NovelToon NovelToon
Perfect Husband

Perfect Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: F.A queen

Ada alasan kenapa banyak orang menyebutnya Perfect Husband.

Leo J memiliki semua yang diimpikan seorang wanita. Ia setia, bertanggung jawab dan mencintai istrinya dengan cara yang membuat siapa pun iri.
Namun, cinta itu tidak pernah sederhana.

Leo J mencintai dengan cara yang berlebihan. Terlalu melindungi, terlalu posesif, terlalu takut kehilangan. Hingga terkadang, cintanya itu terasa menyesakkan.

Di masa lalu, pria yang kini begitu memuja istrinya itu... pernah mencintai wanita lain hingga rela memberikan seluruh dunianya.

Pada suatu hari, mereka dipertemukan dalam satu meja. Keheningan berubah menjadi sesak ketika Leo J menatap wanita yang pernah menjadi alasan hidupnya.

"Sekarang, Leo ada di depanmu, Kiara. Apa yang ingin kau katakan padanya?"

Yuna mengizinkan mereka berbicara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejujuran Itu

Dimas dan Nora masuk ke dalam bioskop tepat sebelum lampu dimatikan. Mereka menempati tempat yang tidak terlalu dekat dengan layar. Di sini, mereka tidak hanya sekedar menonton, tetapi saling berbincang tentang segala hal. Tentang tumbuh kembang dua buah hati mereka, tentang mereka yang baru saja pindah ke Ibu Kota lagi setelah beberapa tahun tinggal di pulau seberang dan tentang Dimas yang mungkin akan sangat sibuk karena menggantikan posisi papanya.

Waktu seperti ini, adalah waktu yang jarang sekali mereka miliki. Mereka tipe pasangan yang tidak terlalu meminta waktu untuk selalu bersama. Nora sangat tahu kesibukan suaminya. Romantis menurut mereka adalah saling menjaga setia, saling pengertian dengan kesibukan masing-masing, saling membantu saat dibutuhkan, tempat bersandar saat lelah. Romantis menurut mereka tidak harus selalu bercengkrama setiap hari.

Mereka keluar dari bioskop dengan bergandengan tangan seperti remaja. Sisi seperti ini, terkadang memang dibutuhkan.

“Bagaimana jika bermain di taman?” ajak Nora. Dia enggan untuk langsung kembali pulang.

Sekali lagi, Dimas menurutinya, dia setuju untuk ke taman. Duduk disalah satu sudut taman, kembali bercerita dan bercanda dengan menikmati kacang rebus yang mereka beli. Mereka sangat sederhana.

Setelah dari taman, mereka baru sepakat untuk pulang. Berteman malam yang semakin hening. Dimas dan Nora duduk berdampingan di sofa kamar mereka. Dan … inilah saatnya. Sebuah kejujuran yang akan Nora ungkapkan pada Dimas.

“Ada yang ingin ku sampaikan padamu,” ucap Nora pelan. Suaranya tercekat karena cemas dan takut. Bagaimana pandangan Dimas padanya setelah kejujuran ini ia sampaikan. Bagaimana jika Dimas tidak menerimanya. Nora mulai ragu mengatakan kebenarannya.

“Apa?” tanya Dimas. “Sepertinya sesuatu yang penting,” ucapnya. Dimas berfikir jika hari ini memang berbeda. Nora adalah pribadi yang mandiri, wanita ini tidak pernah memprotes apapun yang ia lakukan dan bahkan saat ia sangat sibuk, Nora tidak pernah memprotesnya. Istrinya ini terbilang penurut, tidak memiliki banyak tuntutan. Dia sangat mengerti kesibukan Dimas.

Dan hari ini, wanita ini merengek memintanya untuk pulang lebih cepat, makan malam masakan sendiri, nonton, bermain di taman. Sepertinya memang ada sesuatu yang ingin dia sampaikan. Mungkin mereka memang jarang sekali memiliki waktu untuk bersantai dan saling bercerita satu sama lain.

“Apakah tentang anak-anak?” tanya Dimas lagi setelah ia tidak mendapat jawaban dari Nora. Wanita itu diam dan hanya terlihat menghela nafas berkali-kali.

“Bukan,” jawab Nora disertai gelengan pelan.

“Tentang kesibukanku?” tanya Dimas lagi.

“Bukan,” jawab Nora. Ia mengambil nafas dalam dan mengeluarkannya perlahan. “Bukan semua yang mungkin kau pikirkan,” ucapnya.

