NovelToon NovelToon
Jerat Tumbal Pesugihan

Jerat Tumbal Pesugihan

Status: tamat
Genre:Thriller / Iblis / Harem / Hantu / Roh Supernatural / Tumbal / Horor / Tamat
Popularitas:506k
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti H

wanita bernama Ayu yang hidup dalam kemiskinan setelah menikah dengan suaminya yang bernama Sugi.

Sugi sang suami hanyalah pekerja serabutan yang penghasilannya tidak menentu, sehingga membuat Ayu mengambil jalan pintas dengan melakukan pesugihan yang mana mengorbankan anak atau anggota keluarganya.

Bagaimanakah kisah perjalanan Ayu, ikuti kisah selanjutnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

persembahan

Ayu menyelesaikan makan sesaji tersebut. Ia seperti orang yang sedang kerasukan dan tak memandang jijik dengan apa yang dimakannya, bahkan terkesan lahap.

Ia meninggalkan kamar rahasianya dengan senyum sumringah. Bayangan kekayaan yang akan didapatmya sudah ada didepan matanya.

Ia mengunci kamar tersebut. Ia tak ingin ada sesiapa pun yang mengetahui apa yang sedang dilakukannya. Ia bergegas turun dari anak tangga. Tetapi baru saja dua anak tangga yang ia tapaki, perutnya terasa melilit dan rasa sakitnya kian menjadi.

Keringat dingin mengucur deras dari pelipisnya. Ia merasakan jni sangat tak biasa, tetapi dibalik rasa sakit tersebut, ada semburat kebahagiaan yang ia sembunyikan.

Ia duduk di anak tangga dengan wajah meringis menahan sakit. ia memegangi perutnya yang tampak mengeras dan kontraksi yang sangat hebat.

Menurut perkiraan bidan Andana, kelahirannya tinggal tiga hari lagi, tetapi semua bisa maju dan juga bisa mundur dari apa yang diperkirakan.

Jam didinding menunjukkan pukul 1 dini hari. Ini artinya masih lama untuk masuk ke subuh.

Wajah cantiknya mulai memucat, tampak air berwarna jernih tak berbau menyembur dari liang selang-kanya. Ia mulai terasa sesak bernafas.

"Siaalaan, buruan keluar, tinggal lahir saja susah banget, kamu harus mengorbankan dirimu untuk membuat ibu kaya. Ibu sudah bosan hidup susah terus," guman Ayu dengan kesal, sebab janin didalam rahimnya tak jua lahir, tetapi menyiksanya dengan rasa sakit yang kuar biasa.

Ia mencoba miring ke kiri, rasa kontraksi semakin kuat. Ia tak ingin Sugi terbangun dan melihat kondisinya.

Namun sesuatu berkata lain. Bagas yang kebelet pipis terbangun dan bergegas ke kamar mandi lalu menyampaikan hajatnya. Saat bersamaan ia juga merasa haus.

Setelah keluar dari toilet, ia bergegas ke dapur. Saat bersamaan, ia tanpa sengaja melihat Ayu-ibunya yang duduk dianak tangga dan sedang berpegangan pada pegangan tangga dengan rambut panjang terurai menutupi wajahnya karena meringis menahan sakit.

Bocah laki-laki itu tersentak kaget melihat sosok wanita duduk dianak tangga dengan kondisi yang begitu menakutkan.

"Seeeetaaan," teriaknya kencang dengan suara yang sangat lantang. Tentu saja teriakannya membangunkan penghuni rumah, termasuk Sugi dan Laila.

Keduanya keluar dari kamar dan menghampiri Bagas yang saat ini tampak memucat ketakutan.

"Bagas, diam, Kamu! Ini ibu," sergah Ayu dengan wajah meringis menahan sakit.

Sugi tiba diruang keluarga yang menguubungkan dengan anak tangga menuju lantai dua. Begitu juga dengan Laila yang terbangun dengan wajah kusut dan juga masih mengantuk.

