NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda waty

Varel dan Vera tinggal di ibu kota Jakarta , rumah mereka satu komplek yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter, Varel dan Vera sering bermain bersama dari umur 3 tahun , karena tetanggaan, so pasti kedua orang tua mereka saling kenal satu sama lain.

Papa Vera adalah seorang pengusaha garmen yang cukup besar , dan juga punya banyak butiq di Jakarta ,Bandung dan kota kainnya, dan papi Varel bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti sebagai Direktur utama.

Varel dan Vera bersekolah di Taman kanak-kanak yang sama dan juga di SD yang sama, di sekolahpun mereka juga bermain bersama bak seperti anak kembar atau seperti lem sama kertas yang tak terpisahkan , saling menjaga dan saling melindungi, begitulah Varel sama Vera baik di rumah,maupun di sekolah sampai mereka kelas 5 SD ,mereka masih tetap bersahabat.

Suatu hari papi Varel di pindah kerja kan ke Surabaya saat Varel dan Vera kelas 5 SD semester pertama, dan otomatis Varel dan Vera pun terpaksa berpisah., karena perpisahan tersebut, watak Varel dan Vera berubah djngin dan tidak pernah tersenyum sampai mereka remaja

Bagaimana kisah persahabatan Varel dan Vera selanjutnya ? apakah mereka akan bertemu lagi suatu hari nanti ?

Yuk Readers ,,,ikuti kisahnya selanjutnya ,,
jangan lupa Komentar dan like nya ya , untuk penyemangat author biar bisa lebih maju lagi kedepannya

Wassalam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda waty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 Merindukan Vera

Hari ini adalah Batas waktu tugas yang di kerjakan para arsitek di lantai 15

Mobil Rosa dan Monica secara bersamaan masuk ke  pintu gerbang kantor, merekapun beriringan menuju lapangan parkir mobil pegawai, dan bersamaan turun dari mobil masing- masing

" Hai Rosa , selamat pagi " sapa Monica

" Hai , selamat pagi juga Monica " balas Rosa

Mereka pun berjalan berdampingan menuju lobby kantor , karena masih ada waktu , mereka berdua pun duduk sebentar di sana sambil sambil main handphone.

Tidak jauh dari mereka duduk tampak dua orang laki- laki tampan berjas dan berdasi berjalan tegap memasuki lobby kantor, semua  Kariawan yang ada di lobby menundukkan kepala tidak berani menatap dua laki-laki  yang lewat di depan mereka, ternyata laki- laki tersebut  adalah pak Levi  direktur utama pimpinan mereka dan Marhcel asisten pribadinya, saat pak Levi dan Marshcel itu lewat di depan Monica dan Rosa, Levi melirik ke arah Rosa yang lagi asyik main handphone, dan berlalu dari sana menuju lift khusus petinggi kantor, dan mereka masuk lift menuju lantai 20.

Monica  dan Rosa tidak menyadari kalau  pimpinan mereka barusan lewat di depan mereka.

Tidak berapa menit kemudian Monica dan Rosa pun jalan menuju lift Kariawan dan naik menuju lantai 15

Di lantai 20 di ruang direktur utama tampak Levi lagi berdiri di pintu kaca besar di sudut ruangannya , Levi melayangkan pandangannya ke luar , memandang ke sekeliling

' Vera dimanakah keberadaan mu saat ini, apa kamu masih ingat pada kak Varel , kak Varel rindu sama kamu Vera ,pasti kamu tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat cantik saat ini, ya Allah pertemukan lah hambamu  ini dengan Vera Rosalina Putri '  rintihan batin Varel Palevi Prasetyo

Saat Varel atau Levi lagi melamun terdengar ketukan pintu dari luar  ,, tok tok tok

"  Masuk" jawab Levi sambil  berjalan menuju ke kursi kebesarannya

Stella pun masuk  berjalan menuju meja kerja Levi

" pak Levi, ini jadwal kerja bapak hari ini , nanti jam 9:45 sampai jam 11:00  siang bapak ada meeting dengan perusahaan elang perkasa dan Jam dua bapak survei ke lapangan proyek pembangunan  mall  yang di Tanggerang " kata Stella membacakan jadwal kerja Levi hari ini

