Kehidupan yang semula biasa - biasa saja berubah ketika desi bertemu dengan ceo itu...
Dia yang berusaha bekerja keras untuk bisa menjadi pegawai tetap sepertinya akan sia - sia....
gumana kelanjutan nya....
Baca yuuk gUys....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAREDH_EV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KENCAN
" eh, lee min ho datang " teriak ria dengan kencamg yang uda mulai berkeliaran di depan toko.
" haloo ria, kita bertemu lagi " spa si ceo
" mau ngajak desi berkencan ya ?" ria bertanya pada ceo
" iya kan hari ini week end " jawab ceo..
Lalu ria menariku dengan paksa.
" ini desi sudah siap "
" apa apaan kamu ria ? bukan kah kita harus menghabisak bekal kotak ini"
" sudah itu urusanku. tapi tunggu dulu memang nya ceo mau mengajak kemana desi pergi hari ini ?"
" nonton bioskop "
" uuuwh sejak sampai kapan hubungan kalian. sudah sampai tahap ini ?"
Aku yang gugup harus manjawab apa..
" tidak bukan kah anda memberikan waktu seminggu untuk memikir kan nya ?"
" ayolah apa hanya sepasang kekasih yang bisa nonton bioskop " ria membujuk desi dan melepaskan celemek kerja yang masih ku kenakan.
" baiklah kalau begitu selamat berkencan " ria melambaikan tangan kepada kami.
Aku pun masuk kemobil dengan si boss.
Si bos melaju mobilnya ke parkiran bawah tanah di mall terbesar salah satu di indonesia.
Hanya memakai jaket hodie jalan bareng bos adam saja aku sudah merasa bersalah. Apalagi harus datang ketempat yang paling aku benci ini.
Bioskop, iya semenjak kita masuk tatapan matai wanita yang melihat betapa cakep nya bos dan beberapa wanita yang melihat ke arah aku yang di gandeng oleh bos, semua itu membuatku tidak nyaman dan merasa sangat sedih.
Entah apa yangvakan twrjadi selanjut nya aku hanya bisa mengikuti apa yang bos katakan.
" ada apa ?" bos memegang tanganku lebih erat dan memandangku.
" kita kan belum pacaran "
"anak jaman sekarang, anak sd pun jalan bergandengan ! ( bos marah karena ucapanku tadi ) apa ada film yang ingin kau tonton ?" lalu bos megalihkan pembicaraan.
" film apa saja " . jawabku dengan singkat
Akhirnya kami memilih film romantis yang masih booming di kalangan remaja. Film belim di mulai si boss yang sedang membelikan kubpopcorn dan soda meninggalkan aku sendirian di ujung koridor. Semua mata itu masih tertuju padaku, Aku seperti membuat kesalahan yang sangat fatal, namun aku tak tau kesalahan apa yang aku buat hingga mata mereka mengatakan bahwa mereka membenciku, iri padaku. Sampai waktunya film mulai di putar.
Namun selama film berlangsung pikiranku kemana - mana dan tidak bisa konsen menonton film. Bos yang asik dengan popkorn dan sodanya. Aku tak memperhatikan film itu sama sekali, tak tau jalan cerita dari film itu. karena aku memikirkan hal lain.
Film pun berakhir, aku kira kencan ini juga akan berakhir. namun apa ternyata bos mengajaku makan di sebuah restaurant.
" fiml nya sudah selesai, kita lanjut makan "
" Tidak usah bos, saya bisa makan dirumah " tolaku pelan.
" tidak bisa aku sudah memesan tempat untuk kita, aku sudah memesan tempat di outdor yang pastinya akan bagus. lagian cuaca hari ini sangat indàh, kaubpasti akan menyukai nya. Aku juga sudah memesan kan makanan tidak apa - apa kan ?".
Salah satu pegawai restourant menunjukan jalan ke tempat yang sudah di oesan si bos sebelum nya.
" hehe. itu bos, anda tidak bilang kalau ingin makan di tempat seperti ini, sepertinya pakaianku tidak cocok dengan nuansa restauran ini. " Ahh ini memalukan bagiku. aku yang berpakaian seadanya hanya dengan memakai hodie di ajaknya masuk ke tempat elit ini. ini sungguh memalukan.
