MC kita bernama ZARKEN. suatu hari, dia melihat ada benda jatuh dari langit didepan rumahnya. Tanpa berpikir lagi, dia mengambil benda tersebut dan setelah itu....
Apa yang akan terjadi kepada ZARKEN?...
°°°°°
Penasaran?? Ayo ikuti perjalanan ZARKEN sekarang juga!!!...
👉»Mulai Baca«👈
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DzAFaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misi Besar
...[ SELAMAT MEMBACA ]...
Di dalam ruang CEO, Zarken dan Yuli sedang duduk di sofa.
"Bu Yuli, saya punya rencana ingin mengeluarkan produk handphone untuk perusahaan." Zarken berkata.
"Apa Bos serius ingin mengeluarkan produk handphone?" tanya Yuli sedkit terkejut.
"Ya, saya serius ingin mengeluarkan produk handphone canggih yang menggunakan sistem seperti Asisten Lena." jawab Zarken.
"Apa nama produk handphonenya Bos?" tanya Yuli.
"Kita tidak menyebutnya Handphone atau Smartphone, melainkan Geniusphone dan merek Geniusphone ini adalah KENS. Produk Geniusphone yang di keluarkan perusahaan yaitu merek KENS tipe C1." jawab Zarken dengan santai.
"Geniusphone merek KENS? Saya sudah tidak sabar untuk melihat Geniusphone yang di keluarkan perusahaan nanti." Yuli berkata dengan semangat.
"Kalau begitu, apa yang harus saya lakukan Bos?" tanya Yuli.
"Tugas Bu Yuli adalah merekrut orang yang mahir di bidang permesinan, bukan permesinan seperti kendaraan, tapi mesin produksi." Zarken berkata.
"Baik, apakah tidak ada yang lain Bos?" tanya Yuli.
"Untuk sementara itu saja." Zarken berkata.
"Baik." balas Yuli.
"Kalau begitu, saya mau pulang dulu, dan untuk orang Google yang mau datang ke sini harus menunggu saya besok siang." Zarken berkata
"Siap, Bos." balas Yuli.
Kemudian Zarken keluar dari kantornya, dia memasuki lift tidak lama kemudian dia sampai di lantai 1.
Dia berjalan ke depan pintu masuk gedung dan di sana sudah ada K-60 membukakan pintu mobil untuk Zarken. Zarken masuk ke dalam mobil, dan mobil melaju menuju rumahnya.
2 Jam kemudian …
Mobil sampai di depan rumahnya, Zarken melepaskan Topeng K-21 lalu menyimpannya di Cincin.
"Kamu bisa langsung pulang ke rumah dan besok siang jemput saya di sekolah." Zarken berkata kepada K-60.
"Siap, Master." balas K-60.
Zarken keluar dari mobil, kemudian dia berjalan masuk ke dalam rumah, dan di ruang keluarga ada Lia sedang menonton tv.
"Bu." Zarken memanggil Ibu-nya.
"Kamu sudah pulang ternyata, apakah kamu sudah selesai memakamkan almarhum teman mu?" tanya Lia.
"Sudah Bu." jawab Zarken.
"Kalau begitu, sekarang mendingan kamu mandi dan ganti pakaian kamu." Lia berkata.
"Ya Bu." Balas Zarken.
Kemudian Zarken masuk kedalam kamarnya, mengambil pakaian bersih lalu pergi mandi.
10 menit kemudian …
Setelah selesai mandi, Zarken mengaktifkan Laptop D-55.
"Hai, Master." sapa Asisten Elena.
"Hai, Elena. Sudah berapa banyak yang mendownload aplikasi Asisten Lena?" tanya Zarken.
"Sudah 1,3 Juta orang yang mendownload aplikasi Asisten Lena." jawab Asisten Elena.
Zarken sangat puas dengan hasilnya, kemudian dia bertanya kepada sistem.
"Sistem, berapa banyak poin yang saya miliki?"
[Poin Tuan Rumah : 18.500 poin]
[Misi baru akan di keluarkan!]
[Misi Besar : Ambil alih Geng Sabit Kematian dan Geng Naga Hitam dalam waktu 1 bulan.
Hadian misi : 25.000 poin dan Cetak biru teknologi canggih.
Gagal misi : Semua keterampilan dan poin Tuan Rumah akan di hapus.]
Zarken yang melihat misi yang di keluarkan Sistem di buat terkejut.
"Sistem, apakah kamu serius dengan Misi Besar ini?" tanya Zarken yang masih terkejut, ketika melihat konsekuensi jika misi gagal.
[Ya, Misi ini harus di selesaikan dalam waktu 1 bulan]
"..." ekspresi Zarken
"Sistem, apa isi hadiah Cetak biru teknologi canggih?" tanya Zarken.
[Cetak biru teknologi canggih: Capsul Virtual Reality yang terdiri dari tiga alat utama yaitu; Tower Sistem Server Virtual Reality Zero, Capsul Medical Zero, dan Capsul Virtual Reality Zero.]
"Sistem, apa Capsul Virtual Reality Zero di,gunakan untuk game?" tanya Zarken yang bingung.
[Ya]
Zarken sangat senang dengan kegunaan Capsul Virtual Reality Zero.
'Ini baru namanya hadiah Misi yang sangat bermanfaat bagi kemajuan teknologi game saat ini, tapi konsekuensi dari gagal menyelesaikan Misi juga sangat membuat saya sakit kepala' Zarken bergumam.
Zarken tidak bertanya lagi ke Sistem, dia hanya beristirahat di kamarnya sampai besok pagi.
......................
...Pagi, hari sabtu, 29 februari 2020....
