NovelToon NovelToon
Legend Of Two Warriors

Legend Of Two Warriors

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: yogasurendra

Legenda perjalanan dua pendekar yang mengarungi dunia persilatan. Mengguncang dunia persilatan dengan bakat dan kemampuan yang mereka miliki. Mendapatkan julukan dari para pendekar diseluruh penjuru dunia.

Perjalanan menuju keabadian yang penuh akan pengorbanan. Mengguncang langit dengan pedang di tangannya. Seluruh alam berseru, menunggu waktunya mereka mencapai puncak tertinggi dunia.

cover by: pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogasurendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menangkal Bencana

Ibu suri tengah membuka surat yang dibawa oleh Bao Shen. Surat berstempel dua garis sejajar.

"Sekte lembah racun secara penuh mendukung Yang Mulia. Kematian dari Du Zhanshi tak masalah bagi mereka. Mereka akan membantu anda mencari danau suci dan menempatkan pasukan disekitar hutan larangan sesuai perintah anda"

Ibu suri tersenyum puas melihat isi surat dari salah satu petinggi anak buahnya.

"Bagaimana perkembangan tugas yang aku berikan,"tanya ibu suri kepada Bao Shen.

"Hamba telah menghubungi anak buah hamba di kota Huangfu kekaisaran Liang untuk menawarkan apa yang anda minta kepada perdana menteri kekaisaran Liang,"jawab Bao Shen.

"Bagus,"puji ibu suri.

"Kau boleh pergi"

Bao Shen meninggalkan ibu suri setelah mendapatkan perintah. Ibu suri tersenyum puas dan bangga rencananya mulai menunjukkan hasil.

"Lembah racun telah berada di tanganku. Meminjam tangan orang lain untuk menggulingkan pemerintahan Zhao Lan adalah rencana bagus. Zhao Lan hanyalah boneka tanpa pemilik yang mudah untuk dikendalikan. Hanya permaisuri yang masih mencengkram kokoh struktur pemerintahan,"ucap ibu suri.

"Menyingkirkannya dan membuang orang-orang permaisuri di pemerintahan adalah ide bagus. Namun rencana ini tidaklah mudah, keluarga Xiao memiliki penopang kuat"

"Membatasi kekuasaan permaisuri adalah yang terbaik"

Suara ketukan terdengar dari luar membuat tuan yang berada di dalam sedikit terganggu.

"Masuk!"perintahnya.

Seorang hamba datang membawa surat yang ditujukan kepada permaisuri Xiao Fang.

"Ampun permaisuri, hamba membawa surat yang diberikan oleh utusan kekaisaran Wang,"ucap pelayan tersebut.

Permaisuri menerima surat dan menyuruh pelayan pergi meninggalkannya. Permaisuri membuka surat berstempel istana permaisuri kekaisaran Wang.

"Aku mengundang anda dalam perjamuan teh kecil yang aku adakan di istana besok"

"Permaisuri Fu Er Wei mengadakan perjamuan teh kecil di istananya? Siapa yang akan dia undang selain aku,"ucap permaisuri.

Permaisuri tidak memikirkan terlalu jauh siapa yang akan hadir dalam perjamuan teh kecil yang diadakan permaisuri Fu Er Wei.

Permaisuri Xiao Fang tengah melukis. Tangannya bergerak dengan anggun menggoreskan tinta di atas kertas. Pemandangan seorang wanita berada dipuncak gunung sendirian pada waktu malam hari.

"Entah kenapa aku selalu menyukai malam,"ucap permaisuri.

Permaisuri yang teringat akan menyelidiki ibu suri segera memanggil prajurit elit rekrutan miliknya.

"Yun!"panggil permaisuri.

"Hamba menghadap,"jawab Yun tegas.

"Apa ada tanda-tanda yang cukup mencurigakan di seputar wilayah kekaisaran?"tanya permaisuri.

"Tidak ada Yang Mulia,"jawab Yun.

