NovelToon NovelToon
My Poor Secretary

My Poor Secretary

Status: tamat
Genre:Komedi / Berondong / Patahhati / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

“Ku kira dia janda, ternyata suaminya masih ada.”

Hampir dua tahun Danzel menyendiri tak memiliki kekasih setelah wanitanya direbut dengan licik oleh pria lain. Padahal, orang tuanya terus mendesak untuk segera menikah hingga berusaha mengenalkan para wanita cantik kepadanya. Tapi, tak ada satu pun yang memikat hatinya.

Namun, siapa sangka, jika rasa kagum kepada sekretaris barunya membuatnya terpikat pada wanita yang memiliki nasib malang itu. Ia akhirnya bisa merasakan jatuh cinta lagi setelah sekian lama mati rasa.

Danzel berusaha memikat orang yang dia taksir dengan mengambil hati putri dari wanita tersebut. Namanya hidup, tak ada yang sesuai keinginan. Sekretaris yang dia kira janda, ternyata masih memiliki suami.

Haruskah dia menjadi perebut istri orang agar cintanya tak gagal seperti dahulu lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 19

Aldrich tak menjawab pertanyaan Gwen. Bocah itu justru menangis semakin kencang dan memeluk leher mama tirinya dengan erat. Dia baru saja bermimpi buruk, diperlakukan kasar dan dibuang oleh orang tuanya. Pada alam bawah sadarnya, ia ketakutan karena harus hidup sendiri.

Gwen yang tak mendapatkan jawaban pun semakin bingung. “Aldrich haus? Mau susu? Mama buatkan, ya?” tawarnya.

“Mommy galak, mommy jahat,” celoteh Aldrich terdengar tak jelas karena diiringi sesegukan.

Gwen memang bukan orang tua kandung Aldrich. Tapi dia tetaplah seorang ibu. Hatinya merasakan denyutan nyeri melihat anak tirinya yang seperti sangat sedih, bahkan terbawa hingga ke mimpi. “Lihatlah Alcie, kau menorehkan luka yang dalam pada putramu sendiri. Bagaimana bisa ada ibu sekejam kau,” gumamnya sangat lirih.

Gwen mencoba untuk memberikan ketenangan pada anak tirinya, membawa tubuh mungil tersebut untuk dia pangku. Membalas dengan pelukan erat agar Aldrich tahu bahwa dia sangat sayang kepada bocah berusia dua tahun itu. Tak perlu banyak berkata, cukup sebuah tindakan nyata bisa membuat Aldrich berhenti menangis tapi masih tetap meninggalkan sesegukan.

Pintu ruangan itu dibuka dengan kasar hingga menimbulkan bunyi yang nyaring di gendang telinga Gwen. Sontak dia menatap ke arah sumber suara. Dan manajernya sudah berdiri dengan kedua tangan berkacak pinggang.

“Enak sekali hidupmu! Waktunya kerja malah duduk santai di sini! Sudah bosan?!” Manajer bernama Mrs. Mollay itu berbicara dengan ketus dan sangat sinis.

“Maafkan aku Mrs. Mollay, anakku menangis. Aku harus menenangkannya terlebih dahulu,” balas Gwen terlihat sangat menyesal.

“Sudah ku katakan, jangan sampai anakmu mengurangi kinerjamu! Bahkan bocah itu sampai berani masuk ke area restoran dan menangis di sana, mengganggu kenyamanan para pengunjung!” Mrs. Mollay seolah belum puas mengomel. Urat lehernya bahkan sampai terlihat.

Gwen berdiri dari duduknya, masih menggendong Aldrich. Dia membungkuk seraya mengucapkan kata maaf berkali-kali. Karena memang dirinya salah, sehingga tak akan membantah. “Tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki kekuranganku,” pintanya.

Mrs. Mollay menarik sebelah sudut bibirnya sinis. Tangannya melipat di dada. “Kesempatan, katamu?” Kakinya kian mendekat maju ke arah Gwen. Menyentuh dagu karyawannya agar menatapnya.

