kisah seorang pemuda miskin yang bernama RAY ADITYA yang di tabrak mobil Karna demi menolong kakek tua....
ketika dia sadar, dia sudah ada di rumah sakit dan secara tiba tiba mendapat kan sistem.....apakah sistem dapat merubah hidup Ray ??? ikuti terus kisah nya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sebut saja si tampan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
batal kencan
...*****...
Di perjalan Ray dan Amelia hanya duduk diam saja, Keduanya sama sama malu.
24 menit kemudian, mereka sampai di Restoran BINTANG. disana sudah ada Intan yang datang lebih dulu, Intan sudah 10 menit duduk menunggu dengan muka cemberut Karna tidak di jemput Ray .
" kalian kok lama bangat sihh?, capek tau nunggunya.." protes Intan dengan muka di tekuk padahal baru sepuluh menit.
" kan janjiannya jam 7, Lu nya aja yang datang cepat..." jawab Amelia
" hehehehe kan aku mau cepat ketemu Ray " bisik Intan kepada Amelia, Karna takut ketahuan oleh Ray
" sudah...nanti aja debat nya?, kita pesan makan dulu udah lapar nih? " ucap Ray memotong pembicaraan mereka.
" Ya sudah kamu mau pesan apa Ray? " tanya Intan
". iya kamu mau pesan apa ? " tanya Amelia ikut ikutan
" samain ajah sama kalian" jawab Ray
Kemudian mereka memesan makan sama minuman yang sama.
tak lama setelah itu, makanan yang mereka pesan datang. lalu mereka mulai menyantap makanan
Saat makan tidak ada yang berbicara semua fokus sama makanan yang dihadapan mereka. masing masing
[ sepertinya ini bukan kencan ? , Karna semua orang hanya diam saja? ] kata sistem kepada Ray
' jangan ribut, kamu mengganggu nafsu makan ku 'kata Ray kepada sistem
"Ray ...kenapa di kampus kamu diam saja ? , dan kenapa kamu tidak membalas pesan dariku? apakah kamu marah kepadaku?" kata Intan kepada Ray ,
" A -ahhh masa iya ada pesan masuk dari mu setahuku tidak ada?" ucap Ray sambil melihat Hp nya
' ehh iya yahh ada pesan yang masuk banyak lagi ' batin Ray " maaf yah Intan aku tidak balas pesan darimu soalnya aku lagi sibuk hehehehe......" jawab Ray sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
" tidak apa , tapi kenapa kamu selalu diam di kampus?"
" A- ahhh itu Karna aku lagi ada masalah" jawab Ray berbohong
"hmmm gitu yahh gak papa deh" lanjut Intan
" tapi kenapa kamu sering balas pesan dari ku ?" celetuk Amelia
' waduh... njiiirr...nih anak mau bikin hidup gw berakhir dengan tragis yahh' batin Ray, wajah nya sudah di penuhi keringat dingin
" ahh itu Karna cuman kebetulan aja hehehe..., ehh habisin makanan nya, masih banyak nih..." jawab Ray mengalihkan pembicaraan.
[ tumben pintar ] celetuk sistem
' iya lah siapa dulu dong' jawab Ray di dalam hatinya
" setelah ini kita mau kemana?" kata Ray setelah selesai makan
" gimana kalau kita ke mall permata aja? " usul Amelia
" iya gimana menurut kamu Ray?" kata Intan
" terserah kalian saja..kalau aku sih mau saja" jawab Ray
" drrtt"
"drrrttttt" Hp Ray bergetar.
' Ziro kenapa dia menelfon ku ' batin Ray, " sebentar yah aku mau angkat telvon dulu penting soalnya"
" ohh iya angkat aja" ucap Amelia
" halo Ziro ada apa?" kata Ray , setelah agak jauh dari Intan dan Amelia
" Tuan, maaf mengganggu waktu Tuan. tapi sebaiknya tuan pulang Karna saya mendapat informasi kalau kelompok the dark bloods mengadakan pertandingan untuk memperebutkan kursi pemimpin mereka." kata Ziro memberitahu.
[ misi kusus:
memenangkan pertandingan untuk mendapat kan kursi pemimpin kelompok the dark bloods
hadiah: kotak premium
hukuman: semua yang dimiliki Ray akan hilang
waktu penyelesaian : satu malam] sistem
' ada misi dari sistem dan hadiah nya adalah kotak premium pasti isinya luar biasa' batin Ray
" baik Ziro tunggu saya dirumah dan kapan pertandingan itu dimulai ?"
" jam 10 malam ini tuan?"
" baiklah kalau begitu siap kan rencana kita akan segera berangkat" ucap Ray sambil mematikan telvon
" Maaf nona nona manis , sepertinya kita tidak jadi untuk pergi ke mall Karna aku ada urusan mendadak sekali lagi maaf?" kata Ray kepada Intan dan Amelia
" yahhh... sayang sekali...tapi tidak apa apa , sebaiknya kamu selesai kan urusan kamu dulu saja " jawab Intan dan Amelia murung
" kita bisa ke mal lain kali saja...dan Amelia aku minta maaf tidak bisa mengantar mu pulang, dan Intan bisa kah kamu bersama Amelia pulang nanti?" kata Ray sambil berpura pura sedih.
" tidak apa Ray , kamu pulang duluan saja " jawab Amelia murung
" kalau begitu aku permisi dulu yah dan sekali lagi aku minta maaf" ucap Ray membungkuk kan badannya dan berjalan keluar menuju mobilnya
...***...
maaf yah guys kemaren tidak update soalnya author sangat sibuk, semalam nulis satu bab tapi belum selesai malah ketiduran.🙏🙏🙏