"Apakah ibu suri melakukan sesuatu? Aku masih sangat curiga dengan Bao Shen yang membawa surat dan teka-teki dibalik dua garis sejajar,"ucap permaisuri.

"Ibu suri berada di istananya, namun Bao Shen tidak berada di sisi ibu suri selama beberapa saat. Bao Shen kembali hari ini, terakhir hamba melihatnya keluar dari istana ibu suri,"jawab Yun.

Permaisuri mengernyitkan dahinya ketika mendengar Bao Shen tidak berada di sisi ibu suri selama beberapa saat.

"Kau boleh pergi,"ucap permaisuri.

Yun menghilang seperti asap setelah mendengar perintah permaisuri. Yun yang merupakan pemuda dengan bakat tubuh Yingzi direkrut oleh permaisuri dari paviliun Lan Xian kota Guo Qin, kekaisaran Zhang dengan bantuan teman kepercayaan permaisuri.

"Sepertinya aku harus menghubungi Su Qiu,"ucap permaisuri.

Permaisuri menulis pesan di kertas kecil dan memanggil merpati putih pengantar pesan miliknya mengikatkan gulungan kertas pada kaki merpati. Merpati putih terbang ke kota Guo Qin menuju kediaman bangsawan Su.

"Su Qiu yang akan mengatur jalannya rencana di kota Guo Qin,"ucap permaisuri.

Huo Bing yang berada di kediaman ayahnya yang merupakan pemimpin sekte putih terkuat saat ini. Sekte pedang pemecah langit menerima pesan dari suaminya.

"Saudari Xiao Fang meminta bantuan mengumpulkan pendekar? Untuk apa?"pikir Huo Bing.

"Aku harus menemui ayah,"ucapnya menutup pesan dan bergegas menemui ayahnya.

Huo Tang Shi yang sedang memberi makan ikan dikejutkan oleh putrinya yang sedang berlari kecil menghampirinya.

"Ada apa kau lari-lari"tanya Huo Tang Shi.

"Ayah, apakah ada sesuatu yang genting? Saudari Xiao Fang meminta bantuan untuk mengumpulkan para pendekar,"ucap Huo Bing.

Huo Tang Shi mendengar pertanyaan putrinya segera menaruh makanan ikan dan mengajak putrinya untuk duduk terlebih dahulu.

"Munculnya rumor mengenai danau suci di dunia persilatan. Permaisuri Xiao Fang meminta bantuan untuk mengumpulkan para pendekar pasti untuk mengamankan kekaisaran tengah dari bencana yang akan datang, termasuk bencana dari dalam,"ucap Huo Tang Shi.

"Danau yang melegenda itu? Bagaimana mungkin danau yang konon telah menghilang dari sejarah muncul kembali,"ucap Huo Bing terkejut.

"Kau tak usah khawatir. Aku pasti akan membantu permaisuri Xiao Fang dengan mengirimkan murid-murid berbakat untuk menjadi pasukan milik permaisuri. Tugas kali ini tidak hanya untuk membantu permaisuri, tapi untuk meredam kekacauan yang terjadi akibat munculnya danau suci"ucap Huo Tang Shi.

"Aku percaya pada ayah,"ucap Huo Bing.

Huo Bing pergi meninggalkan ayahnya setelah mengetahui maksud permintaan bantuan permaisuri Xiao Fang.

"Ayah selalu netral, tidak memihak siapapun,"batin Huo Bing.

Huo Tang Shi melihat punggung anaknya yang pergi menjauh setelah bertanya kepadanya.

"Aku tahu kau tak akan percaya semudah itu padaku,"ucap Huo Tang Shi.

Huo Bing pergi ke kandang kuda memilih kuda miliknya sendiri. Ia menaiki kuda dan melesat pergi meninggalkan sekte pedang pemecah langit.

Huo Bing layaknya jendral wanita ketika menaiki kuda dan membawa pedang di punggungnya. Huo Bing berkuda ke arah gunung yang tak jauh dari kawasan sekte pedang pemecah langit.

