NovelToon NovelToon
Pendekar Menjadi Dewa

Pendekar Menjadi Dewa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Reinkarnasi / Pendekar / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:43k
Nilai: 5
Nama Author: EON

Raja Manusia adalah seseorang pendekar terhebat di benua tengah, Namun Raja dari dataran lain tidak bisa membiarkan Raja manusia bertambah kuat. Raja benua lain bekerja sama untuk membunuh Raja Manusia. Namun tidak menyangka Raja Manusia Bereinkarnasi kembali di sebuah keluarga sederhana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EON, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.18 - Bergabung Ke Pasukan.

Aura dan Leo membutuhkan waktu selama tiga hari untuk sampai ke tempat yang mereka tuju yaitu sebuah benteng di perbatasan Kerajaan Matahari.

“Kenapa Cuma satu orang yang menjaga gerbang ini.” Leo melihat satu orang berdiri di samping gerbang.

“Kenapa kamu seorang yang menjaga gerbang ini.” Tanya Leo kepada penjaga gerbang.

“Tuan muda, anda sudah sampai.” Ujar pengawal sambil memberi hormat.

“Tuan muda?” Aura terkejut mendengar hal tersebut.

“Ah, Yang tinggal di banteng ini adalah keluarga ku.” Leo menjelaskan Identitasnya.

“Jadi kamu anak seorang jendral?” Tanya Aura tidak percaya.

“Bukan, Jendral tersebut paman ku.” Leo memberitahukan identitas nya.

“Kenapa kamu seorang yang menjaga gerbang ini.” Tanya Leo kepada penjaga gerbang.

“Tuan muda terjadi sebuah masalah.” Jawab penjaga gerbang.

“Apa yang terjadi.” Leo menjadi serius.

“Tuan muda, lebih baik tuan muda berbicara kepada jendral agar lebih jelas.” Penjaga tersebut merasa tidak pantas memberitahunya.

“Antar kan aku kepada paman.”

Mereka bertiga memasuki sebuah ruangan yang yang berisi sebuah meja besar dan orang banyak.

“Paman apa yang terjadi.” Tanya Leo dengan wajah Leo.

“Ah keponakan ku.” Jendral tersebut berwajah pucat.

“Apa yang terjadi.” Leo tambah panik.

“Kakak, Adik perempuan ku di culik oleh bandit.” Anak laki-laki jendral tersebut menjelaskan yang terjadi.

“APA!! Vie di culik bagaimana bisa Arthur?” Leo menjadi panik karena Vie merupakan keponakan kesayangannya.

“Vie kabur dari banteng dan beberapa bandit mengenal dia.” Artur membalas dengan sedih.

“Paman bagaimana bisa, Banteng ini sudah terdapat banyak sekali penjaga, Kenapa tidak ada yang melihat Vie kabur.” Leo ingin memahami situasi.

“Penyebabnya paman, jika saja paman tidak berperang dan membawa setengah pasukan yang ada di dalam benteng hal ini pasti tidak terjadi.” Jendral menjelaskan kenapa Vie bisa kabur dengan mudah.

“Jadi bagaimana situasi sekarang.” Leo menjadi sangat serius.

“Mereka ingin tebusan sebesar satu juta koin emas.” Jendral tersebut membalas pertanyaan Leo.

“Kenapa tidak berikan saja, Satu juta bukan jumlah yang banyak.” Leo menjadi marah, Leo pikir Paman nya lebih mementingkan uang dari pada anaknya sendiri.

“Kamu pikir ketika memberikan uang tersebut mereka akan melepaskan Vie dengan mudah.” Jawab jendral dengan nada tinggi.

“Ini..” Leo tidak bisa membalas lagi.

“Aku sangat menyayangi anak ku, bahkan jika nyawaku jaminan untuk menyelamatkannya aku sanggup, tapi apa mereka akan melepaskannya.” Jendral tersebut menjadi frustasi.

“Boleh kah saya memberikan saran?” Aura tiba-tiba bersuara.

“Siapa dia.” Jendral tersebut melihat wajah baru.

“Jendral bisa panggil saya Aura.” Jawab Aura dengan sopan.

“Apa yang bisa kamu lakukan.” Artur menjadi kesal karena ada seorang yang bukan anggota keluarganya ikut campur dalam masalah keluarganya.

