NovelToon NovelToon
My Little Kitty

My Little Kitty

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Teen School/College / Tamat
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: La-Rayya

Jenny bertemu dengan James setelah ia kehilangan sosok sahabat juga orang yang paling dia cintai, Alex, dalam sebuah kecelakaan yang merenggut nyawanya.

Pertemuan pertama Jenny dan James langsung membuat keduanya saling membenci. Namun takdir malah mempertemukan mereka kembali. Jenny yang ternyata kuliah di sebuah kampus yang sama dengan James harus menghadapi kelakuan menyebalkan James yang membuatnya semakin membenci pria arogan itu.
Tapi siapa sangka, James pada akhirnya malah jatuh cinta pada Jenny. Sikapnya yang selalu menyebalkan berubah penuh perhatian untuk Jenny.

Apakah James bisa membuat rasa benci Jenny untuknya berubah menjadi CINTA?
Baca selengkapnya disini....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Belanja Tanaman

Keesokan paginya....

James bangun, tapi dia menemukan dirinya tertidur di pangkuan Jenny. Dia lalu bangun dan menaruh tubuh Jenny di atas tempat tidur dan pergi ke lantai bawah.

"Selamat pagi Tuan." Ucap Jack yang baru saja masuk ke dalam rumah.

"Selamat pagi." Ucap James mendekat kearah Jack dan duduk di atas sofa.

"Tuan ini adalah dokumennya." Ucap Jack.

James dan Jack mulai membicarakan pekerjaan mereka saat ini, yang selalu selesai setelah 1 jam.

Satu jam kemudian...

"Jack batalkan semua meeting ku hari ini." Ucap James lalu masuk ke dalam dapur.

"Baik Tuan." Balas Jack.

James mulai menyiapkan sarapan untuk Jenny dan setelah selesai, dia pun pergi ke lantai atas untuk membangunkan Jenny.

"Selamat pagi." Ucap James memanggil Jenny. "Jenny ayo bangun." Ucap James lagi seraya menarik Jenny.

"Biarkan aku tidur." Teriak Jenny dan kembali tertidur di detik berikutnya.

"Dia.... dia berani beraninya berteriak kepadaku, ha!" Ucap James mulai menggerutu.

"Jangan ganggu tidur ku!" Teriak Jenny lalu melempar sebuah bantal ke arah James.

"Bangun atau aku cium!" Ucap James berdiri di depan Jenny.

"Diam lah teriak!" Jenny seraya menutupi tubuhnya dengan selimut.

"Kalau begitu baiklah. Aku akan mencium mu." Ucap James menarik Jenny, tapi Jenny sudah tertidur lagi.

"Berapa lama lagi dia akan tidur?" Ucap James dengan wajah yang kecewa.

Setelah 2 jam, Jenny pun akhirnya bangun dari tidurnya...

"Ya Tuhan, akhirnya kau bisa bangun juga." Ucap James melihat kearah Jenny yang tertidur dalam pelukannya.

"Kenapa kau ada di sini?" Teriak Jenny.

"Lihat dirimu sendiri. Kau lah yang memelukku dan tertidur dalam pelukanku dan sekarang kau mengatakan kenapa aku ada di sini. Kau tahu sendiri aku ada disini karena ini adalah kamarku." Ucap James lalu tersenyum.

"Huh!" Ucap Jenny.

Jenny lalu melihat sekelilingnya. Dia pun menyadari bahwa dirinya memeluk James dan tertidur dalam pelukannya.

"Oh maaf." Ucap Jenny lalu berdiri.

"Kau bahkan melempar sebuah bantal kepadaku pagi tadi." Ucap James merenggangkan otot lengannya dan berjalan mendekat kearah Jenny.

"Maaf... maaf." Ucap Jenny yang terus mengatakan maaf.

"Turunlah kebawah untuk sarapan." Ucap James yang memulai membersihkan kamar itu.

"Aku harus membersihkan tempat tidur dulu." Ucap Jenny yang mencoba untuk menghentikan James.

"Pergilah ke bawah gadisku. Apakah kau mau aku mencium mu?" Ucap James mendekatkan kepalanya ke arah Jenny mencoba untuk mencium Jenny, tapi Jenny langsung berlari pergi.

"Aku akan pergi untuk sarapan saja." Ucap Jenny tanpa melihat ke arah belakang.

"Gadis bodoh! Kapan kau akan tumbuh dewasa." Ucap James menggelengkan kepalanya dan lanjut membersihkan kamarnya.

Setelah membersihkan kamarnya, James lalu turun ke lantai bawah dan melihat Jenny yang tampak menunggu dirinya.

"Ada apa?" Tanya James saat berjalan turun melewati tangga.

"Pakaian ku kotor, dan aku tidak punya pakaian lain untuk digunakan." Ucap Jenny dengan suara yang pelan.

"Ada banyak pakaian di dalam ruangan itu. Kau bisa menggunakan salah satunya." Ucap James menunjuk ke arah sebuah ruangan yang berada di sudut rumah.