Kedua wanita yang umurnya tak jauh beda itu saling memandang satu sama lain. Mrs. Molay menyentak tangannya hingga kepala Gwen menengok ke sebelah kiri.

“Ck, ck, ck, ada karyawan yang tak tahu diri seperti dirimu?” Mrs. Molay memutari tubuh Gwen dan memelototi Aldrich.

Membuat bocah kecil itu semakin ketakutan dan mengeratkan pelukan di leher Gwen. “Atut, hantu,” bisiknya di telinga Gwen.

“Tolong jangan menakutinya,” pinta Gwen. “Urusanmu dengan aku, bukan anakku,” imbuhnya, berharap manajernya bisa berhenti memelototi Aldrich.

“Siapa bilang aku tak ada urusan dengannya?” Mrs. Mollay kembali berhadapan dengan Gwen, berdiri dengan angkuh. “Kau harus tahu, aku sudah mengamatimu hari ini. Dan kau melakukan tiga kesalahan dalam waktu kurang dari satu jam!”

Gwen menaikkan sebelah alisnya bingung. “Tiga? Hanya satu, kenapa kau melebih-lebihkan,” protesnya.

“Heh, kau pikir mataku buta? Kau pikir aku tak bisa menghitung?” Mrs. Mollay menoyor kepala Gwen.

Dan ditepis oleh ibu beranak satu itu. “Di sini ada anak kecil, tolong jangan memberikan contoh yang buruk padanya,” pintanya. “Coba kau sebutkan jika memang kesalahanku ada tiga,” tantangnya kemudian.

Mrs. Mollay tertawa sinis dengan karyawan yang bertugas sebagai pelayan itu. Berani sekali melawan seorang manajer seperti dirinya.

1
Si Memeh
baru nemu kisah mantan kekasih diora ini..pasti bagus cerita nya spt kisah diora di my rich husband😍😍😍
Wahyunni Winarto
takdir itu indah
sama kayak yg aku alami
yg lamar aku kakaknya adeknya jd supir nya waktu itu
tapiii yg nikahi aku dan jodoh ku adeknya
hidup selucu ituu😀😀
Wahyunni Winarto
dicintai ugal²an
laki² terbaik
Mochimolala
udah kecewa berat itu Danzel... kalo aku di posisinya Danzel pun sama...
Mochimolala
halalin dulu kalo mau lagi...
Meggy Natonis Tuulima
niveltnya madhyaz judulnya apa ya
mars
ya makanya latarnya luar negri aku paham ko ka'
mars
mimpi bgt dpet mertua bgini'aamiin aamiin
mars
real bgt ya dan sangat2 terbuka tabu tapi kenyataan
mars
finlandia masa nasi kak
Nur Syamsi
jgn langsung vonis Dansel, tanya dulu Gwennya latst belakangnya dan bgaimna Suaminya memperlakukan Gwen
Nur Syamsi
dicobrj mulutnya yg Tdk menghargai wanita
Nur Syamsi
benar" Tuhan adil mempertemu kan hambanya jdi cinta yg bersilang
Nur Syamsi
calmer idaman Tdk mempersosljan status, bgaimna kehidupan Gwen...mrk Tdk mempersoslkannya
Nur Syamsi
🤭🤭🤭🤭
Nur Syamsi
ayo Gwen jujur dr sekarang drpda nanti, spya bisa sama" ngurus perceraian
Nur Syamsi
belum ada yg berterus terang, Gwen belum menjelaskan bahwa dia belum bercerai dg suaminya, Dansel belum menceritakan bahwa calonnya janda beranak dua
Nur Syamsi
rasain papa
Nur Syamsi
tissu ke langsung dibuang aja drpda sapu tangan
Nur Syamsi
yavterus terang Dansel ma mommymu bgw wanitamu itu janda beranak 2 soy mommymu Tdk kaget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!