NovelToon NovelToon
My Sugar My Precious

My Sugar My Precious

Status: tamat
Genre:Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: Meylani Putri Putti

Venus, agen rahasia mata-mata bayaran dengan segudang kemampuan.
Pertemuan yang tidak sengaja antara Venus dengan Bagaskara, pria tampan pengidap panic attack yang juga calon target dari kliennya itu membuat hari-hari Venus berubah.
Keselamatan serta hidupnya dipertaruhkan demi menyelamatkan Bagaskara.
Akankah Venus bisa melewati ini semua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Roni

Bagas pun menarik Venus ke dekatnya.

“Lama gak ketemu,” ucap pria itu.

“Kamu kenal dia?” tanya Venus.

“Ya dia teman lama,” sahut Bagas.

Tidak lama beberapa orang masuk ke dalam sambil menunjuk ke arah Bagas.

“Gas kayaknya kita bakalan repot deh,” sahut Venus sembari menoleh ke arah pintu masuk.

Beberapa orang berpakaian hitam itu langsung mengejar Bagas serta Venus dan langsung menyerang mereka.

Seketika suasana menjadi riuh, orang-orang yang tengah duduk santai di Bar pun menyingkir.

Perkelahian pun terjadi, Bagas berada di garda terdepan dan menyuruh Venus tetap di belakangnya.

Namun tetap saja ada yang bisa menyerang Venus dengan sebilah belati, dengan cepat Venus menangkap tangan orang yang ingin menyerangnya itu lalu ia membalikkan tubuhnya hingga posisi orang itu berada di punggungnya. 

Venus langsung membanting pria tersebut lalu memelintir tangannya hingga pria itu melepas belatinya.

“Aaarrgghhh!” erangnya kesakitan ketika tangannya diplintir oleh Venus.

Tidak hanya satu orang, saat Venus sibuk dengan pria itu tiba-tiba dari arah belakang seorang pria bertubuh tinggi mencoba memukul punggung Venus dengan kursi.

Braak! Kursi itu di tendang oleh pria yang mencoba menggoda Venus tadi.

“Hampir aja,” ucapnya sambil membenarkan jasnya.

“Doni! Yang namanya Roni mana?” tanya Venus.

Doni pun mencari keberadaan pria yang bernama Roni. Hingga ia menemukan pria bertubuh tambun yang tengah berdiri memandangi keributan.

“Itu di samping meja Bar,” tunjuk Roni.

Venus pun langsung menghampiri pria itu dan langsung menarik jas hitamnya itu ke tengah Bar.

“Nah kita dah dapat orangnnya.”

“Ada apa? Kalian siapa?” ucapnya agak ketakutan.

“Nih Doni, pegangin dulu biar kita gak capek nyari-nyari,” ucap Venus sambil mendorong pria bernama Romi kepada Doni.

Sedangkan Bagas tengah dikepung oleh beberapa orang yang tengah membawa senjata, satu per satu pria berpakaian hitam itu tumbang dibuatnya.

Tiba-tiba tangan Bagas memegang tangan Venus lalu menariknya dan berlari ke pintu keluar di susul oleh Doni dan juga pria yang membatu Venus.

Mereka semua masuk ke dalam mobil, Doni juga memaksa Roni untuk masuk ke dalam mobil.

Bagas menyalakan mobil lalu menginjak pedal gas untuk segera meninggalkan tempat itu.

“Kok kita kabur sih?” tanya Venus.

“Kamu mau berantem seharian di sana?” tanya Bagas.

“Terus kamu ngapain ikut?” tanya Venus pada pria berkulit coklat itu.

“Gak tahu, aku lihat kalian lari ya ... Aku ikut lari lah,” sahutnya.

Mobil melaju dengan kecepatan tinggi menuju ke pabrik miliknya.

“Doni! Apa maksud kamu? Kamu mau saya pecat hah?” bentak Roni.

Roni pun di turunkan paksa dari mobil, dan Bagas pun mulai menginterogasinya di halaman pabrik dengan dipandangi para karyawan.

Bagas mencecar pria itu dengan berbagai pertanyaan perihal pabrik.

Dan benar saja pendapatan pabrik banyak yang di selewengkan serta manipulasi data oleh Roni, ia mengaku ketika tahu jika Bagas adalah pemilik pabrik tersebut.

Bukan hanya di cecar dengan beberapa pertanyaan, Roni juga mendapatkan bogem mentah dari Bagas hingga wajahnya babak belur.

“Sekarang udah selesai kan? Kapan kita balik?” tanya Venus.

“Besok,” sahut Bagas.

“Bagus deh kalau begitu,” sahut Venus.

“David kamu untuk apa masih di sini?” tanya Bagas.

“Ya ... Nemenin cewek cantik ini lah siapa tahu ada yang mau menyerang dia lagi,” sahut David.

“Tidak perlu.” 

“Ya sudah kalau begitu. Ini kartu namaku, nanti malam telpon aku oke,” ucapnya memberikan kartu namanya kepada Venus.

Dalam kartu nama itu tertulis nama David Adrian manajer dari perusahaan mebel terbesar.

David pun berjalan ke depan gerbang pabrik, beberapa detik kemudian sebuah mobil berwarna hitam muncul David pun masuk ke dalam mobil itu.

“Sejak kapan mobil itu ada di sini?” tanya Venus.

“Sejak kita sampai di sini,” sahut Bagas.

“Ayo masuk. Kita pulang ke Vila dan kamu ikut saya,” ucapnya kepada Doni.

1
𝕗 𝕚 𝕚
keren kak 👍👍
𝕗 𝕚 𝕚
👍👍
𝕗 𝕚 𝕚
Luar biasa
𝕗 𝕚 𝕚
hadir kak
👑Meylani Putri Putti: terima kasih
total 1 replies
Aiko_azZahwa
sabarrrr y venus,,,
Aiko_azZahwa
venusss...
ternyata pekerjaanmu menantang maut y ,,
Aiko_azZahwa
lha anak perawan main masuk2 az ke aprtm cow....😅😅😅
Maria Yap
lah....udh tamat
gk sampe 50bab
kita cerita y bakal panjang 😀😀
jenny
waaah... sudah tamat saja nih Bagas dan Venus.
jenny: ditunggu karya lainnya lagi kak.
total 2 replies
Maria Yap
dari awal cerita y bagus
suka....
semangat Thor 🥰🥰🥰
👑Meylani Putri Putti: makasih kk 🙏
total 1 replies
jenny
ya ampun Bagas... ngelamar anak orang kok datar² amat 😃😃😃


lanjut lagi kak
Tutik Lestari Nasa
rasanya kok kurang suka ya,,maaf Bu author😔
👑Meylani Putri Putti: ngak apa say 🥰
total 1 replies
momy ervina
lanjut
NAIM NURBANAH
bagus keren menarik
momy ervina
llanjut thor lg seru2nya hehe
momy ervina
ternyata venus seorang mata2
momy ervina
hahay salah paham thor ko upnya lama terus sedikit sih
👑Meylani Putri Putti: hooh kk 😄🙏 terimakasih
total 3 replies
IG: Saya_Muchu
bagus covernya thor
👑Meylani Putri Putti: thank Thor
total 1 replies
Astuty Nuraeni
bab pertama bikin deg degan dan senyum2 sendiri.. semangat kak1❤️❤️❤️
Astuty Nuraeni: sama sama kak❤️❤️❤️
total 2 replies
Astuty Nuraeni
wkwkkw lagian nusup ke apart orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!