"Bagas, mana setannya?" tanya Sugi dengan cepat. Ia menoleh ke arah tatapan Bagas yang menatap ternganga melihat sosok yang ia sebut setan ternyata ibunya sendiri.

"Ayu, kamu kenapa, Dik?" tanyanya dengan rasa khawatir yang begitu banyak. Ia setengah berlari menapaki anak tangga dan dengan sigap menggendong Ayu dan menurunkannya, lalu membaringkannya disofa yang baru saja dibelinya sore tadi.

"Pinjam ponselmu, Dik, biar akang telfon bidan Andana,"

Seketika Ayu membolakan matanya. Menatap Sugi dengan tajam. Ia tidak ingin bidan itu datang. Sebab jika Andana datang dan bayinya selamat, maka gagal lah ia untuk mendapatkan kekayaan yang diimpikannya.

"Tidak, jangan panggil bidan Andana, aku bisa melahirkan sendiri," sergah Ayu.

"Tapi ini sangat berbahaya, ini bisa mengancam nyawa kamu dan juga calon bayi kita," Sugi mencoba menjelaskan.

"Aku bilang tidak, ya tidak! Kamu ini tuli ya, Kang!" ucap Ayu sembari memegangi rasa sakit diperutnya.

Sugi semakin bingung dengan keinginan-keinginan yang sangat aneh dari sang istri.

Sementara itu, sosok makhluk mengerikan dengan rambut gimbal, wajah yang hancur dan juga punggung yang berlubang dengan aroma amis dan juga busuk menyeruak di dalam ruangan tersebut.

Bagas terlonjak kaget dengan apa yang dilihatnya. Lalila sudah duduk di sisi sang ibu sembari memijat lembut pergelangan tangan wanita yang telah melahirkannya tersebut.

Sesaat darah mengalir dan merembes dengan diiringi rasa sakit yang sangat luar biasa. Ayu mencengkram pergelangan tangan Sugi dengan kuat. Ia sangat kesakitan.

Saat bersamaan, terlihat sosok itu sedang menghampiri ibunya yang tampak kesakitan.

"S-Se...,," Bagas ingin berteriak, tetapi tiba-tiba lidahnya terasa keluh dan seolah ucapannya tersangkut ditenggorokannya.

Nafasnya memburu dan degub jantungnya berdetak sepuluh kali lebih cepat serta wajah pucat yang yang tergambar sangat jelas diwajah lugunya.

Sosok itu meringsek mendekati Ayu dan dengan cepat menarik janin didalam rahim wanita berhati iblis itu. Lalu dengan seketika Ayu mengejan dan janin itu meluncur, lalu lahir dengan kondisi tubuh berlubang dibagian punggungnya.

"Astaghfirullah halladzim..," pekik Sugi saat melihat kondisi sang calon bayi yang lahir tanpa bersuara sedikitpun saat ia pertama kali datang ke dunia. Bahkan bayi itu tak ingin memandang dunia ini, sehingga ia terlahir dengan memejamkan matanya.

Bagas yang masih ketakutan akhirnya tersadar. Ia berlari ke luar rumah. Tujuannya adalah ustaz Guntur. Ia harus menemui pria itu dengan segera.

Bocah itu berlari tanpa alas kaki. Ia sangat ketakutan. Entah apa yang saat ini dalam benaknya, ia tak dapat memikirkan apapun, fikirannya buntu.

Laila sama halnya tersentak kaget melihat kondisi sang adik yang lahir dengan kondisi yang sangat mengerikan.

Tiba-tiba ia menjadi tremor dan tak dapat mengatakan sepatah katapun. Tubuh bayi mungil itu tak bergerak.

Sugi terduduk lemas menghadapi kenyataan yang ada. "Ya Allah, cobaan apa lagi ini," gumannya dengan lirih, sembari memegangi dadanya yang terasa bergemuruh.

Berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh Ayu saat ini. Ia justru sangat bahagia, sebab yang menjadi tujuannya akan tercapai dengan sempurna.

Sugi seperti linglung, dan ia bingung akan melakukan apa. Lalu Laila mengguncang tubuhnya. "Pak, Pak, sadar, Pak!" ucap Laila, sembari mengguncang tubuh bapaknya.