" tidak apa - apa! aku tidak terganggu dengan pakaiannu, duduk dulu. setelah ini makanan nya akan datang."
" oh gimana film nya tadi ? bagus kan apa kamu suka pas adekan si pemeran utama mencoba bunuh diri ?"
tunggu sepertinya tidak ada adegan itu di film yang barusan kita tonton. apa dia sedang mengujiku...
" eh, iya saya menyukai nya"
" sudah kuduka, kamu dari tadi tidak konsen berkencan denganku, ada apa sebenar nya ? tidak ada adekan iti di film tadi, pikiranmu kemana - mana."
" eh, maaf ".
" ah kamu des, aku bahkan memotong rambutku untuk bisa tampil lebih cakep lagi di kencan kita ini tapi kamu sepertinya sedang ada masalah ya.?"
Ouwh rupanya boss mengganti style rambutnya, dia minta aku pujikah dari penampilan nya kali ini.?
" aku mengatakan nya bukan untuk membuatmu meminta maaf, apa aku punya salah kepadamu? kamu terlihat sangat tidak nyaman ?".
Bagaimana aku bisa mengatakan kalau aku tidak nyaman karena dia jalan bareng wanita sepertiku ini. Seharian ini aku seperti monyet di kebun binatang yang di penuhi pengunjung yang penasaran ingin nelihat ku.
" Jangan berekspresi seperti itu ! kemari dan ikuti aku sebentar.!!"
Aku mengikuti dia yang berjalan ke arah belakan semak - semak taman di restaurant itu.
Dia mengangkat ke ke atas buk untuk duduk..
Kuat juga dia sebagai lelaki bisa mengangkat ku yang bertubuh gemuk ini.
" sekarang kita hanya berdua saja, sekarang katakan ada apa ? kalau mau menangis menangislah" tanya si bos..
" itu, orang - orang terus ....." belum sempat ku melanjutkan kalimat ku sudah terdengar ada yang menggunjingkan aku. jadi kami terdiam dan mendengarkan mereka selesai bicara.
" ya ampun, kamu lihat tadi wanita gemuk yang sedang jalan sama cowo cakep itu? "
" iya yang pakai hodie "
" bagaimana bisa cowo itu mau jalan sam cewe yang berpenampilan begitu? itu pasti karena dia punya uang"
" iya benar itu pasti karena cewe gendut itu punya uang yang banyak " .
" ha ha ha ha ha, enak nua kadi cewe banyak uang nya, bisa milih jalan sama siapa saja "
" udah laah , yuk lanjut jalan setelah selesai makan "
Para penggosip pun pergi.
Rasanya ingin mati saja, apa aku salah jalan berdua dengan orang cakep. aku belum pernah setragis ini dalam hidup ku. Setidak nya aku tidak pernah memdemgar langsung mereka menggunjingku.
" jangan - jangan kamu seharian ini memikirkan apa tentang itu ? apa kamu sebodoh ini dan ingin menangis ?"
" tadi bos yang menyuruhku untuk menangis kan ?"
" tragis kan kalau menangis sekarang? cepat kayakan jangan takut..! "
" memang saya ini aneh, saumya ini hidup saja sudah aneh, bahkan kehidupanku di kantor pun seri g dihina dan di jadikan bahan candaan orang lain. jadi pesuruh karyawan yang lain ! Selalu di jadikan tameng dan selalu du katai gendut.! "
" itu karena kamu membiarkan mereka menindasmu , dan kamu tak melakukan perlawanan sama sekali ".
" kalau begitu saya harus berlaku bagaimana ?" kerasku berkata sehingga membuatnya kesal sepertinya.
" kalau terus begini aku juga gak bisa lagi sama kamu ! "....
#***BERSAMBUNG DULU YAA..
LANJUTKAN EPIDOSE BERIKUT NYA..
JANGAN LUPA LIKE , COMENT DAN VOTE NYA YA..
TRIMAKASIH SUDAH MAMPIR KE CERITA KU. JANGAN LUPA BACA JUGA KARYAKU* "THE DEVIL PRINCE ".
TRIMAKASIH SEBELUM NYA🙏**