NovelToon NovelToon
PUTRI ULAR YANG TERBUANG

PUTRI ULAR YANG TERBUANG

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:172.6k
Nilai: 5
Nama Author: akos

Kisah seorang anak yang di buang oleh keluarganya karena memiliki sisik hitam memenuhi sekujur tubuhnya.

Ya, Kania anak itu. Anak yang membuat orang akan takut melihatnya. Akankah dia bahagia atau terpuruk di kehidupan ini. ikuti kisahnya sampai tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. KEKUATAN ALEXA.

Sementara itu di kediaman Gunawan, tampak suasana sedikit mencekam.

Perusahaan mereka kalah tender oleh perusahaan baru milik Tuan Baron.

"Kenapa bisa seperti ini Riko?, masa dengan mudah perusahaan kita kalah tender dengan perusahaan anak ingusan itu," Gunawan yang saat itu duduk di ruang tamu bersama dengan yang lain.

"Aku juga tidak tahu Daddy, soalnya tender itu nyata-nyata sudah berada di tangan kita, tapi tiba-tiba sang pengelolah melemparnya ke perusahaan Baron, Aku sudah menghubungi beberapa orang kita disana akan tetapi mereka bilang keputusan itu sudah final dan tidak bisa lagi di ganggu gugat," Riko menyandarkan tubuhnya di punggung sofa dengan kepala menegadah diatas lagit-langit ruangan. Pria itu terlihat sangat frustasi dengan apa yang menimpa perusahanya.

"Apa yang di telah lakukan oleh Baron sehingga dengan mudah Dia merebut tender yang selama ini menjadi milik kita. Ataukah Baron sudah berbuat curang dibelakang dan membuat pihak pengelolah mempercayakan tender besar itu pada perusahanya?,".

"Tidak mungkin Daddy, persaingan tender kali ini sangatlah ketat jadi mustahil sekali jika ada perusahaan yang berbuat curang, tidak seperti sebelum-sebelumya, kita bisa menyogok orang -orang di dalam perusahaan itu,".

"Kalau seperti ini terus, maka Baron akan melebarkan sayapnya di kota ini, bila itu sampai terjadi bersiap-siaplah perusahaan kita akan tunduk pada perusahaanya," Gunawan memijit kepalanya sembari menunduk.

"Kalian berdua ini kenapa?, hanya karena Baron, nyali kalian menciut. Ingat, kita sudah mengalahkan bahkan menjatuhkan ayahnya yang terbilang pengusahan paling di segani di kota ini dulunya, sampai-sampai membuatnya bangkrut kalah itu. Masa hanya karena Baron, anak kemarin sore itu membuat jiwa macan kalian berubah seketika seperti meon yang sudah di ketok kepalanya," Talia mengangkat cangkir yang ada di depatnya dan menyeruput isinya.

"Benar kata Mommy Mas, Perusahaan Baron itu tidak ada apa-apanya bila di bandingkan dengan perusahan kita, Kalau perlu Mas dan Daddy bisa meminta bantuan pada perusahaan lain untuk menekan perusahaan Baron agar tidak semakin berkembang di kota ini," Lidia menambahkan.

"Tidak semudah itu menekan perusahan Baron, walaupun perusahanya di kota ini terbilang baru tapi dengar-dengar diluar sana, ada beberapa perusahaan raksa yang sudah Dia miliki, kita tidak boleh gegabah menghadapinya karena tidak menutup kemungkinan colega-colega kita akan lebih percaya pada Baron di bandingkan kita," Gunawan mengangkat kepalanya yang sedari tadi hanya tertunduk mendengarkan percakapan mereka.

"Terus apa yang harus kita lakukan?, tidak mungkin bukan kita hanya berdiam diri tanpa melakukan sesuatu melihat Baron merebut apa yang akan menjadi hak kita," Talia kembali meletakkan gelas diatas meja seperti tadi.

"Hanya ada satu cara,".

"Apa itu," Talia, Riko dan Lidia serentak.

"Kita harus bisa membujuk Alexa agar mau ikut mengelolah perusahaan, hanya dengan kekuatan yang Dia miliki semua saingan-saingan kita pasti akan takluk dibawah kendali kita,".

"Tapi Daddy, emosi Alexa belum begitu stabil. Riko takut, dengan masuknya Alexa dalam perusahaan maka semakin membuat perusahan tidak terkendali,".

"Kalau soal itu gampang, nanti Aku meminta bantuan Ki Darso agar selalu bersamanya, Daddy yakin dengan adanya Ki Darso makan dengan mudah kita mengendalikan Alexa,"

"Kalau itu menurut Daddy terbaik kami hanya bisa ikut,".

Dari arah pintu tampak Alexa masuk, sepertinya gadis itu baru saja pulang dari pesta terlihat dari pakaian yang Dia kenakan.

"Alexa, kemarilah," Gunawan dengan nada suara sedikit nyaring.

Tanpa menjawab, Alexa segera menghampiri mereka dan duduk di sebelah Lidia.

"Ada apa kakek memanggilku?," tanyanya.

"Mulai besok, kamu harus terjun keperusahaan. Kondisi perusahaan sekarang mulai terancam dengan adanya perusahan Baru milik Baron,"

"Tapi Alexa tidak mau, masa muda Alexa masih panjang, belum seharusnya Alexa terjun di dunia bisnis itu," tegas Alexa.

"Mau tidak mau kamu harus melakukanya karena kalau tidak, semua fasilitas yang sekarang kamu nikmati akan Kakek tarik, paham,"

"Kenapa Kakek setegah itu pada Alexa. Pokoknya Alexa tidak mau, titik,".