" Baiklah , itu saja kan" tanya Levi sambil membuka   laptop iPhone nya

" Iya pak , di samping itu juga ada berkas berkas yang harus pak Levi tanda tangani " jawab  Stella sekretarisnya

" Baiklah , tinggalkan saja dulu berkas-berkas untuk saya tanda tangani di sini " kata Levi bicara tanpa menoleh  dan tetap melihat ke laptop nya

" Baiklah pak " jawab Stella lagi

" Ohya  Stella , bagaimana dengan rancangan gambar rumah sakit mewah itu, sudah siapkah " tanya Levi lagi

" Saya rasa sudah pak, karena saya kasih waktu dua hari sama mereka " jawab sekretaris Levi

" Kalau begitu cepat urus hari ini juga, setelah gambarnya siap taruh di atas meja saya "

" Baiklah pak Levi,   saya  akan  hubungi kepala workshop  lantai 15 dulu, saya permisi  kemeja saya dulu  pak "  jawab Stella lagi.

" Baik silahkan " jawab Levi singkat

Stella pun langsung keluar dari ruangan  Direktur Utama dan berjalan menuju meja kerjanya yang ada di depan pintu ruangan Direktur Utama,

Setelah duduk di kursinya, Stella  langsung menelpon kepala workshop Bu Marisa di lantai 15

" Hello Bu Marisa , selamat siang, tugas yang saya kasih kemaren sudah kelar apa belum " tanya Stella di telpon

" Sudah Bu Stella , ini barusan siap saya kumpulkan dari mereka " jawab Marisa di sebrang sana

" Kalau begitu, saya minta tolong pada Bu Marisa untuk mengantarnya langsung ke lantai 20 *  perintah Stella pada Marisa

" Baiklah Bu Stella , saya segera naik keatas " jawab Marisa

" Cepat ya ,saya tunggu " jawab Stella lagi

"Ya Bu Stella " jawab Marissa singkat dan sambungan telpon pun berhenti

Tak lama kemudian Marisa pun sampai ke lantai 20 dan langsung menyerahkan rancangan- rancangan gambar  pada Stella

" Ini Bu stella , jika ada kekurangan atau ada yang mau di tambahi pada gambar, hubungi saya lagi ya " kata Bu Marisa

" Baik Bu Marisa , terima kasih " jawab Stella sambil membuka  map berisikan rancangan gambar yang di minta

Setelah menyerahkan berkas-berkas gambar tersebut , Marisa pun langsung pergi , masuk ke lift menuju workshop nya di lantai 15

Setelah Marisa pergi , Stella pun langsung berdiri dari tempat duduknya, lalu mengetuk pintu Direktur Utama

Tok tok tok Stella mengetuk pintu

" Masuk " terdengar suara Levi dari dalam

Stella pun mendorong pintu tersebut , lalu langsung masuk  berjalan menuju meja Levi

" Ini berkas- berkas gambar yang bapak minta tadi " kata Stella sambil menyerahkan berkas gambar tersebut

" Baik , terimakasih, sekarang silahkan keluar dulu, biar saya periksa dulu, nanti kalau sudah ada rancangan gambar yang pas dan  sesuai dengan permintaan, saya akan panggil kamu lagi " jawab Levi  masih dalam mode fokus ke leptopnya

Begitulah Levi atau Varel ,

semenjak berpisah dari Vera,  tidak pernah mau bertatapan langsung dengan yang namanya wanita, kecuali maminya , Varel selalu dingin pada wanita dan tidak pernah mau menatap wanita, karena Varel takut tidak bisa menepati janjinya pada Vera,  yaitu akan kembali pada Vera dan akan selalu bersama-sama selamanya

Mendengar perkataan Levi,Stella pun langsung keluar dari ruangan bos nya untuk kembali lagi ke mejanya  mengerjakan tugas lain.

