The story of the alchemist..
Kisah sang ahli kimia..
___________________________________
*Jing xia yu adalah wanita dewasa dari abad 21 dia adalah seorang dokter ahli dalam bidang ilmiah Dari meracik obat atau pun racun. Dia juga seorang atlit beladiri saat usia nya masih muda.
Dia di khianati oleh kekasih dan temannya sendiri sampai kematian menjemputnya. setelah kematiannya di dunia moderen ternyata dia terlahir kembali sebagai permaisuri dari kekaisaran xing.
Permaisuri itu bernama XIA WEI NUAN dia menikah dengan salah satu raja dari kerajaan xing anak kelima dari kaisar jiazhen, xia wei menikah karena jebakan dari selir yenny yaitu ibu tirinya. xia wei menjalani kehidupan seperti di neraka dia selalu di fitnah dan mendapatkan hukuman dari suaminya karena perbuatan dari mantan kekasihnya sampai kematian menjemputnya.
xia yu terlahir kembali dan menempati raga xia wei yang telah meninggal akibat hukuman yang sudah melampaui batas kesanggupannya, xia yu bertekad untuk balas dendam..
novel ini terinspirasi dari satu novel dan komik yang aku baca.. Jika kalian pernah baca, pasti kalian tahu novel dan komik yang aku maksud.. maaf
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cuiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19. Penjualan manusia
Dalam perjalanan pulang Xia yu memerintahkan Fang yin agar memperlambat laju kereta saat melewati beberapa toko pakaian. Dari dalam kereta Xia yu dapat melihat barisan toko-toko yang menjual berbagai kebutuhan manusia. Namun dari sekian banyaknya toko yang berbaris terdapat satu tempat yang terlihat sangat ramai dan itu berhasil menarik perhatian seorang Xia yu. Dia pun segera menyuruh Fang yin untuk menepi dan memberhentikan kereta.
Xia yu turun dari kereta dan di ikuti oleh pelayannya. Xia yu berpikir untuk masuk kedalam ingatan Xia wei tentang pasar ini tapi hanya ada satu ingatan yaitu ketika Xia wei datang ke toko yang ramai itu tapi belum sempat gadis itu masuk dia langsung di usir oleh orang yang berada di dalam toko yang merupakan pelayan bukan pemiliknya.
'Nasibmu benar-benar malang sekali, tidak dirumah tidak diluar kau hanya bisa menerima perlakuan buruk selama itu. Sampa-sampai seorang pelayan luar pun memperlakukanmu dengan sangat tidak baik, kematianmu tidak sebanding dengan rasa sakit perasaan yang terinjak oleh pelayan rendahan seperti mereka. Sekarang tenanglah kau disana, biar kuberi pelajaran orang-orang ini. Mulai sekarang akan kubalas semua orang telah menghina dan mencelakaimu.' Batin Xia yu, dia mengangkat salah satu sudut bibirnya. Memperlihatkan seringaian ambisi dari gadis yang telah hidup kembali dan berjuang untuk keadilan pemilik tubuh sebelumnya. Tekadnya semakin bulat dan tidak main-main.
Sesampainya di depan toko Xia yu bisa melihat lima orang duduk di atas tanah dengan tangan terikat tali yang terbuat dari serat kayu. Satu tali itu mengikat tangan kelima orang yang berjajar menyamping, pakaian mereka sangat kotor dan tidak berbentuk tambalan disana-sini. ada satu gadis yang terlihat sangat lemah wajahnya sangat pucat tak terlihat aliran darah dari kulitnya. Gadis itu bersandar pada bahu seorang laki-laki disampingnya, laki-laki itu terlihat sedikit lebih dewasa dari dirinya.
..Dong...Dong...Dong....
Suara gong memecah keramaian pasar. "Budak-budak... Tiga koin emas perbudak, siapa yang mau beli kemarilah dan lihat banyak sekali budak hari ini. " Teriakan lantang lelaki pada sekumpulan orang yang sedang berkumpul disekitar wilayah jualannya.
Pria itu memiliki postur tubuh tinggi dan badan yang tegap, matanya memperhatikan sekeliling seraya membelai bulu panjang yang tepat berada dibawah hidungnya. Bulu kumis yang sangat panjang terjun kebawah menutupi setengah mulutnya.
'Iyuhh, itu kumis apa ulat bulu?' Xia yu menatap ngeri dan geli melihat kumis laki-laki itu.