"Alexa," Gunawan mengangkat tanganya ke udara ingin menampar Alexa, tapi seketika itu juga terhenti saat melihat tatapan membunuh dari gadis itu.

Sisik hitam tiba-tiba muncul di leher Alexa hingga membuat Riko, Lidia dan Talia terperanjak.

"Jangan coba-coba menyentuhku," suara Alexa menyerupai robot.

Alexa berdiri dan meninggalkan tempat itu.

Sepeninggalan Alexa, tangan Gunawan kembali normal.

Bukanya takut, pria parubaya itu malah resenyum.

"Akhirnya Dia memperlihatkan juga kekuatanya, ha ..ha...ha dunia ini akan jadi milikku sekarang," Gunawan terbahak-bahan.

"Sayang, apa maksud dari ucapanmu itu?," tanya Talian dengan nada heran.

"Apa tadi kamu tidak melihat, Anak itu berubah menjadi Iblis. Tatapan matanya begitu kuat hingga membuat aura kematian menyelimuti ruangan ini,".

"Terus apa yang akan Kamu lakukan dengan semua itu?,".

"Aku akan berusaha mengendalikanya, agar kelak semua saingan bisnisku takluk di bawah ujung kakiku, ha ..ha ..ha," kembali untuk sekali lagi Gunawan terbahak lalu mengeluarkan hanphonenya dari dalam saku celananya.

"Ki Darso, segeralah kemari, ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu,"

"Baiklah, sebentar lagi Saya kesana," balas Ki Darso dari ujung telepone.

Ada seketir lima belas menit mereka menunggu, hingga terdengar suara mobil berhenti di depan rumah mereka.

"Itu pasti Ki Darso, Pelayan cepat buka pintu untuknya," perintah Gunawan pada seorang Pelayan yang sedari tadi berdiri disana untuk melayani kebutuhan mereka.

"Baik Tuan," sang Pelayan pun segera melangkah menuju kearah pintu dan membukanya.

"Apa Tuan Gunawan ada?," tanya Ki Darso, Dukung yang tidak lepas dari pakain serba hitam itu.

"Beliau ada, mereka sekeluarga sudah sedari tadi menunggu Anda di ruang tamu, silahkan," sang pelayan sedikit mundur ke belakang untuk memberi jalan pada dukung itu.

Sesampainya Ki Darso di ruang tamu, Gunawan, Talia, Lidia dan Riko berdiri.

"Silahkan duduk Ki," Gunawan mempersilahkan Ki Darso duduk pada sebuah kursi khusus tepat di depan mereka berempat.

Ki Darso tidak menjawab, Dia hanya sedikit mengangguk.

"Ada apa Tuan memanggilku kemari, apa ada sesuatu yang terjadi pada Nona Alexa?,".

"Itulah yang akan kita bahas disini, tadi kami melihat anak itu memperlihatkan kekuatanya. Matanya tiba-tiba memerah dan sebagian tubuhnya mengeluarkan sisik berwarna hitam kilau, Apa itu artinya kekuatanya sudah mulai muncul?,".

"Mata merah, sisik hitam?. Bukanya sisik keemasan?," tanya Ki Darso heran.

"Bukan?, sisik hitam seperti sisik ular Anaconda,". lanjuk Gunawan.

"Kalau Nona Alexa memiliki sisik hitam terus siapa pemilik sisik emas itu?,".

"Kami tidak paham dengan ucapan Ki Darso. Apa boleh Ki Darso menjelaskan lebih detail tentang perbedaan antara sisik hitam dan sisik emas seperti ucapan Ki Darso tadi agar kami lebih mengerti?,'.

👉 Terus beri like, coment, vote agar cerita ini makin berkembang terima kasih.

1
Puji Yati
ditunggu up terbaru nya kak
Kinan Rosa
itu saudara mu oon
Kinan Rosa
wah ternyata Alexa mempunyai kekuatan jahat to
Kinan Rosa
waduh gawat nih pasti itu si GINA gini

semoga saja tuan Baron bisa dengan cepat menyelesaikan urusan nya
Kinan Rosa
wah pawang Arnold dapat untung dari Kania nie Yee

apakah Arnold jodoh nya Kania 🤔
Kinan Rosa
wah ternyata Riko belum tau aja siapa Kania
dia si Dewi ular 🐍 anak mu bang🤭
Kinan Rosa
sombong Lo
tau gak ya kalau Kania itu anaknya Lidia
Kinan Rosa
oke siap kak
semangat kak
Kinan Rosa
apakah tuan Baron di suruh menikah dengan BI Desi sama mendiang istrinya 🤔
Kinan Rosa
wah Kania hebat 👏👏
sukurin lo nyonya GINA yang sombong
Kinan Rosa
jadi ingat sinetron ikan terbang
Kinan Rosa
semoga saja gak ada yang melihat waktu Kania berubah jadi ular
Kinan Rosa
Kania sayang sama tuan Baron sebab Kania masih ada hubungan darah dengan tuan Baron
Kinan Rosa
wah ternyata Kania adalah cucunya paman nya pak Baron ya
wah bisa seru ini cerita nya
Kinan Rosa
wah ternyata Kania bukan bayi sembarangan ya
semoga Kania dan bi Desi selalu di lindungi oleh ular raksasa itu
Kinan Rosa
semoga saja si Nora ketahuan oleh BI desi
Kinan Rosa
kayak nya ceritanya penuh misteri deh
aku lanjut aja ah .... semoga tambah seru
Kinan Rosa
wah siapa lagi itu si Baron dan Nora
Kinan Rosa
semoga saja vi Desi mau merawat nya
kasian bayi itu dia juga tidak mau keluar dengan kulit yang seperti itu
Aslinda Linda
ceritanya sangat bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!