Karena sebuah kesalahpahaman membuat Arif jadi membenci Rara, beberapa tahun mereka berpisah akhirnya keduanya kembali di pertemukan lagi, namun rasa benci arif semakin bertambah, tatkala orangtua nya memaksa diri nya untuk menikahi rara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman
"kalau begitu sy pamit dulu pak, permisi" ucap rara
"tunggu" tutur arif.
entah mengapa kata itu keluar langsung dari mulut arif.
"iyya pak ads apa? ucap rara
" bagaimana bisa kau menyelesaikan laporan itu kurang dari 2 jam" arif penasaran.
"sebenarnya saya sudah menyelesaikan laporan nya kemarin malam, sebelum persentasi dan itu atas arahan dari manager dari divisi kami pak"
"baiklah kalau begitu kamu bisa kembali ke tempat mu dan ingat besok, kau harus mempelajari baik-baik laporan yg sudah kau buat ini, pokok nya saya tidak mau ada kesalahan sekecil apa pun besok di depan klien, kalau sampai ada keaalahan sedikit saja kau akan tahu akibat nya" tutur arif dengan nada mengancam.
rara terlihat gusar, gadis itu menghela nafas nya untuk meredam emosi nya karena ancaman atasan nya itu.
"sy tidak janji pak, tapi saya akan melakukan yg terbaik untuk perusahaan bapak, saya rasa untuk tidak melakukan kesalahan itu seperti nya berat, karena nama nya manusia pasti tidak akan luput dari kesalahan, apalagi saya hanya karyawan baru pak tutur rara panjang lebar.
arif memandang ke arah rara dengan tatapan dinging
"kalau begitu saya permisi dulu pak" ucap rara dan segera berlalu pergi.
arif pun hanya terdiam dan menatap rara.
"kita lihat besok, apa yg akan saya lakukan terhadap mu" batin arif dengan senyum licik nya.
di lain tempat rara terlihat gelisah, entah apa yg akan terjadi besok. perasaan nya terlihat tidak tenang.
"ra' selamat ya, kamu itu ternyata cerdas, padahal kamu baru masuk beberapa hari, ehh tau-tau nya udah dapat tender" ucap salah satu karyawan senior wanita yg memang mengagumi sosok rara sedari awal. karna keberanian nya, tapi tak di kenal oleh rara.
"ehh, iyya mbak, hehe" ucap rara terlihat bingung.
"oh iyya kita belum kenalan, kenalin nama aku vika" ucap vika si karyawan senior tersebut, sambil mengulurkan tangan nya kepada rara
"oh, mbak vika, saya rara mbak, senang berkenalan dengan mbak" ucap rara dengan perasaan bahagia sambil membalas uluran tangan vika.
"kapan-kapan kita makan siang bareng Ya, babay" ucap pika yg berlalu sambil menepuk pundak rara.
"iyya mbak" ucap rara sedikit berteriak.
"seperti nya mbak vika baik, nggak sombong, " gumam rara sembari tersenyum. kemudian berlalu ke tempat duduk nya.
tak terasa kini jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, namun rara belum bergeming dari tempat kerja nya, ya seharian ini memang gadis itu sibuk, sibuk mengerjakan tugas kantor nya dan sibuk mempelajari laporan yg akan ia perlihatkan besok kepada klien.
tak terasa kini jam sudah menunjukkan jam 5 sore, rara akhir nya memutuskan untuk pulang membawa tugas kantor yg lumayan banyak untuk di kerjakan di kontrakan nya.
gadis itu terlihat letih dan lesu, iyya berjalan dengan langkah gontai menuju ke arah halte untuk menunggu angkutan umum, namun sebuah mobil mewah berhenti tepat di hadapan nya. dan seorang wanita paruh baya membuka kaca jendela mobil depan, rara terlihat senang karna wanita itu adalah ibu arif, namun senyumnya luntur tatkala melihat arif yg memandang nya dengan tatapan benci.
"rara, kamu mau pulang nak, sini bareng same tante Dan arif saja ya" ucap ibu arif.
"ehh nggak usah tante, rara bisa naik angkutan umum kok" ucap rara disertai senyum.
wanita paruh baya itu terlihat turung dari mobil dan memaksa rara untuk di antar pulang dan mau tidak mau rara harus menerima ajakan tersebut.
terus semangat buat novel,,ku doain semoga nanti jadi penulis terkenal 🥰
Lea minta maaf ya...
kangen selalu sama kalian...