Fang yin mendekati Xia yu dan berkata dengan suara pelan. "Nona orang-orang yang diikat itu akan dijual oleh pria berkumis, sepertinya mereka satu keluarga dan tidak bisa membayar hutang sehingga hanya bisa dijual agar sang rentenir mendapatkan kembali uangnya."
Mendengar penjelasan Fang yin, perasaannya sedikit tidak nyaman. Xia yu melihat kelima orang yang sedang menundukan wajah dengan tangan saling terikat. Tatapannya beralih pada pria berkumis itu. Seketika matanya memancarkan aura penghakiman.
"Di zaman ini nasib seseorang bisa di buat seperti itu ya." Gerutunya terdengar oleh Fang yin. Pelayannya itu sedikit merasa aneh dengan respon Xia yu, namun dia sudah mulai terbiasa dengan beberapa kata atau sikap dan sifat yang berubah-ubah dari tuannya.
Tanpa menunggu respon lambat Fang yin, langkah Xia yu pun semakin mendekat pada keramaian. Dia menatap serius pria berkumis dan berteriak dengan lantang kalau dia akan membeli semua budak yang sedang dipasarkan.
"BERIKAN MEREKA PADAKU DAN KAU BISA MENGAMBIL SEMUA UANG YANG ADA DIDALAM KANTONG INI!" Teriak Xia yu seraya melemparkan kantong koin. Suaranya yang lantang mengejutkan orang-orang yang berada disana termasuk kelima budak yang sedang terikat lesu dan juga Fang yin.
Pria berkumis sigap menangkap kantong koin itu, dalam genggamannya dia merasa cukup banyak isinya kantong itu. Tanpa menunggu perintah Xia yu, dia langsung membuka kantung itu dan menghitung kepingan koin emas yang kemungkinan lebih dari harga yang ditawarkan. Ekspresi bahagianya langsung terlihat diwajahnya, pria itu langsung menatap pemuda yang berada disebrang. Tatapannya meneliti dan mencari kemungkinan apakah dia mengenal pemuda itu. Orang-orang disekitar sana juga melakukan hal yang sama seperti pria berkumis itu.
"Siapa pemuda itu?" Satu pertanyaan yang langsung terdengar oleh telinga sensitif Xia yu.
"Tu-tuan muda.." Pria berkumis berjalan dengan cepat untuk menghampiri Xia yu.
Tanpa menunggu pria itu berkata, Xia yu langsung menatap tajam dan berkata dengan suara yang tegas. "Lepaskan mereka dan kau bisa mengambil isi didalam kantong itu."
Aura dingin Xia yu membungkam seribu kata pria berkumis. Awalnya pria itu akan berkata dengan manis dan menawarkan banyak budak kembali padanya dikemudian hari, namun melihat watak dan sifat dingin dari pemuda dihadapannya dia menjadi ragu. Dia pun memilih berbalik arah dan berjalan kearah pemilik para budak, ternyata pria berkumis itu hanya seorang bawahan. Setelah melapor, pria itu kembali kehadapan Xia yu dan berkata dengan rasa hormat.
"Tuan muda, silahkan anda ikut saya untuk melakukan transaksi jual beli." Jelasnya, Xia yu sebenarnya enggan pergi namun karena tidak ada pilihan lain dia pun mengikuti pria itu.
Xia yu dibawa masuk kedalam sebuah ruangan kecil namun tertata sedikit rapih. Sepertinya tempat ini disediakan untuk pemimpin dari sebuah regu kelompok yang tidak baik. Hal itu terlihat dari penampilan orang yang berada disana. Pria dewasa berumur lebih dari lima puluh tahun di jaga oleh dua penjaga diluar dan didalam. 'Apakah mereka ini sekumpulan lintah darat?' Batin Xia yu.
"Silahkan duduk tuan muda," Pria dihadapan Xia yu mempersilahkannya untuk duduk. "Tolong ambilkan teh hijau cina untuk tuan muda." Lanjutnya.
"Saya rasa tidak perlu, saya tidak memiliki waktu banyak." Xia yu langsung menolak.
Mendapat jawaban seperti itu, pria dihadapan Xia yu langsung mengangkat kedua sudut bibirnya. "Hahaha.. Sepertinya tuan muda satu ini sedang terburu-buru sampai tidak bisa berbasa-basi dengan orang tua sepertiku."