Zarken sedang sarapan bersama Yuli, setelah selesai sarapan, Zarken pamit ke Yuli untuk berangkat sekolah.
23 menit kemudian …
Zarken sampai di kelas, seperti biasa, dia menyapa teman-temannya yang ada di kelas termasuk juga Nasya.
"Hai Ken." sapa Nasya.
"Hai Sya, kamu terlihat sangat cantik hari ini." Zarken berkata kepada Nasya Sambil duduk di tempatnya.
"Apa sih kamu ini Ken." Nasya tersipu malu, mendengar pujian Zarken.
"Ohh iya, apa kemarin ada guru yang memberikan PR?" tanya Zarken.
"Ada, pak guru ASJ memberikan PR." jawab Nasya.
"Apa aku boleh lihat catetan PR nya?" tanya
Zarken.
"Boleh, tapi sekarang aku tidak bawa bukunya. Bagaimana kalau besok saja aku bawa bukunya, sekalian kita kan mau pergi ke Ancol." jawab Nasya.
"Baik. Apa kamu sudah minta izin ke Mamah Kamu, kalau kamu mau pergi ke Ancol besok pagi?" tanya Zarken.
"Sudah, tapi Mamah menyuruh aku untuk berangkat bersama Supir dan Pengawal menggunakan mobil daripada kereta." jawab Nasya.
"Kalau begitu, aku juga akan membawa mobil." Zarken berkata.
"Apa kamu juga punya mobil?" tanya Nasya dengan wajah terkejut.
"Ya." jawab Zarken dengan tenang.
"Baik, bagaimana dengan Putri dan Rangga?" tanya Nasya dengan wjah yang masih terkejut.
"Mereka berdua nanti naik mobil aku, sedangkan aku naik mobil kamu." jawab Zatken.
"Baik." Nasya berkata.
Tiba-tiba suara bel masuk kelas berbunyi.
"Terrriing!! ... Terriing!! ... Terrriing!! ..."
Tidak lama kemudian, Guru datang, dan pelajaran di mulai.
5 jam kemudian …
Waktunya pulang sekolah, Zarken berjalan menuju Pintu Masuk Gerbang sekolah bersama Nasya.
Di depan Pintu Masuk Gerbamg sekolah, terlihat mobil jemputan Nasya, dan mobil jemputan Zarken yang bersebelahan.
Zarken dan Nasya berjalan ke arah mobil.
"Nona." sapa Supir dan Pengawal Nasya.
Nasya mengangguk lalu di berkata kepada Zarken.
"Ken, aku pulang duluan ya." Nasya berkata.
"Ya, hati-hati di jalan. Besok pagi aku akan ke rumah kamu bersama Putri dan Rangga."
"Baik." balas Nasya, kemudian dia masuk ke dalam mobil lalu mobil berjalan pergi.
Setelah mobil Nasya pergi, K-60 keluar dari mobil Rolls Royce hitam.
"Master." K-60 membungkuk memberi hormat.
Zarken mengangguk.
Kemudian K-60 membukakan pintu mobil lalu Zarken masuk ke dalam mobil, kemudian mobil bejalan pergi menuju rumah.
15 menit kemudian …
Mobil sampai di rumah, Zarken keluar dari dalam mobil.
"Tunggu disini." Zarken berkata.
"Siap Master." balas K-60 dengan hormat.
Kemudian Zarken berjalan masuk ke dalam rumah, dia bertemu Ibu-nya di ruang keluarga, dan dia minta izin ke Ibu-nya kalau dia nanti mau pergi lagi setelah ganti baju.
Ibu-nya heran dengan Zarken yang sering pergi keluar belakangan ini.
"Ken, jujur sama Ibu. Apa yang sedang kamu lakukan belakangan ini, sampai-sampai kamu sering pergi keluar setiap hari?" tanya Lia dengan wajah serius.
"Baik Bu, sejujurnya Zarken baru saja mendirikan sebuah perusahan yang berfokus pada bidang Teknologi Canggih. Sebenarnya Zarken mau bilang ke Ibu setelah selesai UN nanti." jawab Zarken.
"Dari mana kamu dapat uang untuk mendirikan perusahaan? Jangan bilang kalau kamu melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan uang?" tanya Lia dengan serius.
"Zarken tidak melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan uang. Zarken berinvestasi di salah satu perusahaan ternama, dan saham perusahaan tersebut naik yang mengakibatkan uang yang Zarken investasikan menjadi bertambah berkali-kali lipat." jawab Zarken.
Zarken tidak bisa bilang ke Ibu-nya, kalau dia mendapatkan Sistem yang bisa menghasilkan uang dan kekuatan. Maka dari itu, dia mengarang cerita untuk di jelaskan kepada Ibu-nya.
"Baik, untuk sementara Ibu percaya sama kamu." Lia berkata.
Zarken hanya mengangguk, kemudian dia masuk ke kamar.
Zarken pergi mandi dan berganti pakaian Formal serba hitam.
Setelah itu, dia pergi keluar rumah, dan masuk ke dalam mobil.
"Master, sekarang mau pergi ke mana?" tanya K-60 yang duduk di kursi pengemudi.
"Pergi ke perusahaan." jawab Zarken.
"Siap, Master" K-60 berkata dengan hormat.
Kemudian mobil berangkat menuju perusahaan Kens Technology.
...****************...
...Like, favoritkan, rate bintang 5, tinggalkan komentar, vote, follow author, dan kalian juga bisa memberikan tip lho~...
...[ TERIMA KASIH ] ...
^^^Written by : DzAFaR^^^
keep on going..