“Paman, pemuda ini bisa di percaya.” Leo merasa Aura dapat memecahkan masalah.

“Baiklah, Mari kita dengarkan pendapatmu.” Jendral tersebut juga penasaran kepada Aura karena melihat sikap Leo.

“Pertama kita berikan dulu lima ratus ribu koin emas.” Jawab Aura.

“Apa manfaatnya.” Tanya Artur dengan kesal.

“Cih bocah, Kamu tidak tahu bandit suka sekali melakukan pesta jika saja mereka menerima sebuah uang mereka akan merayakannya.” Aura menjelaskan kenapa membuat rencana tersebut.

“Terus apalagi.” Jendral melihat ada sebuah kesempatan untuk menyelamati putrinya.

“Ketika mereka merayakan setelah mendapatkan koin tersebut, bisa aku pastikan mereka akan berpesta alkohol, Dan pasti mereka menjadi mabuk.”

“Selagi mereka mabuk kita bisa menyelinap untuk menyelamatkan putri anda.” Aura melempar rencana tersebut kepada jendral.

“Tetapi siapa yang bisa menyelinap tanpa membuat suara.” Jendral melihat sebuah peluang.

“Biar aku saja ayah yang pergi.” Ucap Artur dengan cepat.

Aura kesal dan memukul kepala Artur. “Apa yang kau lakukan.” Jawab Artur dengan marah.

“Bocah apa kamu tidak tahu ini menyangkut keselamatan adikmu.” Aura melihat Artur orang yang sembrono.

“Jendral biar saya saja yang pergi, ketika saya berhasil mengamankan putri jendral saya akan memberikan tanda.” Aura mengeluarkan sebuah kembang api.

“Kamu!” Jendral menaikkan alisnya.

“Paman Percaya dengan Tuan Aura, Raja sudah mengakui kemampuannya.” Leo menyakinkan Pamannya.

“Baiklah, mari kita gunakan rencana mu, tapi jika terjadi apa-apa dengan putriku kamu orang pertama yang akan ku bunuh.” Jendral tersebut mengeluarkan aura pembunuh.

“Baik jendral.” Jawab Aura dengan singkat.

“Pergi beri mereka lima ratus koin emas, dan bilang sisanya datang satu hari lagi.” Jendral melihat aura pembunuh yang di arahkan kepada Aura tidak membuatnya gentar dan mulai mempercayainya.

“Ketua mereka datang.” Ujar salah satu bandit tersebut.

“Akhirnya, Mari kita sambut.” Ketua bandit tersebut berjalan keluar tenda.

“Hoho, Selamat datang para prajurit yang terhormat.” Ucap Ketua bandit dengan nada merendah.

“Kami bawa apa yang kamu minta.” Prajurit tersebut membawa kantong yang berisi emas.

“Apa maksudnya ini kenapa hanya segini.” Ketua bandit marah karena melihat bahwa jumlah koin emas hanya setengah dari kesepakatan tebusannya.

“Setengah lagi tunggu besok, kami kehabisan uang karena setelah berperang.” Prajurit tersebut memberi alasan yang logis.

“Ah seperti itu rupanya, maaf pendekar atas ketidak kesopanan ku.” Ketua bandit senang mendengarnya.

“Kamu jangan berani menyentuh putri jendral kami.” Ujar prajurit meninggalkan tenda bandit.

“Hahaha, Kamu tahu kan apa yang harus kita lakukan, Pergi cari alkohol dan beberapa wanita kita akan berpesta malam ini.” Ketua bandit tersebut memberikan kantong yang berisi koin emas kepada anak buahnya.

“Bos, bisakah kita bersenang dengan putri jendral tersebut.” Anak buahnya memasang muka cabul.

“Bodoh, Jika jendral tersebut mengetahui kita melakukan itu kepada anaknya, Dia tidak akan melepaskan kita sampai ke ujung dunia sekalipun, tapi kita bisa memanfaatkan putrinya untuk menghasilkan uang.” Bandit tersebut dari awal tidak berniat untuk melepaskan putri jendral.

Malam hari aura berdiri di sebuah pohon dekat tenda bandit berdiri. Aura dapat melihat setiap kegiatan yang di lakukan bandit tersebut.

“Sepertinya sudah saatnya.” Aura melihat bandit tersebut sudah pada mabuk.