Kening Dimas berkerut. Dia ingin bertanya apa tetapi Nora lebih dulu bersimpuh di bawahnya. Memegang kedua tangannya lalu menciumnya.

“Ada apa?” tanya Dimas segera. Dia mulai tidak tenang.

“Aku ingin meminta maaf padamu. Maaf dari hati yang paling dalam. Aku benar-benar minta maaf, Pi,” ucap Nora memulai.

Dimas menatap Nora. Keningnya berkerut. “Maaf kenapa? Ini tentang apa?” banyak sekali dugaan yang tiba-tiba masuk kedalam pikirannya tetapi ia mencoba tetap tenang dan tidak ingin gegabah atau berburuk sangka.

“Tentangku,” jawab Nora. Ia menunduk dengan terus menggenggam kedua tangan suaminya. “Tentangku dimasa lalu,” lanjut Nora pelan.

Dimas menghela nafas panjang. “Katakan.”

Nora mengangkat wajahnya dan menatap Dimas. Menatap wajah laki-laki itu dengan pandangan yang bersalah. “Apapun yang kau ketahui dariku, apapun yang akan kukatakan. Kau harus tahu jika itu adalah aku yang dulu, aku yang tidak paham bagaimana indahnya cinta yang kau berikan. Aku yang dulu begitu bodoh dan naif. Sekarang, aku adalah wanita yang sangat mencintaimu, patuh padamu dan selamanya akan begitu,” ucap Nora pelan tetapi jelas. Dia berkata kata demi kata dengan kecemasan dalam hatinya.

“Bisakah aku tahu intinya,” ujar Dimas. Masa lalu? Masa lalu yang seperti apa yang istrinya ini sembunyikan.

“Dulu. Sangat dulu sekali, saat hatiku belum menemui muaranya, aku sempat mencintai Lee.” Kejujuran itu sungguh keluar dari bibir Nora. Dia sungguh mengakui masa lalu itu. Kecemasan semakin menjalar pada setiap sendi tubuhnya.

Dimas diam. Nafasnya tertahan dan rasanya sangat sulit untuk kembali berhembus. Dadanya terasa sesak. Nora mencintai Lee, adiknya.

Nora semakin menggenggam tangan Dimas. Matanya mulai berair, dia takut. Takut jika Dimas tidak bisa menerimanya.

“Itu adalah aku yang dulu, Sayang. Sekarang aku sangat mencintaimu,” ucap Nora dengan suara yang serak menahan semua kecemasan dan ketakutan dalam dirinya.

Dimas masih diam. Matanya tidak lagi menatap Nora. Laki-laki itu menatap ke depan. Pada dinding berwarna putih dan kemudian pada foto besar mereka dan kedua buah hati mereka. Ia menghembuskan nafasnya dengan perlahan.

“Dulu, apakah kau masih mencintainya saat kita menikah?” tanya Dimas dengan rasa sakit yang muncul dalam hatinya. Dia ingat bagaimana Nora memperhatikan Leo. Ingat bagaimana, Nora selalu tersenyum manis saat bertemu dengan Leo. Nora juga sering menawarkan makanan pada Leo, makanan yang sama yang juga Nora tawarkan padanya. Perhatian-perhatian itu, Dimas pikir adalah bentuk dari kearaban seorang Kakak Ipar yang dulunya mereka adalah teman satu sekolah.

“Apakah kau masih mencintainya setelah kita menikah?!” Dimas bertanya lagi. Kali ini dengan suaranya yang bergetar tetapi terdengar sangat berat. Dia tidak sabar menunggu jawaban Nora.

Namun Nora tidak mampu untuk menjawabnya. Air matanya menetes. Dan ia menunduk, mencium kembali tangan Dimas.

Dengan diamnya Nora, Dimas tahu jawabannya. Wanita ini jelas mencintai Leo saat sudah masuk menjadi bagian dari keluarga besar. Jika Nora mencintai adiknya, lalu kenapa wanita itu bersedia untuk menjadi istrinya. Nora bahkan sangat manis padanya. Apakah itu semua untuk Leo?

“Kenapa kau begitu padaku?!” tanya Dimas pelan penuh kesakitan dalam hatinya. “Kenapa kau begitu?!!” kekecewaan merayap cepat pada jiwanya.

Nora menggeleng. “Itu adalah aku yang dulu. Aku minta maaf,” jawab Nora dengan tangis. “Maafkan aku.”

“Kenapa baru sekarang kau mengatakannya?”