Xia yu tidak begitu menanggapi celotehannya, dia malas sekali berhadapan dengan orang seperti itu. Tidak lama transaksi pun berlalu dan Xia yu keluar dari ruangan itu, kemudian dia menghampiri Fang yin yang tertahan diluar. Setibanya diluar, Xia yu disambut oleh tatapan keingintahuan orang-orang yang berada diluar termasuk pria berkumis dan kelima budak yang sedang duduk diatas tanah dengan tangan masih saling terikat seperti enggan terpisahkan.
Melihat kelima orang itu hati Xia yu sangat terusik dan tidak nyaman. Dia pun berkata dengan amarah yang berusaha diredam. "Kenapa kalian masih mengikat mereka?"
Tatapan nyalang Xia yu diarahkan pada para penjaga di luar dan pria berkumis. Seketika orang-orang yang ditatap Xia yu terperanjat, merasakan tekanan dari aura pemuda dihadapan mereka. Tanpa menunggu aba-aba mereka segera berjalan kearah kelima budak yang sedang duduk berkumpul ditanah. Pria berkumis itu menarik salah satu tangan gadis budak dengan kasar, Xia yu yang melihat tindakan lelaki berkumis merasa geram dengan perlakuannya.
"Lepaskan tangan gadis itu!" Tegas Xia yu dengan suara yang sedikit keras mengagetkan semua orang yang berada disana. Lelaki kumis itu pun melepaskan tangan gadis itu, Xia yu berjalan melewati orang-orang yang melongo menatapnya heran tapi dia tidak menghiraukan tatapan mereka. Kini dia berada di depan gadis yang tadi di tarik oleh lelaki kumis.
Xia yu memegang tangan gadis itu yang terlihat memerah dan lecet gadis itu menatap sosok yang berada dihadapannya, matanya terbuka lebar terpaku pada iris hijau sendu yang saat ini sedang menatapnya. Xia yu melepaskan ikatan tali pada gadis itu dan beralih pada ke empatnya, membuka semua tali pada tangan mereka. Kelima orang itu menatap Xia yu lekat mencari jawaban atas apa yang telah di perbuatnya tapi mereka hanya melihat tatapan sendu.
"Ikutlah denganku." Perintah Xia yu dengan mengelus wajah pucat gadis yang lemah itu. Gadis itu melihat seorang pemuda berjubah merah dan bercadar, awalnya merasa takut tapi setelah melihat mata hijau yang sendunya dia mengangguk. Sedangkan ketiga lelaki itu merasa heran dengan pemuda yang melepaskan tali mereka.
"Kalian berlima akan ikut denganku mulai sekarang, aku tidak akan memisahkan kalian. Bekerjalah bersamaku bukan padaku, jadi kalian berdirilah disini sangat kotor dan panas. Bawalah saudara kalian ke kereta terlebih dulu aku akan membeli sesuatu di toko itu terlebih dulu" Jelas Xia yu. Dia memberi isyarat pada Fang yin agar menuntun mereka kembali ke kereta sementara dirinya akan membeli sesuatu terlebih dahulu.
Kelima orang itu berdiri dan berjalan dibelakang Fang yin, kebingungan terlihat dari raut wajah kelima bersaudara. Mereka seolah tidak bisa mencerna kata-kata yang diucapkan oleh Xia yu sebelumnya. Mereka juga heran kenapa Xia yu bisa mengetahui kalau mereka bersaudara dan juga dia bersikap baik pada mereka. setelah mereka sampai Fang yin yang tadi di bisiki Xia yu kalau dia mau membawa mereka pulang untuk membantu pekerjaannya.
****tbc**
yg detail dong sesuai daya hayalmu...😍
AQ KIRA THOR NYA LAKI2...
LEBIH BANYAK KOMENTAR dr pd CERITANYA
ternyata masih "tergantung" ...
cerita sebelumnya juga dah lupa🤭🙏
masih nunggu lanjutnya
skrg dithn 2025 balik lagiiiiiii nunggu bgt lanjutannyaaaa
tapi kenapa masih ga ada lanjutannyaaaaa
hiks hiks sedih deh
padahal favorite bgttttttt
author ke manaaaaaa😫😫😭😭😭😭
email dan fb ku pun username xia yue krn suka bgttttttt sma novel ini terutama dgn karakter xia yue ......