NovelToon NovelToon
Oh My Bodyguard

Oh My Bodyguard

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:226.7k
Nilai: 5
Nama Author: Vey Vii

Alexa, adalah seorang wanita yang hebat. Ia berasal dari keluarga kaya, dan ia adalah anak satu-satunya sekaligus pewaris tunggal dari seorang konglomerat di kotanya.

Alexa terkenal hebat dalam berbisnis sejak muda. Namun sayangnya, wanita itu memiliki sifat yang kurang menyenangkan. Ia sombong, kasar, dan keras kepala.

Ketika usianya semakin dewasa dan tidak kunjung memiliki keinginan menikah, kedua orang tua Alexa memberikan tiga kandidat laki-laki yang berasal dari keluarga terpandang sebagai pilihan calon suaminya.

Namun sayangnya, Alexa justru tertarik pada seorang laki-laki tampan yang bertugas menjadi pengawal pribadinya.

Evano Xavier, seorang bodyguard tampan yang penuh dengan rahasia. Siapakah dia sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Secuil Hati

Alexa menatap dengan tatapan yang sulit dijelaskan. Ia memperhatikan setiap gerakan tubuh Evan. Dengan wajah tampan, penampilan yang mempesona dan sikap penuh wibawa, Alexa heran. Dari mana orang tuanya mendapatkan laki-laki seperti Evan?

Dari balkon lantai dua rumah Alexa, Evan terlihat berulang kali duduk dan berdiri, lalu mengibaskan kemeja hingga rambutnya. yang tak kunjung kering.

Kedua bola mata Alexa seakan terpaku, ia bahkan tidak berkedip sama sekali. Alexa merasakan detak jantungnya bergerak lebih cepat. Wanita itu menggigit kuku karena gelisah.

"Ah, aku pasti sudah gila!" batin Alexa memaki diri sendiri. Wanita itu berbalik, masuk ke dalam rumah dan berjalan memasuki kamar.

Namun seakan ada yang menarik tubuhnya, Alexa berbalik dan menuruni anak tangga dengan cepat. Ia keluar dan menghampiri Evan di halaman depan rumahnya.

"Cepat ganti pakaianmu!" seru Alexa.

"Maaf, Nona. Aku tidak pernah membawa pakaian ganti," jawab Evan.

"Lalu kenapa kau tidak pulang saja? Lagi pula ini hari liburku, aku tidak akan pergi ke mana-mana. Jadi, kau juga bisa pulang dan tidur!"

"Tidak, aku tidak punya hari libur," jawab Evan sambil tersenyum.

"Apa? Laki-laki ini masih bisa tersenyum padahal tubuhnya menggigil?" tanya Alexa dalam hati. Wanita itu memperhatikan Evan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Wajah Evan terlihat pucat.

Meskipun matahari bersinar cukup hangat, namun hal itu sama sekali tidak bisa membantu Evan mengeringkan tubuh dan pakaiannya dengan sempurna. Terlebih, musim dingin telah tiba dan suhu di luar rumah cukup rendah.

"Ayo masuk!" ajak Alexa.

"Ke mana?" tanya Evan tidak mengerti.

"Jangan banyak tanya! Kau seperti Meera!" gerutu wanita cantik itu. Evan mengikuti langkah kaki Alexa masuk ke dalam rumah.

Alexa masuk ke dalam kamar tamu terlebih dahulu, sementara Evan berdiri di dekat pintu.

"Nana, prepare warm water!" ucap Alexa sedikit keras.

Dengan cepat, bath up di dalam kamar mandi segera terisi penuh dengan air hangat. Sementara itu, Alexa sibuk memilih pakaian di dalam lemari.

"Ini milik papa, semoga ukurannya cocok denganmu. Kau bisa memakainya," ujar Alexa sambil menyerahkan satu setel pakaian ke tangan Evan.

"Tapi, Nona. Aku tidak ...." Evan ragu-ragu.

"Jika kau mau mati kedinginan di luar sana dengan pakaian basah, tidak apa jika kau tidak mau!"

"Baiklah, baik." Evan pun mengangguk setuju.

"Nana menyiapkan air hangat untukmu."

"Apa aku juga harus mandi?"