"Oh baiklah." Ucap Jenny lalu pergi ke ruangan itu.

Jenny lalu masuk ke dalam ruangan itu, tapi beberapa saat kemudian dia berteriak.

"Tolong!!!" Teriak Jenny.

"Ada apa Jenny?" Ucap James berlari secepatnya ke arah ruangan itu.

"Disana... disana ada laba-laba." Ucap Jenny langsung memeluk James.

"Aku akan menangkapnya." Ucap James yang menikmati momen itu dengan Jenny.

"Apakah laba-laba itu sudah pergi?" Ucap Jenny melirik kearah James.

"Iya." Ucap James menatap Jenny.

"Kalau begitu kau boleh pergi." Ucap Jenny mendorong James dan mengunci pintu ruangan itu.

"Ya Tuhan, kenapa aku memeluknya tadi." Ucap Jenny yang mulai menyalahkan dirinya sendiri.

"Ya Tuhan, dia benar-benar membuat aku tergila-gila." Ucap James yang menunggu Jenny.

Jenny lalu keluar dengan menggunakan sebuah gaun simpel berwarna putih. Gaun itu pendek dan sangat cocok untuk dikenakan. Dia tampak seperti malaikat.

"Jack apa semua bahan-bahannya ada disini?" Tanya James yang mulai berbicara kepada Jack.

"Ya Tuan." Balas Jack menganggukkan kepalanya.

"Kita mau pergi kemana?" Tanya Jenny kepada James.

"Taman rahasia." Bisik James di telinga Jenny.

"Benarkah?" Ucap Jenny yang langsung pergi dengan cepat.

"Tunggu aku." Ucap James yang kemudian mengikuti Jenny.

"Kau sudah menggantung ayunan di sini." Ucap Jenny yang langsung duduk diatas ayunan itu.

James lalu mengambil gambar Jenny yang tampak begitu cantik.

"James dorong aku." Ucap Jenny memanggil James.

Jenny tampak sangat bahagia. Dia sudah terbiasa bermain ayunan dengan Alex sejak masa kecil mereka di sebuah pohon. Tapi pohon itu di tebang. Jadi Jenny tidak pernah bermain ayunan di pohon manapun sejak saat itu lagi.

"Bunga apa yang ingin kau tanam di sini?" Ucap James yang tengah duduk di rumput.

"Aku mau menanam bunga lily dan ayo kita tanam beberapa strawberry juga." Ucap Jenny yang tampak begitu bahagia.

"Baiklah." Ucap James dan kemudian berdiri.

"Kau mau pergi kemana?" Tanya Jenny kepada James.

"Bukankah kau mau menanam beberapa bunga lily dan strawberry? Ayo kita pergi membelinya di pasar." Ucap James dengan tersenyum.

"Aku datang!" Ucap Jenny yang kemudian pergi ke pasar bersama James.

Mereka pun tiba di sebuah pasar modern....

"Apa yang ingin kau tanam?" Ucap James melihat ke sekeliling.

"Ini, ini dan ini. Ini semua akan terlihat sempurna." Ucap Jenny yang melihat sekeliling.

"Apa yang tengah kau cari?" Ucap James mengikuti Jenny.

"Ini akan terlihat sempurna di taman." Ucap Jenny memilih lampu taman.

"Kalau begitu ambil semuanya." Ucap James dengan santai.

Tentu saja dia bisa begitu santai karena dia punya banyak uang untuk membeli semuanya. Bahkan James bisa membeli seisi toko itu untuk dia beli dan semua lampu itu juga.

"Kalau begitu, aku akan mengambilnya." Ucap Jenny tersenyum dan pergi.

"Hati-hati." Ucap James lalu membantu Jenny.

"Kekasihmu sangat baik." Ucap salah seorang kasir di tempat itu kepada Jenny.

"Dia bukan....."

James langsung menyela pembicaraan Jenny.

"Terima kasih." Ucap James tersenyum.

"Ada banyak barang yang kita beli. Bagaimana kita akan membawanya pulang ke rumah?" Ucap Jenny dengan suara yang terdengar lelah.

"Jangan khawatir." Ucap James lalu mengeluarkan ponselnya dan menelpon orang-orangnya.

Setelah beberapa saat kemudian, orang-orang James datang dan membawa semua barang-barang itu dari dalam toko. Orang-orang yang tengah berbelanja tampak begitu terkejut melihat mereka semua.

"Woooowww...." Ucap orang-orang.

"Ayo pergi!" Ucap James memegang tangan Jenny lalu pergi dari toko itu.

Mereka pun tiba di rumah James...

"Ya Tuhan, butuh waktu 3 jam untuk membeli semua ini." Ucap Jenny yang melihat kearah jam tangannya.

"Kau menghabiskan banyak waktu untuk memilih-milih." Ucap James seraya masuk ke dalam rumah.

Bersambung....

1
Des Pitha
kok tamat sih thor dikit amat ceritanya🤔🤔🤔
La-Rayya: ceritanya di tamatin krna sdikit pminat 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!