NovelToon NovelToon
Pernikahan Paksa Karina

Pernikahan Paksa Karina

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:322k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_OK

Karina tidak menyangka akan menjadi korban pelecehan kakak sahabatnya sendiri yang mengakibatkan dia hamil anak dari Bisma. Bisma adalah laki-laki dengan sifat yang dingin dan arogan. Sedangkan Karina adalah wanita yang sedikit bar-bar yang mudah terbawa perasaan.

Apa yang akan terjadi jika keduanya terpaksa menikah karena keadaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_OK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps_18. Mengintip

Saat Bisma pulang ke apartemen, Karina sudah tidur di kamar. Bi Eni sudah pulang karena Karina tidur agak awal malam ini karena siang hari tidak tidur.

Dengan perlahan ia masuk ke dalam kamar. Meletakkan tas kerjanya di atas meja. Kemudian melepas jas yang dipakainya dan disampirkannya di punggung kursi. Setelah itu, ia mengambil baju tidur dan masuk ke dalam kamar mandi.

Lima belas menit kemudian, Bisma keluar dengan rambut yang setengah basah. Wajahnya yang kusam dan lelah sudah tampak segar sekarang.

Sebelum keluar kamar, Bisma membenarkan selimut Karina yang sedikit berantakan. Tidak lupa ia juga mematikan lampu.

Bisma membaringkan tubuhnya di atas sofa ruang televisi. Sofa di ruangan itu cukup besar dan lebar. Bisma sengaja memesannya dari pengrajin karena Karina kerap ketiduran di atas sofa tersebut.

Baru saja Bisma menutup matanya saat ia mendengar Karina berteriak keras dari dalam kamar. Dengan panik Bisma segera bangun dan masuk ke dalam kamar.

Bisma menemukan Karina tengah meringkuk di atas tempat tidur dengan seluruh tubuhnya yang tertutup selimut. Tubuh istrinya itu gemetar. Dan Isak tangis juga terdengar. Bisma pun segera menghampiri dan menarik Karina ke dalam pelukannya.

“Ada apa Karina? Kenapa kamu berteriak?” tanyanya khawatir.

Karina yang masih belum mau membuka matanya memegang erat selimutnya. Ia semakin takut merasa seseorang memegangnya.

“Jangan! Jangan! Lepaskan aku!” teriak Karina keras.

“Karina buka matamu. Ini aku Bisma.” Bisma menggoyangkan tubuh Karina. “Ada apa?”

“Bisma?” Karina dengan takut mulai membuka matanya. Air matanya kembali meleleh saat melihat Bisma yang ada di depannya. Ia tanpa sadar memeluk Bisma erat.

“Iya ini aku. Kamu kenapa? Apa yang terjadi?” Bisma masih penasaran apa yang membuat Karina sampai ketakutan.

“Aku takut.” Jawab Karina.

“Tidak usah takut. Aku ada di sini.”

“Jangan pergi. Jangan tinggalkan aku.” Karina mengangkat wajahnya. Menatap tak berdaya pada Bisma.

“Baiklah. Kamu tidur lagi saja. Aku akan menemanimu di sini.” Bisma mengatur dirinya. Membaringkan tubuhnya di samping Karina yang masih enggan melepaskan dirinya. Karina mengangguk. Ia pun segera menutup matanya kembali.

Tangan Bisma merapikan anak rambut Karina yang berantakan di pelipisnya. Kemudian mengusap lembut keringat yang membasahi pelipis itu dengan tangannya. Tangan satunya ia gunakan untuk menepuk dan mengelus lengan atas istrinya yang menjadikan dadanya sebagai bantal.

“Sebenarnya apa yang terjadi?” gumam Bisma melihat ke sekitar saat Karina sudah tidur kembali. Di kamarnya tidak ada apa-apa. Mungkin saja Karina mimpi untuk hingga berteriak.

Lama kelamaan, Bisma akhirnya ikut tertidur juga.

**

Bi Eni mengernyit bingung saat tidak melihat Bisma tidur di ruang televisi seperti biasanya.

“Apa tuan tidak pulang ya semalam?” gumamnya.

Bi Eni juga kembali merasa heran saat tidak mendengar suara muntah Karina seperti biasanya. Ia melangkahkan kakinya menuju kamar Karina yang kebetulan tidak tertutup rapat. Bi Eni memberanikan diri mengintip ke dalam.