Sugi tersentak kaget. Ia mencoba menjaga kesadarannya, lalu mencari kain untuk membungkus jasad anak yang baru dilahirkan Ayu. "Laila, kamu jaga ibumu, Bapak mau ke rumah kang Yudi untuk meminjam motor dan menjemput bidan Andana. Ibumu butuh pertolongan," titah Sugi kepada Laila.

Anehnya Ayu tak lagi melarang suamimya untuk menjemput bidan tersebut, ia terkesan membiarkan Sugi pergi.

Pria itu keluar dari rumah mewah mereka. Ia ingin menemui Yudi dan meminjam motor untuk menjemput sang bidan.

Melihat suaminya sudah pergi, Ayu mengatur siasat untuk rencananya. "Laila, coba masakkan ibu ayam goreng dan nasi panas. Ibu sangat lapar," titahnya kepada puterinya.

Laila yang tampak menangis sesenggukan karena melihat adiknya yang dilahirkan dengan kondisi t yang sangat mengenaskan, perlahan menganggukkan kepalanya dan tanpa bantahan apapun ia menuju dapur untuk memasak.

Melihat kondisi sudah aman. Ayu yang masih dalam kondisi lemah, tak memperdulikan semuanya. Ia memyumpalkan dasternya untuk menahan darah yang mengucur akibat baru saja melahirkan. Ia menyambar bayinya yang sudah tak bernyawa, lalu menentengnya ke arah belakang rumah, dan entah apa yang akan dilakukannya.

1
Rika Yudesni
🤣🤣🤣🤣
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
segoblok goblok nya seorg suami.. trnyata gak segoblok suami ny ayu ini.. meski dia sdah mengetahui banyak kejanggalan yg trjadi sejak istriny melakukan ritual pesugihan..
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
baru diawal mnjalani pesugihan.. lngsng beli rumah n motor pdhal sblm ny khidupannya miskin serba kkurangan.. itu namanya sengaja bikin curiga orang2 trlebih anak2 nya mati satu prsatu.. Dimana2 yg namany pesugihan di tutup2in.. bukan lngsng di umbar beli kemewahan..
Pelangi Senja
sebenarnya ceritanya TK beralur...tp drpd gabut ya baca aja🤣🤣🤣
Um Andri
banyak pelajaran yang bisa d petik
syska
Luar biasa
Febby Sadin
hi mampir yuk di novelku Mega J, Tafsir Mimpi Sang Inspirator, Doris Hart dan Vyren.
untuk yang Mega J episode nya gak banyak jadi enak untuk dibaca
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: @⍣⃝ꉣꉣAndini Andana @Ai Emy Ningrum bisa bawa pasukan ke novel kakaknya🙏
total 1 replies
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
A Aa
Luar biasa
Ree Prasetya
cakep
pelajaran apa gess?? ya benar ustad
Aprillia Novianti
aduh thor jadi bingung
sampe baca 2x
Roewina
senengnya Sugi dapet rumah gratis,😀 Thor dimana ada rumah gratis mau dong Thor🤭🙏🙏
Ridho Widodo
kisah nyata yg harus dijauhkan dr man7sia beriman
Sri Keren Mutamimah
Luar biasa
Wahyu Kasep
pelajaran apa benar nya


oh aku ingat pelajaran Sugi yang cinta mati pada istrinya walaupun sudah tahu akan sipat nya

hidup Sugi
Wahyu Kasep: hihihi hihihi hihihi
total 2 replies
Wahyu Kasep
harusnya Sugi mati
Wahyu Kasep
biasa aja
baru kali ini ana baca novel gini amat

Akhy Sugi kayaknya yang akan mendapatkan piala Oscar 2030 mendatang
Wahyu Kasep
semoga Sugi selamat dan menyalahkan semua orang termasuk bagas insyaallah
Wahyu Kasep
Sugi pintar
Sugi genius
Sugi prosesor
Sugi
Sugi
Sugi
sugi.sugi
Sugi
Sugi cerdas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!