Setelah Stella keluar, Levi pun memeriksa rancangan gambar tersebut, di sana ada beberapa rancangan gambar , Levi memperhatikan satu persatu gambar tersebut berulang-ulang,  diantara gambar-gambar itu, hanya satu yang menarik hati Levi , sebuah rancangan gambar  yang unik, berkharisma, dan sangat berbeda dari yang lain, di samping rancangan itu juga ada rincian dan perhitungan secara mendeteil yang terkait dengan rancangan gambar tersebut , sungguh rancangan gambar yang  drafter nya sangat  kompleks,

di bawah pojok sebelah kanan rancangan gambar tersebut ada inisial  VRP

Levi pun sudah menjatuhkan pilihannya pada gambar berinisial VRP itu dan memasukkan berkas gambar itu ke dalam laci mejanya, biar tidak tercampur lagi dengan gambar yang lain

Setelah itu Levi menandatangani berkas - berkas yang juga sudah di periksanya, setelah siap dia melihat jam tangan mahalnya, yang ternyata meeting  akan segera di mulai 15 menit lagi

Levi memencet no telpon untuk memanggil Stella,

Stella pun langsung berdiri dan mengetuk pintu ruangan Direktur Utama, setelah ada seruan masuk, Stella langsung masuk  berjalan menuju meja atasannya

" ini berkasnya sudah saya tangani, dan bagaimana persiapan meeting sebentar lagi , apa berkasnya sudah siap " tanya Levi pada Stella dengan wajah dinginnya

" Sudah pak " jawab Stella singkat sambil mengambil berkas yang sudah di tanda tangani

"Kalau begitu baiklah,silahkan keluar, saya akan bersiap-siap dulu" kata Levi

" Baiklah pak Levi " jawab Stella penuh rasa hormat sambil melangkahkan kakinya keluar dari ruangan Direktur Utama menuju meja kerjanya

1
Bilahayoe
Halo thor, Aku mampir 😁
adara
next bund semangat
Bunda Waty
Sabar dulu ya ,, Monica pasti nyusul kok
adara
Monica dan marschel kapan nyusulnya bund
adara: siap Bund di tunggu kabar bahagianya dri marschel dan Monica 🤭😁😁
total 4 replies
adara
lanjut bund semangat
adara
hemm.. sepertinya bakal ada cinta segitiga di antara vera - varel - dan Gibran 🤔🤔 walaupun Gibran tau klo Vera sdh menikah, TPI perasaan tidak bisa di paksakan
adara
lanjut bund
adara
semoga aja setelah penyatuan mereka semalam,, mereka bisa segera di beri momongan
adara
makasih bund buat double up nya
Bunda Waty: Sama-sama bund 🙏

Terimakasih telah mengikuti cerita novel KISAH CINTA VAREL DAN VERA
Dan jangan lupa baca
novel terbaru Bunda juga ya
MEMACARI ISTRI SENDIRI

Sehat selalu ya ..
total 1 replies
adara
akhirnya mereka bersatu juga setelah semua penderitaan yang mereka alami s'lama ini
adara
deg degan aku bund untung aja varel tidak kelepasan saat dia sedang berduaan di kamar dengan vera
adara
jangan sampai Varel kelewat batas hingga melakukan hal yg tidak seharusnya terjadi
adara
marshcel sesatt masa dia nyuruh Varel melakukan hal yg salah pada vera😬 ngak tau aja dia klo Varel juga pernah khilaf menyentuh milik Vera sebelum kmu melakukannya dengan Monica 😂😂
adara
ceritanya bagus bund kisah sepang sahabat yg sama sama tersakiti karena keadaan
adara
part varel dan vera dong bunda dah lama mereka ngak muncul
adara
bund kapan varel dan vera nikah gak sabar nunggu mereka bersatu biar gak ada lgi yg mendekati varel terutama di kantor saat dia bertemu dengan kliennya
adara
jangan lama-lama pacarannya marschel cepat susul varel dan vera untuk menikah setidaknya lamar Monica sebagai pengikat🤭🤭
adara
pergi satu datang lgi satu cewe yg terpesona dengan varel, emang susah punya wajah tampan banyak yg suka🤭😅😅😅
adara
persaudaraan mereka sangat harmonis moga aja tidak ada masalah yg akan menghancurkan persaudaraan mereka nanti
adara
makin gak sabar nunggu hari pernikahan varel dan vera

semangat bund 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!