Kuda yang ia tunggangi merupakan kuda langkah angin yang jarang orang miliki karena susahnya menjinakkannya. Huo Bing melewati hutan-hutan bambu hingga jurang curam dengan berkuda. Ia hampir sampai ditempat tujuannya yaitu pedalaman hutan gunung.

Huo Bing semakin mempercepat kudanya hingga ia sampai di pedalaman hutan gunung. Huo Bing turun dari kudanya, mengikat kuda miliknya di batang pohon tak jauh dari tempatnya berada.

Huo Bing berjalan ditengah hutan sendirian seperti mencari sesuatu.

"Yu...!!!"panggil Huo Bing.

Suaranya menggema di seluruh pelosok hutan. Tidak ada sahutan suara jawaban dari panggilan Huo Bing.

Huo Bing memanggil sekali lagi hingga terdengar suara kepakan sayap raksasa. Huo Bing menengok ke atas melihat temannya datang.

Burung elang sayap angin datang memenuhi panggilan Huo Bing. Huo Bing terlihat senang ketika burung elang tersebut mendarat di tanah.

Huo Bing berlari kecil mendekati elang sayap angin tersebut sembari berkata, "sudah lama aku tak mengunjungimu"

Elang sayap angin mengangkat kedua sayapnya ketika Huo Bing mengucapkan. kerinduan kepadanya.

"Bolehkah aku meminta bantuan kepadamu?"tanya Huo Bing.

Seakan mengerti ucapan Huo Bing, burung elang sayap angin menundukkan kepalanya.

"Aku ingin kau dan pasukanmu membantu saudariku ketika kekacauan terjadi nanti. Kau bantu saudari ku yang nanti akan berperang di kekaisaran tengah. Kau tahu kan, letak kekaisaran tengah dimana,"ucap Huo Bing.

Elang sayap putih mengeluarkan teriakan nyaringnya. Huo Bing tersenyum senang mendengar persetujuan temannya.

"Aku tahu, kau pasti bisa mengetahui waktunya kau dan pasukanmu keluar hutan melalui instingmu, scara kau adalah hewan kuno,"ucap Huo Bing.

"Aku tak bisa lama-lama disini, ayahku pasti sedang mencariku. Selamat tinggal, jaga dirimu baik-baik"

Elang sayap angin mengangkat lehernya tinggi-tinggi tanda mengerti keadaan Huo Bing dan siap mengemban tugas dari Huo Bing untuk membantu permaisuri Xiao Fang.

Huo Bing menaiki kudanya berbalik meninggalkan pedalaman hutan gunung.

1
Yuli Duwi
kenapa kekasihx di tinggal? nanti bisa puya istri lebih dri satu jagn dong
ruby sunn
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
moon struck traveller
Ceritamu keren, thor! Rasanya bener-bener kaya hanyut ke dalam cerita
indigosparkle
Udah berapa kali aku ngulang-ngulang bacanya, karena seseru itu!
and.ochre
Huft kok udah abis aja? Yok di next bab lanjutannya yok..
floufrouu
thooorr.he authorrr up lge dong thorr. yg bnyakk昨沽 smangattt thorrr
JellyCuddles
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
yoga: makasih sudah mampir...
jangan bosan menunggu eps selanjutnya
total 1 replies
kisses and martini
Makasih Thor udah buat cerita sebagus ini‾
yoga: sama", terimakasih sudah mampir
total 1 replies
vanillaatack
Ceritanya bagus, kok, thor. Jangan lupa perhatiin tanda baca ya, hehe.. Fighting fighting kakak author‾
yoga: okey, makasih atas sarannya
total 1 replies
ForGoodluck
Virtual hug buat author 、 keep up the good works!
yoga: makasih dah mampir....
total 1 replies
Windy Miller
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
yoga: Terimakasih sudah mampir dan komentarnya....
total 1 replies
ruby sunn
Kak author! Meskipun alurnya simple tapi ngena banget!
yoga: makasih kak....
emang buat santai aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!