, aku
berharap malam tidak berakhir begitu saja. Aku masih ingin melaluinya
bersamamu, Mas,” Sila tersenyum manis
menatap mata Andra yang menunjukkan kantong mata yang tebal karena kurang
tidur.
“Sayang, kapan kita akan program adik untuk Si
Kembar?” Pernyataan Andra membuat bola
mata Sila membulat. Tentu saja saat ini, ia belum memikirkan untuk memiliki
anak lagi. Ia masih ingin menikmati masa menjadi ibu kembar mereka.
“Mas, saat ini aku belum
kepikiran untuk mempunyai bayi lagi. Alana dan Alandra juga masih terlalu kecil
untuk memiliki adik.” Sila menjawab pertanyaan Andra dengan sedikit takut. Ia
tidak ingin pria itu merasa di tolak.
“Tidak perlu takut begitu, Mas
Cuma bertanya, bukan mengajak, jadi tidak perlu panik. Benar apa yang kamu
bilang, Alana dan juga Alandra masih terlalu kecil untuk memiliki seorang adik,
kita masih butuh waktu beberapa tahun untuk program kembali,” Andra mengecup
pipi istrinya sekilas, ia ingin wanita itu tenang dan tidak berpikir kalau apa
yang di katakannya adalah serius.
“Mas, pagi-pagi memberikanku
pertanyaan yang membuat detak jantungku berpacu lebih cepat,” Sila mengulangi
kembali tingkahnya semalam, mengelus pipi Andra pelan dan teratur.
Andra menarik kepala Sila lebih
dekat dengannya, hingga hidung mereka beradu. Mereka saling merasakan hembusan
nafas masing-masing. Sebelah tangan Andra memegang sebelah pipi Sila. Perlahan
Andra mendaratkan ciumannya pada bibir wanita itu. Sepertinya mereka berdua
tengah di selimuti oleh buih-buih asmara yang membuat pagi mereka sangat manis, membuat siapapun iri saat melihatnya,
“Sayang, berikan aku banyak
kesempatan untuk mencintai kamu. Bila perlu sampai kesempatan itu tidak mampu
aku habiskan. Aku ingin terus bersamamu, bidadariku yang paling cantik,” Bisik
Andra di telingan Sila, menyisakan geli yang membuat bulu kuduknya meremang.
“Selalu, Mas. Kesempatanku
untukmu tidk terbatas. Aku akan selalu memberikanmu kesempatan untuk terus
mencintai aku. Ayo kita masuk ke dalam, aku rindu Si Kembar.” Sila mengingatkan
Andra untuk kembali ke rumah, supaya tidak terlalu lama di alam bebas seperti
itu.
“Baiklah, ayo. Tapi, syaratnya
mandi bersama, bagaimana?” Andra
mengajukan permintaan mesum sebagai penawaran. Wajar saja, mereka sudah menikah
. Apapun, yang mereka lakukan itu
sah-sah saja, kan?
“Ingatan Mas belum kembali, tapi
kemesuman kamu sudah kembali, ya. “
“Aku lelaki normal, Sila. Tentu saja
tetap aktif pikiran yang begitu, jadi mau di kabulkan atau tidak?” Andra
memasang wajah sok imut berharap Sila mau mengabulkan permintaannya.
“Karena Mas udah bahagiain aku,
nyenengin hati aku, baiklah, permintaan di terima, ayo...” Sila berjalan
terlebih dahulu dengan langkah pelan.
Grepp..
Andra memeluk Sila secara tiba-tiba
dari belakang sambil setengah menubruk. Sila sedikit terkejut, tapi ia kemudian
tersenyum tipis sambil menggeleng heran, semalaman sudah bermesraan, pagi ini
dia masih saja selalu menempel.
“Mas, bisa nggak di tahan dulu
keinginan romantisannya? Kita lagi di luar rumah, kalau ada yang lihat gimana?”
Sila memprotes perlakuan Andra terhadapnya.
“Memangnya kalau ada yang lihat
kenapa? Toh, kita kan pasangan suami-istri, aku sih cuek aja. Paling mereka
bakalan iri saja dengan kemesraan kita, iya kan?” Sahut Andra dengan santainya. Ia tidak memperdulikan
siapapun yang akan melihat kegiatan asmara pagi mereka.
“Terserahmu lah, Mas. Tapi sekarang
lepasin dulu, gimana aku bisa jalan, kalau kamu dekap aku seperti ini terus?”
