NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:155.8k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat kemarahan petir surgawi saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya yang seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

"Gelsya... hari ini kan hari sekolah, kenapa kamu ada di rumah? Apa kamu sudah libur?" tanya Arga sambil tersenyum ramah.

Gelsya menundukkan wajahnya.

"Sudah, Paman... Tapi sudah satu minggu ini Gelsya terpaksa tidak masuk sekolah..." jawab Gelsya pelan, suaranya terdengar sangat sedih.

"Lho? Kenapa? Memangnya ada masalah apa?" tanya Arga lagi, mulai merasa penasaran.

"Soalnya... Gelsya belum bayar SPP, Paman. Uang sekolahnya menumpuk. Setiap kali Mama dapat gaji dari hasil kerja keras, uangnya pasti diambil paksa sama Papa. Papa habiskan buat judi dan mabuk-mabukan. Jadi... kalau Mama tidak punya uang, Gelsya terpaksa berhenti sekolah," jelasnya dengan mata mulai berkaca-kaca.

Gelsya pun menganggap kepalanya dan melihat ke arah Arga yang ada di depannya itu.

"Tapi... Gelsya nggak berani bilang sama Mama kalau aku sebenarnya sudah nggak masuk sekolah. Gelsya takut... takut menambah beban pikiran Mama dan membuat Mama sedih atau marah. Makanya Gelsya pura-pura siap-siap kesekolah, padahal sebenarnya Gelsya berlian di taman sampai semua siswa pulang," ceritanya dengan suara terbata-bata menahan tangis.

Hati Arga terasa pedih mendengar pengakuan Gelsya itu.

Masih kecil, tapi sudah belajar menyembunyikan kesedihan demi orang tuanya. Sungguh anak yang luar biasa dewasa dan penyayang.

"Kamu sekarang duduk di kelas berapa, Sayang?" tanya Arga lagi, suaranya terdengar lebih lembut.

"Kelas 2 SD, Paman," jawab Gelsya singkat.

"Terus sekolahnya di mana?"

"Di SD Negeri 2 Pal 5," sahut Gelsya.

Arga menganggukkan kepalanya perlahan, seolah sedang mencerna semua informasi dan menyusun sebuah rencana di dalam kepalanya.

Ia lalu mendekatkan wajahnya ke arah Gelsya, lalu berbisik pelan dan penuh rahasia.

"Begini ya Gelsya... Besok kamu tetap berangkat sekolah seperti biasa ya. Pakai seragammu yang rapi, bawa tasmu, dan masuk kelas seperti biasa," bisik Arga.

"Tapi... kan belum bayar, Paman?" tanya Gelsya bingung.

"Tenang saja. Masalah biaya sekolah, uang SPP, sampai buku dan seragam baru nanti... jangan kamu pikirkan. Biar Paman yang tanggung semuanya sampai kamu tamat sekolah nanti. Paman janji, kamu tidak akan berhenti sekolah lagi," kata Arga dengan senyum yakin. "

Mata Gelsya seketika membelalak tak percaya. Senyum bahagia mulai merekah di wajahnya itu.

"B... benar Paman? Paman tidak bercanda kan?" tanyanya memastikan.

"Benar dong. Paman janji. Tapi ini rahasia antara kita berdua ya. Jangan bilang-bilang sama Mama dulu ya. Kita mau kasih kejutan buat Mama nanti," jawab Arga sambil mengacungkan jari kelingkingnya. "

"Wah! Makasih banyak ya Paman! Paman baik banget deh!" seru Gelsya girang. Ia langsung memeluk lengan Arga dengan penuh rasa syukur dan bahagia.

Akhirnya, ia bisa kembali belajar, dan ia tidak perlu lagi berbohong, merasa sedih karena tidak bisa sekolah.

"SPP sekolah, apa itu?" tanya Ghaizka mendengar perbincangan Gelsya dan Arga di ruang tengah.

Ghaizka mencoba mencari ingatkan pemilik tubuh asli tentang SPP. Setelah di ingat, ternyata SPP itu adalah bayar sekolah setiap bulan, jika tidak di bayar, anak akan di berhenti sementara sampai semua biaya di bayar lunas.

1
Memyr 67
𝗐𝗈𝗎𝗎𝗎 𝗌𝖺𝖽𝗂𝗌 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗀𝗁𝖺𝗂𝗓𝗄𝖺
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗂𝗇𝗂 𝗍𝗁𝗈𝗋? 𝗒𝗀 𝗇𝗒𝗎𝗋𝗎𝗁 𝖽𝗈𝗄𝗍𝖾𝗋 𝗉𝗋𝖺𝗆𝗈𝖾𝖽𝗒𝖺, 𝗒𝗀 𝗃𝖺𝗐𝖺𝖻 𝖽𝗈𝗄𝗍𝖾𝗋 𝗉𝗋𝖺𝗆𝗈𝖾𝖽𝗒𝖺
Memyr 67
𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾𝗇𝗒𝖺 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗄 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗄 𝗒𝖺? 𝗉𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝖻𝖺𝖼𝖺 𝗃𝗎𝖽𝗎𝗅, 𝗍𝖺𝗎 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗒𝖺𝗆𝗉𝖾 𝖺𝗄𝗁𝗂𝗋 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 /Speechless/
Yuliana Tunru
mantap bgt tabib dewa👍
Maria Lina
makasih ya thor ud up bnyk 😍😍😍😍🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Dewiendahsetiowati
bukan Alex Thor tapi Alzeo
Maria Lina
kok 1 thor lgi donk ya ya ya
Memyr 67
𝗍𝖺𝖻𝗂𝖻 𝖻𝖾𝗋𝗉𝖾𝗇𝗀𝖺𝗅𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗈𝗅𝗍𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗉𝗋𝖺𝗄𝗍𝖾𝗄 𝖻𝖾𝖻𝖾𝗋𝖺𝗉𝖺 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇?
Cristina Billi
lanjut thor 🙏🙏/Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
Maria Lina
makasih ya thor ud up mau nya tambah lgi tbor n ngelunjak dikit ya thor hehe sbb dir kemarin"dikit"muluk up nya thor ya ya
less22: hiksss😭 ngelunjak 😒😒
total 1 replies
Maria Lina
bisa tambah thor hehe
irena
lanjut thor
Fahreziy
nexk
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
dih murah banget bayarannya GK sesuai dengan tenaga kerja 😆
sasa adzka
nahhhh ini yg aku suka MC nya langsung bertindak kejam😄😄😄
keren kak othor..
pertahankan sikap pemberani nya MC cewek nya klo bisa anak gadisnya ajarin beladiri juga😍😍😍
sasa adzka
baru mampir aku Thor..
semoga sampai tamat ya thor😍😍
aku lanjut baca lagi😍
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
nemu cerita ini, aku sub😍
Wak Ngat
bacanya seriuss thor eh cuma 1 up ,banyakin Napa thor
less22: nanti lagi ya kak, siang🤣🤣
total 1 replies
Maria Lina
ok tpi lusa nya double"ya thor hehe😍😍
less22: iya😭😭😭😭
total 1 replies
reaaannaaa
baiknya ghaizka lebih tegas,usir ajar jika gk suka simple tho dari pada sikap plin plan bikin bingung perasaan orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!