Anisha adalah seorang gadis Sholehah yang cantik dan baik hati semenjak kematian kedua orang tuanya Anisha menjadi orang tua tunggal untuk adik semata wayang yang bernama adeliya.sampai akhirnya Anisha bertemu dengan seorang ibu yang sangat baik dan menganggap Anisha anaknya sendiri,tanpa disadari Anisha kalo ibu itu ternyata mempunyai maksud lain dari rasa sayangnya terhadap Anisha.
apakah Anisha mengetahui maksud ibu tersebut?
yuk langsung kepoin novel ku yang pertama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sischa cintara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18
Andre dan Boby keluar dari restauran yang dimana mereka telah bertemu dengan Client yang ketiga. mereka menuju tempat parkiran restauran.
" akhirnya selesai juga " kata Boby
" syukur juga sih, semuanya berjalan dengan lancar,dan semuanya mau melakukan kerja sama dengan perusahaan kita" lanjut nya lagi.
" kamu mau ku Antar kemana..? ke apartemen mu atau kekantor ngambil mobil mu...?"tanya Andre sambil memasuki mobilnya.
" ke apartemen ku aja ndre, karena aku sudah cape banget." jawab Boby
Andre melajukan mobilnya menuju apartemen Boby. tapi kemudian Andre melihat mobil Rendy terparkir di sebuah restauran Favorite Andre dan Sinta dulu.
Andre tiba - tiba menghentikan mobilnya membuat Boby terkejut.
" apa - apa an ndre, bikin orang kaget aja sih..." kata Boby.
tapi Andre hanya diam dan memandang ke arah restauran itu.dimana Sinta dan Rendy terlihat mesra.
boby mengerti kenapa tiba - tiba Andre menghentikan laju mobilnya mendadak sekali.
"ndre...berhentilah memberi hati pada Sinta yang tidak pernah berlaku hati - hati pada hatimu.." kata Boby
Andre hanya terdiam dan masih memandang ke arah Sinta dan Rendy.
" hatimu layak dihuni oleh seseorang yang tahu bagaimana berlaku penuh arti pada hatimu..." lanjutnya lagi sambil menepuk bahu Andre sahabatnya sekaligus bosnya.
Andre langsung menoleh pada Boby dan mengangguk - anggukkan kepalanya seraya tersenyum.
Andre lalu melajukan mobilnya lagi menuju arah yang dituju.
setelah sampai di depan apartemen boby,Andre langsung memarkirkan mobilnya ditempat parkir.
Boby heran pada Andre tidak biasanya bos nya ini memarkirkan langsung mobilnya.biasanya dia hanya mengantar saja.
jangankan parkir singgah sebentar saja dia jarang.bukan jarang lagi sih tapi hampir gak pernah.
Boby tau Andre bagaimana sifatnya dan kelakuannya,karena Andre memang jarang berkunjung langsung kerumah teman - temannya. kalo mau bertemu teman - teman selalu diluar.
" udah jangan bengong .. buruan turun..!" kata Andre dengan nada perintah
" kenapa di parkir ndre...?" tanya Boby bengong.
" memang nya kenapa..?" ngak boleh..?" Andre balik nanya pada Boby.
" ya..ngak aja sih..." jawab Boby langsung turun dari mobil Andre.
" apakah kamu ngak pulang ndre..?" tanyanya lagi.
" ngusir nih ceritanya.." jawab Andre.
" ya ngak lah..heran aja aku nya...biasanya ngak pernah mampir" ujarnya
" aku boleh nginep di apartemen mu malam ini..? tanya Andre.
" boleh dong bos..." jawab Boby langsung berjalan masuk apartemen di ikuti Andre di sampingnya.
___----___
setelah sampai dikamar apartemen nya Boby mempersilahkan Andre masuk dan menyuruhnya duduk di sofa..
Andre melangkah ke sofa dan langsung duduk di sofa yang ada di ruangan itu.
Andre mengusap wajahnya dengan kasar dan menarik nafas pelan.
kemudian Boby membawa dua gelas berisi teh manis hangat untuk keduanya.
" nanti Tante nyari in kamu lho bos.." kata Boby sambil menyerahkan secangkir teh hangat.
" udah aku kirim pesan ke mamah, kalo aku malam ini mau nginep di tempat kamu." kata Andre sambil meminum teh bikinan Boby.
" kenapa aku selalu merindukannya ..." kata Andre langsung menyandarkan kepalanya di sandaran sofa.
"Sinta..?" tanya Boby
Andre mengangguk
" ayolah ndre lupakan dia. gadis seperti itu bukan gadis yang baik buat kamu.kalo dia terbaik buat kamu,dia tak akan menolak diajak membina rumah tangga dengan mu." ujar Boby panjang lebar.
" entahlah Bob..aku juga tidak tau kenapa aku sulit move on dari nya." kata Andre hampir tak terdengar.