“Karena aku baru memiliki keberanian untuk ini. Setiap waktu aku dihantui rasa bersalah. Aku takut, aku cemas. Aku mencintaimu tetapi masa laluku sangat buruk dan begitu kejam padamu,” jawab Nora dengan air mata yang masih bercucuran, dengan tangan yang menggenggam erat tangan suaminya. “Sayang, ku mohon maafkanku. Aku berjanji akan selalu patuh padamu. Aku tidak akan menuntut apapun padamu. Aku mencintaimu. Tidak ada siapapun di hatiku selain kamu.”

Dimas diam. Matanya memerah. Dia menarik tangannya dari genggaman Nora. Tetapi dengan kuat, Nora terus menggeggamnya.

“Tidak. Jangan ambil tangamu dariku.” Nora semakin menangis. Dia mencoba tetap mengenggam tangan Dimas meskipun laki-laki itu berusaha menariknya. “Jangan pergi. Ku mohon. Aku minta maaf.”

“Lepaskan tanganmu. Aku butuh waktu untuk sendiri,” ucap Dimas pelan tetapi penuh penekanan.

Nora menggeleng keras, kuat. “Tidak, jangan begini. Jika kau ingin marah, marah saja disini. Teriaklah semaumu, atau jika kau ingin memukulku, pukul saja.”

Dimas menatapnya dengan tajam. Tangannya mengepal dengan kuat. Lee? Jadi perhatian-perhatian itu adalah karena Nora mencintainya. Betapa bodohnya Dimas yang tidak memikirkan kemungkinan itu. Sangat bodoh. Dia merasa dibohongi. Giginya gemeretak menahan amarah di dadanya. Dan ia menarik kasar tangannya dari genggaman Nora.

“Aku tidak memukul wanita tapi mungkin aku bisa memukul seorang pria."

1
Bongkorjaya sakti
leo jadi salah tingkah gitu yaa😇
Istri Leo J
hayo lho,,,,dibuat bingung depan sikap Yuna,hayo lho Leo,duniamu sedang tidak baik baik saja itu🤣🤣🤣
Author.N.: Leo udah persiapan padahal 😅
total 1 replies
Istri Leo J
Leo, sebelum kamu nanti muji Yuna,jangan. lupa jurus rayuan gombalmu ya,pasti Yuna 😈😈😈begini leo🤣🤣🤣
Ky2 SSC 💖
Kiara di kurung aja tuh biar ga bisa nyakitin nyonya
Ky2 SSC 💖
langsung kelabakan kan 😂😂😂 mana tadi pagi ga sengaja nyebut namanya 🤣🤣
☀IKA APRIL SSC🌷
klo ada Albar dan Dion pasti sllu bikin ketawa wkwkwkwkk coba Dion kau berani tidak memuji Yuna d depan Leo 🤣🤣🤣
☀IKA APRIL SSC🌷
Karena itu hanya alasan aku ingin mendengar suara mu 😭😭😭 emang boleh se so sweet ini mommy.....😍
Wartiy intan
terima kasih banyak ka thor up crazy nya semangat ka thor di tunggu up nya lg dan lg lope ka thor 🥰😘😘🤣
Mmh dew
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Dian Rahma
akhirnya Dimas Nora benar-benar sudah baikan,, tinggal liat Leo ngadepin ngambeknya mommy Arai😁. gak sabar liatnya🤭
Dian Rahma
baik bgt kamu Joe😁... aku do'akan kamu gk jomblo lagi ya. dan dapet gadis yg gak gampang ngambek, krn ngambek cewek itu repot Joe.. kalo ditanya marah, kalo dicuekin malah jd masalah🤭
Dian Rahma: bisa bisa boleh tuh🤭, kayaknya Adel gak tukang ngambek😁
total 2 replies
Bongkorjaya sakti
deg2an aku baca nya Thor 😇🤭
Nurul Mila
gk sabar pngen liat sekesel apa yuna sama leo..🤣🤣 bikin gemmeessshhh
Nurul Mila
harus nya yuna lebih pedes lgi ngomong nya,seneng bnget liat kiara skit hti sma yuna tpi gk bisa ngpa²in 🤣🤣🤣
boleh request gk kak... kpan² klo kiara ketemu yuna pas ada leo juga,pasti seru..
Mmh dew
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Bongkorjaya sakti
lanjut Thor seruuu😍
Diana
kelanjutan ka dimas gmnaa kaks
Ky2 SSC 💖
bener" nantangin si Kiara ini ga tau aja dia kalau ancaman joe ga main" 😒😒
Diana
kiara ini masii blm tobat jugaa huhh dasar maklampir😌
Ky2 SSC 💖
cuma nyonya yg berani membantah 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!