kisah pahit sang anak tak semanis kisah yang di alami kedua orang tuanyaa!!!!!
Kepedihan kepiluan yang selalu di alami sang anak yang membuat dirinya memiliki Kepribadian yang lain!!!
Akankah anak itu bahagia?Atau selamanya menderita dan selalu kejam !!!!
Baca yuk biar tau !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Bariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER DELAPANBELAS
PART 18
Lalu datanglah seseorang ke gudang.Aku serentak bersembunyi di balik barang.
Krekkkk.....pintupun terbuka.
Terlihat bayangan seorang wanita,pancaran dari sinar luar.
Aku pun mencoba melihat siapa yang datang.
Tiba-tiba wanita itu berkata padaku.
"Xiaooo....jangan bersembuyi,aku tau siapa kamu,dan kamu tidak perlu takut padaku"kaya wanita itu yang masih belum terlihat jelas karena gelap.
Aku pun memberanikan diri,dan mendekati wanita itu.Dengan perasaan takut aku berkata.
"Kamu siapa"tanyaku.
Lalu wanita itu mundur dan menanpakkan dirinya,ia memakai jubah hitam dan lengkap senjata di pinggangnya.
"Aku adalah wanita yang ingin membuat asrama ini hancur,aku ingin membalaskan dendam adikku pada sekolah ini karena ia berada di asrama ini menjadi meninggal"kata wanita itu.
"Lalu siapa yang bersalah dengan kematian adikmu?"tanyaku.
Lalu wanita itu menghampiriku dan membuka rambutku yang terkepang dan berkata.
"Dulu dia gadis sepertimu,namun ia sering di bully oleh anak-anak di asrama ini sehingga membuat adiku bunuh diri"kata wanita itu.
Dan dia bernama Jen,ia membuat rambutku terkepang satu.
Lalu salasatu anggotanya memanggil Jen,jen adalah ketua dari anggota ini,ia tau kalau aku memiliki bela diri yanh handal,dan ia memanfaatkanku untuk melawan anak di asrama ini.
Jen di panggil hingga ke kantor kepala sekolah,di sana ia Membongkar berkas-berkas dan menemukan berkas yanh ia cari.
Dan aku bertanya apa yang di carinya? Ia hanya bilang berkas kelulusan dulu.
Okee kini aku di bawa ke lapangan,di sana mereka di tahan oleh anggota jen.
Dan kepala sekolah juga guru-guru hanya bisa terdiam dan takut.
Aku dengan santai berjalan bersama jen hanya bisa diam menatap teman-temannku yang di tahan oleh mereka.
Mereka pun terkejut melihatku yang berada di depan bersama mereka.
Dan jen memberikanku senapan,ia senapan itu untuk membunuh orang yang memberontak.
Jen pun menghampiri Kepala sekolah dan meminta tanda tangan,namun pak kepala sekolah kekeh tak mau menanda tanganinya,ia terus saja menghindar dari balpoin.
Karena merasa kesal jen menyayat jari pak kepala sekolah dan membuatnya menjerit.
Tiba-tiba lusy mulai meraskan sesak nafas,ternyata ia mengidap penyakit asma,aku tak ingin lusy sakit walau ia pernah jahat padaku,bukan salah dia karena aku belum dapat bukti.
Lalu jen yang kesal di malam itu memintaku untuk membunuh lusy karena membuatnya berisik.
"Xiao...bunuh gadis itu,jangan membuat usahaku sia-sia"ucap jem tersenyum.
Aku melangkah maju sambil membawa senapa di tanganku,dan anak-anak mencoba menghentikanku,dan berkata lusy sedang sakit dan butuh bantuan.
Aku tak menghiraukannya dan aku terus melangkah maju.
"Stop Xiao...aku mohon jangan bunuh lusy"kata jimmy.
Aku terus saja maju di depan kerumunan anak-anak.
Jen tersenyum melihatku.
Dan huang yen pun berteriak untuk tidak melukai sesama.
Lalu sampailah aku di depan lusy,mereka semua minggir memberiku jalan,karena jika mereka menghalangiku aku akan membunuhnya.
Settt.....
Senapan itu sudah aku todongkan di kepala lusy yang sedang sesak nafas.
"Xiaooo....aku mohon jangan bunuh lusy"kata leony.
Terdengar teriakan jen padaku memberi semangat.
"ayoooo tembak diaaa"teriak jen padaku.
lanjut Thor 👍🏻 semangat Up
salam dari KELIRU