Alexa menarik napas panjang dan menghembuskannya kasar. "Terserah!" jawabnya ketus.

Evan tersenyum, ia menatap punggung Alexa yang meninggalkannya ke arah dapur.

Dengan langkah seribu, Evan segera pergi ke kamar mandi di kamar tamu. Ia mandi dengan cepat, berendam beberapa detik untuk menaikkan suhu tubuhnya, lalu berganti pakaian sesegera mungkin.

Dalam waktu kurang dari lima belas menit, laki-laki itu sudah kembali siap dengan pakaian rapi. Setelah itu, Evan mencari keberadaan Alexa di dapur, laki-laki itu lalu melihat Alexa tengah sibuk membuat sesuatu.

"Nona, terima kasih untuk pakaiannya. Aku akan mencucinya nanti dan mengembalikannya besok pagi," ucap Evan.

"Simpan saja. Ada banyak pakaian papa yang tidak terpakai di rumah ini."

"Ah, begitu. Terima kasih." Lagi-lagi Evan tersenyum.

Alexa terdiam sesaat, lalu menggeser secangkir kopi di atas meja.

"Hangatkan tubuhmu!" serunya tanpa menatap Evan.

"Untukku?"

"Pergi saja jika tidak mau!" ketus Alexa.

"Aku akan meminumnya, Nona," jawab Evan.

Meskipun Alexa selalu bersikap acuh, ketus, dan menjengkelkan. Namun Evan senang karena wanita itu masih memiliki secuil hati yang hangat dan penuh perhatian. Secara tidak sadar, Alexa telah menerima kehadiran Evan dan memahami bahwa keberadaan Evan memang ia butuhkan.

Setelah menghabiskan secangkir kopi panasnya, Evan keluar dari rumah Alexa dan berjaga di luar rumah. Laki-laki itu telah menyiapkan beberapa kamera CCTV tambahan dan akan memasangnya hari ini juga.

Sementara Alexa, ia membuat sarapan sederhana dan menikmati hari liburnya dengan bersantai, menonton televisi, serta membaca buku. Wanita itu berusaha mengalihkan pikirannya dari sesuatu yang sedang mengganggu konsentrasinya.

...****************...

1
Yulia
bagus meski kurang greget... semangat terus berkarya 💪💪
Visencia Alingga
❤❤❤❤❤
Fatimah Ima
aku suka karya mu thor
Vey Vii: Jangan lupa baca semuanya yaaa kak 😍
total 1 replies
Hariyanti
aku suka karyamu Thor.sederhana dan menyenangkan.trus ga pake lama dan penuh dgn konflik yang rumit
Hariyanti
😍😍😍 happy ending Thor 🥰
Hariyanti
ohhh... apa Alexa pernah kecelakaan yg membuat memori terganggu
Hariyanti
semangat terus Alexa....jatuh cinta tdk selamanya indah ☺️
Hariyanti
semangat pejuang cinta 💪💪☺️
Hariyanti
wow... aku baper sekaligus kaget dgn keberanian Alexa😳😳🥰😍
Hariyanti
mungkin Alexa akan bilang....ayo kita kencan. ini perintah,tdk ada penolakan!!!🙄☺️
Hariyanti
wow.... langsung interview target 🤣🤣
Hariyanti
Meera kocak banget 🤣 🤣🤣
Hariyanti
Meera kenapa ga dijawab pertanyaan bos😒 bosmu sdg galau dgn perasaannya ☺️
Hariyanti
dibayar berapa Evan sama bapaknya Alexa 🤔
Hariyanti
🙄🙄🙄 Meera selalu saja gibah
Hariyanti
siapa yang suruh pake baju seksi didepan pria genit😏😒🙄
Hariyanti
mungkin dr kecil tdk pernah dikenalkan dgn yg namanya empati dan simpati.situasi menuntut Alexa untuk sempurna
Hariyanti
sombong amat... 😏 masalah sepele aja langsung pecat.gimana kalo kesalahan fatal.apa langsung dihukum mati 🤔😑😑😑
Hariyanti
wah.... sepertinya hidup Alexa terlalu kaku....dan perfeksionis.yg gini emang lebih baik solo.... kalo nikah kasihan pasangannya 😒
Hariyanti
beneran bodyguard atau lg nyamar 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!