Alangkah terkejutnya ia saat melihat dua orang di atas ranjang yang tidur dengan saling berpelukan. Saat itu juga ia mengingat pesan Nadia padanya untuk memata-matai keduanya. Bi Eni segera mengeluarkan ponsel dan mengabadikan momen langka yang tak terbayangkan itu.

Dengan senyum kebahagiaan, bi Eni kembali ke dapur. Matanya berbinar senang melihat hasil jepretannya yang baru saja ia kirimkan pada Nadia.

Tak berselang lama setelah bi Eni pergi ke dapur, Karina mulai membuka matanya. Ia sangat terkejut saat mendapati dirinya ada di dalam pelukan Bisma. Ekor matanya melirik jam yang sudah menunjukkan pukul lima pagi. Itu artinya ia tidak Bangun di tengah malam seperti biasanya untuk makan.

Karina mengingat-ingat kejadian semalam bagaimana Bisma bisa ada di sampingnya. Tapi ia tidak mengingat apapun. “Jangan-jangan...” Karina melihat dirinya yang berpakaian lengkap. Itu artinya tidak terjadi apa-apa. Ia pun menghela napas lega.

Dengan perlahan Karina mencoba melepaskan diri dari pelukan Bisma. Tapi suaminya itu memeluk nya dengan sangat erat.

“Bisma bangunlah.”

“Ada apa? Apa sudah pagi?”

“Iya.”

“Sebentar lagi.” Bisma semakin mengeratkan pelukannya. Ia kira yang ia peluk adalah bantal guling.

“Tapi aku pengen pipis.” Balas Karina ragu.

Bisma mengernyit heran. Saat ini ia baru sadar jika yang ia peluk bukanlah bantal guling seperti yang ia kira. Dengan cepat ia merenggangkan pelukannya.

“Maaf Karina. Aku kira kamu tadi..” Bisma belum menyelesaikan kalimatnya saat Karina sudah berlari ke kamar mandi.

Dengan cepat Bisma menyusul. Ia khawatir jika Karina muntah-muntah seperti biasanya. Tepat sebelum ia memasuki pintu kamar mandi, pintu itu sudah tertutup dengan keras. Lalu Bisma mengingat perkataan Karina jika ia ingin pipis. Bisma pun berjalan kembali ke atas tempat tidur.

Bisma memasang telinganya untuk mendengar jika Karina muntah di dalam. Tetapi ternyata setelah cukup lama, Bisma malah mendengar suara guyuran air. Karina pasti sedang mandi. Setelah memastikan itu, Bisma pun akhirnya bisa tenang. Ia kembali merebahkan dirinya.

Karina melongokkan kepalanya di pintu. Ia hanya memakai Handuk untuk menutupi tubuh telanjangnya. “Untunglah Bisma sudah tidur lagi.” Gumamnya pelan sebelum ia keluar dengan cepat.

Bisma yang sebenarnya tidak tidur itu melirik Karina yang berdiri di depan lemari. Bahu polos yang mulus. Paha yang putih bersih dan bersinar itu membuatnya menelan ludahnya beberapa kali. Ingin menutup mata, tapi sayang melewatkan pemandangan yang begitu indah di pagi hari. Tapi jika diteruskan ia tahu ini salah. Apalagi jika sampai Karina mengetahuinya. Istrinya itu pasti akan marah. Ia pasti juga akan sangat malu. Tapi pemandangan ini...

“Tapi mengintip istri sendiri kan tidak salah.” ucapnya membela perbuatannya. Ia pun meneruskan acara mengintipnya.

Wajah Bisma memerah saat Karina menundukkan dirinya saat mengambil dalaman yang ada di lemari bagian bawah.

“Astaga. Jika diteruskan aku bisa-bisa kehilangan kendali! Kenapa aku jadi mesum begini.” Ucap Bisma frustasi saat Karina baru menutup pintu kamar mandi.

Bisma melihat bagian bawahnya yang berkedut tak karuan. Meronta ingin dilepaskan. Sebelumnya, Bisma tidak pernah mengalaminya. Melihat wanita baginya sama saja seperti ia melihat laki-laki saja meskipun bagian-bagian tubuh wanita itu terekspos. Namun saat melihat Karina kenapa reaksi tubuhnya begitu berbeda?

Bisma segera mendudukkan dirinya di tepi ranjang. Menyembunyikan adik kecilnya agar tidak dilihat Karina.