Aura memakai topeng rubah hitam dan berlari menuju tenda tersebut.

“hei ayok minum satu lagi.” Ucap salah satu bandit yang lagi mabuk.

“Aku sudah tidak sangguu....” Belum sempat selesai berbicara kepala bandit tersebut lepas dari badannya.

“Apa ya...” Aura tidak membuang kesempatan dan langsung membunuhnya dengan cepat.

Aura terus mencari tenda yang di gunakan untuk menyekap putri jendral tersebut, Aura juga sesekali melemparkan jarum pembunuh.

Aura mengincar kepala dan leher bandit agar tidak menimbulkan sebuah suara, tidak terasa Aura sudah membunuh kurang lebih dua puluh bandit.

“Ayah, kakak Aku takut.” Ujar seorang gadis yang berada di sebuah tenda. Yang tidak lain putri jendral yang bernama Vie.

Vie melihat ada seseorang yang masuk ke tendanya, tidak lain seorang pria.

“Haha bos, tidak akan tahu aku akan bersenang-senang dengan dia.” Pria tersebut melihat Ketua bandit sedang bersenang-senang dengan wanita lain.

“Kenapa kamu begitu cantik.” Pria tersebut berjalan sambil menjulurkan lidah.

Vie ingin menjerit sekuat tenaga namun mulut Vie sudah di sumbat dengan kain.

“Ayah, kakak Maafkan Vie terus menyusahkan kalian berdua.” Vie ingin melakukan bunuh diri dengan menggigit lidah nya.

Tiba-tiba Vie merasakan sesuatu menyentuh kakinya.

“Ah, untunglah tidak terlambat.” Aura berhasil memotong kepala bandit yang ingin memperkosa Vie.

Aura mengambil kain yang berada di mulut Vie dan melepaskan Ikatan.

“Tenang kamu sudah aman, Kemari kita harus keluar sekarang.” Aura jongkok bermaksud untuk menggendong Vie.

Aura berjalan keluar tenda dan menghidupkan kembang api.

“DUAR! Apa yang terjadi.” Bandit yang mabuk menjadi sadar karena suara tersebut.

“Itu tanda dari Tuan Aura, Mari kita habisi bandit itu.” Leo memimpin pasukan, sedang kan jendral tersebut menunggu Aura datang.

“Ayah, Maafkan aku, aku tidak akan kabur lagi.” Vie menyesali perbuatannya.

“Ah, yang penting kamu tidak apa-apa.” Jendral tersebut memeluk Vie dengan Erat.

“Tuan, Tidak Guru! Terima aku sebagai murid mu.” Artur bersujud kepada aura karena Artur melihat Aura merupakan seorang yang hebat.

“Bocah aku tidak akan menerima seorang murid.” Aura tidak ingin terjadi kejadian seperti kehidupan lalu.

“Aku tidak akan bangkit sebelum Tuan Aura menerima saya sebagai murid.” Ucap Artur dengan tegas.

“Aih, Aku tidak akan mengangkat kamu sebagai murid, tapi kamu bisa menjadi adikku saja.” Aura bermaksud memberikan beberapa arahan.

“Kakak Aura, Aku tidak akan mengecewakanmu.” Artur merasa bahagia mempunyai kakak seorang yang hebat.

“Vie juga mau.” Vie menarik baju Aura.

“Ah, Baiklah Vie juga.” Aura mengelus kepada Vie.

“Paman!” Ucap Leo dari kejauhan sambil membawa sebuah kepala, kepala tersebut merupakan milik ketua bandit.

“Sepertinya sudah selesai, mari kita kembali.” Ujar jendral tersebut.

BERSAMBUNG>>>

1
Shah Dian
789 big up... maaf cm saran aja Thor... bisakah? nama MC nya d ganti... rada aneh aja ...
Bariton Triono
ha ha selesai thor tggl tggu up
[ Azuya ]
makan diganggu = beli tempat makannya
Mas Rolis
Jangan sampai Haitus
Mas Rolis
Menunggu 🆙
Mas Rolis
Lanjuttttttt ➡️
Mas Rolis
Josssss gandossssss thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop Thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop Thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Lanjut thor 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
Mas Rolis
Hemmmmmmmm
Jozzzzzzzzzzz jozzzzzzzzzzz jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!