Sila mencoba melepaskan lingkaran tangan
Andra di perutnya, tapi si pemilik tangan justru mengeratkan dekapannya.
“Coba jalan kalau bisa,” Bisik
Andra pelan di telinga Sila, membuat bulu kuduk ibu dua anak itu meremang.
“Arrggh!” Teriak Andra kesakitan,
Sila menggigit bahu suaminya itu. Andra spontan melepaskan pelukannya terhadap Sila,
wanita itu segera kabur, berlari meninggalkan Andra sambil tersenyum licik ke
arah prianya yang masih meringis kesakitan.
“Rupanya kamu mau min
kejar-kejaran, ya...” Andra segera mengejar Sila yang telah jauh
meninggalkannya.
Tanpa sengaja, minah melihat
kedua ajikannya yang tengah berkejaran, wanita itu tersenyum dan bahagia karena
melihat senyum nyonyanya yang telah kembali setelah sekian lama lebih banyak
diam dan jarang tersenyum. Bahkan, saat itu ia sampai tidak berani menegur
majikannya yang terlihat sangat dingin.
“Semoga saja kebahagiaan tuan dan
nyonya selalu langgeng. Bahagia sekali melihat senyum nyonya yang lama hilang,
terukir kembali. Memang mereka berdua pasangan yang cocok,” Minah melanjutkan
menyapu halaman.
Sila dan Andra sudah sampai di kamar
mereka. Keduanya mengatur napas mereka yang terengah-engah.
“Konyol banget, kita. Lari-larian
sudah seperti anak-anak.” Andra tertawa geli melihat tingkah mereka berdua.
“Sekalian olahraga, tadi sakit
nggak bahunya. Maaf, ya. Aku tidak bermaksud untuk menyakiti kamu, Mas,” Sila
mengaku salah karena telah menggigit bahu suaminya terlalu kuat.
“Cuma sakit begini saja, tidak
berpengaruh bagiku.paling penting bagiku adalah membuat kamu tersenyum, Sayang.”
Andra tidak perduli sesakit apa luka yang ada di bahunya. Ia tidak perduli,
bahkan jika harus merasakan sakit sepuluh kali lipat dari itu, ia siap.
“Kamu bisa aja, Mas. Ayo...” Sila
menarik tangan Andra menuju kamar mandi.
Sila masukin obat perangsang keminuman Andre yg dikira Andra. Terjadilah pergumulan yang membuahkan hasil Sila hamil anak Andre.
Andre tidak jujur kalau Andra koma.
Andre menciptakan kebohongan dengan menunjukkan makam Andra kepada Sila dan mama papanya.
Disini berarti Andre yang banyak salahnya. Sebelum ke Indonesia kenapa membikin makam Andra yang belum meninggal. Andre lah yang jahat ini sebenarnya.
sandiwara apa ini
Andra kenapa ?
jadi bikin pinisirin ajah
sebagai istri pastinya kamu hafal gimana body suamimu.
1 pemeran utama wanita tidak akan pernah salah, semua kesalahan nya dibenarkan, bahkan sampai, bercumbuh, jatuh cinta, wikwik, dan hamil anak orang lain akan dibenarkan dan semua kesalahan akan dilimpahkan ke sang suami
2 PEBINOR, begitu spesialnya sosok ini hingga diperlakukan sangat lebut dan istimewa, bisa merasakan tubuh pemeran utama wanita, berpeluang gantikan posisi pemeran utama pria, semua kesalahannya akn dibenarkan, dia akan diberi wanita yang bebas dia perlakukan seperti apapun, dia suka dia ambil dia tidak suka dia buang, (miris sosok febby)
-pmeran utama pria, semua kesalahan akan dibebankan padanya dan dia dibuat karakter bodoh yang Terima saja diperlakukan apapun, istrinya hamil anak orang lain dia harus Terima saja, adik menghianatinya dia Terima saja
-febby kasian karakter ini dibuat kayak wanita tidak punya harga diri, diambil saat dibutuhkan dan dicampakkan saat tidak dibutuhkan dan dia dibuat kayak boneka saya harus Terima begitu saja
-PELAKOR jangan berani udah pasti dilaknat
pernikahan kok di buat main main dg ganti oasangan apapun alasannya.
kalau sampai berhubungan intim itu zina thor..karena andre bukan suami sila
andre sama febbi juga
sering skip krn pusing alur yg gak jelas...
tp slalu ninggalin like, agar semangat bikin yg lebih relevan dan masuk logika.
semangat thoorr