pliss...... jangan lupa tinggalkan jejak
Fahreza adalah seorang agen khusus di CIA, ia merupakan agen terbaik yang dimiliki oleh CIA, kecakapan ya dalam menggunakan senjata tidak di ragukan lagi, ia bahkan menguasai beberapa ilmu beladiri, mulai dari karate, kungfu, dan tai Chi dan beberapa lagi, strategi yang di miliki nya saat menyergap musuh selalu saja berhasil.
Tapi beberapa tahun yang lalu, insiden yang dapat merubah hidupnya terjadi, kekasihnya yang merupakan rekan setimnya meninggal di depan matanya sendiri, peluru panas menancap mengenai jantung kekasihnya.
Sejak saat itu, reza mengundurkan diri dan menjalani hari-harinya sebagai karyawan di perusahaan biasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dark Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
19. penyerangan
Selamat membaca
Semua sudah berada di tempatnya masing-masing, sebelum berangkat, reza sudah membagikan tugas masing-masing.
Kelompok pertama akan menyusuri markas musu dan memasang bom-bom kecil di bagian bangunan yang rawan seperti pilar-pilar penyanggah bangunan.
Kelompok kedua akan menyelamatkan anggota yang di sekap.
Dan kelompok ke 3 sendiri akan memancing musuh, dan itu di pimpin langsung oleh reza dan Diana, mereka hanya membawa 5 anggota mereka yang cukup memumpuni.
Semua sudah siap...???" tanya reza melalui eirphon di telinga mereka.
Kami siap kapten...." jawab mereka serentak
Kazui..., kami membutuhkan keahlian loe... " seru Diana dan langsung di jawab oleh kazui.
Tenang saja, sudah lama gue nga bersemangat seperti ini" kata kazui dan langsung mengirim dron-dron kesayangannya untuk membantu anggota yang lain melihat keberadaan musuh.
Yang pertama bergerak adalah anggota ke 3, reza memimpin mereka untuk melakukan penyerangan untuk memancing perhatian musuh.
Diana dan reza berpisah, mereka membagi tim 3 menjadi 2 bagian lagi.
Reza terlebih dahulu maju menyerang dengan 2 anggotanya yang lain, mereka menembaki musuh yang sedang duduk santai, serangan mereka yang tidak terduga sangat efektif.
Kelompok musuh mendengar jika anggotanya yang lain mendapat serangan langsung menuju lokasi kejadian, dan tampa mereka duga, mereka sudah di sambut oleh Diana dan ke 3 anggota yang ikut dengannya.
Suara tembakan terus terdengar s
Dari ke 2 kubu yang beawanan, reza dan Diana mengerahkan seluruh kemampuan mereka, mereka berdua tak hanya menggunakan pistol saja, tapi juga menggabungkan seni beladiri yang mereka kuasai.
Kedua kubu sudah kehabisan senjata, Reza masuk kedalaman kelompok musuh yang juga sudah kehabisan peluru, berbekalkan belati di tangannya, reza menghabisi musuh-musuhnya dengan mudah.
Hei kapten...., sudah lama gue rindu dengan aksi loe yang kaya gini" suara kazui yang sedang mengawasi mereka lewat dron-dron yang di sebarkannya.
Selepas dari sini, loe yang akan gue hajar, sudah lama kan loe rindu aksi gue...???" suara reza seperti ancaman untuk kazui.
Gue sibuk kapten dan nga ada waktu untuk itu semua" jawab kazui dengan cepat.
Ha ha ha ha " suara tawa Diana nampak merdu di telinga anggota yang lain.
Sepertinya kau dalam masalah zui..." ucap Diana yang sedikit terengah-engah karena sedang Menghajar musuh dengan hanya mengandalkan belati di tangannya.
Bagaimana dengan kelompok 2...???" tanya reza yang juga masih sibuk dengan lawannya.
Kami sudah selesai kapten" jawab salah satu dari mereka.
Kami juga sudah berhasil membawa anggota yang lain ke tempat aman.
Bagus..., ayo kita selesaikan.... " seru reza dan mulai berkumpul kembali dengan kelompok Diana.
Kazui.... Waktunya mainan mu mengambil alih..." perintah reza
Aku sudah menanantikannya kapten... " balas kazui dan langsung mengerahkan dron-dronnya yang di lengkapi dengan senjata, ia mengarahkannya ke kelompok yang di lawan oleh reza, kazui menghujani mereka dengan timah panas dari dron kesayangannya.
Huwwww....., rasakan kehebatan mainan ku.." kazui berseru bahagia
Ayo..., semuanya berkumpul di lokasi pertemuan..." perintah reza dan langsung di jalankan oleh anggota yang lainnya.
Setelah berkumpul, reza dan yang lainnya langsung di jemput oleh helikoper yang sudah menunggu mereka, di atas helikoper yang terbang tinggi, reza menekan tombol untuk mengaktifkan bom-bom kecil yang sudah di pasang, dan langsung meledak
Bom bom bom.....
semangatttt