“Aku tunggu ya. Kita sholat bersama.” Ucap Karina saat Bisma hendak masuk ke dalam kamar mandi.

“Tidak usah menungguku. Aku agak lama. Waktu sudah hampir lewat. Kamu duluan saja.” Tolak Bisma. Sejak ia menidurkan paksa adiknya beberapa hari yang lalu, Bisma tahu butuh cukup banyak waktu untuk melakukan itu.

“Ooh. Baiklah. Aku akan menyiapkan baju kerjamu nanti.” Bisma mengangguk sebelum masuk ke dalam kamar mandi.

Sedangkan di kediamannya, Nadia tengah bersenandung senang mengingat foto yang dikirimkan bi Eni padanya. Beberapa kali ia bergumam memuji Bisma yang hebat dengan kemajuan yang dibuat putranya itu.

*

*

*

Terima kasih sudah mampir 😘

Please jangan jadi ghost reader ya 🤪

Jempolnya ditekan lah minimal 😎

1
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
BOLEH MENYEMBUNYIKAN KEPADA SEMUA ORANG,TAPI TIDAK DGN ISTERI SENDIRI,DI SINILAH KEBEBALAN OTAK BISMA,CEO TAPI BODOH..😡
Qaisaa Nazarudin
Di mana bapaknya Jihan dan keluarga nya yg lain??
Qaisaa Nazarudin
TAPI MENURUT KU APALUN ALASAN BISMA ITU TETAP LAH TDK DI BENARKAN:1-BISMA GAK TEGAS SAMA RIVALNYA DAN TERANG2 AN BILANG DIA GAK MENCINTAI KARINA,MENIKAH HANYA KARENA TANGGUNGJAWAB.2- DIA MENOLONG VERA TANPA PENYELIDIKAN TERLEBIH DAHILU DAN PERCAYA BEGITU SAJA DENHAN APA YG DIA DENGAR TTG VERA,DAN GAK JUJUR SAMA ISTERI NYA SENDIRI..2 POINT ITU SAJA BISMA UDAH MALAKUKAN KESALAHAN YG FATAL..KALO AKU JADI KARINA AKU AKAN PERGI DIAM2 TANPA SEPENGETAHUAN BI ENI,
Qaisaa Nazarudin
Waah ini kalo Karina dengar gimana ya...🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Karina ini terlalu Polos apa terlalu Oon..Karina ini jenis orang yg gak pekaan,Dia pikir semua orang itu baik dengan nya itu semuanya Baik,Gak pernah curigaan atau apalah...
Qaisaa Nazarudin
Kayak suami mu itu orang misquin aja..🤣
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak di telpon aja bagian dlm suruh nanya pak Bisma benar apa gak,Lagian Karina manggil Bisma di kawasan kantor juga gak sopan,Cuman nyebut namanya doang,🤦
Qaisaa Nazarudin
Tidak sesuai dengan Ekspektasi kamu kan Bisma 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 lakik bini sama2 polos 😂
Qaisaa Nazarudin
Polos banget Karina..🤣
Qaisaa Nazarudin
Klepon di tempat ku di panggil ondel-ondel,Kalo berbuka di bulan puasa harus ada klepon..😋😋😋
Qaisaa Nazarudin
Grab food
Qaisaa Nazarudin
"KARINA yg baru saja duduk setelah menidurkan Sakka" Mungkin NARA maksudnya ya Thor hukan Karina..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Apa pelakunya pesaing bisnis Bisma,Atau yg menjebak Bisma dengan ubat perangsang waktu itu ya..
Qaisaa Nazarudin
Gam mungkin Mantannya Bisma,Kan Nara bilang Bisma gak pernah pacaran..
Qaisaa Nazarudin
Sahabat yang benar2 tulus,gak mandang kedudukan.. Good Nara..
Qaisaa Nazarudin
Sulit atau gak itu tergantung kita yg menjalani,akan kita anggap sebagai apa pernikahan kita.Kalo.kita menerima dan menjalani nya dgn ikhlas,maka kita akan bahagia dan pernikahan kita akan bertahan..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah kalo emang Bisma kayak gitu,Aku g suka aja yg jenis Teh Celup..
Qaisaa Nazarudin
THE OR TEH??
Qaisaa Nazarudin
Bagus Nathan,Lagian Karina kalo udah cerai,Siapa juga yg mau sama janda anak satu lagi..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!